Modul AjarBab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5 Bab 1: Keluarga adalah Tempat Pertama dan Utama Aku Belajar

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 5 untuk Bab 1 "Keluarga adalah Tempat Pertama dan Utama Aku Belajar", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 5 Bab 1: Keluarga adalah Tempat Pertama dan Utama Aku Belajar

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 5

Bab 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Bab 1 — Keluarga adalah Tempat Pertama dan Utama Aku Belajar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikBab 1 — Keluarga adalah Tempat Pertama dan Utama Aku Belajar
Alokasi Waktu9 JP (9 x 35 menit = 315 menit)
Jumlah Pertemuan3
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 5.1.1 Mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga
  2. TP 5.1.2 Menjelaskan alasan bersyukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga
  3. TP 5.1.3 Menganalisis didikan dan nilai yang dipelajari sebagai wujud karya Allah Pencipta melalui keluarga
  4. TP 5.1.4 Menyajikan ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana cara Allah Pencipta menyatakan pemeliharaan-Nya dalam kehidupanmu sehari-hari melalui orang tua atau keluargamu?
  2. Mengapa kita harus mengucap syukur kepada Allah atas kehadiran keluarga di rumah?
  3. Didikan atau nasihat baik apa saja dari orang tua yang menolong kalian bertumbuh menjadi anak yang beriman?
  4. Bagaimana cara kita menyajikan ungkapan syukur kepada Allah Pencipta yang telah mengaruniakan didikan melalui keluarga?
  5. Bagaimana kita membuktikan bahwa Allah Pencipta benar-benar berkarya melalui kehadiran orang tua dan keluarga kita?
  6. Mengapa didikan dan nasihat yang kita terima di rumah merupakan wujud nyata kasih Allah yang patut kita syukuri?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Mengidentifikasi dan Menjelaskan Alasan Bersyukur atas Karya Allah Pencipta melalui Kehadiran Keluarga — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.1 Mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga
  • TP 5.1.2 Menjelaskan alasan bersyukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak salah satu murid memimpin doa pembuka (5 menit).
  • Guru bersama murid menyanyikan lagu Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ) 289 'Keluarga Hidup Indah' bait 1 untuk mengondisikan suasana hati (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik melalui tanya jawab singkat tentang siapa yang merancang keluarga dan cara Allah berkarya di dalamnya (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga dan menjelaskan alasan bersyukur atas kehadiran keluarga tersebut (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid secara bergantian membaca teks Alkitab Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8 yang menegaskan peran keluarga sebagai tempat utama pengajaran kasih Allah (10 menit).
  • Guru memaparkan konsep bahwa Allah Pencipta hadir dan berkarya mendidik, memelihara, dan melindungi anak melalui orang tua dan anggota keluarga (10 menit).
  • Murid menyimak dan mencermati 4 bentuk nyata karya Allah Pencipta melalui keluarga: (1) Menghadirkan orang tua yang mencukupi kebutuhan jasmani dan rohani, (2) Memberikan perlindungan dan rasa aman di rumah, (3) Mengajarkan firman Tuhan sejak kecil, (4) Memberikan teladan kasih dan pengampunan (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan Lembar Aktivitas 'Teka-Teki Karya Allah' yang berisi 4 kartu pernyataan karya Allah dan 2 kartu pengalih, di mana murid menempelkan hanya kartu yang benar pada kolom 'Karya Allah Pencipta' (5 menit).
  • Daftar kartu aktivitas: Kartu 1: 'Ibu memasak makanan sehat dan merawat saat sakit' (Benar); Kartu 2: 'Ayah mengingatkan untuk berdoa sebelum tidur dan belajar' (Benar); Kartu 3: 'Keluarga membiarkan anak kelaparan di jalanan' (Pengalih); Kartu 4: 'Keluarga mendengarkan dan menghibur saat bersedih' (Benar); Kartu 5: 'Keluarga mengajarkan untuk membenci tetangga' (Pengalih); Kartu 6: 'Orang tua bekerja keras memenuhi perlengkapan sekolah' (Benar) (10 menit).
  • Murid menuliskan secara mandiri minimal 2 alasan logis dan Alkitabiah mengapa kita harus bersyukur kepada Allah atas kehadiran keluarga pada lembar kerja (kriteria: alasan mengaitkan peran keluarga sebagai berkat pemeliharaan/didikan dari Allah Pencipta) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Secara berpasangan, murid saling membacakan hasil identifikasi karya Allah dan alasan bersyukur yang telah ditulis untuk memeriksa kelengkapan jawaban (10 menit).
  • Guru memberikan penguatan dan klarifikasi terhadap alasan-alasan bersyukur yang diutarakan murid berdasarkan Ulangan 6:4-9 (5 menit).

