MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 6 (Fase C) Topik: Bab 1 — Allah berkarya di tengah-tengah Masyarakat INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 6 |
|---|
| Topik | Bab 1 — Allah berkarya di tengah-tengah Masyarakat |
|---|
| Alokasi Waktu | 8 JP (8 x 35 menit = 280 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 3 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 6.1.1 Mengidentifikasi kehadiran karya Allah Pencipta yang dinyatakan melalui kehidupan masyarakat
- TP 6.1.2 Menjelaskan cara Allah Pencipta berkarya melalui peran para pemimpin dan anggota masyarakat
- TP 6.1.3 Menyusun karangan reflektif untuk mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakat
- TP 6.1.4 Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah Pencipta di lingkungan masyarakat
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Bagaimana kita mengenali tanda-tanda bahwa Allah Pencipta sedang berkarya memelihara kehidupan masyarakat kita?
- Melalui siapa sajakah Allah Pencipta bekerja untuk mewujudkan ketertiban dan kesejahteraan di tengah masyarakat?
- Bagaimana kita mengungkapkan rasa syukur atas kebaikan dan karya Allah yang memelihara kehidupan masyarakat kita?
- Gagasan tindakan sederhana apa yang dapat kalian rencanakan untuk ikut terlibat dalam karya Allah di lingkungan sekitar?
- Bagaimana kita mengenali bahwa Allah Pencipta hadir dan berkarya dalam kehidupan masyarakat kita sehari-hari?
- Bagaimana cara Allah Pencipta memakai para pemimpin dan sesama warga untuk menghadirkan kebaikan dan keteraturan di sekitar kita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi dan Menjelaskan Cara Allah Pencipta Berkarya melalui Masyarakat serta Pemimpin dan Anggota Masyarakat — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.1 Mengidentifikasi kehadiran karya Allah Pencipta yang dinyatakan melalui kehidupan masyarakat
- TP 6.1.2 Menjelaskan cara Allah Pencipta berkarya melalui peran para pemimpin dan anggota masyarakat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyanyikan lagu 'Kunyanyikan Kasih Setia Tuhan' bersama murid, dan memimpin doa pembuka (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini dan memberikan pertanyaan pemantik mengenai wujud karya pemeliharaan Allah di tengah masyarakat (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan lisan terarah: (1) 'Sebutkan 1 contoh peristiwa di lingkungan warga yang membuktikan Allah hadir memelihara masyarakat!' (kriteria jawaban: menyebutkan situasi keteraturan, kerja bakti, gotong royong, atau bantuan saat bencana); (2) 'Siapa tokoh pemimpin di Alkitab yang diutus Allah membangun kembali tembok kota demi kesejahteraan rakyatnya?' (kunci: Nehemia) (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Berkesadaran):- Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati teks Alkitab Nehemia 2:1–20 serta ulasan kontekstual mengenai cara Allah Pencipta berkarya melalui pemimpin bangsa dan profesi warga dalam memelihara tatanan masyarakat (12 menit).
- Murid membaca dan mengamati 4 lembar kartu kasus terarah: Kasus 1: 'Pemerintah membangun jembatan desa agar anak-anak aman pergi ke sekolah'; Kasus 2: 'Aparat kepolisian menjaga keamanan persimpangan jalan raya saat jam sibuk'; Kasus 3: 'Warga bergotong royong membersihkan selokan agar lingkungan bebas banjir'; Kasus 4: 'Tenaga kesehatan dan posyandu melayani imunisasi balita di balai RT' (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid mengikuti kuis tantangan berpasangan 'Detektif Karya Allah' yang menggembirakan: setiap pasangan menerima lembar aktivitas berisi 4 kartu kasus tadi untuk mengidentifikasi kehadiran karya Allah dan mengelompokkannya ke dalam 2 kategori: 'Karya Allah melalui Pemimpin Masyarakat' (Kasus 1 dan Kasus 2) dan 'Karya Allah melalui Anggota Masyarakat' (Kasus 3 dan Kasus 4) (10 menit).
