Modul AjarBab 4Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4 Bab 4: Allah adalah Gembalaku yang Baik

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 untuk Bab 4 "Allah adalah Gembalaku yang Baik", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4 Bab 4: Allah adalah Gembalaku yang Baik

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Bab 4 — Allah adalah Gembalaku yang Baik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikBab 4 — Allah adalah Gembalaku yang Baik
Alokasi Waktu9 JP (9 x 35 menit = 315 menit)
Jumlah Pertemuan3
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 4.4.1 Mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya berdasarkan Mazmur 23
  2. TP 4.4.2 Menceritakan pengalaman pemeliharaan Allah pada dirinya yang mencerminkan peran Allah sebagai Gembala
  3. TP 4.4.3 Menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya yang membimbing kehidupannya
  4. TP 4.4.4 Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya melalui karya kreatif bertema Allah Gembalaku yang Baik

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas✓
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang dilakukan seorang gembala saat domba-dombanya merasa lapar, haus, atau tersesat?
  2. Bagaimana cara Allah memelihara dan menjaga hidup kita setiap hari seperti yang tertulis dalam Mazmur 23?
  3. Melalui siapa sajakah Allah bekerja untuk merawat, membimbing, dan melindungi kita di rumah dan di sekolah?
  4. Pernahkah kamu merasa ditolong atau dijaga oleh Tuhan ketika sedang merasa takut, sedih, atau membutuhkan sesuatu?
  5. Bagaimana caramu menceritakan dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Allah yang telah menjadi Gembalamu yang baik melalui sebuah karya?
  6. Bagaimana caramu membuktikan bahwa Allah benar-benar hadir memelihara hidupmu setiap hari?
  7. Mengapa kehadiran orang tua, guru, dan sahabat merupakan bukti nyata dari pemeliharaan Allah Sang Gembala yang Baik?
  8. Karya apa yang dapat kamu buat untuk mengungkapkan rasa syukur dan pengakuan bahwa Tuhan adalah Gembalamu yang setia?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Mengidentifikasi Bentuk Pemeliharaan Allah pada Dirinya Berdasarkan Mazmur 23 dan Menyebutkan Wujud Pemeliharaan Allah Melalui Orang Sekitar — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.4.1 Mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya berdasarkan Mazmur 23
  • TP 4.4.3 Menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya yang membimbing kehidupannya