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran bahwa Allah Pencipta berkarya melalui orang tua/keluarga sehingga kita wajib bersyukur kepada-Nya (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas pemahaman murid dan menginformasikan bahwa materi ini akan dilanjutkan dengan menganalisis nilai didikan keluarga pada pertemuan berikutnya, lalu menutup pembelajaran dengan doa syukur (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks bacaan Ulangan 6:4-9 dengan penandaan kata kunci, sedangkan murid yang mandiri membaca teks secara utuh.
  • Proses: Murid yang belum lancar mengidentifikasi dibimbing secara bertahap memilah kartu dengan panduan guru, sementara murid yang cepat diminta mengidentifikasi langsung 4 wujud karya Allah tanpa bantuan kartu.
  • Produk: Murid dapat menuliskan alasan bersyukur dalam bentuk poin-poin sederhana (minimal 2 alasan) atau berupa paragraf utuh (3-4 alasan).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: Guru menanyakan dua pertanyaan pemetaan: (1) 'Siapakah yang menciptakan dan menghadirkan keluarga bagimu?' (Acuan jawaban: Allah Pencipta/Tuhan); (2) 'Sebutkan 1 contoh perbuatan orang tua di rumah yang membuktikan kasih Allah!' (Acuan jawaban: merawat, memasak makanan, menyekolahkan, mendoakan, atau mendidik).

Proses:

  • Observasi pengerjaan pemilahan 6 kartu aktivitas 'Karya Allah Pencipta': Menilai ketepatan memilih 4 kartu benar (Kartu 1: Ibu memasak/merawat; Kartu 2: Ayah mengingatkan berdoa/belajar; Kartu 4: Menghibur saat sedih; Kartu 6: Bekerja keras memenuhi kebutuhan) dan menolak 2 kartu pengalih (Kartu 3: Membiarkan kelaparan; Kartu 5: Mengajarkan membenci tetangga).
  • Pemeriksaan lembar kerja penjelasan tertulis: Menilai apakah murid menuliskan minimal 2 alasan bersyukur yang mengaitkan keluarga sebagai pemberian dan sarana pemeliharaan Allah (Acuan alasan: (1) Karena melalui keluarga Allah mencukupi kebutuhan dan merawat hidup kita; (2) Karena melalui keluarga Allah mendidik kita mengenal firman dan kasih-Nya).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman singkat di penutup: Murid menjawab 1 pertanyaan reflektif ringkas pada selembar kertas: 'Tuliskan 1 alasan utama mengapa kamu bersyukur kepada Allah atas keluargamu!' (Kriteria ketercapaian: menyebutkan rasa terima kasih kepada Allah karena keluarga merupakan berkat pemeliharaan/didikan-Nya).