- Secara mandiri pada lembar kerja, murid menuliskan penjelasan terstruktur mengenai cara Allah berkarya melalui 2 peran berbeda: (1) Cara Allah berkarya melalui pemimpin masyarakat berdasarkan Kasus 1 atau Kasus 2 (acuan jawaban: Allah mengaruniakan hikmat, kekuasaan, dan rasa tanggung jawab kepada pemimpin untuk membuat kebijakan/fasilitas publik demi keselamatan dan kesejahteraan rakyat); (2) Cara Allah berkarya melalui anggota masyarakat berdasarkan Kasus 3 atau Kasus 4 (acuan jawaban: Allah menggerakkan hati, kepedulian, dan tenaga sesama warga untuk saling menolong dan menjaga lingkungan hidup bersama) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama bimbingan guru memeriksa kesesuaian hasil identifikasi dan uraian penjelasan dengan kunci acuan kelas untuk menyadari secara mendalam pemeliharaan Allah di kehidupan sehari-hari (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung atas hasil kerja murid serta merangkum inti pelajaran bahwa Allah Pencipta tidak pernah membiarkan masyarakat sendirian, melainkan terus bekerja melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat (3 menit).
- Murid menjawab 1 pertanyaan cek pemahaman akhir secara lisan: 'Jelaskan satu cara Allah berkarya melalui pemimpin yang kamu ketahui hari ini!' (acuan jawaban: melalui kebijakan pembangunan fasilitas umum, penegakan keamanan, atau keadilan bagi warga) (1 menit).
- Guru menutup pertemuan dengan doa syukur bersama dan mengingatkan kesiapan untuk topik pertemuan berikutnya (1 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan lembar kasus dengan teks narasi ringkas berpiktogram bagi murid yang membutuhkan scaffolding membaca, serta studi kasus Nehemia 2 yang utuh bagi murid yang berpencapaian tinggi.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru membaca kata kunci penanda pemimpin vs warga; murid berkemampuan cepat menganalisis 2 kasus tambahan (peran guru dan pemadam kebakaran) untuk menjelaskan cara Allah berkarya.
- Produk: Uraian penjelasan dapat dinyatakan dalam bentuk kalimat deskripsi terstruktur minimal 2 kalimat utuh atau bagan klasifikasi peran.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: (1) Sebutkan 1 contoh peristiwa di lingkungan warga yang membuktikan Allah hadir memelihara masyarakat! (Kriteria penerimaan: menyebutkan situasi hidup rukun, kerja bakti, penanganan bencana, atau pelayanan warga); (2) Siapa tokoh pemimpin di Alkitab yang diutus Allah membangun kembali tembok kota demi kesejahteraan rakyatnya? (Kunci: Nehemia).
Proses:- Observasi formatif saat kuis identifikasi: Ketepatan murid mengelompokkan 4 kartu kasus ke dalam peran pemimpin dan anggota masyarakat (Kunci: Kasus 1 dan 2 = Pemimpin; Kasus 3 dan 4 = Anggota masyarakat).
- Pemeriksaan lembar kerja penjelasan cara Allah berkarya melalui pemimpin (Kunci acuan: Allah memberi hikmat, wewenang, dan kepedulian untuk menciptakan aturan/fasilitas publik yang menyejahterakan rakyat) dan melalui anggota masyarakat (Kunci acuan: Allah menggerakkan kepedulian, gotong royong, dan kesediaan menolong sesama warga).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Menjelaskan satu cara Allah Pencipta berkarya melalui pemimpin masyarakat (Kunci acuan jawaban: Allah bekerja melalui kebijakan pembangunan sarana umum, penegakan hukum/ketertiban, atau perlindungan bagi keselamatan rakyat).
Formatif:- Asesmen diagnostik lisan pada pendahuluan untuk memetakan pemahaman awal karya pemeliharaan Allah dan tokoh Nehemia.