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid, mengajak berdoa bersama yang dipimpin salah satu murid, dan memeriksa kehadiran kelas (5 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat melalui 4 pertanyaan lisan untuk mengecek kesiapan pemahaman awal: (1) Siapakah tokoh Alkitab yang menulis kidung Tuhan adalah Gembalaku? [Acuan: Daud / Raja Daud]; (2) Sebutkan satu hal yang dilakukan gembala kepada dombanya menurut Mazmur 23! [Acuan: membaringkan di padang rumput hijau / membimbing ke air tenang / menuntun di jalan benar / melindungi dengan gada dan tongkat]; (3) Siapakah orang di rumah yang Tuhan pakai untuk merawatmu setiap hari? [Acuan: orang tua / ayah / ibu / kakek / nenek / wali]; (4) Sebutkan satu bimbingan yang kamu terima dari guru di sekolah! [Acuan: diajari membaca dan berhitung / diajari ilmu pengetahuan / dinasihati agar tertib dan rukun] (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid membaca teks Alkitab Mazmur 23:1–6 secara bersama-sama, kemudian bersama guru mengidentifikasi 4 bentuk pemeliharaan Allah: (1) Pemenuhan kebutuhan hidup jasmani dan ketenangan (ayat 1–2: rumput hijau dan air tenang); (2) Bimbingan hidup di jalan yang benar serta penyegaran jiwa (ayat 3); (3) Perlindungan dan pertolongan saat takut atau berada dalam bahaya/lembah kekelaman (ayat 4); (4) Kelimpahan berkat, kebajikan, dan kasih setia seumur hidup (ayat 5–6) (15 menit).
  • Murid menyimak paparan materi tentang bagaimana Allah bekerja memelihara manusia melalui kehadiran orang-orang di sekitar yang membimbing kehidupannya: (1) Orang tua yang membimbing, merawat, dan mencukupi kebutuhan di rumah; (2) Guru di sekolah yang membimbing pengetahuan, keterampilan, dan disiplin; (3) Guru Sekolah Minggu/Pendeta yang membimbing iman dan pengenalan firman Tuhan; (4) Teman/sahabat yang saling menemani belajar dan mengingatkan kebaikan (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan memainkan permainan kartu edukatif 'Jejak Domba Ceria', yaitu memasangkan 4 kartu situasi nyata dengan kartu bentuk pemeliharaan Mazmur 23 yang tepat pada papan klasifikasi. Butir kartu situasi: (Kartu A) 'Tuhan memberiku makanan bergizi dan tempat istirahat' -> berpasangan dengan Mazmur 23:1–2 [Pemenuhan kebutuhan]; (Kartu B) 'Tuhan menasihatiku agar tidak berbohong dan tetap jujur' -> berpasangan dengan Mazmur 23:3 [Bimbingan di jalan benar]; (Kartu C) 'Tuhan melindungiku saat merasa cemas dan takut sendirian di kegelapan' -> berpasangan dengan Mazmur 23:4 [Perlindungan dari bahaya]; (Kartu D) 'Tuhan melimpahkan kesehatan, keluarga baik, dan sukacita' -> berpasangan dengan Mazmur 23:5–6 [Kelimpahan berkat]. Guru berkeliling memberikan konfirmasi ketepatan pasangan kartu (15 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Aktivitas 'Wujud Pemeliharaan Allah di Sekitarku' dengan menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui 4 figur pembimbing dalam hidupnya: (1) Menyebutkan wujud pemeliharaan melalui orang tua [Acuan: menyiapkan makanan/pakaian, mendidik di rumah, merawat saat sakit]; (2) Menyebutkan wujud pemeliharaan melalui guru sekolah [Acuan: mengajarkan pelajaran, melatih keterampilan, menasihati agar taat tata tertib]; (3) Menyebutkan wujud pemeliharaan melalui guru Sekolah Minggu/pemimpin agama [Acuan: mengajarkan firman Tuhan/Alkitab, melatih berdoa, membimbing hidup beriman]; (4) Menyebutkan wujud pemeliharaan melalui sahabat/teman [Acuan: menemani belajar bersama, mengingatkan untuk berbuat baik, menolong saat kesulitan belajar] (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid melakukan hening sejenak dalam suasana berkesadaran, menyadari betapa besarnya kasih Allah sebagai Gembala yang Baik yang selalu hadir menjaga dirinya secara langsung maupun lewat bimbingan orang-orang terdekat, lalu menuliskan satu kalimat komitmen syukur pribadi di buku tulis [Kriteria komitmen: memuat ungkapan terima kasih kepada Allah atas perlindungan-Nya dan kerelaan mendengarkan bimbingan orang tua atau guru] (15 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan 4 bentuk pemeliharaan Allah dalam Mazmur 23 dan 4 wujud pemeliharaan Allah melalui orang sekitar, kemudian melakukan cek pemahaman lisan singkat: (1) Apa bentuk pemeliharaan Allah saat kita berjalan di lembah kelam/takut bahaya menurut Mazmur 23:4? [Acuan: Allah menyertai, melindungi, dan menghibur dengan gada dan tongkat-Nya]; (2) Sebutkan wujud bimbingan yang diberikan guru sekolah sebagai alat pemeliharaan Allah! [Acuan: mengajar ilmu pengetahuan, melatih keterampilan, dan membimbing perilaku berdisiplin] (10 menit).
  • Guru memberikan umpan balik apresiatif atas ketertiban dan ketepatan belajar murid, menyampaikan informasi bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan menceritakan pengalaman pribadi dan merancang karya kreatif, serta menutup pertemuan dengan doa syukur bersama (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks Mazmur 23 yang dilengkapi garis bawah pada kata kunci pemeliharaan (rumput hijau, air tenang, jalan benar, gada dan tongkat, piala melimpah), sedangkan murid yang cepat diberikan teks penuh tanpa tanda bantu.
  • Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibantu guru dengan panduan pertanyaan bertahap saat melengkapi lembar aktivitas wujud pemeliharaan orang sekitar, sedangkan murid yang lebih cepat diarahkan melengkapi minimal 2 contoh wujud konkret untuk masing-masing figur pembimbing secara mandiri.
  • Produk: Tingkat kedalaman pengerjaan lembar kerja disesuaikan: murid reguler melengkapi 1 wujud bimbingan per figur secara tepat, sedangkan murid dengan pencapaian tinggi melengkapi 2 wujud bimbingan yang berbeda untuk setiap figur.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik lisan 4 butir pertanyaan di awal pembelajaran: (1) Tokoh penulis kidung Mazmur 23 [Acuan: Daud / Raja Daud]; (2) Tindakan gembala dalam Mazmur 23 [Acuan: membaringkan di padang rumput hijau / membimbing ke air tenang / menuntun ke jalan benar / melindungi dari bahaya]; (3) Figur pemelihara di rumah [Acuan: orang tua / ayah / ibu / kakek / nenek / wali]; (4) Wujud bimbingan guru di sekolah [Acuan: mengajar membaca-menulis / mengajarkan budi pekerti / mendidik aturan disiplin].

Proses:

  • Observasi formatif terhadap ketepatan pasangan kartu pada permainan 'Jejak Domba Ceria' (4 pasangan: Mazmur 23:1–2 untuk pemenuhan kebutuhan, Mazmur 23:3 untuk bimbingan di jalan benar, Mazmur 23:4 untuk perlindungan bahaya, Mazmur 23:5–6 untuk kelimpahan berkat)
  • Pemeriksaan ketepatan isian lembar aktivitas 'Wujud Pemeliharaan Allah di Sekitarku' yang memuat 4 figur pembimbing (orang tua, guru sekolah, guru sekolah minggu, dan sahabat/teman)

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir sesi pembelajaran: (1) Bentuk pemeliharaan Allah saat berada di lembah kekelaman menurut Mazmur 23:4 [Acuan: penyertaan dan perlindungan Allah dari bahaya]; (2) Wujud bimbingan guru sekolah sebagai alat pemeliharaan Allah [Acuan: membimbing pengetahuan dan menasihati sikap tertib/disiplin].

