Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Yesus Disalib, Mati, dan Bangkit Bagiku

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif: Yesus Disalib, Mati, dan Bangkit Bagiku". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Asesmen Sumatif: Yesus Disalib, Mati, dan Bangkit Bagiku

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif: Yesus Disalib, Mati, dan Bangkit Bagiku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif: Yesus Disalib, Mati, dan Bangkit Bagiku
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui tes tertulis, murid dapat menjelaskan alasan Yesus menderita, mati, dan bangkit serta makna peristiwa tersebut bagi keselamatan manusia secara tepat
  2. Melalui penilaian unjuk kerja dan produk, murid dapat menunjukkan pemahaman tentang respons hidup sebagai orang yang diselamatkan oleh Yesus Kristus melalui presentasi gambar atau doa syukur yang telah dibuat

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa Yesus rela menderita dan mati di kayu salib?
  2. Apa makna kebangkitan Yesus bagi kehidupan kita sebagai orang Kristen?
  3. Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur atas keselamatan yang telah Yesus berikan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama yang dipimpin oleh salah satu murid
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid untuk mengikuti asesmen sumatif
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Apa yang kalian ingat tentang kisah penderitaan, kematian, dan kebangkitan Yesus yang sudah kita pelajari?' untuk mengukur kesiapan murid
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menilai pemahaman murid tentang pengorbanan Yesus dan respons hidup sebagai orang yang diselamatkan
  • Guru menyampaikan tahapan asesmen yang akan dilakukan: tes tertulis, presentasi gambar, dan pembuatan doa syukur

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar soal tes tertulis kepada setiap murid
  • Murid mengerjakan tes tertulis secara mandiri yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang: (1) alasan Yesus menderita dan mati, (2) peristiwa kebangkitan Yesus, (3) makna keselamatan bagi kehidupan manusia, (4) ayat Alkitab yang terkait (Markus 14:43—16:8)
  • Guru memantau proses pengerjaan dan memberikan bantuan minimal hanya jika ada murid yang tidak memahami instruksi soal
  • Murid menyelesaikan tes tertulis dalam waktu 20 menit

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah tes tertulis selesai, guru mengumpulkan lembar jawaban
  • Guru meminta murid mempresentasikan gambar atau karya yang telah mereka buat pada pertemuan sebelumnya (gambar tentang kisah penyaliban, kematian, dan kebangkitan Yesus)
  • Setiap murid secara bergiliran maju ke depan kelas untuk mempresentasikan gambarnya dan menjelaskan: (1) apa yang digambarkan, (2) mengapa peristiwa itu penting, (3) bagaimana peristiwa itu berkaitan dengan kehidupan pribadinya
  • Murid lain mendengarkan dengan seksama dan boleh mengajukan pertanyaan atau memberikan tanggapan
  • Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif untuk setiap presentasi
  • Murid kemudian membuat doa syukur tertulis yang berisi ungkapan terima kasih kepada Allah atas keselamatan melalui Yesus Kristus
  • Doa syukur harus ditulis dengan kata-kata sendiri, menggambarkan pemahaman pribadi tentang pengorbanan Yesus dan komitmen untuk hidup sebagai orang yang sudah diselamatkan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta beberapa murid (3-5 orang) untuk membacakan doa syukur yang telah mereka buat
  • Guru mengajak murid untuk merefleksi proses pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang paling berkesan dari pembelajaran tentang Yesus disalib, mati, dan bangkit? Apa yang masih sulit kalian pahami?'
  • Murid menuliskan refleksi pribadi di lembar yang disediakan tentang: (1) pemahaman baru yang didapat, (2) tantangan yang dihadapi saat belajar, (3) rencana tindakan nyata sebagai respons atas keselamatan yang diterima
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menghayati keselamatan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai pengetahuan kognitif

Penutup:

  • Guru membuat kesimpulan bersama dengan murid tentang pentingnya pengorbanan Yesus dan respons hidup yang seharusnya ditunjukkan
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi mereka dalam asesmen
  • Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan digunakan untuk membantu setiap murid berkembang dalam iman dan pemahaman
  • Guru mengajak murid untuk terus menghidupi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama menggunakan salah satu doa syukur yang dibuat murid atau doa spontan
  • Guru memberikan salam penutup

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat diberikan soal tes tertulis dengan pertanyaan yang lebih sederhana atau dengan pilihan ganda. Murid yang lebih cepat dapat diberikan pertanyaan analisis yang lebih mendalam tentang relevansi pengorbanan Yesus dengan isu kontemporer
  • Proses: Murid yang kesulitan berbicara di depan umum dapat mempresentasikan gambarnya secara tertulis atau dalam kelompok kecil. Murid yang lebih percaya diri dapat diminta menjadi fasilitator diskusi kecil. Waktu pengerjaan tes dapat disesuaikan dengan kecepatan belajar masing-masing
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk ekspresi syukur: doa tertulis, puisi, lagu sederhana, atau gambar dengan caption. Murid yang memiliki kemampuan menulis terbatas dapat membuat doa dengan kalimat lebih pendek namun bermakna