- Penilaian kinerja pengerjaan lembar identifikasi 4 kartu kasus dan lembar penjelasan cara Allah berkarya melalui pemimpin dan anggota masyarakat.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi kehadiran karya Allah Pencipta melalui kehidupan masyarakat (TP 6.1.1) | Belum mampu mengidentifikasi kartu kasus karya Allah di masyarakat (hanya tepat 0-1 dari 4 kartu kasus: Kasus 1, 2, 3, 4). | Mampu mengidentifikasi kehadiran karya Allah di masyarakat secara tepat pada 2 dari 4 kartu kasus (Kasus 1, 2, 3, 4). | Mampu mengidentifikasi kehadiran karya Allah di masyarakat secara tepat pada 3 dari 4 kartu kasus (Kasus 1, 2, 3, 4). | Mampu mengidentifikasi kehadiran karya Allah di masyarakat secara tepat pada seluruh 4 kartu kasus (Kasus 1, 2, 3, 4) secara mandiri. | | Menjelaskan cara Allah Pencipta berkarya melalui peran para pemimpin dan anggota masyarakat (TP 6.1.2) | Belum mampu menjelaskan cara Allah berkarya melalui pemimpin maupun anggota masyarakat sesuai acuan materi. | Menjelaskan cara Allah berkarya melalui salah satu peran saja (pemimpin atau anggota masyarakat) dengan bimbingan dan penjelasan yang masih parsial. | Mampu menjelaskan cara Allah berkarya melalui kedua peran (pemimpin dan anggota masyarakat) sesuai kriteria acuan materi. | Mampu menjelaskan cara Allah berkarya melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat secara lengkap, tepat sesuai kriteria acuan materi, dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas permainan kuis 'Detektif Karya Allah' efektif membantu murid mengidentifikasi kehadiran karya pemeliharaan Allah di masyarakat?
- Apakah penjelasan murid mengenai cara Allah berkarya melalui pemimpin dan warga sudah menunjukkan pemahaman yang berakar pada keimanan kristiani?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa Allah memakai para pemimpin dan sesama warga untuk memelihara hidup kita sehari-hari?
- Hal apa yang paling membantumu memahami cara Allah bekerja di tengah-tengah lingkungan masyarakat?
Pertemuan 2 — Menyusun Karangan Reflektif Mensyukuri Karya Allah dan Merancang Gagasan Tindakan Keterlibatan di Lingkungan Masyarakat — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.3 Menyusun karangan reflektif untuk mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakat
- TP 6.1.4 Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah Pencipta di lingkungan masyarakat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa pembuka bersama, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
- Guru mengaitkan pembelajaran dengan materi sebelumnya mengenai kehadiran karya Allah melalui masyarakat dan tokoh Nehemia (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik singkat: murid menjawab 2 pertanyaan pemantik kesiapan mengenai bentuk syukur dan contoh tindakan keterlibatan masyarakat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mencermati panduan penyusunan karangan reflektif yang memuat 3 unsur utama: pengakuan karya Allah di masyarakat, ungkapan rasa syukur pribadi, dan komitmen sikap peduli sesama (10 menit).
- Murid mengikuti permainan menggembirakan 'Rantai Ide Kebaikan', di mana perwakilan murid secara cepat menyebutkan satu wujud pemeliharaan Allah di lingkungan sekitar secara estafet (10 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid secara mandiri menyusun karangan reflektif sebanyak 1-2 paragraf untuk mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakat pada lembar kerja refleksi (20 menit).
- Murid merancang lembar gagasan tindakan sederhana keterlibatan di lingkungan masyarakat yang memuat: nama kegiatan, sasaran penerima manfaat, dan 2 tahapan pelaksanaan konkret (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid membaca hening karangan reflektif dan rancangan tindakan yang telah disusun untuk memastikan niat bersyukur dan keterlibatan berakar pada iman kepada Allah Pencipta (10 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan pentingnya mensyukuri karya Allah dan kesiapan diri terlibat aktif di lingkungan masyarakat (8 menit).
- Guru menyampaikan rencana kegiatan pada pertemuan berikutnya yaitu asesmen sumatif bab (4 menit).
- Kelas ditutup dengan doa syukur bersama (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan panduan kalimat pemandu karangan reflektif dan pilihan contoh tindakan sederhana; murid mahir menyusun karangan reflektif mandiri dan rancangan tindakan mencakup lebih banyak langkah konkret.
