MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B) Topik: Bab 3 — Allah Memeliharaku dan Semua Anak INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 4 |
|---|
| Topik | Bab 3 — Allah Memeliharaku dan Semua Anak |
|---|
| Alokasi Waktu | 9 JP (9 x 35 menit = 315 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 3 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 4.3.1 Menunjukkan pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari anak
- TP 4.3.2 Menyebutkan bukti pemeliharaan Allah pada dirinya melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya
- TP 4.3.3 Menceritakan pemeliharaan Allah pada dirinya berdasarkan pengalaman hidup anak
- TP 4.3.4 Menghubungkan pemeliharaan Allah pada dirinya dengan kehadiran orang tua dan keluarga di sekitarnya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa saja hal baik yang kamu nikmati hari ini sejak bangun tidur hingga tiba di sekolah?
- Siapa saja orang di sekitarmu yang menolongmu saat kamu lapar, sakit, atau belajar, dan bagaimana hal itu menunjukkan Allah memeliharamu?
- Bagaimana cara Allah memelihara hidup kita melalui kehadiran orang tua dan keluarga di rumah?
- Pengalaman berharga apa yang pernah kamu alami bersama keluarga yang menunjukkan bahwa Allah sedang memeliharamu?
- Bagaimana kita membuktikan bahwa Allah memelihara hidup kita setiap hari melalui orang-orang di sekitar kita?
- Apa pengalaman nyata dalam hidupmu yang menunjukkan kasih dan pemeliharaan Allah bersama keluargamu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Menunjukkan Pemeliharaan Allah pada Diri dalam Kehidupan Sehari-hari dan Menyebutkan Bukti Kehadiran Orang-orang di Sekitar — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.1 Menunjukkan pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari anak
- TP 4.3.2 Menyebutkan bukti pemeliharaan Allah pada dirinya melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa pembuka bersama, dan menyanyikan lagu puji-pujian tentang kasih Tuhan (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari dan menyebutkan bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitar (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik awal dengan mengajukan 2 pertanyaan lisan: (1) Sebutkan 1 contoh pemeliharaan Allah bagi tubuhmu hari ini! (acuan: tubuh sehat/dapat bernapas/bisa makan minum); (2) Siapa orang di sekitarmu yang menyiapkan sarapan atau merawatmu saat sakit? (acuan: ibu/ayah/kakek/nenek/wali) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan dan mengajak murid mencermati teks Alkitab Matius 6:25-34 tentang bagaimana Allah memelihara burung pipit di langit dan bunga bakung di padang tanpa mereka menabur atau memintal, lalu mengaitkannya dengan pemeliharaan Allah pada diri anak setiap hari (15 menit).
- Guru menampilkan dan membahas 4 gambar situasi pemeliharaan Allah: Gambar 1 (anak sedang makan bersama keluarga), Gambar 2 (anak sedang diperiksa dokter saat demam), Gambar 3 (anak belajar bersama guru dan teman di kelas), dan Gambar 4 (anak tidur dengan aman di rumah); murid diajak mengamati dan mengidentifikasi wujud pemeliharaan Allah pada masing-masing gambar (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan aktivitas permainan kartu berpasangan yang menggembirakan berjudul 'Pasang Pemeliharaan': setiap pasangan murid menerima 4 kartu wujud pemeliharaan Allah dan 4 kartu peran orang di sekitar, lalu murid mencocokkannya di meja kerja. Rincian kartu: Kartu Kebutuhan (A) 'Kebutuhan makan dan minum harian tercukupi' dipasangkan dengan Kartu Sosok (1) 'Orang tua/keluarga yang memasak dan menyiapkan hidangan'; (B) 'Sembuh dan terawat ketika demam' dipasangkan dengan (2) 'Dokter atau perawat yang memberi obat dan merawat'; (C) 'Bisa membaca, menulis, dan belajar di sekolah' dipasangkan dengan (3) 'Guru yang mengajar dengan sabar'; (D) 'Dapat bermain bersama dengan aman' dipasangkan dengan (4) 'Teman dan tetangga di lingkungan rumah' (15 menit).
