Modul AjarPertemuan 4Bab 9Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 9 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif: Aku Meneladani Yesus yang Berbela Rasa
Alokasi Waktu1x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahamannya tentang arti berbela rasa, contoh tindakan berbela rasa, dan rencana pelaksanaannya melalui asesmen tertulis dan presentasi rancangan proyek bela rasa

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian pahami tentang berbela rasa setelah mempelajari teladan Yesus?
  2. Bagaimana kalian dapat meneladani Yesus dengan hidup berbela rasa kepada sesama?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama (2 menit)
  • Guru mengingatkan kembali materi pembelajaran sebelumnya tentang teladan Yesus yang berbela rasa kepada janda di Nain (Lukas 7:11-17) (2 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menunjukkan pemahaman tentang berbela rasa melalui asesmen tertulis dan presentasi rancangan proyek (1 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat apa arti berbela rasa? Berikan satu contoh!' (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan soal asesmen tertulis kepada setiap murid (1 menit)
  • Murid mengerjakan soal asesmen tertulis secara individu yang meliputi: (a) menuliskan arti berbela rasa, (b) memberikan contoh tindakan berbela rasa, (c) membandingkan tindakan berbela rasa dengan yang bukan berbela rasa (8 menit)
  • Guru mengamati dan memberikan bimbingan kepada murid yang memerlukan bantuan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengumpulkan lembar jawaban asesmen tertulis (1 menit)
  • Guru meminta murid menyiapkan rancangan proyek bela rasa yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya (1 menit)
  • Murid mempresentasikan rancangan proyek bela rasa secara bergantian di depan kelas, menjelaskan: nama kegiatan, tujuan, langkah pelaksanaan, dan waktu pelaksanaan (10 menit)
  • Guru dan murid lain memberikan tanggapan dan saran perbaikan terhadap setiap presentasi (3 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah merancang proyek bela rasa? Apakah kalian siap melaksanakannya?' (2 menit)
  • Murid menuliskan refleksi pribadi tentang komitmen untuk hidup berbela rasa seperti Yesus (2 menit)
  • Beberapa murid diminta berbagi refleksi mereka secara sukarela (2 menit)

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan bahwa berbela rasa bukan hanya pemahaman tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata (1 menit)
  • Guru mengingatkan murid untuk mulai melaksanakan rancangan proyek bela rasa mereka (1 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan memahami konsep berbela rasa diberi contoh konkret tambahan dari kehidupan sehari-hari; murid yang sudah paham diberi tantangan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk bela rasa dalam konteks yang berbeda
  • Proses: Murid yang memerlukan waktu lebih lama diberi kesempatan presentasi lebih singkat atau didampingi guru; murid yang cepat dapat diminta menambahkan detail implementasi proyek
  • Produk: Murid dengan kemampuan terbatas dapat membuat rancangan proyek sederhana dengan 3-4 langkah; murid dengan kemampuan tinggi diminta membuat rancangan proyek yang lebih detail dengan jadwal, pembagian tugas, dan evaluasi

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman awal murid tentang arti berbela rasa dan contohnya

Proses:

  • Observasi saat murid mengerjakan asesmen tertulis: ketelitian, pemahaman konsep, dan kemampuan memberikan contoh
  • Observasi saat murid mempresentasikan rancangan proyek: kejelasan penjelasan, kelengkapan rancangan, dan kepercayaan diri

Akhir:

  • Penilaian hasil asesmen tertulis berdasarkan ketepatan konsep dan contoh yang diberikan
  • Penilaian rancangan proyek bela rasa berdasarkan kreativitas, kelayakan, dan kejelasan rencana
  • Penilaian refleksi tertulis murid tentang komitmen hidup berbela rasa

Formatif:

  • Observasi saat murid mengerjakan asesmen tertulis
  • Penilaian presentasi rancangan proyek bela rasa

Sumatif:

  • Asesmen tertulis tentang pemahaman berbela rasa
  • Penilaian produk rancangan proyek bela rasa

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep berbela rasa (asesmen tertulis)Murid belum dapat menjelaskan arti berbela rasa dengan tepat dan tidak memberikan contoh yang sesuaiMurid dapat menjelaskan arti berbela rasa secara sederhana tetapi contoh yang diberikan kurang tepatMurid dapat menjelaskan arti berbela rasa dengan baik dan memberikan 1-2 contoh yang tepatMurid dapat menjelaskan arti berbela rasa secara lengkap, memberikan contoh yang tepat, dan membandingkan dengan tindakan yang bukan berbela rasa
Rancangan proyek bela rasaRancangan proyek tidak jelas, tidak memiliki tujuan yang sesuai dengan konsep bela rasa, dan tidak layak dilaksanakanRancangan proyek sederhana dengan tujuan yang kurang jelas dan langkah pelaksanaan yang tidak lengkapRancangan proyek memiliki tujuan yang jelas sesuai konsep bela rasa, langkah pelaksanaan cukup rinci, dan layak dilaksanakanRancangan proyek sangat jelas dengan tujuan yang tepat, langkah pelaksanaan yang rinci dan terstruktur, waktu yang realistis, dan sangat layak dilaksanakan
Presentasi rancangan proyekMurid tidak dapat menjelaskan rancangan proyeknya dengan jelas, suara tidak terdengar, dan tidak dapat menjawab pertanyaanMurid dapat menjelaskan rancangan proyeknya tetapi kurang jelas, suara kurang keras, dan kesulitan menjawab pertanyaanMurid dapat menjelaskan rancangan proyeknya dengan cukup jelas, suara terdengar dengan baik, dan dapat menjawab sebagian pertanyaanMurid dapat menjelaskan rancangan proyeknya dengan sangat jelas, percaya diri, suara lantang, dan dapat menjawab semua pertanyaan dengan baik
Refleksi dan komitmenMurid belum menunjukkan kesadaran untuk hidup berbela rasa dan tidak memiliki rencana tindak lanjutMurid menunjukkan sedikit kesadaran untuk hidup berbela rasa tetapi rencana tindak lanjut masih samarMurid menunjukkan kesadaran untuk hidup berbela rasa dan memiliki rencana tindak lanjut yang cukup jelasMurid menunjukkan kesadaran yang kuat untuk hidup berbela rasa meneladani Yesus dan memiliki komitmen nyata untuk melaksanakan rancangan proyek

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah asesmen yang saya berikan dapat mengukur pemahaman murid tentang konsep berbela rasa dengan efektif?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk semua murid mempresentasikan rancangan proyeknya?
  • Bagaimana cara saya dapat memotivasi murid agar benar-benar melaksanakan rancangan proyek bela rasa mereka?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan beragam murid di kelas?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah kamu pahami tentang berbela rasa setelah pembelajaran ini?
  • Bagaimana perasaanmu setelah merancang proyek bela rasa?
  • Apakah kamu siap untuk melaksanakan rancangan proyek bela rasamu? Apa yang kamu butuhkan untuk memulainya?
  • Apa tantangan yang mungkin kamu hadapi saat melaksanakan proyek bela rasa dan bagaimana cara mengatasinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Injil Lukas 7:11-17
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
  4. Lembar soal asesmen tertulis
  5. Lembar rancangan proyek bela rasa (dibuat pada pertemuan sebelumnya)
  6. Papan tulis dan spidol
  7. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.