Formatif:

  • Penilaian proses unjuk kerja klasifikasi kartu bentuk pemeliharaan Mazmur 23
  • Penilaian lembar aktivitas mandiri menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui orang sekitar

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 (TP 4.4.1)Belum mampu mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 atau hanya tepat memasangkan 1 dari 4 kartu situasi (pemenuhan kebutuhan, bimbingan jalan benar, perlindungan bahaya, kelimpahan berkat) meski dengan bimbingan penuh guru.Mampu mengidentifikasi 2 dari 4 bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 secara tepat pada kartu situasi (pemenuhan kebutuhan, bimbingan jalan benar, perlindungan bahaya, kelimpahan berkat) dengan arahan guru.Mampu mengidentifikasi 3 dari 4 bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 secara tepat pada kartu situasi (pemenuhan kebutuhan, bimbingan jalan benar, perlindungan bahaya, kelimpahan berkat) secara mandiri.Mampu mengidentifikasi seluruh 4 bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 secara tepat pada kartu situasi (pemenuhan kebutuhan, bimbingan jalan benar, perlindungan bahaya, kelimpahan berkat) secara tepat dan mandiri tanpa kesalahan.
Menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang sekitar yang membimbing kehidupannya (TP 4.4.3)Belum mampu menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang sekitar atau hanya menyebutkan wujud untuk 1 dari 4 figur pembimbing (orang tua, guru sekolah, guru sekolah minggu, teman) dengan bantuan guru.Mampu menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran 2 dari 4 figur pembimbing di sekitarnya (orang tua, guru sekolah, guru sekolah minggu, teman) sesuai acuan tugas.Mampu menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran 3 dari 4 figur pembimbing di sekitarnya (orang tua, guru sekolah, guru sekolah minggu, teman) secara tepat dan mandiri.Mampu menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran seluruh 4 figur pembimbing di sekitarnya (orang tua, guru sekolah, guru sekolah minggu, teman) secara tepat, lengkap, dan mandiri tanpa kekeliruan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu 105 menit cukup efektif untuk memfasilitasi pemahaman isi Mazmur 23 dan pemetaan peran orang-orang sekitar?
  • Bagaimana keterlibatan aktif murid saat memainkan permainan kartu edukatif berpasangan?
  • Apakah ada murid yang masih kesulitan mengaitkan konsep gembala dalam Mazmur 23 dengan pemeliharaan Allah dalam kehidupan nyata?

Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari tentang kasih Allah sebagai Gembala yang Baik dari Mazmur 23 hari ini?
  • Siapakah orang di sekitarmu yang paling sering membimbingmu saat kamu menghadapi kesulitan belajar atau berbuat salah?
  • Bagaimana caramu menunjukkan rasa terima kasih kepada Allah yang telah memberikan orang tua dan guru yang merawatmu?

Pertemuan 2 — Menceritakan Pengalaman Pemeliharaan Allah sebagai Gembala (Unjuk Kerja 16 Murid) dan Menunjukkan Pengakuan Pemeliharaan Allah Melalui Karya Kreatif — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.4.2 Menceritakan pengalaman pemeliharaan Allah pada dirinya yang mencerminkan peran Allah sebagai Gembala
  • TP 4.4.4 Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya melalui karya kreatif bertema Allah Gembalaku yang Baik

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid, mengajak berdoa bersama, memeriksa kehadiran, dan menyanyikan lagu rohani 'Tuhan adalah Gembalaku' secara bersama-sama (5 menit).
  • Guru mengaitkan pembelajaran pertemuan sebelumnya tentang Mazmur 23 dengan kehidupan murid hari ini, serta menyampaikan bahwa hari ini 16 murid akan menceritakan pengalaman pemeliharaan Allah dan seluruh murid akan membuat karya kreatif pengakuan syukur (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan mengenai kesiapan murid menceritakan pengalaman pribadi ditolong Tuhan dan pemahaman bentuk karya yang ingin dibuat (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid mencermati pemaparan guru tentang contoh cerita pengalaman konkret pemeliharaan Allah sebagai Gembala (contoh: perlindungan saat takut akan kegelapan/sakit, kecukupan kebutuhan makanan/sekolah, atau bimbingan keluar dari kesulitan) dan mengidentifikasi peran Gembala yang tercermin di dalamnya (7 menit).
  • Murid mencermati petunjuk pembuatan karya kreatif pengakuan pemeliharaan Allah bertema 'Allah Gembalaku yang Baik' dengan opsi pilihan bentuk karya: puisi syukur 4 baris, gambar bercerita dengan kalimat pengakuan, atau kartu ucapan syukur bergambar (8 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara mandiri menuangkan pengakuan pemeliharaan Allah ke dalam bentuk karya kreatif pilihan masing-masing (menulis puisi syukur, menggambar peristiwa pemeliharaan Allah disertai kalimat pengakuan, atau membuat kartu ucapan syukur bertema 'Allah Gembalaku yang Baik') di lembar gambar/kertas karton yang disediakan (25 menit).
  • Pelaksanaan unjuk kerja bercerita lisan bagi 16 murid giliran pertama di hadapan kelas/guru mengenai pengalaman nyata pemeliharaan Allah pada dirinya yang mencerminkan peran Allah sebagai Gembala (masing-masing sekitar 1,5 hingga 2 menit), sementara murid lainnya fokus menuntaskan detail karya kreatif mereka (30 menit).

