Modul AjarPertemuan 3Bab 12Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Manfaat Memelihara Alam dan Lingkungan Sekolah serta Proyek Karya Pelestarian

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Manfaat Memelihara Alam dan Lingkungan Sekolah serta Proyek Karya Pelestarian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Manfaat Memelihara Alam dan Lingkungan Sekolah serta Proyek Karya Pelestarian

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 12 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Manfaat Memelihara Alam dan Lingkungan Sekolah serta Proyek Karya Pelestarian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikManfaat Memelihara Alam dan Lingkungan Sekolah serta Proyek Karya Pelestarian
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuliskan minimal tiga manfaat memelihara alam dan lingkungan sekolah bagi kenyamanan dan keselamatan kehidupan bersama
  2. Murid dapat membuat sebuah karya (poster, puisi, atau proyek penghijauan) sebagai bentuk syukur atas alam dan lingkungan sekolah pemberian Allah sekaligus sebagai kampanye memelihara alam

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang akan terjadi jika kita tidak memelihara alam dan lingkungan di sekolah?
  2. Bagaimana caramu bersyukur kepada Allah atas keindahan alam ciptaan-Nya di sekolah?
  3. Siapa yang paling diuntungkan jika lingkungan sekolah kita bersih dan hijau?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa, mengucap syukur atas alam dan lingkungan sekolah yang Allah berikan (5 menit)
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu 'Hai Anak-anak, Muda dan Belia' (KJ 67:1-2) dengan penghayatan penuh sambil merenungkan setiap kata (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Dari lagu tadi, apa yang Allah inginkan dari kita sebagai anak-anak-Nya dalam merawat bumi?' dan mendengarkan beberapa jawaban murid (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan menuliskan manfaat memelihara alam dan lingkungan sekolah, lalu membuat karya kampanye untuk mengajak orang lain ikut melestarikan alam (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan arti 'memelihara' (menjaga, merawat, melindungi), 'alam' (segala yang ada di langit dan bumi), dan 'lingkungan' (segala sesuatu di sekitar kita) dengan bahasa sederhana (3 menit)
  • Guru membacakan Kejadian 2:15 dan Mazmur 24:1 sebagai dasar mandat Allah kepada manusia untuk memelihara alam ciptaan-Nya (2 menit)
  • Guru mengajak murid berdiskusi berpasangan: 'Apa saja contoh kegiatan memelihara alam dan lingkungan yang sudah kita lakukan di sekolah?' Setiap pasangan menuliskan minimal 3 contoh (5 menit)
  • Beberapa pasangan mempresentasikan hasil diskusi, guru mencatat di papan tulis dan memberikan apresiasi (5 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Mengapa kegiatan-kegiatan tadi penting? Apa manfaatnya bagi kita, teman-teman, guru, dan makhluk hidup lain di sekolah?' Murid menyampaikan pendapat secara bergantian (5 menit)
  • Setiap murid menuliskan minimal 3 manfaat memelihara alam dan lingkungan sekolah di buku catatan mereka, misalnya: udara lebih segar, suasana nyaman untuk belajar, mencegah banjir, tersedia tempat teduh, makhluk hidup lain juga terlindungi (7 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan tugas proyek karya: murid akan membuat karya kampanye memelihara alam dalam bentuk poster, puisi, atau rencana proyek penghijauan sebagai wujud syukur dan mengajak orang lain (3 menit)
  • Guru menunjukkan contoh poster sederhana dan membacakan contoh puisi pendek tentang mencintai alam ciptaan Allah (3 menit)
  • Murid memilih salah satu bentuk karya yang ingin mereka buat. Guru memfasilitasi pembentukan kelompok kecil (2-3 orang) bagi yang memilih proyek penghijauan, sementara poster dan puisi dapat dikerjakan individu atau berpasangan (2 menit)
  • Murid mulai membuat karya. Guru berkeliling membimbing, memberi masukan, dan mengamati proses kerja setiap murid/kelompok (15 menit)
  • Murid menyelesaikan karya dan mempersiapkan presentasi singkat (5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setiap murid/kelompok mempresentasikan karyanya di depan kelas. Guru dan murid lain memberikan apresiasi dan saran membangun (10 menit)
  • Guru memajang karya-karya murid di dinding kelas atau area sekolah yang disepakati (3 menit)
  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kamu rasakan saat membuat karya ini? Bagaimana karya ini dapat mengingatkanmu untuk selalu memelihara alam pemberian Allah?' Murid menjawab secara lisan atau menuliskan refleksi singkat (5 menit)
  • Guru menutup dengan mengajak murid berkomitmen menjadi agen perubahan yang melestarikan alam dan lingkungan di sekolah dan di mana saja (2 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab pertanyaan tertulis: 'Sebutkan 3 manfaat memelihara lingkungan sekolah yang paling berkesan bagimu dan jelaskan alasannya' (5 menit)
  • Guru memberikan penguatan: memelihara alam adalah tanggung jawab kita sebagai orang beriman, dan karya yang sudah dibuat adalah wujud syukur kepada Allah (2 menit)
  • Guru mengajak murid berdoa bersama, memohon kekuatan Roh Kudus agar sanggup melaksanakan mandat memelihara alam ciptaan Allah (3 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat diberikan daftar manfaat memelihara alam sebagai panduan. Murid yang lebih cepat dapat diminta menambahkan ayat Alkitab atau data faktual dalam karyanya
  • Proses: Murid visual dapat membuat poster/gambar, murid verbal dapat membuat puisi/slogan, murid kinestetik dapat merancang proyek penghijauan dengan sketsa dan tahapan kerja. Guru memberikan scaffolding lebih intensif bagi murid yang kesulitan memulai
  • Produk: Karya dapat berupa poster sederhana dengan 1-2 gambar dan slogan, puisi 2-4 bait, atau proposal proyek penghijauan 1 halaman. Murid yang lebih mahir dapat membuat video singkat, infografis, atau rencana proyek yang lebih detail