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan untuk mengecek ingatan murid tentang kisah penyaliban, kematian, dan kebangkitan Yesus
  • Pengamatan kesiapan emosional dan mental murid untuk mengikuti asesmen

Proses:

  • Observasi kemandirian murid saat mengerjakan tes tertulis
  • Penilaian kemampuan komunikasi dan pemahaman saat mempresentasikan gambar
  • Pengamatan kreativitas dan kedalaman refleksi saat membuat doa syukur
  • Catatan anekdotal tentang respon dan keterlibatan murid

Akhir:

  • Penilaian tes tertulis dengan kunci jawaban dan skor
  • Penilaian presentasi gambar menggunakan rubrik unjuk kerja
  • Penilaian produk doa syukur menggunakan rubrik produk
  • Refleksi tertulis murid tentang proses pembelajaran

Formatif:

  • Observasi selama murid mengerjakan tes tertulis untuk melihat fokus dan pemahaman
  • Penilaian sejawat saat presentasi gambar dengan lembar checklist sederhana
  • Umpan balik langsung dari guru selama proses presentasi

Sumatif:

  • Tes tertulis tentang alasan Yesus menderita, mati, dan bangkit serta makna keselamatan
  • Penilaian unjuk kerja saat presentasi gambar menggunakan rubrik
  • Penilaian produk doa syukur dengan kriteria kesesuaian isi dan kedalaman pemahaman

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman tentang penderitaan, kematian, dan kebangkitan YesusMurid belum dapat menjelaskan alasan Yesus menderita dan mati, serta makna kebangkitan-NyaMurid dapat menjelaskan sebagian alasan Yesus menderita dan mati, tetapi belum menghubungkan dengan makna keselamatanMurid dapat menjelaskan alasan Yesus menderita, mati, dan bangkit serta makna keselamatan dengan tepatMurid dapat menjelaskan alasan Yesus menderita, mati, dan bangkit serta makna keselamatan dengan tepat dan mendalam, disertai contoh relevan dari kehidupan
Kemampuan presentasi gambarMurid belum dapat menyampaikan penjelasan gambar dengan jelas dan kurang percaya diriMurid dapat menyampaikan penjelasan gambar namun masih terbata-bata dan kurang detailMurid dapat menyampaikan penjelasan gambar dengan jelas, percaya diri, dan menghubungkan dengan makna keselamatanMurid dapat menyampaikan penjelasan gambar dengan sangat jelas, percaya diri, menghubungkan dengan makna keselamatan, dan memberikan refleksi pribadi yang mendalam
Kualitas doa syukurDoa syukur yang dibuat belum menunjukkan pemahaman tentang pengorbanan Yesus dan bersifat umumDoa syukur menunjukkan pemahaman dasar tentang pengorbanan Yesus tetapi belum personal dan mendalamDoa syukur menunjukkan pemahaman tentang pengorbanan Yesus, bersifat personal, dan berisi ungkapan syukur yang tulusDoa syukur menunjukkan pemahaman mendalam tentang pengorbanan Yesus, sangat personal, berisi ungkapan syukur yang tulus, dan komitmen konkret untuk hidup sebagai orang yang diselamatkan
Kreativitas dan orisinalitasKarya yang dibuat sangat sederhana dan kurang menunjukkan usaha kreatifKarya yang dibuat menunjukkan usaha kreatif namun masih terbatas dan kurang orisinalKarya yang dibuat menunjukkan kreativitas dan orisinalitas yang baik sesuai kemampuan usiaKarya yang dibuat sangat kreatif, orisinal, dan menunjukkan kedalaman pemahaman serta penghayatan pribadi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah asesmen yang dirancang sudah mampu mengukur pemahaman murid tentang pengorbanan Yesus dan respons hidup yang seharusnya?
  • Diferensiasi apa yang perlu diperkuat agar semua murid dapat menunjukkan pemahaman terbaiknya?
  • Bagaimana cara saya dapat membuat asesmen lebih bermakna dan tidak hanya mengukur aspek kognitif?
  • Apakah ada murid yang memerlukan dukungan khusus atau pengayaan lebih lanjut?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari pembelajaran tentang pengorbanan Yesus?
  • Bagian mana dari asesmen yang menurutmu paling mudah dan paling sulit? Mengapa?
  • Bagaimana kamu akan menunjukkan rasa syukur atas keselamatan yang Yesus berikan dalam kehidupan sehari-hari?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang Yesus dan keselamatan?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Injil Markus 14:43—16:8
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  4. Lembar soal tes tertulis
  5. Lembar kerja untuk membuat doa syukur
  6. Gambar atau karya murid yang sudah dibuat sebelumnya
  7. Alat tulis: pensil, pulpen, kertas
  8. Rubrik penilaian untuk guru
  9. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.