Formatif:

  • Penilaian proses pemilahan kartu identifikasi karya Allah Pencipta melalui keluarga pada lembar aktivitas.
  • Penilaian penjelasan tertulis alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga pada lembar kerja.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluargaHanya memilih 1 kartu karya Allah dengan tepat dan masih memilih kartu pengalih.Memilih 2-3 kartu karya Allah dengan tepat, namun masih menyertakan 1 kartu pengalih.Memilih seluruh 4 kartu karya Allah dengan tepat (Kartu 1, 2, 4, 6) tanpa memilih kartu pengalih.Memilih seluruh 4 kartu karya Allah dengan tepat tanpa memilih kartu pengalih secara mandiri dan cepat, serta mampu menyebutkan contoh konkret karya Allah di keluarganya sendiri.
Menjelaskan alasan bersyukur atas karya Allah Pencipta melalui keluargaBelum mampu menuliskan alasan bersyukur atau alasan tidak berkaitan dengan karya/pemeliharaan Allah.Menuliskan 1 alasan bersyukur yang mengaitkan peran keluarga sebagai wujud kasih/pemeliharaan Allah.Menjelaskan minimal 2 alasan bersyukur secara logis yang mengaitkan kehadiran keluarga sebagai pemeliharaan dan tempat pengajaran firman dari Allah Pencipta.Menjelaskan lebih dari 2 alasan bersyukur secara mendalam dan runtut dengan mengaitkan kehadiran keluarga sebagai pemeliharaan, perlindungan, dan didikan iman dari Allah Pencipta.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengidentifikasi bahwa kehadiran keluarga merupakan rancangan dan karya pemeliharaan Allah Pencipta?
  • Bagaimana keterlibatan murid dalam aktivitas pemilahan kartu dan penyusunan alasan bersyukur?

Murid:

  • Karya pemeliharaan Allah apa yang paling kamu rasakan melalui orang tuamu di rumah hari ini?
  • Apakah kamu sudah mengucap syukur kepada Allah atas kehadiran orang tua dan saudaramu?

Pertemuan 2 — Menganalisis Didikan dan Nilai serta Menyajikan Ungkapan Syukur atas Karya Allah Pencipta melalui Keluarga — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.3 Menganalisis didikan dan nilai yang dipelajari sebagai wujud karya Allah Pencipta melalui keluarga
  • TP 5.1.4 Menyajikan ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa mengucap syukur atas pimpinan Tuhan dalam kehidupan keluarga masing-masing (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menganalisis didikan dan nilai Kristiani dalam keluarga serta menyajikan ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui kuis lisan cepat tentang contoh nasihat orang tua di rumah dan nilai yang terkandung di dalamnya (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membaca bersama teks Alkitab Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8 untuk memahami perintah Allah agar orang tua mengajarkan kasih kepada Allah berulang-ulang dan anak mendengarkan didikan orang tua (15 menit).
  • Secara bergantian melalui permainan tongkat bergilir ('Estafet Nilai'), murid menyebutkan 1 contoh didikan orang tua di rumah beserta nilai Kristiani yang terkandung di dalamnya berdasarkan teks Alkitab yang dibaca (15 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid secara mandiri menganalisis 4 contoh situasi didikan keluarga pada Lembar Kerja: (1) Skenario A: Ibu mengingatkan berdoa sebelum tidur -> Analisis: Nilai ketaatan/kebergantungan pada Allah; (2) Skenario B: Ayah menasihati agar membagi kue secara adil kepada adik -> Analisis: Nilai kasih/berbagi; (3) Skenario C: Orang tua menegur saat berkata bohong -> Analisis: Nilai kejujuran; (4) Skenario D: Kakek mengajak mengucap salam dengan sopan -> Analisis: Nilai hormat dan sopan santun (20 menit).
  • Murid menyajikan karya ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui didikan keluarga dalam bentuk 'Kartu Komitmen Syukur' yang memuat: (a) doa/ungkapan syukur atas orang tua/keluarga pemberian Allah, dan (b) tekad nyata untuk menaati 2 didikan keluarga dalam kehidupan sehari-hari (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid menempelkan Kartu Komitmen Syukur pada papan refleksi kelas dan mengheningkan cipta sejenak merefleksikan pentingnya menyambut didikan keluarga sebagai wujud karya Allah Pencipta yang memelihara hidup mereka (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali bahwa didikan dan nilai yang diterima dalam keluarga merupakan wujud nyata karya Allah Pencipta yang harus disyukuri melalui ketaatan (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap komitmen murid, memberikan informasi singkat kegiatan pertemuan berikutnya (asesmen sumatif bab), dan menutup sesi dengan doa bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, lembar analisis menyediakan pilihan nilai Kristiani (kasih, kejujuran, ketaatan beribadah, sopan santun) untuk dipasangkan ke skenario didikan; bagi murid mahir, murid menganalisis skenario tambahan dari pengalaman nyata di rumah tanpa daftar pilihan.
  • Proses: Guru memberikan scaffolding terarah kepada murid yang kesulitan menghubungkan didikan orang tua dengan karya Allah Pencipta.
  • Produk: Ungkapan syukur pada Kartu Komitmen dapat disajikan dalam bentuk tulisan puisi pendek syukur, doa tertulis, atau kalimat komitmen berpola terstruktur sesuai kesiapan murid.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan diagnostik lisan: 'Sebutkan 1 nasihat atau ajaran orang tua yang pernah kalian terima dan sebutkan nilai baik apa yang diajarkan dari nasihat tersebut!' (Kriteria penerimaan: murid dapat menyebutkan 1 contoh nasihat konkret di rumah, misalnya 'harus jujur', 'harus berdoa', 'tidak boleh bertengkar', serta nilai kebajikan/Kristiani yang relevan).