- Secara mandiri pada Lembar Kerja Murid, setiap murid menuliskan jawaban untuk menunjukkan 3 bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari (acuan: tubuh sehat/bisa bernapas, memiliki makanan/minuman, dapat bersekolah/pakaian layak) serta menyebutkan 3 bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya (acuan: orang tua yang merawat, guru yang mendidik, dokter yang mengobati saat sakit) (25 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengajak murid duduk hening sejenak menyadari betapa besarnya kasih Allah yang tidak pernah membiarkan anak-anak kekurangan, melainkan selalu hadir melalui orang-orang terdekat di sekitar mereka (10 menit).
- Dua orang perwakilan murid secara sukarela membagikan salah satu bukti pemeliharaan Allah yang paling dirasakannya hari ini di depan kelas tanpa tuntutan gaya bicara tertentu (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan 2 inti pembelajaran hari ini: Allah memelihara hidup anak setiap hari (melalui nafas hidup, makanan, kesehatan) dan Allah bekerja memelihara melalui orang-orang di sekitar kita (orang tua, guru, dokter, teman) (5 menit).
- Guru memberikan penguatan apresiatif atas partisipasi murid, menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan belajar menghubungkan pemeliharaan Allah secara khusus dengan peran orang tua/keluarga serta membagikan cerita pengalaman pribadi, lalu menutup pertemuan dengan doa syukur bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bantuan visual disediakan kartu bergambar konkret yang memperlihatkan sosok ibu memasak, dokter memeriksa, dan guru mengajar; bagi murid yang cepat memahami disediakan teks bacaan sederhana dari Injil Matius 6:26-30.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan pertanyaan penuntun terstruktur saat menuliskan bukti pemeliharaan Allah di LK, sedangkan murid yang mahir secara mandiri langsung menuliskan 4 bentuk pemeliharaan dan peran orang di sekitarnya.
- Produk: Murid dapat menuliskan wujud pemeliharaan dalam bentuk daftar kata kunci atau kalimat sederhana pada lembar kerja sesuai kesiapan belajarnya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan 2 butir: (1) Sebutkan 1 contoh pemeliharaan Allah bagi tubuhmu hari ini! (acuan jawaban: tubuh sehat, dapat bernapas, memiliki tenaga untuk berjalan, bisa makan dan minum); (2) Siapa orang di sekitarmu yang merawatmu saat sakit atau menyiapkan keperluanmu? (acuan jawaban: ibu, ayah, nenek, kakek, atau wali).
Proses:- Observasi keterlibatan murid saat mencocokkan 4 kartu kebutuhan dengan 4 kartu sosok pemeliharaan (acuan pasangan: A-1 makan minum dengan orang tua; B-2 sembuh sakit dengan dokter/perawat; C-3 belajar dengan guru; D-4 bermain dengan teman/tetangga).
- Pemeriksaan lembar kerja tertulis: ketepatan menunjukkan minimal 3 bentuk pemeliharaan Allah pada diri (acuan: nafas hidup/tubuh sehat, makanan/minuman, pakaian/tempat tinggal, kesempatan sekolah) dan ketepatan menyebutkan minimal 3 bukti melalui kehadiran orang sekitar beserta perannya (acuan: orang tua memasak/merawat, guru mengajar, dokter/perawat mengobati saat sakit).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menyebutkan 3 nama profesi/sosok (orang tua, dokter, guru) dan murid secara serentak menyebutkan 1 bukti pemeliharaan Allah yang disalurkan melalui sosok tersebut (acuan jawaban: orang tua = merawat/memberi makan; dokter = menolong kesembuhan saat sakit; guru = mengajar dan mendidik di sekolah).
