MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif: Menerapkan dan Menampilkan Sikap Toleransi Antarmanusia INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Menerapkan dan Menampilkan Sikap Toleransi Antarmanusia |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menyajikan karya kreatif (poster, puisi, atau tulisan) yang mencerminkan pesan toleransi antarmanusia sebagai wujud tanggung jawab orang beriman dalam kehidupan bermasyarakat.
- Murid dapat menuliskan pengalaman pribadi menerapkan sikap toleransi di lingkungan keluarga, sekolah, atau gereja sebagai bukti penghayatan nilai-nilai Kristiani dalam interaksi antarsesama.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kalian mengalami situasi di mana kalian harus menghargai teman yang berbeda suku, budaya, atau agama? Apa yang kalian rasakan saat itu?
- Bagaimana caramu menunjukkan sikap toleransi kepada orang lain dalam kehidupan sehari-hari sebagai orang yang percaya kepada Tuhan?
- Menurutmu, mengapa sikap toleransi penting bagi orang Kristen yang hidup di tengah masyarakat majemuk?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa bersama.
- Guru menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah asesmen sumatif Bab 10 tentang Sikap Toleransi Antarmanusia.
- Guru melakukan asesmen awal (diagnostik): meminta 2-3 murid menyebutkan secara lisan apa yang mereka ingat tentang makna toleransi dari pertemuan sebelumnya dan contoh sikap toleransi Daniel dalam Daniel 1:1-21.
- Guru menjelaskan dua tugas sumatif yang akan dikerjakan: (1) membuat karya kreatif bertema toleransi, dan (2) menulis pengalaman pribadi menerapkan toleransi.
- Guru menampilkan pertanyaan pemantik dan memberi waktu 1 menit bagi murid untuk memikirkan jawaban dalam hati.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan ringkasan poin-poin penting tentang toleransi: menghargai perbedaan suku, agama, ras, budaya; toleransi sebagai tanggung jawab orang beriman; teladan Daniel dan teman-temannya.
- Guru menjelaskan rubrik penilaian kedua tugas secara sederhana agar murid memahami ekspektasi: keseriusan, kedisiplinan, pemaknaan, dan kualitas isi karya.
- Guru membacakan instruksi tugas secara jelas: Tugas 1 — buat poster, puisi, atau tulisan kreatif bertema toleransi (boleh individu atau berpasangan); Tugas 2 — tulis pengalaman pribadi menerapkan toleransi di keluarga, sekolah, atau gereja dalam 1 halaman A4.
- Murid diberi kesempatan bertanya jika ada instruksi yang belum dipahami.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengerjakan Tugas 1: membuat karya kreatif (poster/puisi/tulisan) bertema 'Toleransi di Lingkunganku' menggunakan kertas manila, spidol, krayon, atau kertas A4 untuk puisi/tulisan. Waktu pengerjaan: 20 menit.
- Murid mengerjakan Tugas 2: menulis pengalaman pribadi menerapkan sikap toleransi di keluarga, sekolah, atau gereja. Tulisan ditulis tangan di kertas A4, minimal setengah halaman. Waktu pengerjaan: 15 menit.
- Guru berkeliling memantau proses pengerjaan, memberikan bimbingan individual bagi murid yang kesulitan, dan mencatat observasi proses (keseriusan, kedisiplinan) sebagai asesmen formatif.
- Guru memotivasi murid yang sudah selesai lebih awal untuk memperkaya karyanya dengan menambahkan ayat Alkitab atau ilustrasi pendukung.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memilih 3-4 murid untuk mempresentasikan karya kreatif mereka secara singkat (masing-masing 1 menit) di depan kelas.
- Murid lain memberikan apresiasi dengan menyebutkan satu hal yang mereka sukai dari karya temannya.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kamu rasakan setelah menuliskan pengalamanmu tentang toleransi? Apa yang ingin kamu lakukan selanjutnya untuk menunjukkan toleransi?'
- Murid menuliskan satu kalimat komitmen pribadi di bagian bawah tulisan pengalaman mereka tentang tindakan toleransi yang akan mereka lakukan ke depan.
Penutup:- Guru memberikan penegasan: toleransi adalah wujud kasih Kristus yang nyata dalam kehidupan sehari-hari di tengah keberagaman Indonesia.
- Guru mengapresiasi seluruh hasil karya murid dan menyampaikan bahwa karya terbaik akan dipajang di dinding kelas atau dibagikan di media sosial sekolah (dengan izin).
- Guru memimpin doa penutup, memohon agar murid dimampukan Tuhan untuk terus hidup toleran.
- Guru mengucapkan salam penutup.
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bantuan lebih diberikan contoh poster sederhana dan kerangka tulisan pengalaman (poin-poin panduan). Murid cepat diperbolehkan membuat karya dalam dua bentuk sekaligus (misalnya poster dan puisi).
- Proses: Murid yang lambat mendapat bimbingan individual dari guru saat mengerjakan tugas dan waktu tambahan 5 menit. Murid cepat diminta menambahkan ayat Alkitab relevan dan menghias karya lebih detail.
- Produk: Murid yang kesulitan menulis boleh membuat tulisan minimal setengah halaman dengan poin-poin. Murid yang mahir diminta menulis minimal satu halaman penuh dengan refleksi mendalam.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: Guru meminta murid menyebutkan pengertian toleransi dan satu contoh sikap toleransi dari kisah Daniel 1:1-21 untuk mengecek pemahaman dasar sebelum mengerjakan asesmen sumatif.