Proses:

  • Pemeriksaan ketepatan lembar analisis 4 skenario didikan dan nilai wujud karya Allah: (1) Skenario A -> ketaatan beribadah/berdoa kepada Allah; (2) Skenario B -> kasih/berbagi kepada sesama; (3) Skenario C -> kejujuran; (4) Skenario D -> rasa hormat/sopan santun (acuan: tepat mengidentifikasi minimal 3 dari 4 kaitan didikan dan nilai dengan tepat).
  • Pengamatan penyajian Kartu Komitmen Syukur atas karya Allah melalui keluarga (kriteria penerimaan: memuat kalimat ungkapan syukur kepada Allah atas keluarga dan minimal 2 tekad nyata menaati didikan keluarga).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman tertulis singkat (2 soal): (1) 'Mengapa didikan orang tua di rumah disebut sebagai wujud karya Allah Pencipta?' (Acuan jawaban: Karena Allah memakai orang tua/keluarga sebagai wakil-Nya untuk mendidik, mengajar, dan menanamkan nilai-nilai kasih Allah kepada anak); (2) 'Tuliskan 1 contoh komitmenmu untuk taat pada didikan orang tua minggu ini!' (Kriteria penerimaan: memuat tindakan ketaatan konkret sehari-hari, misal mendengarkan nasihat tanpa membantah atau belajar tertib).

Formatif:

  • Penilaian proses analisis lembar kerja skenario didikan dan nilai Kristiani
  • Penilaian unjuk kerja produk penyajian Kartu Komitmen Syukur

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menganalisis didikan dan nilai keluarga sebagai wujud karya AllahBelum mampu mengaitkan skenario didikan keluarga dengan nilai Kristiani yang tepat (0-1 dari 4 skenario tepat).Mampu mengaitkan 2 dari 4 skenario didikan keluarga dengan nilai Kristiani wujud karya Allah secara tepat.Mampu mengaitkan 3 dari 4 skenario didikan keluarga dengan nilai Kristiani wujud karya Allah secara tepat.Mampu mengaitkan seluruh 4 skenario didikan keluarga dengan nilai Kristiani wujud karya Allah secara tepat dan mandiri.
Menyajikan ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui keluargaBelum menyajikan ungkapan syukur dan belum mencantumkan tekad ketaatan pada karya kreatifnya.Menyajikan ungkapan syukur kepada Allah namun belum memuat tekad nyata menaati didikan keluarga.Menyajikan ungkapan syukur kepada Allah yang memuat 1 tekad nyata menaati didikan keluarga.Menyajikan ungkapan syukur kepada Allah yang memuat secara lengkap minimal 2 tekad nyata menaati didikan keluarga secara mandiri dan runtut.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas analisis skenario dan pembuatan kartu komitmen efektif membantu murid menyadari bahwa didikan keluarga adalah cara Allah Pencipta berkarya?
  • Apakah alokasi waktu 105 menit memadai bagi seluruh murid untuk menyelesaikan penyajian komitmen syukur mereka secara mendalam?