- Proses: Pemberian scaffolding bertahap bagi murid yang membutuhkan bimbingan saat menyusun poin-poin karangan dan gagasan tindakan.
- Produk: Karangan reflektif dan lembar rancangan gagasan tindakan dapat disusun berupa teks naratif atau format poin terstruktur sesuai kenyamanan murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik kesiapan: (1) 'Sebutkan 1 cara kalian mengucap syukur kepada Allah atas lingkungan tempat tinggal yang damai!' (Kriteria penerimaan: menyebutkan doa syukur, ucapan pujian, atau merawat lingkungan); (2) 'Sebutkan 1 contoh tindakan sederhana anak kelas 6 untuk membantu masyarakat sekitar!' (Kriteria penerimaan: kerja bakti membersihkan selokan, membuang sampah pada tempatnya, membantu tetangga sepuh, atau berbagi makanan).
Proses:- Pemeriksaan draf karangan reflektif murid untuk memastikan keberadaan unsur mensyukuri karya Allah di tengah masyarakat.
- Pemeriksaan lembar rancangan gagasan tindakan untuk memastikan adanya rencana tindakan konkret dan realistis bagi murid di lingkungan masyarakat.
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan produk akhir lembar kerja yang memuat karangan reflektif syukur dan rancangan tindakan sederhana keterlibatan di lingkungan masyarakat berdasarkan rubrik.
Formatif:- Penilaian proses penyusunan karangan reflektif mensyukuri karya Allah melalui rubrik penilaian
- Penilaian lembar rancangan gagasan tindakan keterlibatan di masyarakat melalui rubrik ketercapaian
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menyusun karangan reflektif mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakat | Belum mampu menyusun karangan reflektif yang memuat ungkapan mensyukuri karya Allah di tengah masyarakat walau dengan bimbingan penuh. | Menyusun karangan reflektif sederhana namun ungkapan mensyukuri karya Allah di tengah masyarakat masih belum jelas atau membutuhkan bimbingan. | Menyusun karangan reflektif yang memuat ungkapan mensyukuri karya Allah di tengah masyarakat secara runtut dan jelas secara mandiri. | Menyusun karangan reflektif yang memuat ungkapan mensyukuri karya Allah di tengah masyarakat secara runtut, mendalam, dan kaya penghayatan iman secara mandiri. | | Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah Pencipta di lingkungan masyarakat | Belum mampu merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah di lingkungan masyarakat walau diarahkan. | Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah di lingkungan masyarakat, namun tahapan tindakan belum realistis atau masih butuh bantuan. | Merancang gagasan tindakan sederhana yang realistis dan jelas untuk terlibat dalam karya Allah di lingkungan masyarakat secara mandiri. | Merancang gagasan tindakan sederhana yang realistis, terstruktur rinci (tujuan, sasaran, tahapan konkret) untuk terlibat dalam karya Allah di lingkungan masyarakat secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu penulisan karangan reflektif dan perancangan gagasan tindakan mencukupi bagi seluruh murid?
- Bagaimana respons murid dalam menemukan gagasan tindakan nyata keterlibatan di lingkungan masyarakatnya?
Murid:- Bagian karangan mana yang paling menyentuh rasa syukurmu kepada Allah?
- Apakah rancangan tindakan yang kamu buat dapat kamu laksanakan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan tempat tinggalmu?
Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 6.1.1 Mengidentifikasi kehadiran karya Allah Pencipta yang dinyatakan melalui kehidupan masyarakat
- TP 6.1.2 Menjelaskan cara Allah Pencipta berkarya melalui peran para pemimpin dan anggota masyarakat
- TP 6.1.3 Menyusun karangan reflektif untuk mensyukuri karya Allah Pencipta di tengah masyarakat
- TP 6.1.4 Merancang gagasan tindakan sederhana untuk terlibat dalam karya Allah Pencipta di lingkungan masyarakat
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa pembuka bersama, dan menyapa kesiapan murid untuk melaksanakan asesmen sumatif Bab 1 tentang karya Allah Pencipta di tengah masyarakat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Terpadu yang berisi Bagian 1 (Identifikasi Karya Allah Pencipta melalui 4 butir soal analisis situasi), Bagian 2 (Karangan Reflektif Mensyukuri Karya Allah di Masyarakat), dan Bagian 3 (Matriks Rencana Tindakan Sederhana Keterlibatan di Lingkungan Masyarakat), lalu menjelaskan petunjuk pengerjaan mandiri dan alur penilaian lisan bergiliran di meja guru (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid secara mandiri dan hening mengerjakan Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Terpadu (TP 6.1.1, TP 6.1.3, dan TP 6.1.4). Butir Bagian 1 memuat 4 butir situasi: (1) 'Warga bergotong royong membersihkan saluran air tersumbat sebelum musim hujan' (kunci: pemeliharaan ketertiban, kebersihan, dan keselamatan lingkungan dari banjir sebagai karya Allah melalui kepedulian warga); (2) 'Pemerintah desa membangun posyandu balita dan lansia' (kunci: pemeliharaan kesehatan dan perlindungan sesama ciptaan Allah melalui sarana masyarakat); (3) 'Masyarakat dari berbagai suku menggalang bantuan pakaian dan makanan bagi korban kebakaran' (kunci: perwujudan kasih, kepedulian sosial, dan kerukunan sebagai karya Allah di masyarakat majemuk); (4) 'Polisi dan petugas ronda malam menjaga keamanan lingkungan pemukiman' (kunci: pemeliharaan rasa aman, kedamaian, dan keadilan Allah melalui aparat keamanan). Bagian 2 memuat penulisan karangan reflektif minimal 1-2 halaman A4 yang berisi pengakuan karya Allah di lingkungan sekitar dan rasa syukur murid. Bagian 3 memuat matriks rencana tindakan sederhana keterlibatan murid di lingkungan (tindakan nyata, sasaran lingkungan, dan alasan keterlibatan) (40 menit).
- Sambil murid lain mengerjakan tugas tertulis, guru memanggil setiap murid secara bergiliran ke meja guru untuk penilaian lisan terstruktur (TP 6.1.2) berdurasi masing-masing 1,5 menit (total 30 slot panggilan untuk seluruh murid di kelas). Pertanyaan lisan mencakup: (a) 'Jelaskan satu cara konkret Allah Pencipta berkarya melalui peran pemimpin masyarakat!' (acuan jawaban: Allah mengaruniakan hikmat, keberanian, dan kepedulian kepada pemimpin, seperti teladan Nehemia membangun tembok Yerusalem atau kepala desa/RT yang memimpin warganya demi kesejahteraan, keamanan, dan keadilan bersama); (b) 'Jelaskan satu cara konkret Allah Pencipta berkarya melalui peran anggota masyarakat!' (acuan jawaban: Allah berkarya melalui kerelaan warga saling tolong, menjaga toleransi, bergotong royong, dan memelihara kerukunan antarwarga). Guru mencatat skor langsung pada lembar observasi penilaian lisan (45 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memberikan aba-aba penutup pengerjaan, murid memeriksa kembali kelengkapan identitas dan jawaban pada lembar tertulis masing-masing, lalu mengumpulkan Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Terpadu ke meja guru (5 menit).
Penutup:- Guru mengajak murid melakukan refleksi singkat mengenai proses penyelesaian asesmen sumatif bab, menyampaikan apresiasi atas integritas dan ketertiban seluruh murid, merangkum inti Bab 1 bahwa Allah Pencipta terus berkarya memelihara masyarakat, serta menutup pertemuan dengan doa syukur bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Memberikan lembar instrumen bertuliskan ukuran huruf lebih besar atau tata letak berjarak longgar bagi murid yang membutuhkan akomodasi visual tanpa mengubah isi soal maupun kriteria penilaian.
- Proses: Pemberian waktu ekstra membaca instruksi awal atau pemanggilan asesmen lisan terlebih dahulu bagi murid dengan hambatan kecemasan verbal, dengan tetap mempertahankan standar rubrik dan materi pertanyaan yang sama persis.
