Modul AjarPertemuan 1Bab 9Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Mengenal Arti Berbela Rasa melalui Teladan Yesus (Lukas 7:11-17)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Mengenal Arti Berbela Rasa melalui Teladan Yesus (Lukas 7:11-17)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Mengenal Arti Berbela Rasa melalui Teladan Yesus (Lukas 7:11-17)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 9 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Arti Berbela Rasa melalui Teladan Yesus (Lukas 7:11-17)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Arti Berbela Rasa melalui Teladan Yesus (Lukas 7:11-17)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan arti berbela rasa berdasarkan teladan Yesus dalam Lukas 7:11-17 dengan menuliskan minimal dua ciri sikap berbela rasa
  2. Murid dapat mengidentifikasi tindakan belas kasihan Yesus kepada janda di Nain sebagai wujud Allah yang memelihara dan peduli pada orang yang menderita

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat atau merasakan seseorang yang sedang sedih atau menderita? Bagaimana perasaan kalian saat itu?
  2. Apa yang akan kalian lakukan jika melihat teman yang sedang kesusahan?
  3. Menurut kalian, bagaimana sikap Yesus terhadap orang yang menderita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan doa dan menyapa murid dengan penuh sukacita
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menanyakan kabar mereka
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Mengenal Arti Berbela Rasa melalui Teladan Yesus
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah mendengar kata berbela rasa? Apa yang kalian ketahui tentang kata itu?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka Alkitab di Lukas 7:11-17 dan membacanya bersama-sama dengan suara yang jelas
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi tokoh-tokoh dalam cerita: Yesus, janda, anak muda yang meninggal, orang banyak
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: Apa yang terjadi dengan janda di Nain? Mengapa ia sedih? Apa yang dilakukan Yesus ketika melihat janda itu?
  • Guru menjelaskan konteks cerita: janda yang kehilangan anak satu-satunya berarti kehilangan sumber kehidupan dan perlindungan di zaman itu
  • Guru memfasilitasi diskusi kelompok kecil (4-5 orang): Apa yang dirasakan Yesus ketika melihat janda itu menangis? Mengapa Yesus tergerak hatiNya?
  • Guru menjelaskan arti berbela rasa: sikap hati yang tergerak melihat penderitaan orang lain dan terdorong untuk menolong
  • Guru meminta setiap kelompok menuliskan minimal dua ciri sikap berbela rasa yang mereka temukan dari cerita Yesus
  • Guru menegaskan bahwa Yesus adalah wujud Allah yang memelihara dan peduli pada orang yang menderita

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok untuk bermain peran singkat tentang kisah Yesus di Nain
  • Setiap kelompok mendapat peran: Yesus, janda, anak muda, orang banyak, narator
  • Guru membimbing murid mempersiapkan dialog sederhana berdasarkan cerita Alkitab (10 menit persiapan)
  • Setiap kelompok mempresentasikan drama singkat mereka (5-7 menit per kelompok)
  • Setelah penampilan, guru meminta murid lain mengidentifikasi tindakan belas kasihan yang ditunjukkan dalam drama
  • Guru memfasilitasi diskusi: Bagaimana kita bisa meniru teladan Yesus dalam kehidupan sehari-hari?
  • Guru meminta murid secara individu menuliskan satu contoh nyata tindakan berbela rasa yang bisa mereka lakukan di sekolah atau di rumah

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid kembali ke tempat duduk dan merenungkan pertanyaan: Apa yang sudah aku pelajari hari ini tentang berbela rasa?
  • Guru membimbing murid menulis refleksi pribadi: Pernahkah aku berbela rasa kepada orang lain? Kapan? Bagaimana perasaanku saat itu?
  • Guru mengajak murid berbagi refleksi secara sukarela (2-3 murid)
  • Guru memfasilitasi murid mengevaluasi pembelajaran mereka: Apa yang paling berkesan dari kisah Yesus hari ini? Apa yang masih ingin kalian ketahui lebih dalam?
  • Guru mendorong murid membuat komitmen pribadi: Aku akan berbela rasa dengan cara...
  • Guru menegaskan kembali bahwa Allah memelihara kita dan mengajarkan kita untuk berbela rasa seperti Yesus

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan dua ciri sikap berbela rasa dan satu contoh tindakan Yesus yang menunjukkan Allah Pemelihara
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Yesus mengajarkan kita berbela rasa dengan tergerak melihat penderitaan orang lain dan langsung bertindak menolong
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru memberikan tugas rumah: Lakukan satu tindakan berbela rasa di rumah minggu ini dan ceritakan pengalamanmu di pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur dan berkat

