Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif: Allah Memeliharaku dan Semua Anak

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Asesmen Sumatif: Allah Memeliharaku dan Semua Anak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Asesmen Sumatif: Allah Memeliharaku dan Semua Anak

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif: Allah Memeliharaku dan Semua Anak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAsesmen Sumatif: Allah Memeliharaku dan Semua Anak
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahaman bahwa Allah memelihara semua anak tanpa terkecuali dengan menuliskan refleksi pribadi secara tertulis.
  2. Murid dapat mempresentasikan karya kreatif (puisi, gambar, atau cerita) yang menggambarkan pemeliharaan Allah dalam hidupnya sebagai wujud syukur.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu merasa Allah hadir dan menolong kamu di saat kamu menghadapi kesulitan? Ceritakan pengalamanmu!
  2. Menurutmu, apakah Allah hanya memelihara anak-anak yang baik saja, atau semua anak tanpa terkecuali? Mengapa?
  3. Bagaimana caramu mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas semua yang sudah Dia berikan dalam hidupmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama: 'Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu dalam hidup kami. Tolong kami agar hari ini kami dapat mengungkapkan rasa syukur kami kepada-Mu. Amin.'
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru membagikan selembar kertas kecil dan meminta murid menuliskan satu kalimat pendek tentang 'Bukti Allah memeliharaku minggu ini adalah ...' (dikumpulkan guru sebagai data kesiapan belajar).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik kepada murid dan mempersilakan 2–3 murid berbagi jawaban singkat secara lisan.
  • Guru menjelaskan tujuan pertemuan hari ini: murid akan menunjukkan pemahaman mereka tentang pemeliharaan Allah melalui tulisan refleksi dan karya kreatif, sebagai bentuk asesmen sumatif Bab 3.
  • Guru mengingatkan kembali secara singkat pokok-pokok pelajaran Bab 3 (Matius 6:25–34, Allah sebagai Gembala yang baik, Allah memelihara semua anak) melalui tanya-jawab kilat selama ±3 menit.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan ulang penggalan Matius 6:25–34 secara ekspresif, kemudian mengajukan pertanyaan lisan: 'Apa yang Yesus katakan tentang bunga bakung dan burung di udara? Apa hubungannya dengan diri kita?'
  • Murid diminta mengingat dan menyebutkan (secara lisan bergantian) minimal tiga bukti dari pelajaran sebelumnya bahwa Allah memelihara semua anak tanpa terkecuali.
  • Guru merangkum jawaban murid di papan tulis dalam bentuk poin-poin singkat sebagai 'pengingat' sebelum murid memulai asesmen sumatif.
  • Guru menjelaskan dua tugas asesmen sumatif yang akan dikerjakan: (1) menulis refleksi pribadi, dan (2) membuat atau mempresentasikan karya kreatif.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Tugas 1 — Refleksi Tertulis (±20 menit): Murid mengerjakan secara mandiri lembar refleksi yang telah disiapkan guru. Lembar refleksi berisi: (a) 'Tuliskan pengalamanmu yang membuktikan Allah memelihara hidupmu!' (minimal 3 kalimat), (b) 'Mengapa Allah memelihara semua anak, termasuk dirimu?' (minimal 2 kalimat), (c) 'Apa yang ingin kamu lakukan sebagai tanda syukur atas pemeliharaan Allah?' (minimal 1 kalimat).
  • Guru berkeliling kelas dan memberikan umpan balik lisan yang mendorong murid tanpa memberikan jawaban, misalnya: 'Sudah bagus, coba ceritakan lebih detail pengalamannya.'
  • Tugas 2 — Karya Kreatif (±15 menit): Murid mempresentasikan atau menyelesaikan karya kreatif yang menggambarkan pemeliharaan Allah. Murid boleh memilih: (a) Puisi syukur minimal 4 baris, (b) Gambar dengan keterangan tertulis minimal 2 kalimat, atau (c) Cerita pendek pengalaman nyata dipelihara Allah minimal 5 kalimat.
  • Setelah selesai, murid yang sudah siap maju ke depan kelas untuk mempresentasikan karya kreatifnya secara singkat (1–2 menit per murid). Guru mengatur giliran agar tidak semua maju sekaligus; prioritaskan murid yang berani sukarela terlebih dahulu.
  • Murid yang belum mendapat giliran presentasi mendengarkan dan mencatat satu hal yang mereka kagumi dari karya temannya di buku catatan masing-masing.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid untuk sejenak hening (±1 menit) sambil memejamkan mata dan membayangkan momen ketika mereka paling merasakan pemeliharaan Allah dalam hidupnya.
  • Guru mempersilakan 2–3 murid berbagi kesan singkat: 'Setelah menulis refleksi dan membuat karya tadi, apa yang paling kamu sadari tentang pemeliharaan Allah?'
  • Guru memberikan apresiasi menyeluruh kepada semua murid atas usaha dan keberanian mereka mengungkapkan syukur melalui tulisan dan karya.
  • Murid mengisi lembar penilaian diri singkat (3 pertanyaan pilihan: Sudah paham / Mulai paham / Belum paham) yang disiapkan guru, sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan inti pelajaran: Allah memelihara semua anak tanpa terkecuali, termasuk kita, dan kita merespons pemeliharaan itu dengan rasa syukur melalui perbuatan nyata.
  • Guru memberikan pesan penutup yang menguatkan: 'Kalian semua adalah anak-anak yang dikasihi Allah. Tidak ada satu pun dari kalian yang luput dari pemeliharaan-Nya.'
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta mendiskusikan isi refleksinya bersama orang tua di rumah dan menceritakan satu bukti pemeliharaan Allah yang dialami keluarga mereka.
  • Murid dan guru menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama: 'Tuhan Yesus, terima kasih atas pemeliharaan-Mu yang sempurna. Ajarlah kami untuk selalu bersyukur dan mengandalkan-Mu setiap hari. Amin.'
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat diberikan lembar refleksi dengan kalimat pemandu (scaffolding) seperti: 'Allah memeliharaku dengan cara...' dan 'Aku bersyukur karena...' agar memudahkan mereka memulai tulisan.
  • Proses: Murid yang sudah siap lebih cepat (fast learner) dapat menyelesaikan dua jenis karya kreatif (misalnya puisi sekaligus gambar) atau membantu teman yang kesulitan dengan cara mendampingi dan memberi semangat (bukan mengerjakan).
  • Produk: Murid dengan keterbatasan menulis dapat menyampaikan refleksinya secara lisan kepada guru atau merekamnya sebagai audio/video singkat. Karya kreatif juga dapat berupa kolase atau karya tangan lainnya jika murid memiliki keterbatasan dalam menulis atau menggambar.

