Modul AjarPertemuan 3Bab 10Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Teladan Sikap Toleransi: Belajar dari Kisah Daniel (Daniel 1:1–21)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 6 dengan topik "Teladan Sikap Toleransi: Belajar dari Kisah Daniel (Daniel 1:1–21)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 6: Teladan Sikap Toleransi: Belajar dari Kisah Daniel (Daniel 1:1–21)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 6

Bab 10 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Teladan Sikap Toleransi: Belajar dari Kisah Daniel (Daniel 1:1–21)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikTeladan Sikap Toleransi: Belajar dari Kisah Daniel (Daniel 1:1–21)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendeskripsikan sikap toleransi yang ditunjukkan Daniel dan teman-temannya ketika hidup di tengah masyarakat Babilonia yang berbeda keyakinan
  2. Murid dapat membedakan sikap pro-toleransi dan anti-toleransi berdasarkan kisah Daniel dan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berteman dengan orang yang berbeda agama atau keyakinan? Bagaimana sikap kalian terhadap perbedaan tersebut?
  2. Apa yang akan kalian lakukan jika diminta mengikuti kebiasaan yang berbeda dengan iman kalian, tetapi tidak melanggar perintah Tuhan?
  3. Mengapa Daniel dan teman-temannya tetap dihormati meskipun berbeda dengan kebanyakan orang Babilonia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama dan menyapa murid dengan penuh sukacita (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid berinteraksi dengan teman yang berbeda latar belakang (5 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami sikap toleransi Daniel dan membedakan sikap pro-toleransi dan anti-toleransi (2 menit)
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu murid tentang kisah Daniel di Babilonia (3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan ringkasan kisah Daniel 1:1–21 dengan ekspresi yang menarik, atau menayangkan video pendek tentang kisah tersebut (7 menit)
  • Murid secara berpasangan membaca kembali teks Daniel 1:1–21 dan mengidentifikasi situasi Daniel di Babilonia: perbedaan keyakinan, makanan, kebiasaan (8 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk menyimpulkan sikap toleransi Daniel: tetap menghormati raja dan rakyat Babilonia tanpa melanggar perintah Tuhan, meminta pengaturan khusus tanpa memaksakan kehendak (5 menit)
  • Murid mencatat poin-poin penting tentang definisi toleransi: menghargai perbedaan, menghormati keyakinan orang lain, tetap setia pada iman sendiri (3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan memberikan tugas: mencari satu contoh kasus, cerita, atau gambar dari koran/majalah/internet tentang keberagaman di Indonesia (dapat dibawa dari rumah atau disediakan guru) (3 menit)
  • Setiap kelompok menganalisis kasus tersebut dan mendaftarkan minimal 3 sikap pro-toleransi dan 3 sikap anti-toleransi yang muncul dalam kasus atau sebagai respons terhadap kasus (10 menit)
  • Guru membimbing murid menghubungkan contoh nyata dengan kisah Daniel: apa persamaan dan perbedaannya, nilai apa yang bisa diterapkan (5 menit)
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan percaya diri (7 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran hari ini dengan pertanyaan: Apa yang paling berkesan dari kisah Daniel? Sikap toleransi apa yang sudah saya miliki? Sikap apa yang perlu saya perbaiki? (5 menit)
  • Murid menuliskan refleksi pribadi dalam buku catatan atau lembar refleksi yang disediakan guru (5 menit)
  • Guru meminta beberapa murid berbagi refleksinya secara sukarela untuk saling menguatkan (3 menit)
  • Murid menulis doa syukur singkat atas keberagaman yang Allah ciptakan dan komitmen untuk bersikap toleran (4 menit)

Penutup:

  • Guru menyimpulkan pembelajaran: Daniel menunjukkan toleransi dengan menghormati perbedaan tanpa mengorbankan iman. Kita dipanggil untuk bersikap sama di tengah keberagaman Indonesia (3 menit)
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama yang dipimpin oleh salah satu murid (2 menit)
  • Guru mengingatkan murid untuk mempraktikkan sikap toleransi di sekolah dan lingkungan sekitar (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat memahami dapat membaca langsung teks Daniel 1:1–21 dari Alkitab dan mencari ayat tambahan tentang toleransi. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan ringkasan cerita bergambar atau komik alkitab
  • Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih lama dapat bekerja dalam kelompok dengan pendampingan guru lebih intensif. Murid yang cepat dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu temannya memahami konsep pro dan anti-toleransi
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk presentasi hasil diskusi: lisan, poster sederhana, drama pendek, atau peta pikiran. Guru menyesuaikan tingkat kedalaman analisis dengan kemampuan masing-masing kelompok

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Apa yang kalian ketahui tentang toleransi? Ceritakan pengalaman berteman dengan orang yang berbeda keyakinan
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman awal tentang perbedaan dan sikap menghargai

Proses:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi berpasangan saat menganalisis kisah Daniel
  • Penilaian kemampuan kelompok mengidentifikasi dan membedakan sikap pro-toleransi dan anti-toleransi dari kasus nyata
  • Umpan balik formatif saat presentasi untuk memperdalam pemahaman dan memperbaiki miskonsepsi
  • Catatan anekdot tentang murid yang menunjukkan pemahaman mendalam atau membutuhkan bimbingan tambahan

