Modul AjarPertemuan 3Bab 7Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Membandingkan Sikap Orang yang Sudah Bertobat dan Belum Bertobat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Membandingkan Sikap Orang yang Sudah Bertobat dan Belum Bertobat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Membandingkan Sikap Orang yang Sudah Bertobat dan Belum Bertobat

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 7 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membandingkan Sikap Orang yang Sudah Bertobat dan Belum Bertobat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembandingkan Sikap Orang yang Sudah Bertobat dan Belum Bertobat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendaftarkan minimal tiga contoh sikap atau tindakan nyata orang yang sudah bertobat dibandingkan dengan orang yang belum bertobat dalam kehidupan sehari-hari
  2. Murid dapat menyimpulkan bahwa pertobatan harus menghasilkan buah kebaikan yang tercermin dalam interaksi antarsesama sesuai dengan kehendak Allah, berdasarkan hasil diskusi kelompok

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat seseorang yang berubah menjadi lebih baik setelah melakukan kesalahan? Apa yang berubah dari sikapnya?
  2. Bagaimana kalian bisa tahu bahwa seseorang benar-benar sudah bertobat?
  3. Mengapa pertobatan harus ditunjukkan melalui sikap dan tindakan nyata, bukan hanya kata-kata?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa bersama (3 menit)
  • Guru melakukan presensi dan memeriksa kesiapan murid (2 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat apa itu pertobatan yang kita pelajari pada pertemuan sebelumnya?' dan meminta 2-3 murid menjawab (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membandingkan sikap orang yang sudah dan belum bertobat, serta memahami bahwa pertobatan harus menghasilkan buah kebaikan (2 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian melihat seseorang yang berubah menjadi lebih baik setelah melakukan kesalahan? Apa yang berubah dari sikapnya?' dan memberikan kesempatan 2-3 murid berbagi pengalaman (5 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru mengingatkan kembali tentang makna pertobatan berdasarkan Matius 3:1-12, yaitu berbalik dari kehidupan lama yang jahat menuju kehidupan baru yang sesuai kehendak Allah (3 menit)
  • Guru menjelaskan bahwa pertobatan sejati harus menghasilkan buah, yaitu ditunjukkan dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan yang benar (4 menit)
  • Guru memberikan contoh konkret: orang yang sudah bertobat akan memikirkan hal baik (tidak merancang hal jahat), berkata baik (tidak mengeluarkan kata kasar), dan berbuat baik (tidak melukai sesama) (5 menit)
  • Murid mendengarkan dengan saksama dan mencatat poin-poin penting di buku catatan masing-masing (3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok) untuk diskusi (2 menit)
  • Setiap kelompok menerima lembar kerja yang berisi tabel perbandingan sikap/perilaku orang yang sudah bertobat dan belum bertobat (1 menit)
  • Murid berdiskusi menjawab dua pertanyaan: (1) Mengapa setiap orang harus bertobat? (2) Bandingkan contoh sikap orang yang sudah dan belum bertobat, minimal 3 contoh untuk masing-masing kolom (12 menit)
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi, memberikan bimbingan pada kelompok yang kesulitan, dan memastikan setiap anggota terlibat aktif (selama diskusi berlangsung)
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas secara bergiliran (10 menit)
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau menambahkan contoh yang belum disebutkan (3 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan bersama: pertobatan harus menghasilkan buah kebaikan yang nyata dalam interaksi dengan sesama, sesuai kehendak Allah (4 menit)
  • Murid secara individu membuat kartu komitmen bertobat yang berisi tekad pribadi untuk menunjukkan sikap orang yang sudah bertobat dalam kehidupan sehari-hari (7 menit)
  • Beberapa murid diminta membagikan komitmennya secara sukarela (3 menit)
  • Guru memberikan penguatan bahwa komitmen tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya janji (2 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan satu contoh sikap orang yang sudah bertobat yang akan mereka praktikkan minggu ini (3 menit)
  • Guru memberikan refleksi kepada murid: 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini? Sikap apa yang ingin kalian ubah mulai hari ini?' (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur dan berkomitmen bersama untuk menunjukkan buah pertobatan dalam kehidupan sehari-hari (2 menit)
  • Guru memberikan salam penutup (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat membaca referensi tambahan dari Alkitab (Galatia 5:22-23 tentang buah Roh) untuk memperkaya pemahaman tentang sikap orang yang sudah bertobat
  • Proses: Murid yang kesulitan dapat diberikan panduan berupa kata kunci atau contoh awal untuk mengisi tabel perbandingan. Murid yang lebih cepat dapat diminta menambahkan kolom ketiga: 'Bagaimana saya akan menerapkannya?'
  • Produk: Kartu komitmen dapat divariasikan: murid visual dapat menambahkan gambar/ilustrasi, murid verbal dapat menulis komitmen dalam bentuk puisi atau narasi singkat