Merefleksi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Murid berpasangan saling memperlihatkan karya kreatif yang dibuat dan menceritakan secara singkat satu hal yang paling disyukuri atas pemeliharaan Allah dalam hidup mereka (5 menit).
  • Guru memfasilitasi refleksi kelas untuk memaknai bagaimana bimbingan dan pemeliharaan Allah Gembala yang Baik senantiasa nyata mendampingi hidup anak-anak dalam segala keadaan (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran mengenai pentingnya mengingat dan mengakui pemeliharaan Allah Sang Gembala yang baik dalam kehidupan sehari-hari melalui perkataan dan karya nyata (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik apresiatif atas cerita 16 murid dan penyelesaian karya kreatif seluruh murid, mengingatkan bahwa 12 murid sisanya akan bercerita pada pertemuan berikutnya (sesi asesmen sumatif), lalu mengakhiri kelas dengan doa syukur (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu panduan alur cerita berisi 3 pertanyaan penuntun (Kapan peristiwa terjadi? Apa bantuan Allah? Mengapa Allah disebut Gembala baik?). Murid mahir diberikan keleluasaan menghubungkan pengalamannya dengan ayat Mazmur 23 yang paling berkesan.
  • Proses: Saat pengerjaan karya, guru memberikan bimbingan individual bagi murid yang kesulitan merangkai kalimat pada karya kreatifnya, sementara murid yang sudah selesai lebih awal dapat membantu menata ruang pajang mini karya di meja kelas.
  • Produk: Murid bebas memilih bentuk karya kreatif untuk menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah: menggambar situasi pemeliharaan Allah disertai kalimat pengakuan, menulis puisi 4 baris, atau membuat kartu ucapan syukur bergambar.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik kesiapan bercerita dan berkarya melalui 2 pertanyaan lisan: (1) 'Siapa yang pernah merasakan pertolongan Allah saat sedang takut, sedih, atau sakit?' (kriteria penerimaan: murid dapat menyebutkan satu situasi konkret di mana ia merasa ditolong atau disembuhkan Allah); (2) 'Bentuk karya apa yang ingin kamu buat hari ini untuk berterima kasih kepada Allah Gembala yang Baik?' (kriteria penerimaan: murid dapat menentukan pilihan antara menggambar cerita, menulis puisi, atau membuat kartu ucapan syukur).

Proses:

  • Formatif unjuk kerja bercerita (16 murid): Pengamatan kesesuaian cerita pengalaman pribadi dengan peran Allah sebagai Gembala (kriteria: memuat peristiwa nyata, menyebutkan pertolongan/pemeliharaan Allah seperti melindungi, mencukupkan, atau menuntun, dan disampaikan secara mandiri).
  • Formatif produk karya kreatif: Pengamatan pengerjaan karya bertema 'Allah Gembalaku yang Baik' (kriteria: karya memuat identitas Allah sebagai Gembala dan memuat kalimat/unsur pengakuan rasa syukur atas pemeliharaan Allah bagi dirinya).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman dan umpan balik di penutup: Murid menunjukkan karya kreatifnya dan menjawab 1 pertanyaan refleksi singkat guru: 'Mengapa kita perlu terus mengingat bahwa Allah adalah Gembala kita yang baik?' (kriteria penerimaan acuan: murid menjawab bahwa Allah selalu menjaga, melindungi, mencukupkan kebutuhan, dan tidak meninggalkan anak-anak-Nya).

Formatif:

  • Unjuk kerja lisan: Menceritakan pengalaman pemeliharaan Allah sebagai Gembala (16 murid)
  • Penilaian produk: Karya kreatif pengakuan pemeliharaan Allah bertema 'Allah Gembalaku yang Baik'
  • Catatan anekdotal pengamatan keaktifan dan refleksi berpasangan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menceritakan Pengalaman Pemeliharaan Allah sebagai Gembala (TP 4.4.2)Belum mampu menceritakan pengalaman pribadi pemeliharaan Allah, cerita belum memuat peran Allah sebagai Gembala dan membutuhkan bimbingan penuh dari guru untuk menyampaikan satu kalimat.Menceritakan pengalaman pribadi namun belum jelas mengaitkannya dengan peran Allah sebagai Gembala (hanya menceritakan peristiwa umum), serta membutuhkan dorongan pertanyaan pancingan berulang dari guru.Menceritakan pengalaman pribadi nyata yang mencerminkan peran Allah sebagai Gembala (melindungi, mencukupkan kebutuhan, atau menuntun keluar dari kesulitan) secara runtut dan mandiri.Menceritakan pengalaman pribadi nyata yang mencerminkan peran Allah sebagai Gembala secara runtut, lengkap (ada peristiwa, wujud pertolongan Allah, dan maknanya bagi dirinya), serta disampaikan secara mandiri dan penuh keyakinan iman.
Menunjukkan Pengakuan Pemeliharaan Allah Melalui Karya Kreatif (TP 4.4.4)Karya kreatif belum sesuai tema 'Allah Gembalaku yang Baik' dan belum memuat unsur pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya.Karya kreatif sesuai tema 'Allah Gembalaku yang Baik', namun unsur pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya belum tertulis/tergambar jelas (hanya menyalin judul atau gambar tanpa pesan pengakuan pribadi).Karya kreatif sesuai tema 'Allah Gembalaku yang Baik' dan memuat pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya secara jelas melalui tulisan ungkapan syukur atau gambar bercerita.Karya kreatif sangat selaras dengan tema 'Allah Gembalaku yang Baik', memuat pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya secara mendalam dan utuh (memuat sebutan Allah Gembala dan ungkapan syukur yang spesifik atas perlindungan/pemeliharaan-Nya).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pengelolaan waktu unjuk kerja bercerita bagi 16 murid berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas pengerjaan karya kreatif murid lainnya?
  • Bagaimana respons murid dalam mengekspresikan imannya melalui karya kreatif pilihan mereka?
  • Apakah bimbingan individual yang diberikan telah membantu murid yang ragu-ragu dalam menceritakan pengalamannya?

Murid:

  • Bagian mana dari pengalaman pemeliharaan Allah yang paling membuatmu merasa bersyukur dan tenang?
  • Apakah kamu merasa senang dan puas dengan karya kreatif yang kamu buat hari ini untuk mengungkapkan terima kasih kepada Tuhan Gembalamu?

Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 4.4.1 Mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya berdasarkan Mazmur 23
  • TP 4.4.2 Menceritakan pengalaman pemeliharaan Allah pada dirinya yang mencerminkan peran Allah sebagai Gembala
  • TP 4.4.3 Menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya yang membimbing kehidupannya
  • TP 4.4.4 Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah pada dirinya melalui karya kreatif bertema Allah Gembalaku yang Baik

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam hangat, memimpin doa pembukaan, memeriksa kehadiran 28 murid, serta mengondisikan ruang kelas agar tertib, tenang, dan siap untuk pelaksanaan asesmen sumatif akhir bab (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan dan alur kegiatan asesmen sumatif Bab 4 yang mencakup tiga bagian terpadu: tes tertulis isian singkat (pemeliharaan Allah melalui orang sekitar), pembuatan karya kreatif visual/puisi (pengakuan Allah Gembalaku yang Baik), dan unjuk kerja lisan bercerita bergiliran bagi 12 murid yang belum tampil pada pertemuan sebelumnya (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan lembar tes tertulis isian singkat dan lembar kerja karya kreatif, kemudian menjelaskan petunjuk pengerjaan tugas secara rinci dan berkesadaran: alokasi waktu tiap tugas, tata cara pengisian, kriteria ketercapaian, serta membangun rasa percaya diri murid bahwa asesmen ini merupakan sarana mengapresiasi pembelajaran mereka tentang Allah Sang Gembala (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh 28 murid mengerjakan Tugas 1 (Tes Tertulis Isian Singkat) secara mandiri dan serentak pada lembar tes yang memuat 4 butir soal mengenai wujud pemeliharaan Allah melalui orang-orang di sekitarnya: (1) wujud pemeliharaan Allah melalui orang tua [acuan: merawat saat sakit, mencukupi kebutuhan makan/minum/pakaian, menasihati agar berbuat benar]; (2) wujud pemeliharaan Allah melalui guru [acuan: membimbing dan mengajar di sekolah, mendidik budi pekerti, menolong saat kesulitan belajar]; (3) wujud pemeliharaan Allah melalui teman sebaya [acuan: menghibur saat sedih, bermain/belajar bersama dengan rukun, menolong saat terjatuh]; (4) wujud pemeliharaan Allah melalui sesama/anggota masyarakat seperti dokter/polisi/tetangga [acuan: mengobati orang sakit, menjaga keamanan lingkungan, saling membantu saat musibah] (22 menit).
  • Seluruh 28 murid secara mandiri mengerjakan Tugas 2 (Penilaian Produk Karya Kreatif) secara serentak di meja masing-masing dengan memilih salah satu media: membuat ilustrasi gambar berpola bertema Allah Gembalaku yang Baik yang memuat figur gembala dan domba disertai kalimat pengakuan iman singkat (misalnya: 'Tuhan Yesus Gembalaku, aku tidak takut karena Tuhan menjagaku'), atau menyusun puisi sederhana 2 bait (4-8 baris) berisi ungkapan syukur atas pemeliharaan Allah Sang Gembala dalam hidupnya (33 menit).
  • Pelaksanaan Tugas 3 (Unjuk Kerja Lisan Berkelanjutan bagi 12 Murid Tersisa): Guru memanggil 12 murid secara bergantian ke meja asesmen guru untuk menyampaikan unjuk kerja lisan selama maksimal 2 menit per murid yang mencakup 2 kompetensi terpadu: mengidentifikasi minimal 2 bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 [acuan: membimbing ke padang rumput hijau, membimbing ke air yang tenang, menuntun di jalan yang benar, menyertai dalam lembah kekelaman/melindungi dari bahaya, menyediakan hidangan, melimpahkan berkat] dan menceritakan 1 pengalaman pribadi pemeliharaan Allah sebagai Gembala [acuan: situasi butuh pertolongan/cemas, tindakan pemeliharaan Allah yang dialami, dan ungkapan syukur]; sementara 16 murid lainnya yang telah dinilai pada pertemuan sebelumnya tetap duduk tenang menyempurnakan pewarnaan atau bait puisi karya kreatifnya secara hening (30 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid secara mandiri membaca dan memberi tanda centang pada lembar refleksi diri berkesadaran yang menanyakan ketenangan hati, kejujuran saat mengerjakan tugas asesmen, serta komitmen pribadi untuk senantiasa taat dan bersyukur dipimpin oleh Allah Sang Gembala yang Baik (4 menit).