Murid:

  • Nasihat orang tua mana yang paling berkesan bagimu sebagai tanda kasih Allah dalam hidupmu?
  • Apakah kamu merasa terbantu untuk lebih taat kepada orang tua setelah membuat kartu komitmen syukur ini?

Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 5.1.1 Mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga
  • TP 5.1.2 Menjelaskan alasan bersyukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga
  • TP 5.1.3 Menganalisis didikan dan nilai yang dipelajari sebagai wujud karya Allah Pencipta melalui keluarga
  • TP 5.1.4 Menyajikan ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, memimpin doa pembukaan singkat, dan memeriksa kehadiran murid (5 menit).
  • Guru menjelaskan tujuan sesi asesmen sumatif bab 1 dan membacakan petunjuk umum pengerjaan tugas individual tanpa saling berdiskusi (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Asesmen Sumatif Tertulis Bagian I dan II, lalu membacakan instruksi pengerjaan: Bagian I menjelaskan 2 alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga; Bagian II menganalisis 3 situasi didikan/nasihat keluarga untuk menemukan nilai Kristiani yang terkandung serta wujud tindakannya (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Murid secara mandiri mengerjakan tes tertulis Bagian I dan II pada lembar kerja selama 40 menit. Soal Bagian I (Alasan bersyukur): (1) 'Jelaskan mengapa kehadiran anggota keluarga merupakan tanda karya Allah Pencipta!' (Acuan: murid menjelaskan bahwa keluarga dirancang Allah sebagai tempat pertama menerima kasih sayang, perlindungan, dan pemeliharaan hidup); (2) 'Jelaskan alasan kita wajib bersyukur kepada Allah atas keluarga kita!' (Acuan: murid menjelaskan rasa syukur karena Allah memelihara pertumbuhan fisik dan rohani melalui orang tua/wali). Soal Bagian II (Analisis didikan & nilai): Murid menganalisis 3 situasi rincian berikut: Situasi A 'Ibu mengingatkan agar membagi kue sama rata kepada adik' (Kunci analisis: Nilai kasih/keadilan/berbagi; Wujud tindakan: membagi makanan secara adil tanpa bertengkar); Situasi B 'Ayah membimbing berdoa dan membaca Alkitab sebelum tidur' (Kunci analisis: Nilai kesetiaan/ketaatan beribadah kepada Allah sesuai Ulangan 6:5-7; Wujud tindakan: disiplin saat mezbah keluarga/doa); Situasi C 'Orang tua menegur ketika berbohong mengenai nilai ulangan' (Kunci analisis: Nilai kejujuran/kebenaran sesuai Amsal 1:8; Wujud tindakan: mengakui kesalahan dan berkata jujur) (40 menit).
  • Pelaksanaan paralel Tugas Produk & Tanya Jawab Lisan (40 menit): Seluruh murid secara mandiri menyusun dan menyelesaikan teks 'Kartu Komitmen Ungkapan Syukur' di mejanya masing-masing dengan menuliskan janji ketaatan kepada orang tua dan doa syukur kepada Allah. Secara bergiliran, guru memanggil 1 per 1 murid ke meja guru untuk tanya jawab lisan selama 1,5 menit (total antrean 28 murid selesai dalam 42 menit, dialokasikan 40 menit di kelas). Pertanyaan lisan guru: 'Sebutkan 2 bukti nyata karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluargamu sehari-hari!' (Acuan jawaban lisan yang diterima: Allah menyediakan makanan/pakaian melalui kerja keras orang tua; Allah memberi tempat tinggal yang aman; Allah memberi orang tua yang mendidik dan mendoakan; Allah memberi saudara yang menemani bertumbuh) (40 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengumpulkan lembar kerja tertulis, mengonfirmasi kelengkapan kartu komitmen, dan memberikan instruksi tugas tindak lanjut di rumah: murid membawa pulang kartu komitmen untuk diserahkan kepada orang tua/wali, dibacakan di rumah, serta ditandatangani orang tua sebagai bukti penyerahan ungkapan syukur (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan umum atas kejujuran dan ketertiban seluruh murid selama sesi asesmen sumatif bab 1 berlangsung (3 menit).