Akhir:

  • Penilaian hasil kerja kelompok: daftar sikap pro dan anti-toleransi beserta analisisnya menggunakan rubrik
  • Penilaian refleksi tertulis murid: kemampuan mendeskripsikan sikap toleransi Daniel dan mengidentifikasi aplikasi dalam kehidupan pribadi
  • Penilaian doa syukur yang ditulis murid: kesesuaian dengan tema toleransi dan keberagaman, ketulusan ekspresi

Formatif:

  • Observasi sikap murid saat berdiskusi tentang perbedaan: menghargai pendapat, mendengarkan aktif, tidak mendominasi
  • Penilaian proses saat murid mengidentifikasi sikap pro dan anti-toleransi: ketepatan analisis, kemampuan menghubungkan dengan kisah Daniel
  • Umpan balik lisan selama presentasi kelompok untuk memperkuat pemahaman

Sumatif:

  • Penilaian hasil diskusi kelompok berdasarkan rubrik: kelengkapan daftar sikap pro dan anti-toleransi, kedalaman analisis, kemampuan menghubungkan dengan nilai kristiani
  • Penilaian refleksi tertulis murid: kemampuan mendeskripsikan sikap toleransi Daniel, kesadaran diri tentang sikap toleransi yang dimiliki dan perlu diperbaiki

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mendeskripsikan sikap toleransi Daniel dan teman-temannyaBelum dapat mendeskripsikan sikap toleransi Daniel, atau deskripsi tidak sesuai dengan isi teks Daniel 1:1–21Dapat mendeskripsikan 1-2 sikap toleransi Daniel dengan bimbingan guru, tetapi penjelasan masih sederhanaDapat mendeskripsikan sikap toleransi Daniel dengan tepat (menghormati perbedaan, tetap taat pada Allah) tanpa bimbingan guruDapat mendeskripsikan sikap toleransi Daniel secara mendalam dan menghubungkan dengan konteks kehidupan di Babilonia serta aplikasi masa kini
Membedakan sikap pro-toleransi dan anti-toleransiBelum dapat membedakan sikap pro-toleransi dan anti-toleransi, atau contoh yang diberikan tidak relevanDapat mengidentifikasi 1-2 sikap pro atau anti-toleransi dengan bimbingan guru, tetapi pembedaan belum jelasDapat membedakan minimal 3 sikap pro-toleransi dan 3 sikap anti-toleransi dari kasus nyata dengan tepatDapat membedakan sikap pro dan anti-toleransi dengan analisis mendalam, memberikan alasan yang kuat, dan menghubungkan dengan nilai-nilai kristiani
Kolaborasi dalam kelompokTidak berpartisipasi dalam diskusi kelompok atau bekerja sendiri tanpa memperhatikan anggota lainBerpartisipasi dalam diskusi kelompok tetapi masih pasif atau sesekali berkontribusiBerpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok, mendengarkan pendapat teman, dan berbagi ideBerpartisipasi aktif, memfasilitasi diskusi, membantu anggota kelompok yang kesulitan, dan memastikan semua anggota terlibat
Refleksi diri dan komitmenBelum dapat merefleksikan pembelajaran atau refleksi tidak terkait dengan sikap toleransiDapat merefleksikan pembelajaran tetapi masih umum, belum menyentuh sikap pribadiDapat merefleksikan pembelajaran dengan jujur, mengidentifikasi sikap toleransi yang dimiliki dan yang perlu diperbaikiDapat merefleksikan secara mendalam, menunjukkan kesadaran diri yang tinggi, dan merumuskan komitmen konkret untuk bersikap toleran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid mampu memahami sikap toleransi Daniel secara kontekstual dan aplikatif?
  • Bagaimana respons murid terhadap isu keberagaman? Apakah ada murid yang menunjukkan resistensi atau keterbukaan luar biasa?
  • Metode pembelajaran mana yang paling efektif untuk topik ini? Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan semua murid?
  • Bagaimana saya dapat lebih memfasilitasi diskusi tentang perbedaan tanpa menimbulkan konflik atau miskonsepsi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari kisah Daniel dan teman-temannya hari ini?
  • Sikap toleransi apa yang sudah saya miliki dan tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Sikap apa yang perlu saya perbaiki agar lebih toleran terhadap orang yang berbeda dengan saya?
  • Bagaimana saya dapat meneladani Daniel: tetap taat pada Tuhan sekaligus menghormati orang lain yang berbeda?
  • Apa yang akan saya lakukan minggu depan untuk mempraktikkan sikap toleransi di sekolah atau lingkungan saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Daniel 1:1–21)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas VI (halaman 130-135)
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas VI (halaman 164-172)
  4. Koran, majalah, atau artikel daring tentang keberagaman di Indonesia (disediakan guru atau dibawa murid)
  5. Video animasi kisah Daniel (opsional, jika tersedia)
  6. Lembar kerja kelompok untuk menganalisis sikap pro dan anti-toleransi
  7. Lembar refleksi pribadi murid
  8. Alat tulis, kertas, spidol warna untuk presentasi kelompok

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.