Penutup:

  • Guru menginstruksikan seluruh murid mengumpulkan lembar jawaban isian singkat dan artefak karya kreatif di meja guru secara teratur dan tertib, serta memastikan nama dan nomor presensi telah tercantum lengkap (2 menit).
  • Guru memberikan umpan balik apresiatif atas kesungguhan, kejujuran, dan ketenangan seluruh murid dalam menyelesaikan rangkaian asesmen sumatif bab, menegaskan kembali kasih setia Allah sebagai Gembala Agung yang selalu memelihara hidup mereka, serta menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Memberikan lembar tes tertulis dengan ukuran teks yang lebih besar bagi murid yang memiliki hambatan penglihatan ringan tanpa mengubah substansi butir pertanyaan.
  • Proses: Memberikan fleksibilitas urutan bagi murid dalam memilih menggambar ilustrasi berpola atau menulis puisi pada tugas karya kreatif sesuai dengan minat ekspresi dirinya, dengan tetap mengacu pada kriteria penilaian yang setara.
  • Produk: Format karya kreatif disediakan dalam dua pilihan produk setara bobot: lembar berpola ilustrasi visual bertema Gembala Baik atau lembar bergaris untuk penulisan puisi bertema Gembala Baik.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan mental dan pemahaman instruksi asesmen sumatif melalui satu pertanyaan apersepsi terarah: 'Sebutkan satu kata kunci dalam Kitab Mazmur 23 yang melambangkan sosok pemelihara hidup kita!' (Acuan jawaban benar: Gembala, Tuhan, Allah, atau Yesus).

Proses:

  • Pengamatan keteraturan dan kemandirian pengerjaan asesmen sumatif menggunakan lembar observasi ketertiban kelas (memastikan seluruh murid bekerja secara jujur, mandiri tanpa berdiskusi jawaban dengan teman, dan fokus menyelesaikan tugas pada batas waktu yang ditetapkan).

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis serentak, penilaian produk kreatif serentak, dan unjuk kerja bercerita bergiliran terencana: lembar tes tertulis berisi isian wujud pemeliharaan Allah melalui orang sekitar; karya visual/puisi bertema Allah Gembalaku yang Baik; serta penyampaian lisan pengalaman pemeliharaan Allah sebagai Gembala berlandaskan Mazmur 23
  • tes tertulis serentak: 28 murid masing-masing mengerjakan lembar isian singkat secara serentak selama 25 menit; instrumen mengukur kemampuan menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya (orang tua, guru, sesama) yang membimbing kehidupannya. Guru mengawasi dan memeriksa artefak lembar jawaban sesudah kegiatan menggunakan kunci jawaban dan rubrik penskoran. (25 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran isian singkat)
  • penilaian produk serentak: 28 murid membuat karya kreatif visual (gambar berseri/ilustrasi berpola) atau puisi sederhana bertema 'Allah Gembalaku yang Baik' secara serentak selama 40 menit di kelas, yang menunjukkan pengakuan iman atas pemeliharaan Allah pada dirinya. Guru mengawasi proses pengerjaan dan menilai artefak karya sesudah kegiatan menggunakan rubrik produk kreatif. (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk karya kreatif (kesesuaian tema Mazmur/Gembala dan ekspresi pengakuan pemeliharaan Allah))
  • unjuk kerja bercerita dan identifikasi bergiliran: Pengumpulan bukti unjuk kerja lisan yang menilai 2 kompetensi terpadu: mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah dari teks Mazmur 23 dan menceritakan pengalaman pribadi pemeliharaan Allah sebagai Gembala yang Baik. Pada pertemuan 2 (saat TP 2 dilatih), sebanyak 16 murid telah dinilai secara bergiliran (16 murid × 2 menit = 32 menit + 4 menit transisi/catat = 36 menit). Sisanya, 12 murid dinilai pada slot sumatif akhir ini: 12 murid × 2 menit per murid = 24 menit + 6 menit transisi dan pencatatan = 30 menit <= 40 menit alokasi slot akhir. Murid lain yang tidak sedang maju menyempurnakan atau merapikan artefak karya kreatif mandiri. (40 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja lisan dua kriteria (akurasi identifikasi Mazmur 23 dan kedalaman refleksi pengalaman pribadi))