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Apa itu pertobatan?' untuk mengecek pemahaman awal murid dari pertemuan sebelumnya
  • Pertanyaan pemantik tentang pengalaman melihat orang yang berubah menjadi lebih baik

Proses:

  • Observasi keterlibatan dan kontribusi murid dalam diskusi kelompok
  • Pemeriksaan hasil pengisian tabel perbandingan sikap saat guru berkeliling
  • Penilaian kualitas presentasi dan argumentasi kelompok
  • Catatan anekdotal tentang pemahaman murid selama proses pembelajaran

Akhir:

  • Penilaian hasil diskusi kelompok menggunakan rubrik
  • Evaluasi kartu komitmen individu: kelengkapan, kesesuaian dengan materi, dan ketulusan komitmen
  • Tanya jawab lisan di akhir pembelajaran untuk mengecek pemahaman murid tentang kesimpulan utama

Formatif:

  • Observasi keterlibatan murid dalam diskusi kelompok
  • Penilaian proses: kemampuan murid mendaftarkan contoh sikap dalam tabel perbandingan
  • Tanya jawab selama presentasi kelompok

Sumatif:

  • Hasil diskusi kelompok: tabel perbandingan sikap orang yang sudah dan belum bertobat
  • Kartu komitmen individu yang menunjukkan pemahaman dan penerapan konsep pertobatan
  • Kemampuan murid menyimpulkan makna pertobatan yang menghasilkan buah kebaikan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mendaftarkan contoh sikap orang yang sudah dan belum bertobatMurid hanya dapat menyebutkan 1 contoh atau tidak dapat membedakan sikap orang yang sudah dan belum bertobatMurid dapat menyebutkan 2 contoh dengan bimbingan guru, namun perbedaan belum jelasMurid dapat menyebutkan 3 contoh dengan jelas dan perbedaannya cukup spesifikMurid dapat menyebutkan lebih dari 3 contoh dengan sangat jelas, spesifik, dan kontekstual dalam kehidupan sehari-hari
Kemampuan menyimpulkan makna pertobatan yang menghasilkan buah kebaikanMurid belum dapat menjelaskan hubungan antara pertobatan dan buah kebaikanMurid dapat menyebutkan bahwa pertobatan harus ditunjukkan dalam tindakan, namun penjelasan masih sederhanaMurid dapat menjelaskan bahwa pertobatan menghasilkan buah kebaikan dalam interaksi dengan sesama sesuai kehendak AllahMurid dapat menjelaskan dengan lengkap dan memberikan contoh konkret bagaimana buah pertobatan terlihat dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan
Keterlibatan dalam diskusi kelompokMurid pasif, tidak berkontribusi dalam diskusi kelompokMurid sesekali memberikan pendapat namun masih perlu dorongan dari teman atau guruMurid aktif berdiskusi, memberikan pendapat, dan mendengarkan teman dengan baikMurid sangat aktif, memimpin diskusi, membantu teman yang kesulitan, dan memberikan kontribusi berkualitas
Kartu komitmen bertobatKartu komitmen tidak lengkap atau tidak menunjukkan pemahaman tentang pertobatanKartu komitmen berisi tekad sederhana namun belum spesifikKartu komitmen berisi tekad yang jelas dan spesifik untuk menunjukkan sikap orang yang sudah bertobatKartu komitmen sangat lengkap, spesifik, personal, dan menunjukkan kesungguhan untuk menerapkan dalam kehidupan sehari-hari

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami perbedaan sikap orang yang sudah dan belum bertobat?
  • Kegiatan mana yang paling efektif membantu murid memahami konsep pertobatan yang menghasilkan buah?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan belajar murid yang beragam?
  • Bagaimana saya dapat menjadi teladan hidup yang menunjukkan buah pertobatan bagi murid-murid saya?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran hari ini?
  • Sikap apa yang ingin kamu ubah mulai hari ini sebagai wujud pertobatan?
  • Bagaimana kamu akan menunjukkan buah pertobatan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami tentang pertobatan?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Matius 3:1-12)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  3. Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  4. Lembar kerja diskusi kelompok (tabel perbandingan sikap)
  5. Kertas karton atau kertas warna untuk membuat kartu komitmen
  6. Spidol, pensil warna, dan alat tulis
  7. Papan tulis dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.