  • Guru bersama murid mengakhiri seluruh rangkaian pembelajaran Bab 1 dengan doa penutup dan ucapan syukur atas karya Allah dalam keluarga (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Tidak ada diferensiasi materi pada sesi sumatif; materi dan butir asesmen sama untuk seluruh murid.
  • Proses: Pemberian perpanjangan waktu membaca atau pembacaan ulang butir soal secara verbal bagi murid dengan hambatan membaca tanpa mengubah substansi pertanyaan.
  • Produk: Format penulisan kartu komitmen dapat disesuaikan menggunakan tulisan tangan berbingkai sederhana atau kartu cetak bergaris sesuai kenyamanan motorik murid.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis-penugasan analisis dan unjuk kerja produk kreatif disertai tanya jawab lisan: lembar kerja analisis tertulis mengenai karya Allah serta kartu komitmen ungkapan syukur yang dikonfirmasi melalui tanya jawab lisan singkat
  • tes tertulis dan penugasan analisis: lembar kerja yang memuat uraian tertulis alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga serta tabel analisis didikan dan nilai kristiani yang dipelajari dari keluarga, dikerjakan serentak oleh seluruh murid (45 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran dan rubrik analisis nilai)
  • penilaian produk dan tes lisan bergiliran: kartu komitmen kreatif berisi ungkapan syukur atas karya Allah dalam keluarga serta jawaban lisan 1,5 menit per murid di meja guru untuk mengidentifikasi bentuk karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarganya (45 menit / 1,5 menit = 30 antrean, muat untuk 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk dan lembar observasi tanya jawab lisan)
  • penilaian artefak tindak lanjut di rumah: lembar refleksi penyerahan kartu komitmen ungkapan syukur kepada anggota keluarga yang disertai umpan balik/tanda tangan orang tua (15 menit; individual; instrumen: lembar cek verifikasi penyampaian ungkapan syukur keluarga)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis-penugasan analisis dan unjuk kerja produk kreatif disertai tanya jawab lisan: lembar kerja analisis tertulis mengenai karya Allah serta kartu komitmen ungkapan syukur yang dikonfirmasi melalui tanya jawab lisan singkat
  • tes tertulis dan penugasan analisis: lembar kerja yang memuat uraian tertulis alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga serta tabel analisis didikan dan nilai kristiani yang dipelajari dari keluarga, dikerjakan serentak oleh seluruh murid (45 menit; individual; instrumen: pedoman penskoran dan rubrik analisis nilai)
  • penilaian produk dan tes lisan bergiliran: kartu komitmen kreatif berisi ungkapan syukur atas karya Allah dalam keluarga serta jawaban lisan 1,5 menit per murid di meja guru untuk mengidentifikasi bentuk karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarganya (45 menit / 1,5 menit = 30 antrean, muat untuk 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk dan lembar observasi tanya jawab lisan)
  • penilaian artefak tindak lanjut di rumah: lembar refleksi penyerahan kartu komitmen ungkapan syukur kepada anggota keluarga yang disertai umpan balik/tanda tangan orang tua (15 menit; individual; instrumen: lembar cek verifikasi penyampaian ungkapan syukur keluarga)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga (TP 5.1.1 - Lisan)Belum mampu menyebutkan bentuk karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga walau dipandu pertanyaan lisan.Menyebutkan 1 dari 2 bentuk karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga sesuai daftar acuan pemeliharaan/didikan/kasih sayang.Menyebutkan 2 bentuk karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga dengan tepat sesuai daftar acuan pemeliharaan, didikan, atau kasih sayang orang tua.Menyebutkan lebih dari 2 bentuk karya Allah Pencipta melalui kehadiran keluarga dengan tepat dan lancar secara mandiri.