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis serentak, penilaian produk kreatif serentak, dan unjuk kerja bercerita bergiliran terencana: lembar tes tertulis berisi isian wujud pemeliharaan Allah melalui orang sekitar; karya visual/puisi bertema Allah Gembalaku yang Baik; serta penyampaian lisan pengalaman pemeliharaan Allah sebagai Gembala berlandaskan Mazmur 23
  • tes tertulis serentak: 28 murid masing-masing mengerjakan lembar isian singkat secara serentak selama 25 menit; instrumen mengukur kemampuan menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya (orang tua, guru, sesama) yang membimbing kehidupannya. Guru mengawasi dan memeriksa artefak lembar jawaban sesudah kegiatan menggunakan kunci jawaban dan rubrik penskoran. (25 menit; individual; instrumen: kunci jawaban dan rubrik penskoran isian singkat)
  • penilaian produk serentak: 28 murid membuat karya kreatif visual (gambar berseri/ilustrasi berpola) atau puisi sederhana bertema 'Allah Gembalaku yang Baik' secara serentak selama 40 menit di kelas, yang menunjukkan pengakuan iman atas pemeliharaan Allah pada dirinya. Guru mengawasi proses pengerjaan dan menilai artefak karya sesudah kegiatan menggunakan rubrik produk kreatif. (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian produk karya kreatif (kesesuaian tema Mazmur/Gembala dan ekspresi pengakuan pemeliharaan Allah))
  • unjuk kerja bercerita dan identifikasi bergiliran: Pengumpulan bukti unjuk kerja lisan yang menilai 2 kompetensi terpadu: mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah dari teks Mazmur 23 dan menceritakan pengalaman pribadi pemeliharaan Allah sebagai Gembala yang Baik. Pada pertemuan 2 (saat TP 2 dilatih), sebanyak 16 murid telah dinilai secara bergiliran (16 murid × 2 menit = 32 menit + 4 menit transisi/catat = 36 menit). Sisanya, 12 murid dinilai pada slot sumatif akhir ini: 12 murid × 2 menit per murid = 24 menit + 6 menit transisi dan pencatatan = 30 menit <= 40 menit alokasi slot akhir. Murid lain yang tidak sedang maju menyempurnakan atau merapikan artefak karya kreatif mandiri. (40 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja lisan dua kriteria (akurasi identifikasi Mazmur 23 dan kedalaman refleksi pengalaman pribadi))