- Produk: Format penulisan karangan reflektif dan pengisian matriks rencana tindakan dapat menggunakan tulisan tangan bergaris maupun cetak tanpa menurunkan standar isi refleksi syukur dan kelayakan rencana tindakan.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan asesmen sumatif melalui 1 pertanyaan diagnostik kesiapan ingatan: 'Sebutkan contoh karya Allah yang paling kamu ingat dari pelajaran Bab 1!' (acuan jawaban: Allah berkarya melalui pembangunan tembok oleh Nehemia, melalui pemimpin yang adil, atau warga yang saling tolong/bergotong royong).
Proses:- Pengamatan keteraturan pengerjaan mandiri dan kepatuhan waktu saat pengerjaan serentak lembar tertulis serta pemanggilan giliran penilaian lisan di meja guru.
Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis terpadu portofolio dan penilaian lisan bergiliran: lembar kerja tertulis terpadu yang memuat identifikasi karya Allah, karangan reflektif syukur, dan rancangan tindakan kepedulian di masyarakat, serta rekaman penilaian penjelasan lisan bergiliran mengenai peran pemimpin dan anggota masyarakat
- tes tertulis dan lembar karya serentak: lembar kerja murid yang mencakup identifikasi bentuk karya Allah Pencipta di masyarakat (TP 1), karangan reflektif rasa syukur atas karya Allah (TP 3), dan matriks rencana tindakan sederhana kepedulian di lingkungan sekitar (TP 4) yang diselesaikan serentak oleh seluruh murid (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik analitik tertulis (kriteria pemahaman identifikasi, kedalaman refleksi syukur, dan kelayakan rencana tindakan))
- penilaian lisan terstruktur: penjelasan lisan tiap murid mengenai cara Allah Pencipta berkarya melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat, dinilai selama 1,5 menit per murid secara bergiliran di meja guru sementara murid lain menyelesaikan lembar karya mandiri (45 menit / 1,5 menit = 30 slot, mencukupi 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lisan (kriteria ketepatan penjelasan peran pemimpin dan anggota masyarakat dalam karya Allah))
Sumatif:- kombinasi tes tertulis terpadu portofolio dan penilaian lisan bergiliran: lembar kerja tertulis terpadu yang memuat identifikasi karya Allah, karangan reflektif syukur, dan rancangan tindakan kepedulian di masyarakat, serta rekaman penilaian penjelasan lisan bergiliran mengenai peran pemimpin dan anggota masyarakat
- tes tertulis dan lembar karya serentak: lembar kerja murid yang mencakup identifikasi bentuk karya Allah Pencipta di masyarakat (TP 1), karangan reflektif rasa syukur atas karya Allah (TP 3), dan matriks rencana tindakan sederhana kepedulian di lingkungan sekitar (TP 4) yang diselesaikan serentak oleh seluruh murid (60 menit; kelompok; instrumen: rubrik analitik tertulis (kriteria pemahaman identifikasi, kedalaman refleksi syukur, dan kelayakan rencana tindakan))
- penilaian lisan terstruktur: penjelasan lisan tiap murid mengenai cara Allah Pencipta berkarya melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat, dinilai selama 1,5 menit per murid secara bergiliran di meja guru sementara murid lain menyelesaikan lembar karya mandiri (45 menit / 1,5 menit = 30 slot, mencukupi 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian lisan (kriteria ketepatan penjelasan peran pemimpin dan anggota masyarakat dalam karya Allah))