Formatif:- Penilaian proses observasi keaktifan dalam permainan mencocokkan kartu peran 'Pasang Pemeliharaan'
- Penilaian lembar kerja mandiri menunjukkan pemeliharaan Allah dan menyebutkan bukti kehadiran orang di sekitar
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari (TP 4.3.1) | Belum mampu menunjukkan bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari walaupun telah diberi bimbingan (0 bentuk tepat dari 3 acuan: makanan/minuman, tubuh sehat/nafas hidup, perlindungan/sekolah). | Mampu menunjukkan 1 bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari sesuai acuan (makanan/minuman, tubuh sehat/nafas hidup, perlindungan/sekolah) dengan bimbingan guru. | Mampu menunjukkan 2 sampai 3 bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari secara tepat sesuai acuan (makanan/minuman, tubuh sehat/nafas hidup, perlindungan/sekolah) secara mandiri. | Mampu menunjukkan lebih dari 3 bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari secara tepat dan rinci mencakup kebutuhan jasmani dan rohani secara mandiri. | | Menyebutkan bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya (TP 4.3.2) | Belum mampu menyebutkan bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang di sekitarnya walaupun dipandu (0 sosok dan bukti tepat dari acuan: orang tua merawat/memberi makan, guru mengajar, dokter mengobati). | Mampu menyebutkan 1 bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang di sekitarnya sesuai acuan (orang tua, guru, atau dokter) dengan bantuan pertanyaan pemandu. | Mampu menyebutkan 2 sampai 3 bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya secara tepat sesuai acuan (orang tua, guru, dokter/perawat) secara mandiri. | Mampu menyebutkan lebih dari 3 bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran beragam orang di sekitarnya (orang tua, guru, dokter, teman, tetangga) beserta perannya secara tepat dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat memahami bahwa kebutuhan sehari-hari dan kehadiran orang tua/guru adalah wujud pemeliharaan Allah?
- Apakah aktivitas berpasangan mencocokkan kartu efektif membantu murid mengidentifikasi peran orang-orang di sekitarnya?
- Langkah scaffolding apa yang perlu disiapkan bagi murid yang masih kesulitan menuliskan wujud pemeliharaan Allah pada lembar kerja?
Murid:- Pemeliharaan Allah apa yang paling kamu syukuri dalam hidupmu hari ini?
- Siapa orang di sekitarmu yang ingin kamu ucapkan terima kasih karena melalui mereka Allah memelihara hidupmu?
Pertemuan 2 — Menghubungkan Pemeliharaan Allah dengan Peran Orang Tua/Keluarga dan Menceritakan Pengalaman Pribadi (Pengambilan Bukti Lisan 14 Murid) — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.3 Menceritakan pemeliharaan Allah pada dirinya berdasarkan pengalaman hidup anak
- TP 4.3.4 Menghubungkan pemeliharaan Allah pada dirinya dengan kehadiran orang tua dan keluarga di sekitarnya
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama yang dipimpin salah satu murid, dan menyapa kehadiran murid (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menghubungkan pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang tua/keluarga dan menceritakan pengalaman pribadi pemeliharaan Allah (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal singkat secara lisan untuk memetakan kesiapan murid terkait bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Murid menyimak ulasan guru tentang teks Matius 6:25–34 dan penjelasan bahwa orang tua/keluarga adalah saluran pemeliharaan Allah dalam mencukupi kebutuhan makan, pakaian, kesehatan, dan perlindungan (10 menit).
- Permainan Tebak Pasangan Kasih: Murid berpasangan memainkan kartu peran keluarga untuk menghubungkan 4 bentuk tindakan keluarga dengan wujud pemeliharaan Allah: (1) Ibu memasak sarapan dihubungkan dengan Allah memberi makanan bergizi, (2) Ayah bekerja keras dihubungkan dengan Allah mencukupi kebutuhan seragam/sekolah, (3) Nenek/Kakek mendoakan saat sakit dihubungkan dengan Allah memberi kesembuhan dan ketenangan, (4) Kakak/Adik menemani belajar dihubungkan dengan Allah memberi hikmat dan sukacita (15 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyiapkan kerangka cerita pengalaman pribadi tentang pemeliharaan Allah melalui orang tua/keluarga menggunakan panduan 3 pertanyaan: (1) Siapa anggota keluarga yang merawat/menolong?, (2) Peristiwa apa yang terjadi?, (3) Mengapa peristiwa itu membuktikan Allah memeliharamu? (10 menit).
