Modul AjarPertemuan 2Bab 11Fase CSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Yesus Meredakan Angin Ribut: Allah Hadir dalam Fenomena Alam (Matius 8:23–27)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 dengan topik "Yesus Meredakan Angin Ribut: Allah Hadir dalam Fenomena Alam (Matius 8:23–27)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5: Yesus Meredakan Angin Ribut: Allah Hadir dalam Fenomena Alam (Matius 8:23–27)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 11 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Yesus Meredakan Angin Ribut: Allah Hadir dalam Fenomena Alam (Matius 8:23–27)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikYesus Meredakan Angin Ribut: Allah Hadir dalam Fenomena Alam (Matius 8:23–27)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan kembali peristiwa Yesus meredakan angin ribut (Matius 8:23–27) sebagai bukti nyata kehadiran Allah melalui fenomena alam
  2. Murid dapat menghubungkan pesan cerita angin ribut dengan keyakinan bahwa Allah hadir dan berkuasa atas segala fenomena alam yang dialami manusia

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mengalami atau melihat fenomena alam yang membuat kalian takjub atau takut?
  2. Menurut kalian, siapa yang berkuasa atas angin ribut dan ombak besar di laut?
  3. Bagaimana perasaan murid-murid Yesus saat menghadapi angin ribut yang dahsyat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama, menciptakan suasana tenang dan penuh kesadaran akan kehadiran Allah
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang fenomena alam yang pernah dialami (hujan lebat, angin kencang, petir)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami kehadiran dan kuasa Allah melalui kisah Yesus meredakan angin ribut
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid tentang kuasa Allah atas fenomena alam

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan atau menayangkan cerita Matius 8:23–27 dengan intonasi yang ekspresif agar murid dapat merasakan suasana cerita
  • Murid mendengarkan dengan penuh perhatian dan kesadaran, membayangkan peristiwa yang terjadi dalam cerita
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi fenomena alam yang terjadi dalam cerita (angin ribut hebat, ombak besar)
  • Guru menjelaskan arti fenomena alam sebagai peristiwa alami yang tidak dibuat manusia, menggunakan contoh dari kehidupan sehari-hari (cuaca cerah, hujan, angin)
  • Murid berdiskusi kelompok kecil (3-4 orang) untuk menjawab pertanyaan: Apa yang terjadi dalam cerita? Siapa tokohnya? Fenomena alam apa yang muncul? Bagaimana reaksi murid-murid Yesus?
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka, guru memfasilitasi dan meluruskan pemahaman

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membimbing murid menghubungkan cerita dengan kehidupan nyata: 'Kapan kalian pernah merasa takut karena fenomena alam? Apa yang kalian lakukan?'
  • Murid secara individu menulis refleksi singkat di buku catatan tentang satu fenomena alam yang pernah dialami dan bagaimana mereka merasakan kehadiran Allah saat itu
  • Guru mengajak murid menganalisis pesan utama cerita: Yesus berkuasa atas fenomena alam, berarti Allah hadir dan memelihara manusia
  • Murid membuat daftar contoh fenomena alam lainnya (matahari terbit, pelangi, gempa, tsunami) dan mendiskusikan manfaatnya bagi kehidupan manusia
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa yang dapat kita pelajari dari sikap Yesus yang tenang di tengah badai? Bagaimana kita seharusnya bersikap saat menghadapi situasi sulit?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksi pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang paling berkesan dari cerita hari ini? Apa yang kalian pelajari tentang Allah?'
  • Murid menuliskan satu komitmen pribadi tentang bagaimana mereka akan merespons kehadiran Allah dalam fenomena alam (bersyukur, tidak takut berlebihan, percaya pada pemeliharaan Allah)
  • Beberapa murid diminta secara sukarela membagikan refleksi dan komitmen mereka kepada kelas
  • Guru memberikan penguatan: Allah yang mahakuasa hadir melalui fenomena alam, kita dipanggil untuk percaya dan bersyukur dalam segala situasi
  • Murid menuliskan doa syukur singkat atas kemahakuasaan Allah yang memelihara melalui fenomena alam

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menceritakan kembali inti cerita Matius 8:23–27 dengan bahasa sendiri
  • Guru memberikan penguatan terhadap tujuan pembelajaran yang telah dicapai
  • Murid bersama guru menyimpulkan pembelajaran: Allah hadir dan berkuasa atas segala fenomena alam, kita dapat percaya pada pemeliharaan-Nya
  • Guru memberikan tugas mandiri: mengamati satu fenomena alam di rumah dan menuliskan ucapan syukur atas kehadiran Allah melalui fenomena tersebut
  • Pembelajaran ditutup dengan doa syukur dan berkat

