Modul AjarPertemuan 1Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Allah Memelihara Semua Anak (Matius 6:25–34)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Allah Memelihara Semua Anak (Matius 6:25–34)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Allah Memelihara Semua Anak (Matius 6:25–34)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Allah Memelihara Semua Anak (Matius 6:25–34)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikAllah Memelihara Semua Anak (Matius 6:25–34)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mendaftarkan minimal tiga bukti pemeliharaan Allah dalam kehidupan anak-anak sehari-hari berdasarkan Matius 6:25–34.
  2. Murid dapat menjelaskan alasan Allah memelihara hidup semua anak dengan menggunakan kata-kata sendiri.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu merasa khawatir tentang sesuatu dalam hidupmu? Apa yang kamu lakukan saat merasa khawatir itu?
  2. Siapa yang menurutmu menjaga dan memenuhi kebutuhanmu setiap hari — makanan, pakaian, tempat tinggal, kesehatan?
  3. Jika Tuhan Yesus berkata 'jangan khawatir', apa kira-kira alasan yang Ia maksudkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama dengan doa pembuka: 'Tuhan Yesus, terima kasih atas hari ini. Buka hati dan pikiran kami agar dapat belajar tentang pemeliharaan-Mu. Amin.'
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan bertanya secara lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang kata pemeliharaan? Siapa yang memelihara hidupmu setiap hari?' Guru mencatat respons murid di papan tulis sebagai peta awal pemahaman.
  • Guru menyampaikan judul pelajaran: 'Allah Memelihara Semua Anak' dan menjelaskan secara singkat kegiatan yang akan dilakukan: membaca Alkitab, berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan menyimpulkan.
  • Guru menyampaikan dua tujuan pembelajaran yang akan dicapai hari ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami murid kelas 4.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid (lihat bagian pertanyaanPemantik).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta satu murid sukarela membacakan Matius 6:25–34 dengan lantang, sementara murid lain mengikuti di buku teks masing-masing. (Berkesadaran)
  • Guru membacakan ulang ayat-ayat kunci (ay. 26 tentang burung di udara, ay. 28–30 tentang bunga bakung) dengan suara ekspresif agar murid dapat meresapi isinya.
  • Guru menjelaskan konteks teks: Tuhan Yesus mengajarkan murid-murid-Nya untuk tidak khawatir karena Allah Bapa memelihara makhluk ciptaan-Nya, termasuk semua anak. (Bermakna)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman lisan: 'Apa yang Tuhan Yesus katakan tentang burung di udara? Apa artinya bagi kita?' Murid menjawab secara bergantian.
  • Guru menampilkan atau menggambar sederhana di papan tulis: kolom dua sisi — 'Ciptaan yang dipelihara Allah' vs. 'Bentuk pemeliharaannya' — dan mengajak murid mengisi bersama berdasarkan teks Alkitab. (Berkesadaran, Bermakna)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja sederhana ('Kartu Bukti Pemeliharaan Allah'). Murid diminta menuliskan minimal tiga bukti pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari mereka sendiri, mengacu pada pengajaran Matius 6:25–34. Contoh panduan: makanan setiap hari, kesehatan, keluarga, sekolah, pakaian. (Bermakna, Menggembirakan)
  • Murid bekerja secara mandiri selama ±7 menit mengisi kartu tersebut.
  • Setelah selesai, beberapa murid (sukarela, tidak ditunjuk) membacakan atau mempresentasikan bukti-bukti yang mereka tuliskan di depan kelas. Guru memberikan tanggapan positif dan penguatan. (Menggembirakan)
  • Guru mengajak seluruh kelas mendiskusikan satu pertanyaan lanjutan: 'Mengapa Allah mau memelihara hidup kita? Apa alasannya menurutmu?' Murid berbagi pendapat secara bebas. (Bermakna)
  • Guru merangkum jawaban murid dan menghubungkannya dengan isi Matius 6:33 — bahwa Allah memelihara karena kasih-Nya dan karena kita adalah ciptaan-Nya yang berharga di mata-Nya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid diam sejenak (±1 menit) sambil memejamkan mata dan merenungkan satu bukti pemeliharaan Allah yang paling mereka syukuri hari ini. (Berkesadaran)
  • Murid membuka mata, lalu guru meminta mereka menuliskan satu kalimat refleksi pribadi di lembar kerja: 'Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang pemeliharaan Allah adalah ...' dan 'Satu alasan Allah memeliharaku menurut kata-kataku sendiri adalah ...' (Bermakna)
  • Beberapa murid diberi kesempatan berbagi kalimat refleksinya secara lisan dengan teman di sebelahnya (berpasangan), lalu satu atau dua pasang diminta berbagi kepada kelas. (Menggembirakan)
  • Guru memandu murid menarik kesimpulan bersama: Allah memelihara semua anak karena kasih-Nya yang besar; tidak perlu khawatir karena Allah lebih tahu kebutuhan kita daripada diri kita sendiri.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum dua poin utama pembelajaran: (1) tiga atau lebih bukti pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari, dan (2) alasan Allah memelihara semua anak.
  • Guru memberikan asesmen akhir lisan singkat: menunjuk 2–3 murid secara acak untuk menyebutkan satu bukti pemeliharaan Allah dan menyampaikan alasannya dengan kata-kata sendiri.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diajak membaca kisah Yesus Memberkati Anak-anak (Matius 19:13–15) bersama orang tua di rumah sebagai pengayaan.
  • Guru mengajak murid menutup pelajaran dengan doa syukur bersama: 'Allah Mahabaik, terima kasih atas pemeliharaan-Mu dalam hidup kami. Tolonglah kami agar selalu bersyukur dan hanya bergantung pada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.'
  • Guru menyampaikan salam penutup dan motivasi singkat: 'Ingat, Allah selalu memeliharamu setiap hari!'