- Pengambilan Bukti Lisan 14 Murid: Secara bergiliran, 14 murid menceritakan pengalaman pribadinya masing-masing selama 2–3 menit di hadapan guru/meja bimbingan, sementara murid lain yang menunggu giliran melengkapi catatan pengalaman hidupnya pada lembar kerja refleksi (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan makna kehadiran orang tua/keluarga sebagai tanda nyata bahwa Allah tidak pernah membiarkan anak-anak-Nya kekurangan kasih dan perlindungan (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik apresiatif atas cerita pengalaman lisan yang telah disampaikan ke-14 murid serta memberikan cek pemahaman singkat lisan (5 min).
- Guru menutup pertemuan dengan doa syukur atas kehadiran orang tua dan keluarga yang memelihara hidup anak-anak, serta mengingatkan persiapan pertemuan berikutnya tanpa menyebut bab selesai (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan panduan gambar alur peristiwa keluarga bagi murid yang membutuhkan bantuan visual dalam mengingat urutan pengalaman hidupnya.
- Proses: Bagi murid yang lancar bercerita diberikan kesempatan menceritakan lebih dari satu peristiwa pemeliharaan Allah melalui keluarga secara mandiri, sedangkan murid yang ragu dipandu dengan pertanyaan pemantik bertahap oleh guru saat pengambilan bukti lisan.
- Produk: Fokus pada pengungkapan cerita lisan; murid dapat bercerita langsung tanpa membaca catatan atau menggunakan bantuan kata kunci pada buku tulisnya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru menanyakan secara lisan kepada murid: 'Sebutkan 1 contoh nyata bagaimana Allah memelihara hidupmu melalui apa yang dilakukan orang tuamu di rumah hari ini!' (Kriteria penerimaan: jawaban memuat tindakan nyata orang tua/keluarga seperti menyiapkan makanan, membelikan perlengkapan sekolah, merawat saat sakit, atau mengantar ke sekolah, dan murid menyebutkan bahwa hal itu berasal dari kebaikan/pemeliharaan Allah).
Proses:- Pengambilan bukti lisan untuk 14 murid: Guru menyimak penceritaan lisan setiap murid dan mencatat pemenuhan indikator pada lembar observasi: (1) Murid mampu menghubungkan tindakan orang tua/keluarga dengan pemeliharaan Allah, (2) Murid mampu menceritakan pengalaman hidup pribadi secara runtut memuat tokoh keluarga, peristiwa nyata, dan pemeliharaan Allah.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menunjuk 2 murid secara acak untuk menjawab pertanyaan: 'Mengapa kehadiran ayah, ibu, atau keluarga di rumah disebut sebagai bukti Allah memelihara kita?' (Acuan jawaban benar: Karena Allah memakai orang tua dan keluarga untuk menyediakan kebutuhan hidup, merawat, mengasihi, dan melindungi anak-anak).
Formatif:- Tes lisan diagnostik di pendahuluan mengenai bentuk pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang tua
- Unjuk kerja lisan penceritaan pengalaman pemeliharaan Allah pada diri melalui kehadiran orang tua/keluarga (bukti lisan 14 murid)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kehadiran orang tua/keluarga (TP 4.3.4) | Belum mampu menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kehadiran orang tua/keluarga; hanya menyebut nama anggota keluarga tanpa kaitan tindakan pemeliharaan. | Menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kehadiran orang tua/keluarga secara terbatas (hanya menyebut 1 tindakan orang tua tanpa mengaitkannya secara jelas dengan pemeliharaan Allah). | Mampu menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kehadiran orang tua/keluarga secara jelas melalui 1-2 tindakan nyata keluarga (misal: orang tua merawat saat sakit atau mencukupi makanan sebagai bukti Allah memelihara). | Mampu menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kehadiran orang tua/keluarga secara mendalam dan tepat pada lebih dari 2 bentuk peran/tindakan keluarga dalam kehidupan sehari-hari. | | Menceritakan pemeliharaan Allah berdasarkan pengalaman hidup anak (TP 4.3.3) | Belum mampu menceritakan pengalaman hidup pribadi tentang pemeliharaan Allah meskipun telah diberikan pertanyaan pemantik. | Menceritakan pengalaman pribadi tentang pemeliharaan Allah secara singkat dengan bantuan pertanyaan penuntun dari guru (cerita belum lengkap memuat peristiwa atau bukti pemeliharaan). | Menceritakan pengalaman pribadi tentang pemeliharaan Allah secara mandiri dan runtut yang memuat peristiwa nyata dan bukti pemeliharaan Allah yang dialami. | Menceritakan pengalaman pribadi tentang pemeliharaan Allah secara mandiri, runtut, utuh (memuat tokoh keluarga, peristiwa terperinci, dan makna pemeliharaan Allah bagi dirinya). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh 14 murid telah berhasil menyampaikan cerita pengalaman hidupnya tentang pemeliharaan Allah secara lisan dalam batas waktu yang ditentukan?