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui orang sekitar (TP 4.4.3 - Tes Tertulis Isian Singkat)Belum mampu menyebutkan wujud pemeliharaan Allah melalui orang sekitar secara tepat (0 butir dijawab tepat sesuai daftar acuan).Menyebutkan dengan tepat 1 sampai 2 wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran kelompok orang sekitar (orang tua, guru, teman sebaya, sesama) sesuai daftar acuan: (1) orang tua merawat/mencukupi; (2) guru mengajar/mendidik; (3) teman menghibur/menolong; (4) sesama/dokter/polisi menolong/menjaga.Menyebutkan dengan tepat 3 dari 4 wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran kelompok orang sekitar (orang tua, guru, teman sebaya, sesama) sesuai daftar acuan: (1) orang tua merawat/mencukupi; (2) guru mengajar/mendidik; (3) teman menghibur/menolong; (4) sesama/dokter/polisi menolong/menjaga.Menyebutkan dengan tepat seluruh 4 wujud pemeliharaan Allah melalui kehadiran seluruh kelompok orang sekitar secara lengkap sesuai daftar acuan: (1) orang tua merawat/mencukupi kebutuhan; (2) guru mengajar/mendidik budi pekerti; (3) teman menghibur/menolong dalam pergaulan; (4) sesama/dokter/polisi menolong/menjaga keamanan.
Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah melalui karya kreatif (TP 4.4.4 - Produk Gambar/Puisi)Karya yang dibuat belum menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah dan tidak memenuhi ketiga kriteria acuan (tema tidak sesuai Mazmur/Gembala, tidak ada simbol/figur gembala-domba, dan tidak memuat kalimat pengakuan/syukur).Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah dengan hanya memenuhi 1 dari 3 kriteria acuan karya: (1) tema selaras dengan Mazmur 23/Gembala yang Baik; (2) memuat simbol/figur gembala dan domba atau perlindungan Allah; (3) memuat kalimat/bait pengakuan iman atau rasa syukur atas pemeliharaan Allah.Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah dengan memenuhi 2 dari 3 kriteria acuan karya: (1) tema selaras dengan Mazmur 23/Gembala yang Baik; (2) memuat simbol/figur gembala dan domba atau perlindungan Allah; (3) memuat kalimat/bait pengakuan iman atau rasa syukur atas pemeliharaan Allah.Menunjukkan pengakuan pemeliharaan Allah secara utuh dan mendalam dengan memenuhi seluruh 3 kriteria acuan karya: (1) tema selaras dengan Mazmur 23/Gembala yang Baik; (2) memuat simbol/figur gembala dan domba atau perlindungan Allah secara jelas; (3) memuat kalimat/bait pengakuan iman dan rasa syukur pribadi yang tulus atas pemeliharaan Allah.
Mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 (TP 4.4.1 - Unjuk Kerja Lisan)Belum mampu mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah dari Mazmur 23 secara tepat walaupun telah diberi pemantik oleh guru (0 bentuk teridentifikasi tepat).Mengidentifikasi bentuk pemeliharaan Allah dari Mazmur 23 namun baru tepat setelah diberikan arahan/pemantik oleh guru, atau hanya menyebutkan 1 bentuk secara tepat sesuai daftar acuan teks Mazmur 23: membimbing ke rumput hijau (mencukupkan makanan), ke air tenang (memberi ketenangan), menuntun jalan benar, menyertai dalam lembah kelam (melindungi dari bahaya), menyediakan hidangan, atau melimpahkan berkat minyak/piala.Mengidentifikasi dengan tepat 1 bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 secara mandiri menggunakan bahasanya sendiri sesuai daftar acuan teks Mazmur 23 (rumput hijau/makan-minum, air tenang/damai, jalan benar, perlindungan lembah kelam, hidangan, atau kelimpahan berkat).Mengidentifikasi minimal 2 bentuk pemeliharaan Allah berdasarkan Mazmur 23 secara tepat dan mandiri menggunakan bahasanya sendiri sesuai daftar acuan teks Mazmur 23 (rumput hijau/makan-minum, air tenang/damai, jalan benar, perlindungan lembah kelam, hidangan, atau kelimpahan berkat).
Menceritakan pengalaman pemeliharaan Allah sebagai Gembala (TP 4.4.2 - Unjuk Kerja Lisan)Belum mampu menceritakan pengalaman pribadi pemeliharaan Allah (cerita tidak relevan atau tidak memenuhi kriteria acuan).Menceritakan pengalaman pribadi dengan hanya memenuhi 1 dari 3 kriteria acuan cerita: (1) menyebutkan situasi nyata saat membutuhkan pertolongan atau merasa takut/cemas; (2) menghubungkan peristiwa tersebut dengan tindakan pemeliharaan/penjagaan Allah sebagai Gembala; (3) menyampaikan rasa syukur atas perlindungan Allah tersebut.Menceritakan pengalaman pribadi secara mandiri dengan memenuhi 2 dari 3 kriteria acuan cerita: (1) menyebutkan situasi nyata saat membutuhkan pertolongan atau merasa takut/cemas; (2) menghubungkan peristiwa tersebut dengan tindakan pemeliharaan/penjagaan Allah sebagai Gembala; (3) menyampaikan rasa syukur atas perlindungan Allah tersebut.Menceritakan pengalaman pribadi secara runtut dan mandiri dengan memenuhi seluruh 3 kriteria acuan cerita: (1) menyebutkan situasi nyata saat membutuhkan pertolongan atau merasa takut/cemas; (2) menghubungkan peristiwa tersebut dengan tindakan pemeliharaan/penjagaan Allah sebagai Gembala secara jelas; (3) menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pemeliharaan Allah tersebut.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu untuk pengerjaan tes tertulis, pembuatan karya kreatif, dan giliran unjuk kerja lisan 12 murid berjalan tepat waktu dan kondusif?
  • Bagaimana tingkat kemandirian dan kejujuran murid selama pelaksanaan ketiga bentuk asesmen sumatif berlangsung?
  • Apakah bukti artefak dan rekaman lisan yang terkumpul telah memberikan gambaran yang akurat mengenai pemahaman murid terhadap pemeliharaan Allah sebagai Gembala yang Baik?

Murid:

  • Bagian tugas mana yang paling membuatmu merasa bersyukur mengenal Tuhan sebagai Gembalamu yang Baik?
  • Apakah kamu dapat menyelesaikan lembar isian dan karya kreatifmu dengan jujur, tertib, dan mandiri hari ini?
  • Bagaimana kamu akan mengingat pemeliharaan Allah Sang Gembala saat menghadapi rasa takut atau kesulitan di masa depan?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Kitab Mazmur 23
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek RI, 2021)
  3. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek RI, 2021)
  4. Set kartu edukatif 'Jejak Domba Ceria' (4 kartu situasi dan 4 kartu ayat Mazmur 23)
  5. Lembar Aktivitas Murid 'Wujud Pemeliharaan Allah di Sekitarku'
  6. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021)
  7. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021)
  8. Buku gambar/kertas karton tebal, pensil warna, krayon, spidol warna
  9. Teks lirik lagu 'Tuhan adalah Gembalaku'
  10. Lembar Asesmen Tertulis Isian Singkat Wujud Pemeliharaan Allah
  11. Lembar Pola Karya Kreatif Bergambar dan Kertas Pembuatan Puisi
  12. Pensil warna, krayon, dan alat tulis murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.