ASESMEN

Awal:

  • Murid menuliskan satu kalimat pendek di kertas kecil: 'Bukti Allah memeliharaku minggu ini adalah ...' — guru menggunakannya untuk mengidentifikasi pemahaman awal dan kesiapan belajar murid sebelum asesmen sumatif dimulai.
  • Tanya-jawab lisan melalui pertanyaan pemantik (2–3 menit) untuk mengaktifkan skema pengetahuan murid tentang pemeliharaan Allah dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Proses:

  • Observasi dan catatan anekdot saat tanya-jawab kilat: guru mencatat murid yang aktif menjawab dan yang perlu didampingi.
  • Umpan balik lisan bersifat feedforward saat murid mengerjakan lembar refleksi: guru berkeliling dan memberi dorongan spesifik tanpa memberikan jawaban.
  • Pemantauan progres karya kreatif: guru mencatat murid yang sudah selesai dan yang masih membutuhkan bimbingan selama sesi berkarya.
  • Lembar penilaian diri murid (3 item: Sudah paham / Mulai paham / Belum paham) yang diisi di akhir tahap Merefleksi.

Akhir:

  • Penilaian lembar refleksi tertulis murid berdasarkan rubrik 4 level (aspek: Pemahaman Konsep tentang pemeliharaan Allah dan Kedalaman Refleksi Pribadi).
  • Penilaian karya kreatif (puisi/gambar/cerita) berdasarkan rubrik 4 level (aspek: Kesesuaian Tema dengan pemeliharaan Allah dan Ekspresi Syukur).
  • Penilaian presentasi karya kreatif berdasarkan rubrik 4 level (aspek: Keberanian Menyampaikan dan Kejelasan Komunikasi).

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama tanya-jawab kilat di tahap Memahami menggunakan catatan anekdot guru.
  • Umpan balik lisan dari guru saat murid mengerjakan lembar refleksi tertulis.
  • Penilaian diri murid (self-assessment) menggunakan lembar 3 pertanyaan pilihan di tahap Merefleksi.
  • Catatan apresiasi murid terhadap karya teman sebagai penilaian sejawat informal.