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan setelah menyanyikan lagu: 'Apa yang Allah inginkan dari kita dalam merawat bumi?' untuk mengukur pemahaman awal murid tentang tanggung jawab memelihara alam

Proses:

  • Observasi saat diskusi berpasangan: apakah murid dapat menyebutkan contoh kegiatan memelihara alam di sekolah
  • Pemeriksaan catatan murid: apakah sudah menuliskan minimal 3 manfaat dengan jelas
  • Observasi proses pembuatan karya: apakah murid memahami tujuan karya sebagai kampanye dan wujud syukur
  • Tanya jawab spontan selama guru berkeliling membimbing

Akhir:

  • Penilaian karya kampanye (poster/puisi/proyek penghijauan) dengan rubrik
  • Jawaban tertulis: 'Sebutkan 3 manfaat memelihara lingkungan sekolah yang paling berkesan bagimu dan jelaskan alasannya' untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran
  • Refleksi lisan/tertulis: 'Bagaimana karya ini mengingatkanmu untuk memelihara alam pemberian Allah?'

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi berpasangan dan diskusi kelas
  • Pemeriksaan catatan murid tentang 3 manfaat memelihara alam
  • Observasi proses pembuatan karya: kreativitas, kesesuaian tema, kesungguhan

Sumatif:

  • Penilaian karya akhir (poster/puisi/proyek penghijauan) menggunakan rubrik: kesesuaian tema, kreativitas, pesan kampanye, kerapian
  • Jawaban tertulis pertanyaan refleksi di akhir pembelajaran tentang 3 manfaat memelihara lingkungan sekolah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan menuliskan manfaat memelihara alamMurid belum dapat menuliskan manfaat atau menuliskan kurang dari 2 manfaat dengan penjelasan yang tidak relevanMurid dapat menuliskan 2 manfaat tetapi penjelasannya masih kurang jelas atau kurang relevanMurid dapat menuliskan 3 manfaat dengan penjelasan yang cukup jelas dan relevan bagi kehidupan bersamaMurid dapat menuliskan lebih dari 3 manfaat dengan penjelasan yang sangat jelas, relevan, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang dampak bagi kenyamanan dan keselamatan
Kualitas karya kampanye (kreativitas dan kesesuaian tema)Karya tidak sesuai tema atau tidak menunjukkan upaya kampanye memelihara alam, kurang rapiKarya cukup sesuai tema tetapi masih kurang kreatif atau pesan kampanye belum jelas, kerapian cukupKarya sesuai tema, menunjukkan kreativitas, pesan kampanye jelas mengajak memelihara alam, rapi dan tertataKarya sangat kreatif, pesan kampanye sangat jelas dan menginspirasi, menunjukkan wujud syukur kepada Allah, sangat rapi dan menarik
Refleksi dan kesadaran tanggung jawabMurid belum menunjukkan kesadaran tentang tanggung jawab memelihara alam atau refleksi sangat singkat tanpa maknaMurid mulai menunjukkan kesadaran tetapi refleksi masih dangkal atau hanya menyebutkan fakta tanpa penghayatanMurid menunjukkan kesadaran yang baik tentang tanggung jawab memelihara alam dan refleksi menunjukkan penghayatan pribadiMurid menunjukkan kesadaran mendalam, refleksi sangat bermakna, dan menunjukkan komitmen konkret sebagai wujud iman untuk memelihara alam ciptaan Allah
Partisipasi dan kolaborasiMurid pasif dalam diskusi dan kegiatan kelompok, tidak berkontribusiMurid sesekali berpartisipasi tetapi kontribusi masih minimal, kurang aktif dalam kolaborasiMurid aktif berpartisipasi dalam diskusi dan kolaborasi, memberikan kontribusi yang baikMurid sangat aktif, antusias, memberikan kontribusi bermakna, dan membantu teman lain dalam proses pembelajaran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan baik? Bagian mana yang perlu diperbaiki?
  • Apakah kegiatan pembelajaran sudah menerapkan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan secara seimbang?
  • Bagaimana respons murid terhadap pembuatan karya kampanye? Apakah mereka menunjukkan antusiasme dan pemahaman tentang tanggung jawab memelihara alam?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid? Murid mana yang perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Bagaimana saya dapat mengintegrasikan pembelajaran ini dengan tindakan nyata memelihara lingkungan sekolah secara berkelanjutan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang tanggung jawabmu memelihara alam ciptaan Allah?
  • Bagaimana perasaanmu saat membuat karya kampanye untuk mengajak orang lain mencintai alam?
  • Dari 3 manfaat yang kamu tulis, mana yang paling kamu rasakan di kehidupan sehari-hari di sekolah?
  • Apa yang akan kamu lakukan mulai besok untuk memelihara alam dan lingkungan sekolah dengan lebih baik?
  • Bagaimana karya yang kamu buat dapat mengingatkanmu untuk selalu bersyukur kepada Allah atas alam ciptaan-Nya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Kejadian 2:15, Mazmur 24:1, Mazmur 89:12)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5, Pelajaran 12: Memelihara Alam dan Lingkungan di Sekolah
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 5
  4. Kidung Jemaat (KJ) nomor 67: 'Hai Anak-anak, Muda dan Belia'
  5. Kertas gambar, spidol warna, pensil warna, krayon untuk membuat poster
  6. Kertas untuk menulis puisi
  7. Contoh poster dan puisi tentang pelestarian alam
  8. Papan tulis dan spidol untuk mencatat hasil diskusi
  9. Lingkungan sekolah sebagai objek pengamatan langsung

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.