- Bagaimana respons dan pemahaman murid saat mengaitkan peran nyata orang tua di rumah dengan pemeliharaan Allah?
Murid:- Bagian mana dari cerita temanmu atau ceritamu sendiri yang paling membuatmu bersyukur kepada Allah atas keluargamu?
- Perbuatan apa yang ingin kamu lakukan kepada orang tua sebagai tanda syukur atas pemeliharaan Allah melalui mereka?
Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 4.3.1 Menunjukkan pemeliharaan Allah pada dirinya dalam kehidupan sehari-hari anak
- TP 4.3.2 Menyebutkan bukti pemeliharaan Allah pada dirinya melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya
- TP 4.3.3 Menceritakan pemeliharaan Allah pada dirinya berdasarkan pengalaman hidup anak
- TP 4.3.4 Menghubungkan pemeliharaan Allah pada dirinya dengan kehadiran orang tua dan keluarga di sekitarnya
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan doa pembuka, memeriksa kehadiran murid, serta menyampaikan bahwa pertemuan ini adalah sesi asesmen sumatif bab 3 untuk mengukur pemahaman dan pengalaman tentang pemeliharaan Allah (5 menit).
- Guru menyampaikan alur pelaksanaan asesmen: tahap pertama berupa tes tertulis serentak (40 menit) untuk seluruh 28 murid, dilanjutkan tahap kedua berupa unjuk kerja bercerita bergiliran untuk sisa 14 murid (TP 1 dan TP 3) sementara murid lain membaca tenang materi pengayaan Alkitab (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan Lembar Kerja Tertulis Sumatif kepada seluruh 28 murid dan menjelaskan petunjuk pengisian: Soal 1 meminta murid menyebutkan 3 peran kehadiran orang-orang di sekitar (orang tua, guru, dokter/perawat/teman) yang menjadi bukti pemeliharaan Allah (TP 2); Soal 2 meminta murid menghubungkan pemeliharaan Allah dengan 2 wujud peran perlindungan serta perawatan keluarga (TP 4). Murid memahami batas waktu pengerjaan mandiri selama 35 menit (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh 28 murid secara tenang dan mandiri mengerjakan lembar tes tertulis serentak di meja masing-masing selama 35 menit. Rincian butir dan kunci acuan tertulis: Soal 1 meminta menyebutkan 3 bukti kehadiran orang di sekitar (Kunci acuan: 1) Orang tua merawat/mengasuh; 2) Guru mendidik/mengajar di sekolah; 3) Dokter/perawat mengobati saat sakit). Soal 2 meminta menghubungkan pemeliharaan Allah dengan peran keluarga (Kunci acuan: 1) Allah memelihara kebutuhan jasmani melalui orang tua yang menyediakan makanan/minuman dan pakaian; 2) Allah memberikan rasa aman dan perlindungan melalui rumah dan penjagaan anggota keluarga). Guru berkeliling mengawasi ketertiban (35 menit).
- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja tertulis murid tepat waktu, lalu memulai asesmen unjuk kerja lisan terpadu secara bergiliran bagi 14 murid yang belum dinilai (14 murid lainnya sudah dinilai pada pertemuan 2). Sebanyak 14 murid dipanggil satu per satu ke meja guru untuk menunjukkan 2 contoh pemeliharaan Allah sehari-hari (TP 1) dan menceritakan 1 pengalaman hidup pribadi pemeliharaan Allah (TP 3) dengan durasi 3 menit per anak (total 42 menit pengerjaan + 3 menit perpindahan/pencatatan skor lembar observasi = 45 menit). Pada saat yang sama, 14 murid yang sedang menunggu giliran atau sudah selesai membaca mandiri kisah Alkitab Matius 19:13–15 di mejanya dengan tertib tanpa mengganggu jalannya unjuk kerja lisan (45 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi murid merefleksikan proses asesmen sumatif yang baru dijalani: murid mengamati sejauh mana mereka mampu mengingat pengalaman pemeliharaan Allah dan bersyukur atas kehadiran keluarga serta orang di sekitarnya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi bahwa seluruh rangkaian bukti asesmen sumatif bab 3 (tes tertulis dan unjuk kerja bercerita) telah selesai dikumpulkan secara lengkap untuk seluruh 28 murid (3 menit).
- Guru mengajak murid berdoa bersama mengucap syukur atas pemeliharaan Allah sepanjang hidup sehari-hari dan menutup pembelajaran (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi format teks tes tertulis menggunakan ukuran huruf lebih besar atau pendampingan pembacaan instruksi secara netral bagi murid yang membutuhkan dukungan visual/keterbacaan, tanpa mengubah butir soal maupun standar penilaian.
- Proses: Pemberian waktu jeda sejenak untuk menenangkan diri sebelum berbicara bagi murid yang mengalami kecemasan lisan saat unjuk kerja bercerita di meja guru, tanpa mengurangi indikator dan durasi observasi.
- Produk: Standar bukti belajar tetap sama: lembar jawaban tertulis untuk TP 2 & 4, serta bukti rekaman amatan lisan untuk TP 1 & 3 bagi seluruh murid.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Cek kesiapan serentak sebelum ujian: Guru menanyakan pemahaman instruksi teknis pengerjaan tes tertulis dan giliran unjuk kerja lisan: 'Apakah setiap murid sudah menerima lembar soal dan memahami bahwa pengerjaan dilakukan mandiri tanpa melihat buku catatan?' (Acuan kesiapan: seluruh murid mengonfirmasi pemahaman aturan tenang dan petunjuk lembar kerja).
Proses:- Observasi kepatuhan pengerjaan mandiri selama 35 menit tes tertulis berlangsung di kelas.
- Pencatatan langsung ketercapaian rubrik lisan pada lembar observasi guru saat giliran unjuk kerja 14 murid berlangsung di meja guru.
Sumatif Bab:- kombinasi tes tertulis serentak dan unjuk kerja bercerita bergiliran: lembar kerja tertulis yang memuat bukti kehadiran orang-orang di sekitar serta keterhubungannya dengan peran keluarga dalam pemeliharaan Allah, dilengkapi rekaman amatan lisan mengenai pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari dan pengalaman pribadi anak
- tes tertulis serentak: 28 murid serentak mengerjakan lembar kerja mandiri selama 40 menit di kelas (5 menit instruksi/pembagian lembar, 35 menit pengerjaan tenang); murid menuliskan daftar contoh kehadiran orang-orang di sekitarnya yang membuktikan pemeliharaan Allah (TP 2) dan menguraikan hubungan pemeliharaan Allah dengan peran perlindungan serta perawatan orang tua dan keluarga (TP 4). Lembar jawaban bertuliskan nama dinilai oleh guru sesudah kegiatan menggunakan pedoman penskoran, tanpa menyita waktu observasi lisan bergiliran. (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian tertulis dan kunci pedoman penskoran)
