MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase C / Kelas 5 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa |
|---|
| Alokasi Waktu | 1x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan pemahamannya tentang arti berbela rasa, contoh tindakan berbela rasa, dan rencana pelaksanaannya melalui asesmen tertulis dan presentasi rancangan proyek bela rasa
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang kalian pahami tentang berbela rasa setelah mempelajari teladan Yesus?
- Bagaimana kalian dapat meneladani Yesus dengan hidup berbela rasa kepada sesama?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama (2 menit)
- Guru mengingatkan kembali materi pembelajaran sebelumnya tentang teladan Yesus yang berbela rasa kepada janda di Nain (Lukas 7:11-17) (2 menit)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menunjukkan pemahaman tentang berbela rasa melalui asesmen tertulis dan presentasi rancangan proyek (1 menit)
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat apa arti berbela rasa? Berikan satu contoh!' (2 menit)
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan soal asesmen tertulis kepada setiap murid (1 menit)
- Murid mengerjakan soal asesmen tertulis secara individu yang meliputi: (a) menuliskan arti berbela rasa, (b) memberikan contoh tindakan berbela rasa, (c) membandingkan tindakan berbela rasa dengan yang bukan berbela rasa (8 menit)
- Guru mengamati dan memberikan bimbingan kepada murid yang memerlukan bantuan
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru mengumpulkan lembar jawaban asesmen tertulis (1 menit)
- Guru meminta murid menyiapkan rancangan proyek bela rasa yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya (1 menit)
- Murid mempresentasikan rancangan proyek bela rasa secara bergantian di depan kelas, menjelaskan: nama kegiatan, tujuan, langkah pelaksanaan, dan waktu pelaksanaan (10 menit)
- Guru dan murid lain memberikan tanggapan dan saran perbaikan terhadap setiap presentasi (3 menit)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah merancang proyek bela rasa? Apakah kalian siap melaksanakannya?' (2 menit)
- Murid menuliskan refleksi pribadi tentang komitmen untuk hidup berbela rasa seperti Yesus (2 menit)
- Beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka secara sukarela (2 menit)
Penutup:- Guru memberikan penguatan bahwa berbela rasa bukan hanya pemahaman tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata (1 menit)
- Guru mengingatkan murid untuk mulai melaksanakan rancangan proyek bela rasa mereka (1 menit)
- Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur (1 menit)
Diferensiasi:- Konten: Murid yang kesulitan memahami konsep berbela rasa diberi contoh konkret tambahan dari kehidupan sehari-hari; murid yang sudah paham diberi tantangan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk bela rasa dalam konteks yang berbeda
- Proses: Murid yang memerlukan waktu lebih lama diberi kesempatan presentasi lebih singkat atau didampingi guru; murid yang cepat dapat diminta menambahkan detail implementasi proyek
- Produk: Murid dengan kemampuan terbatas dapat membuat rancangan proyek sederhana dengan 3-4 langkah; murid dengan kemampuan tinggi diminta membuat rancangan proyek yang lebih detail dengan jadwal, pembagian tugas, dan evaluasi
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman awal murid tentang arti berbela rasa dan contohnya
Proses:- Observasi saat murid mengerjakan asesmen tertulis: ketelitian, pemahaman konsep, dan kemampuan memberikan contoh
- Observasi saat murid mempresentasikan rancangan proyek: kejelasan penjelasan, kelengkapan rancangan, dan kepercayaan diri
Akhir:- Penilaian hasil asesmen tertulis berdasarkan ketepatan konsep dan contoh yang diberikan
- Penilaian rancangan proyek bela rasa berdasarkan kreativitas, kelayakan, dan kejelasan rencana
- Penilaian refleksi tertulis murid tentang komitmen hidup berbela rasa
Formatif:- Observasi saat murid mengerjakan asesmen tertulis
- Penilaian presentasi rancangan proyek bela rasa
Sumatif:- Asesmen tertulis tentang pemahaman berbela rasa
- Penilaian produk rancangan proyek bela rasa
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman konsep berbela rasa (asesmen tertulis) | Murid belum dapat menjelaskan arti berbela rasa dengan tepat dan tidak memberikan contoh yang sesuai | Murid dapat menjelaskan arti berbela rasa secara sederhana tetapi contoh yang diberikan kurang tepat | Murid dapat menjelaskan arti berbela rasa dengan baik dan memberikan 1-2 contoh yang tepat | Murid dapat menjelaskan arti berbela rasa secara lengkap, memberikan contoh yang tepat, dan membandingkan dengan tindakan yang bukan berbela rasa | | Rancangan proyek bela rasa | Rancangan proyek tidak jelas, tidak memiliki tujuan yang sesuai dengan konsep bela rasa, dan tidak layak dilaksanakan | Rancangan proyek sederhana dengan tujuan yang kurang jelas dan langkah pelaksanaan yang tidak lengkap | Rancangan proyek memiliki tujuan yang jelas sesuai konsep bela rasa, langkah pelaksanaan cukup rinci, dan layak dilaksanakan | Rancangan proyek sangat jelas dengan tujuan yang tepat, langkah pelaksanaan yang rinci dan terstruktur, waktu yang realistis, dan sangat layak dilaksanakan | | Presentasi rancangan proyek | Murid tidak dapat menjelaskan rancangan proyeknya dengan jelas, suara tidak terdengar, dan tidak dapat menjawab pertanyaan | Murid dapat menjelaskan rancangan proyeknya tetapi kurang jelas, suara kurang keras, dan kesulitan menjawab pertanyaan | Murid dapat menjelaskan rancangan proyeknya dengan cukup jelas, suara terdengar dengan baik, dan dapat menjawab sebagian pertanyaan | Murid dapat menjelaskan rancangan proyeknya dengan sangat jelas, percaya diri, suara lantang, dan dapat menjawab semua pertanyaan dengan baik | | Refleksi dan komitmen | Murid belum menunjukkan kesadaran untuk hidup berbela rasa dan tidak memiliki rencana tindak lanjut | Murid menunjukkan sedikit kesadaran untuk hidup berbela rasa tetapi rencana tindak lanjut masih samar | Murid menunjukkan kesadaran untuk hidup berbela rasa dan memiliki rencana tindak lanjut yang cukup jelas | Murid menunjukkan kesadaran yang kuat untuk hidup berbela rasa meneladani Yesus dan memiliki komitmen nyata untuk melaksanakan rancangan proyek |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah asesmen yang saya berikan dapat mengukur pemahaman murid tentang konsep berbela rasa dengan efektif?
- Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua murid mempresentasikan rancangan proyeknya?
- Bagaimana cara saya dapat memotivasi murid agar benar-benar melaksanakan rancangan proyek bela rasa mereka?
- Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan beragam murid di kelas?
Refleksi Murid:- Apa yang sudah kamu pahami tentang berbela rasa setelah pembelajaran ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah merancang proyek bela rasa?
- Apakah kamu siap untuk melaksanakan rancangan proyek bela rasamu? Apa yang kamu butuhkan untuk memulainya?
- Apa tantangan yang mungkin kamu hadapi saat melaksanakan proyek bela rasa dan bagaimana cara mengatasinya?
SUMBER BELAJAR- Alkitab: Injil Lukas 7:11-17
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
- Lembar soal asesmen tertulis
- Lembar rancangan proyek bela rasa (dibuat pada pertemuan sebelumnya)
- Papan tulis dan spidol
- Lembar refleksi murid
|