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat menggunakan panduan berupa daftar kata kunci (makanan, pakaian, kesehatan, keluarga, sekolah) pada lembar kerjanya agar lebih mudah mendaftarkan bukti pemeliharaan Allah. Murid yang sudah siap lebih jauh dapat langsung mengaitkan bukti pemeliharaan Allah dengan ayat spesifik dalam Matius 6:25–34 tanpa panduan kata kunci.
  • Proses: Murid yang lebih cepat dapat langsung menuliskan lebih dari tiga bukti dan menambahkan penjelasan mengapa setiap bukti tersebut menunjukkan kasih Allah. Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu dapat mengerjakan bagian bukti terlebih dahulu, dan bagian alasan diselesaikan bersama guru atau teman sebaya.
  • Produk: Murid yang mampu lebih dapat menyampaikan refleksinya dalam bentuk lisan yang lebih panjang atau menuliskan kalimat refleksi yang lebih detail. Murid yang membutuhkan dukungan dapat cukup menyebutkan satu bukti dan satu alasan secara lisan maupun tulisan singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik di awal pendahuluan: 'Apa yang kalian ketahui tentang kata pemeliharaan?' dan 'Siapa yang memelihara hidupmu setiap hari?' Guru mencatat respons di papan tulis untuk memetakan pemahaman awal murid sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru mengamati apakah murid sudah dapat mengaitkan konsep pemeliharaan dengan Allah atau masih terbatas pada pemeliharaan oleh orang tua dan keluarga saja.

Proses:

  • Observasi selama tanya jawab tahap Memahami: apakah murid dapat mengidentifikasi contoh pemeliharaan Allah dari teks Matius 6:25–34.
  • Pengecekan lembar kerja selama tahap Mengaplikasi: guru berkeliling dan memverifikasi apakah murid sudah menuliskan minimal tiga bukti yang relevan.
  • Observasi diskusi berpasangan di tahap Merefleksi: apakah murid dapat mengartikulasikan alasan pemeliharaan Allah dengan bahasa mereka sendiri.
  • Umpan balik lisan langsung (feedback on the spot) diberikan kepada murid yang jawabannya kurang tepat atau belum lengkap.

Akhir:

  • Pengecekan lisan penutup: guru menunjuk 2–3 murid acak untuk menyebutkan tiga bukti pemeliharaan Allah dan menjelaskan alasannya — dinilai menggunakan rubrik 4 level.
  • Pengumpulan lembar kerja tertulis 'Kartu Bukti Pemeliharaan Allah' beserta kalimat refleksi pribadi murid sebagai dokumen portofolio pencapaian TP 4.3.1.1 dan 4.3.1.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi lisan murid saat tanya jawab pada tahap Memahami — guru mencatat murid yang menjawab, ragu, atau diam.
  • Pengecekan lembar kerja 'Kartu Bukti Pemeliharaan Allah' saat tahap Mengaplikasi — guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung.
  • Penilaian kalimat refleksi tertulis murid pada tahap Merefleksi — guru membaca dan menandai apakah murid mampu menuliskan bukti dan alasan dengan kata-kata sendiri.