Sumatif:

  • Penilaian produk: Lembar refleksi tertulis murid dinilai menggunakan rubrik aspek Pemahaman Konsep dan aspek Kedalaman Refleksi.
  • Penilaian produk: Karya kreatif (puisi/gambar/cerita) dinilai menggunakan rubrik aspek Kesesuaian Tema dan aspek Ekspresi Syukur.
  • Penilaian kinerja: Presentasi karya kreatif dinilai menggunakan rubrik aspek Keberanian dan Kejelasan Komunikasi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Konsep (Refleksi Tertulis)Murid tidak dapat menuliskan bukti atau alasan pemeliharaan Allah, atau tulisan tidak berkaitan dengan topik.Murid menuliskan 1 bukti pemeliharaan Allah namun masih sangat umum dan tidak dihubungkan dengan pengalaman pribadi.Murid menuliskan 2–3 bukti pemeliharaan Allah dan menghubungkannya dengan pengalaman pribadi dengan cukup jelas.Murid menuliskan 3 atau lebih bukti pemeliharaan Allah secara spesifik, menghubungkannya dengan pengalaman pribadi secara mendalam, dan menjelaskan mengapa Allah memelihara semua anak tanpa terkecuali.
Kedalaman Refleksi Pribadi (Refleksi Tertulis)Murid tidak menuliskan refleksi pribadi atau hanya menyalin kalimat dari buku tanpa ekspresi pribadi.Murid menuliskan satu kalimat refleksi yang menunjukkan sedikit keterlibatan personal.Murid menuliskan refleksi pribadi yang menunjukkan kesadaran tentang pemeliharaan Allah dan menyebutkan tindakan syukur yang ingin dilakukan.Murid menuliskan refleksi pribadi yang mendalam, menunjukkan kesadaran penuh tentang pemeliharaan Allah dalam hidupnya, menyebutkan tindakan syukur yang konkret dan spesifik.
Kesesuaian Tema (Karya Kreatif)Karya tidak berkaitan dengan tema pemeliharaan Allah atau syukur.Karya sedikit berkaitan dengan tema pemeliharaan Allah namun masih samar dan tidak jelas pesannya.Karya cukup jelas menggambarkan tema pemeliharaan Allah dan mengandung pesan syukur yang dapat dipahami.Karya sangat jelas dan kaya dalam menggambarkan pemeliharaan Allah, mengandung pesan syukur yang kuat, dan menunjukkan orisinalitas ekspresi murid.
Ekspresi Syukur (Karya Kreatif)Karya tidak menunjukkan ekspresi syukur sama sekali.Karya menunjukkan sedikit ekspresi syukur yang masih sangat umum.Karya menunjukkan ekspresi syukur yang cukup tulus dan dapat dikaitkan dengan pengalaman nyata murid.Karya menunjukkan ekspresi syukur yang sangat tulus, personal, dan mendalam, mencerminkan penghayatan murid atas pemeliharaan Allah dalam hidupnya.
Keberanian dan Kejelasan Komunikasi (Presentasi)Murid tidak mau atau tidak dapat mempresentasikan karya di depan kelas.Murid mempresentasikan karya dengan suara sangat pelan dan tampak tidak percaya diri; pesan sulit dipahami.Murid mempresentasikan karya dengan cukup percaya diri, suara cukup jelas, dan pesan karya dapat dipahami teman-teman.Murid mempresentasikan karya dengan percaya diri, suara jelas, ekspresi yang sesuai, dan mampu menjelaskan makna karya serta kaitannya dengan pemeliharaan Allah secara meyakinkan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menuliskan refleksi pribadi yang menunjukkan pemahaman bahwa Allah memelihara semua anak? Murid mana yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu untuk Tugas 1 (refleksi tertulis) dan Tugas 2 (karya kreatif + presentasi) sudah seimbang dan cukup? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Apakah strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini berhasil menjangkau murid dengan berbagai tingkat kemampuan?
  • Apakah pertanyaan pemantik berhasil memancing keterlibatan aktif murid sejak awal pembelajaran?
  • Apa tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk murid yang hasil asesmennya masih berada di level Belum Berkembang atau Mulai?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang pemeliharaan Allah adalah ...
  • Dari karya teman yang aku dengar tadi, aku paling kagum dengan ... karena ...
  • Setelah belajar hari ini, tindakan syukur nyata yang ingin aku lakukan minggu ini adalah ...
  • Bagian mana dari hari ini yang paling membuatku merasa dekat dengan Allah?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Matius 6:25–34 (bacaan utama); Matius 19:13–15; Markus 10:13–16; Lukas 18:15–17 (bacaan pengayaan)
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine (Kemendikbudristek, 2021, ISBN 978-602-244-442-8)
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine (Kemendikbudristek, 2021, ISBN 978-602-244-444-2)
  4. Lembar Kerja Murid (LKM): Lembar Refleksi Tertulis (disiapkan guru, berisi 3 panduan pertanyaan refleksi)
  5. Lembar Penilaian Diri Murid (disiapkan guru, berisi 3 item self-assessment)
  6. Kertas HVS / buku gambar untuk karya kreatif
  7. Alat tulis dan alat mewarnai (pensil warna/spidol/krayon) untuk murid yang memilih karya gambar
  8. Papan tulis dan spidol/kapur untuk menuliskan ringkasan poin diskusi
  9. Mazmur 23 (referensi pendukung tentang Allah sebagai Gembala yang baik)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.