Menjelaskan alasan bersyukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga (TP 5.1.2 - Tertulis)Belum mampu menuliskan alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga secara tepat.Menjelaskan 1 alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga sesuai acuan peran keluarga sebagai pemelihara hidup pemberian Allah.Menjelaskan 2 alasan bersyukur atas karya Allah melalui keluarga secara tepat dan jelas sesuai acuan rancangan pemeliharaan Allah.Menjelaskan 2 alasan bersyukur atas karya Allah secara mendalam, runut, dan menyeluruh mencakup dimensi pemeliharaan fisik dan rohani.
Menganalisis didikan dan nilai sebagai wujud karya Allah melalui keluarga (TP 5.1.3 - Tertulis)Belum mampu menganalisis nilai Kristiani maupun wujud tindakan dari ketiga situasi didikan yang disajikan.Tepat menganalisis nilai Kristiani dan wujud tindakan pada 1 dari 3 situasi (Situasi A berbagi, B ibadah, atau C kejujuran).Tepat menganalisis nilai Kristiani dan wujud tindakan pada minimal 2 dari 3 situasi (Situasi A berbagi/kasih, Situasi B ibadah/ketaatan, Situasi C kejujuran/kebenaran).Tepat menganalisis nilai Kristiani dan wujud tindakan pada seluruh 3 situasi (Situasi A: kasih/berbagi; Situasi B: ibadah/ketaatan; Situasi C: kejujuran) secara lengkap.
Menyajikan ungkapan syukur atas karya Allah Pencipta melalui keluarga (TP 5.1.4 - Produk & Tindak Lanjut)Belum menyajikan teks komitmen syukur pada kartu komitmen dan tidak menyerahkan lembar tindak lanjut.Menyajikan teks kartu komitmen ungkapan syukur namun belum memuat komitmen taat pada nasihat orang tua secara jelas.Menyajikan kartu komitmen berisi ungkapan syukur dan komitmen taat kepada nasihat orang tua, serta melengkapinya dengan verifikasi tanda tangan orang tua di rumah.Menyajikan kartu komitmen berisi ungkapan syukur dan komitmen tindakan konkret yang sangat jelas, disertai catatan reflektif umpan balik dan tanda tangan orang tua dari rumah.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu tes tertulis (40 menit) dan antrean tanya jawab lisan (40 menit) berjalan tertib dan mencukupi untuk seluruh murid?
  • Bagian asesmen mana yang paling menunjukkan pemahaman mendalam murid tentang kehadiran Allah di tengah keluarganya?

Murid:

  • Apakah aku sudah mengerjakan tugas asesmen ini dengan jujur dan bersungguh-sungguh?
  • Bagaimana perasaanku saat menuliskan komitmen untuk taat kepada orang tua sebagai tanda syukurku kepada Allah?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V (Kemendikbudristek, 2021)
  4. Buku Nyanyian Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ) No. 289
  5. Lembar Aktivitas dan Set Kartu 'Teka-Teki Karya Allah'
  6. Alkitab (Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8)
  7. Lembar Kerja Analisis Skenario Didikan Keluarga
  8. Kertas karton/kartu warna, spidol/pensil warna untuk Kartu Komitmen Syukur
  9. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Norita Yudiet Tompah, Kemendikbudristek 2021.
  10. Buku Panduan Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas V, Norita Yudiet Tompah, Kemendikbudristek 2021.
  11. Alkitab (Kitab Ulangan 6:4-9 dan Amsal 1:8).
  12. Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bab 1 (Bagian I Uraian, Bagian II Tabel Analisis Situasi).
  13. Kertas Kartu Komitmen Ungkapan Syukur dan Lembar Verifikasi Tanda Tangan Orang Tua.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.