Sumatif:

  • Pengecekan lisan akhir: murid menyebutkan minimal tiga bukti pemeliharaan Allah dan menjelaskan satu alasan Allah memelihara semua anak dengan kata-kata sendiri.
  • Lembar kerja tertulis yang sudah diisi murid dikumpulkan sebagai bukti pencapaian TP 4.3.1.1 dan 4.3.1.2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mendaftarkan bukti pemeliharaan Allah (TP 4.3.1.1)Murid belum dapat menyebutkan atau menuliskan bukti pemeliharaan Allah, atau menyebutkan kurang dari dua bukti yang tidak relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari.Murid dapat menyebutkan atau menuliskan 1–2 bukti pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari, meskipun belum dikaitkan dengan Matius 6:25–34.Murid dapat menyebutkan atau menuliskan tepat tiga bukti pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari yang relevan dan dapat dikaitkan dengan pengajaran Matius 6:25–34.Murid dapat menyebutkan atau menuliskan lebih dari tiga bukti pemeliharaan Allah secara spesifik, relevan, dikaitkan dengan ayat tertentu dalam Matius 6:25–34, dan disertai pengalaman pribadi yang konkret.
Menjelaskan alasan Allah memelihara semua anak (TP 4.3.1.2)Murid belum dapat menjelaskan alasan Allah memelihara anak-anak, atau jawabannya tidak berhubungan dengan konsep pemeliharaan Allah.Murid dapat menyebutkan alasan Allah memelihara anak-anak secara sangat singkat dan umum (misalnya: 'karena Allah baik'), namun belum menggunakan kata-kata sendiri secara mandiri.Murid dapat menjelaskan alasan Allah memelihara semua anak dengan kata-kata sendiri secara jelas dan logis, menunjukkan pemahaman bahwa Allah memelihara karena kasih-Nya kepada setiap ciptaan-Nya.Murid dapat menjelaskan alasan Allah memelihara semua anak dengan kata-kata sendiri secara rinci, mengaitkannya dengan teks Matius 6:25–34 dan pengalaman pribadi, serta mampu menyampaikannya secara lisan dengan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mencapai TP 4.3.1.1 dengan menyebutkan minimal tiga bukti pemeliharaan Allah? Jika tidak, murid mana yang perlu pendampingan lanjutan?
  • Apakah kegiatan diskusi dan tanya jawab sudah memberi ruang yang cukup bagi semua murid — termasuk yang pendiam — untuk berpartisipasi?
  • Apakah penjelasan teks Matius 6:25–34 sudah cukup kontekstual dan mudah dipahami murid kelas 4?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah efektif menjangkau murid dengan kemampuan berbeda?
  • Apa yang perlu saya perbaiki pada kegiatan atau penyampaian materi untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Tiga bukti pemeliharaan Allah dalam hidupku yang paling aku syukuri hari ini adalah ...
  • Alasan Allah memelihara hidupku menurut pemahamanku sendiri adalah ...
  • Satu hal baru yang aku pelajari dari Matius 6:25–34 hari ini adalah ...
  • Setelah belajar ini, aku ingin lebih ... dalam menjalani hidupku karena aku tahu Allah memeliharaku.

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab — Injil Matius 6:25–34 (dibaca langsung oleh murid dan guru)
  2. Buku Teks Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021 (ISBN 978-602-244-442-8), Pelajaran 3 hal. 24–32
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021 (ISBN 978-602-244-444-2), Pelajaran 3 hal. 58–62
  4. Lembar Kerja 'Kartu Bukti Pemeliharaan Allah' (disiapkan oleh guru — dapat berupa selembar kertas berisi tabel sederhana dengan kolom: Bukti Pemeliharaan Allah | Penjelasan Singkat)
  5. Papan tulis dan alat tulis untuk mencatat peta awal pemahaman murid dan kolom diskusi kelas
  6. Gambar atau ilustrasi sederhana burung dan bunga bakung (opsional — untuk membantu visualisasi teks Alkitab, dapat dicetak atau digambar di papan tulis)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.