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca teks Alkitab versi Bahasa Indonesia Sehari-hari dan membandingkannya dengan versi lain. Murid yang lambat difasilitasi dengan gambar ilustrasi cerita untuk membantu pemahaman.
  • Proses: Murid yang cepat diberikan peran sebagai sutradara atau narator dalam drama. Murid yang lambat diberikan peran dengan dialog lebih sederhana atau menjadi pengamat yang mencatat tindakan berbela rasa.
  • Produk: Murid yang cepat menulis refleksi dalam bentuk cerita pendek atau puisi. Murid yang lambat menulis refleksi dalam bentuk poin-poin sederhana atau menggambar situasi berbela rasa.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan: Apa yang kalian ketahui tentang kata berbela rasa?
  • Mengamati respons awal murid terhadap pertanyaan pemantik

Proses:

  • Observasi diskusi kelompok: apakah murid mampu mengidentifikasi ciri berbela rasa dari cerita
  • Penilaian hasil tulisan kelompok tentang ciri sikap berbela rasa
  • Observasi bermain peran: apakah murid mampu menunjukkan pemahaman tentang tindakan belas kasihan Yesus
  • Penilaian tulisan individu tentang contoh tindakan berbela rasa yang bisa dilakukan

Akhir:

  • Penilaian tulisan: murid menuliskan minimal dua ciri sikap berbela rasa berdasarkan teladan Yesus
  • Penilaian tulisan: murid mengidentifikasi tindakan belas kasihan Yesus kepada janda di Nain sebagai wujud Allah Pemelihara
  • Penilaian refleksi pribadi: murid merefleksikan pengalaman belajar dan membuat komitmen pribadi

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian hasil tulisan ciri-ciri sikap berbela rasa
  • Observasi saat bermain peran

Sumatif:

  • Penilaian tulisan akhir: dua ciri sikap berbela rasa dan identifikasi tindakan Yesus sebagai wujud Allah Pemelihara
  • Penilaian refleksi pribadi murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan arti berbela rasaMurid belum mampu menjelaskan arti berbela rasa atau menulis ciri-cirinyaMurid mampu menuliskan satu ciri sikap berbela rasa dengan bantuan guruMurid mampu menuliskan dua ciri sikap berbela rasa secara mandiriMurid mampu menuliskan lebih dari dua ciri sikap berbela rasa dengan penjelasan yang jelas dan contoh konkret
Mengidentifikasi tindakan Yesus sebagai wujud Allah PemeliharaMurid belum mampu mengidentifikasi tindakan belas kasihan YesusMurid mampu menyebutkan tindakan Yesus tetapi belum menghubungkannya dengan Allah PemeliharaMurid mampu mengidentifikasi tindakan Yesus dan menjelaskan bahwa itu menunjukkan Allah yang memeliharaMurid mampu mengidentifikasi tindakan Yesus, menjelaskan hubungannya dengan Allah Pemelihara, dan memberikan alasan yang mendalam
Partisipasi dalam kegiatan pembelajaranMurid pasif dan tidak terlibat dalam diskusi atau bermain peranMurid terlibat dalam kegiatan tetapi masih perlu banyak bimbinganMurid aktif berpartisipasi dalam diskusi dan bermain peranMurid sangat aktif, antusias, dan membantu teman lain dalam kegiatan pembelajaran
Refleksi dan komitmen pribadiMurid belum mampu merefleksikan pembelajaran dan membuat komitmenMurid menulis refleksi sederhana dengan bantuan pertanyaan pemanduMurid menulis refleksi yang jujur dan membuat komitmen tindakan berbela rasaMurid menulis refleksi mendalam, mengevaluasi diri dengan jujur, dan membuat komitmen konkret dengan rencana tindakan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid memahami arti berbela rasa dari kisah Yesus di Nain?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid memahami konsep berbela rasa?
  • Bagaimana saya bisa meningkatkan keterlibatan murid yang masih pasif dalam diskusi dan bermain peran?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan bagiku dari kisah Yesus membangkitkan anak muda di Nain?
  • Apa yang sudah aku pahami tentang arti berbela rasa?
  • Bagaimana perasaanku saat bermain peran tentang kisah Yesus?
  • Tindakan berbela rasa apa yang sudah pernah aku lakukan?
  • Apa yang ingin aku lakukan untuk berbela rasa kepada orang lain setelah belajar hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab Terjemahan Baru (Lukas 7:11-17)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  4. Kertas HVS untuk menulis ciri-ciri berbela rasa dan refleksi
  5. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin penting
  6. Kostum sederhana untuk bermain peran (opsional)
  7. Gambar ilustrasi cerita Yesus di Nain (untuk diferensiasi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.