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehidupan masyarakat (TP 6.1.1) | Hanya mengidentifikasi tepat 1 dari 4 butir situasi karya Allah (daftar acuan: 1=pemeliharaan gotong royong/kebersihan saluran; 2=pemeliharaan kesehatan via posyandu; 3=kasih/kepedulian sosial via bantuan bencana; 4=pemeliharaan kedamaian/keamanan via ronda), atau seluruhnya keliru. | Tepat mengidentifikasi 2 dari 4 butir situasi karya Allah sesuai daftar acuan. | Tepat mengidentifikasi 3 dari 4 butir situasi karya Allah sesuai daftar acuan secara mandiri. | Tepat mengidentifikasi seluruh 4 dari 4 butir situasi karya Allah di masyarakat sesuai daftar acuan secara tepat dan mandiri. | | Menjelaskan cara Allah berkarya melalui pemimpin dan anggota masyarakat (TP 6.1.2) | Belum mampu menjelaskan cara Allah berkarya baik melalui pemimpin maupun anggota masyarakat sesuai acuan (acuan pemimpin: mengaruniakan hikmat/kepedulian membangun kebaikan bersama; acuan anggota: menggerakkan kerelaan tolong-menolong/toleransi). | Hanya menjelaskan salah satu pihak secara tepat (hanya peran pemimpin saja atau hanya peran anggota masyarakat saja) sesuai acuan jawaban. | Menjelaskan cara Allah berkarya melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat secara tepat sesuai acuan jawaban dengan sedikit bimbingan pertanyaan pemancing. | Menjelaskan cara Allah berkarya melalui peran pemimpin dan anggota masyarakat secara lengkap, tepat, dan mandiri tanpa keraguan sesuai acuan jawaban. | | Menyusun karangan reflektif mensyukuri karya Allah Pencipta (TP 6.1.3) | Karangan belum memuat unsur pengakuan karya Allah maupun ekspresi rasa syukur atas kehadiran Allah di masyarakat. | Karangan memuat pengakuan karya Allah di lingkungan sekitar, namun belum memuat ungkapan rasa syukur secara jelas. | Menyusun karangan reflektif yang memuat pengakuan nyata karya Allah di tengah masyarakat serta ungkapan rasa syukur pribadi secara runut. | Menyusun karangan reflektif yang mendalam, secara mandiri menghubungkan pengalaman nyata karya Allah di lingkungan dengan komitmen rasa syukur yang teguh. | | Merancang gagasan tindakan sederhana keterlibatan di lingkungan (TP 6.1.4) | Rancangan tindakan belum realistis atau tidak relevan dengan keterlibatan dalam karya Allah di lingkungan masyarakat sekitar. | Merancang gagasan tindakan yang relevan, namun belum memuat rincian sasaran lingkungan atau alasan keterlibatan yang jelas. | Merancang gagasan tindakan sederhana yang memuat aksi nyata, sasaran lingkungan terarah, dan alasan keterlibatan sesuai peran murid di masyarakat. | Merancang gagasan tindakan sederhana yang sangat operasional, jelas sasaran lingkungannya, serta menunjukkan alasan keterlibatan iman yang mendalam dan dapat langsung diterapkan secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh instrumen sumatif terpadu (tertulis dan lisan) berhasil memotret capaian keempat TP Bab 1 secara adil, objektif, dan tepat waktu?
- Bagaimana ketercapaian murid secara umum dalam memahami kehadiran Allah Pencipta di tengah-tengah masyarakat?
Murid:- Bagian mana dari asesmen hari ini yang paling membantu saya menyadari kebaikan Allah bagi masyarakat di sekitar tempat tinggal saya?
- Apakah rancangan tindakan sederhana yang saya buat sudah siap saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bukti syukur saya?
SUMBER BELAJAR- Alkitab: Kitab Nehemia 2:1–20
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022, Bab 1)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI (Kemendikbudristek RI, 2022, Bab 1)
- Set 4 Kartu Kasus Karya Allah di Tengah Masyarakat dan Lembar Kerja Siswa
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kemendikbudristek RI, 2022
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Kemendikbudristek RI, 2022
- Alkitab (Nehemia 2:1-20)
- Lembar Kerja Siswa (Lembar Karangan Reflektif dan Perancangan Tindakan)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Puskurbuk Kemendikbudristek 2022 (Pelajaran 1)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas VI, Puskurbuk Kemendikbudristek 2022
- Alkitab (Nehemia 2:1–20)
- Lembar Asesmen Sumatif Tertulis Terpadu Bab 1 dan Format Lembar Observasi Penilaian Lisan Guru
|