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dengan pemahaman cepat dapat membaca langsung teks Alkitab Matius 8:23–27 dari Alkitab mereka; murid yang membutuhkan bantuan dapat mendengarkan cerita dari guru dengan dukungan visual (gambar atau video animasi)
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja dalam kelompok dengan pendampingan guru lebih intensif; murid mandiri dapat langsung menulis refleksi tanpa panduan terstruktur
  • Produk: Murid dapat memilih bentuk respons: menulis refleksi tertulis, menggambar ilustrasi cerita dengan keterangan singkat, atau menceritakan ulang secara lisan dengan rekaman audio

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan fenomena alam (hujan, angin kencang, petir)
  • Pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang kuasa Allah atas alam

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan cerita dengan penuh perhatian
  • Penilaian hasil diskusi kelompok tentang isi cerita Matius 8:23–27
  • Mengamati kemampuan murid menghubungkan cerita dengan pengalaman pribadi
  • Membaca catatan refleksi murid tentang fenomena alam yang dialami

Akhir:

  • Murid menceritakan kembali peristiwa Matius 8:23–27 dengan bahasa sendiri (lisan)
  • Tugas tertulis: menjelaskan hubungan antara cerita dengan keyakinan bahwa Allah hadir dan berkuasa atas fenomena alam
  • Penilaian komitmen pribadi murid dalam merespons kehadiran Allah

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan presentasi
  • Pertanyaan lisan selama proses pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Membaca refleksi tertulis murid tentang pengalaman fenomena alam dan kehadiran Allah

Sumatif:

  • Kemampuan murid menceritakan kembali peristiwa Matius 8:23–27 dengan akurat
  • Tugas tertulis: murid menuliskan hubungan antara cerita angin ribut dengan keyakinan tentang kehadiran dan kuasa Allah atas fenomena alam
  • Penilaian refleksi dan komitmen pribadi murid

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menceritakan kembali peristiwa Matius 8:23–27Murid belum mampu menceritakan peristiwa atau menyebutkan kurang dari 2 unsur cerita (tokoh, peristiwa, fenomena alam)Murid dapat menyebutkan 2-3 unsur cerita tetapi belum runtut atau masih memerlukan banyak bantuan guruMurid dapat menceritakan kembali peristiwa dengan menyebutkan tokoh, fenomena alam, dan tindakan Yesus secara runtut meski masih sederhanaMurid dapat menceritakan kembali peristiwa secara lengkap dan runtut, menjelaskan fenomena alam, reaksi murid-murid Yesus, dan kuasa Yesus dengan bahasa yang jelas
Menghubungkan cerita dengan keyakinan tentang kehadiran AllahMurid belum mampu menghubungkan cerita dengan kehadiran Allah dalam fenomena alamMurid mulai dapat menyebutkan bahwa Allah hadir dalam alam tetapi belum dapat menjelaskan hubungannya dengan ceritaMurid dapat menjelaskan bahwa Yesus meredakan angin ribut menunjukkan Allah berkuasa atas fenomena alamMurid dapat menjelaskan secara mendalam hubungan antara cerita dengan keyakinan bahwa Allah hadir, berkuasa, dan memelihara manusia melalui fenomena alam, serta memberikan contoh kontekstual
Refleksi dan komitmen imanMurid belum mampu merefleksikan pembelajaran atau menulis komitmenMurid menulis refleksi atau komitmen tetapi masih sangat umum dan belum menunjukkan pemahaman mendalamMurid menulis refleksi dan komitmen yang menunjukkan pemahaman tentang kehadiran Allah dan respons pribadi yang tepatMurid menulis refleksi mendalam yang menghubungkan cerita dengan pengalaman pribadi, disertai komitmen konkret untuk percaya dan bersyukur pada Allah dalam segala situasi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami konsep kehadiran Allah melalui fenomena alam dengan baik?
  • Metode dan media apa yang paling efektif membantu murid memahami cerita Matius 8:23–27?
  • Apakah diferensiasi pembelajaran sudah mengakomodasi kebutuhan semua murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar murid semakin yakin pada pemeliharaan Allah?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari cerita Yesus meredakan angin ribut hari ini?
  • Apa yang kamu pelajari tentang kehadiran dan kuasa Allah melalui fenomena alam?
  • Bagaimana kamu akan merespons saat menghadapi fenomena alam atau situasi sulit dalam hidupmu?
  • Apa hal baru yang kamu pahami tentang Allah hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Injil Matius 8:23–27)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5
  4. Gambar atau video animasi tentang Yesus meredakan angin ribut
  5. Foto atau gambar berbagai fenomena alam (hujan, pelangi, matahari terbit, angin, ombak)
  6. Kertas kerja/buku catatan murid
  7. Alat tulis (pensil, pulpen, pensil warna)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.