Proses:- Observasi guru selama pengerjaan tugas: mencatat keseriusan, kemandirian, dan kedisiplinan murid menggunakan lembar checklist.
- Bimbingan individual: guru mengajukan pertanyaan klarifikasi kepada murid tentang pesan yang ingin disampaikan dalam karyanya untuk memastikan pemahaman.
Akhir:- Pengumpulan dan penilaian karya kreatif (poster/puisi/tulisan bertema toleransi) berdasarkan rubrik yang telah disampaikan di awal.
- Pengumpulan dan penilaian tulisan pengalaman pribadi menerapkan toleransi berdasarkan rubrik keseriusan, kedisiplinan, dan pemaknaan.
Formatif:- Observasi proses pengerjaan: keseriusan, kedisiplinan, dan keterlibatan murid selama mengerjakan kedua tugas.
- Tanya jawab lisan saat presentasi karya: kemampuan murid menjelaskan pesan toleransi dalam karyanya.
Sumatif:- Penilaian karya kreatif (poster/puisi/tulisan) menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: kesesuaian tema toleransi, kreativitas, dan kejelasan pesan.
- Penilaian tulisan pengalaman pribadi menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: relevansi pengalaman, pemaknaan nilai Kristiani, dan kualitas tulisan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kesesuaian Tema Toleransi pada Karya Kreatif | Karya tidak memuat pesan toleransi atau tidak relevan dengan tema yang diminta. | Karya memuat pesan toleransi namun masih samar atau kurang jelas kaitannya dengan kehidupan bermasyarakat. | Karya memuat pesan toleransi yang jelas dan relevan dengan kehidupan bermasyarakat sebagai tanggung jawab orang beriman. | Karya memuat pesan toleransi yang kuat, kreatif, dan menginspirasi, disertai kaitan eksplisit dengan tanggung jawab iman Kristen dalam masyarakat majemuk. | | Kreativitas Karya | Karya dibuat asal-asalan tanpa usaha kreatif, tidak rapi. | Karya menunjukkan sedikit usaha kreatif namun masih sederhana dan kurang menarik secara visual atau bahasa. | Karya menunjukkan kreativitas yang baik dalam pemilihan kata, gambar, atau tata letak sehingga menarik perhatian. | Karya sangat kreatif, orisinal, dan menarik; memadukan elemen visual dan verbal secara harmonis untuk menyampaikan pesan toleransi. | | Relevansi Pengalaman Pribadi | Tulisan tidak memuat pengalaman pribadi tentang toleransi atau isinya tidak relevan. | Tulisan memuat pengalaman tetapi kurang jelas kaitannya dengan sikap toleransi di keluarga, sekolah, atau gereja. | Tulisan memuat pengalaman pribadi yang jelas dan relevan tentang penerapan toleransi di salah satu lingkungan (keluarga/sekolah/gereja). | Tulisan memuat pengalaman pribadi yang mendalam dan reflektif tentang penerapan toleransi, disertai pemaknaan nilai Kristiani yang jelas. | | Pemaknaan Nilai-nilai Kristiani | Tulisan tidak menunjukkan kaitan antara pengalaman toleransi dengan nilai-nilai Kristiani. | Tulisan menyebutkan nilai Kristiani tetapi belum mengaitkannya secara jelas dengan pengalaman yang diceritakan. | Tulisan mengaitkan pengalaman toleransi dengan nilai-nilai Kristiani (kasih, buah Roh) secara jelas. | Tulisan menunjukkan penghayatan mendalam terhadap nilai-nilai Kristiani melalui pengalaman toleransi dan menyertakan komitmen tindakan nyata ke depan. | | Keseriusan dan Kedisiplinan Pengerjaan | Murid tidak serius mengerjakan tugas dan tidak menyelesaikan tepat waktu. | Murid mengerjakan tugas tetapi kurang serius atau tidak selesai tepat waktu. | Murid mengerjakan tugas dengan serius dan menyelesaikan tepat waktu. | Murid mengerjakan tugas dengan sangat serius, disiplin, tuntas tepat waktu, dan menunjukkan inisiatif untuk memperkaya hasil karya. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instruksi asesmen sumatif yang saya sampaikan sudah dipahami dengan baik oleh seluruh murid?
- Apakah murid mampu mengaitkan karya kreatif dan tulisan pengalaman mereka dengan nilai-nilai toleransi sebagai tanggung jawab iman Kristen?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah membantu murid yang kesulitan tanpa menghambat murid yang lebih cepat?
- Apa yang perlu saya perbaiki dalam proses asesmen sumatif berikutnya agar lebih bermakna bagi murid?
Refleksi Murid:- Apa yang aku rasakan saat membuat karya tentang toleransi? Apakah aku semakin memahami pentingnya menghargai perbedaan?
- Pengalaman toleransi apa yang paling berkesan bagiku dan mengapa pengalaman itu penting bagi imanku kepada Tuhan?
- Sikap toleransi apa yang ingin aku terus kembangkan di keluarga, sekolah, dan gerejaku setelah pelajaran ini?
- Bagaimana aku bisa menjadi teladan toleransi seperti Daniel bagi teman-teman di sekitarku?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Bab 10: Sikap Toleransi Antarmanusia.
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Bab 10.
- Alkitab (Daniel 1:1-21).
- Kertas manila karton berwarna terang, spidol warna (3 warna), pena/pensil gambar, cat air/krayon untuk membuat poster.
- Kertas A4 untuk tulisan pengalaman pribadi.
- Contoh poster kreatif bertema toleransi (dicetak atau ditayangkan via proyektor).
|