- unjuk kerja bercerita dan tanya jawab lisan bergiliran: Penilaian unjuk kerja lisan terpadu (maksimal 2 TP: TP 1 menunjukkan contoh pemeliharaan Allah sehari-hari secara lisan dan TP 3 menceritakan pengalaman pribadi). Total 28 murid dinilai bertahap dalam 2 pertemuan: 14 murid telah dinilai pada sesi pembelajaran TP 3 (14 murid × 3 menit = 42 menit + 3 menit pencatatan = 45 menit saat murid lain mengerjakan tugas mandiri refleksi), dan sisa 14 murid dinilai pada slot sumatif akhir (14 murid × 3 menit per murid = 42 menit + 3 menit perpindahan/pencatatan = 45 menit <= 65 menit durasi tugas; sisa waktu 20 menit digunakan untuk pembukaan, arahan kegiatan mandiri murid lain, dan penutupan). (65 menit; individual; instrumen: lembar observasi ketercapaian dan rubrik penilaian lisan bertingkat)
Sumatif:- kombinasi tes tertulis serentak dan unjuk kerja bercerita bergiliran: lembar kerja tertulis yang memuat bukti kehadiran orang-orang di sekitar serta keterhubungannya dengan peran keluarga dalam pemeliharaan Allah, dilengkapi rekaman amatan lisan mengenai pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari dan pengalaman pribadi anak
- tes tertulis serentak: 28 murid serentak mengerjakan lembar kerja mandiri selama 40 menit di kelas (5 menit instruksi/pembagian lembar, 35 menit pengerjaan tenang); murid menuliskan daftar contoh kehadiran orang-orang di sekitarnya yang membuktikan pemeliharaan Allah (TP 2) dan menguraikan hubungan pemeliharaan Allah dengan peran perlindungan serta perawatan orang tua dan keluarga (TP 4). Lembar jawaban bertuliskan nama dinilai oleh guru sesudah kegiatan menggunakan pedoman penskoran, tanpa menyita waktu observasi lisan bergiliran. (40 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian tertulis dan kunci pedoman penskoran)
- unjuk kerja bercerita dan tanya jawab lisan bergiliran: Penilaian unjuk kerja lisan terpadu (maksimal 2 TP: TP 1 menunjukkan contoh pemeliharaan Allah sehari-hari secara lisan dan TP 3 menceritakan pengalaman pribadi). Total 28 murid dinilai bertahap dalam 2 pertemuan: 14 murid telah dinilai pada sesi pembelajaran TP 3 (14 murid × 3 menit = 42 menit + 3 menit pencatatan = 45 menit saat murid lain mengerjakan tugas mandiri refleksi), dan sisa 14 murid dinilai pada slot sumatif akhir (14 murid × 3 menit per murid = 42 menit + 3 menit perpindahan/pencatatan = 45 menit <= 65 menit durasi tugas; sisa waktu 20 menit digunakan untuk pembukaan, arahan kegiatan mandiri murid lain, dan penutupan). (65 menit; individual; instrumen: lembar observasi ketercapaian dan rubrik penilaian lisan bertingkat)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari (TP 4.3.1 - Lisan) [Acuan target: 1) Kebutuhan makan/minum/pakaian tercukupi; 2) Tubuh sehat dan kekuatan beraktivitas/bersekolah] | Belum mampu menunjukkan contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari meskipun diberikan bimbingan. | Menunjukkan 1 contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari sesuai daftar acuan target dengan arahan pengingat guru. | Menunjukkan 2 contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari sesuai daftar acuan target secara mandiri. | Menunjukkan lebih dari 2 contoh pemeliharaan Allah dalam kehidupan sehari-hari secara lengkap, jelas, dan mandiri. | | Menyebutkan bukti pemeliharaan Allah melalui kehadiran orang-orang di sekitarnya (TP 4.3.2 - Tertulis Soal 1) [Acuan target: 1) Orang tua merawat/mengasuh; 2) Guru mendidik/mengajar; 3) Dokter/perawat mengobati saat sakit/teman menolong] | Belum mampu menyebutkan bukti kehadiran orang di sekitarnya atau jawaban tidak sesuai konteks acuan target. | Menyebutkan 1 dari 3 bukti kehadiran orang di sekitarnya sesuai acuan target. | Menyebutkan 2 dari 3 bukti kehadiran orang di sekitarnya sesuai acuan target. | Menyebutkan seluruh 3 bukti kehadiran orang di sekitarnya sesuai daftar acuan target secara tepat dan lengkap. | | Menceritakan pemeliharaan Allah berdasarkan pengalaman hidup anak (TP 4.3.3 - Lisan) [Acuan kriteria: menceritakan 1 peristiwa nyata pengalaman hidup pribadi yang dialami anak sendiri dan memuat bentuk pemeliharaan Allah di dalamnya] | Belum mampu menceritakan pengalaman hidup pribadi terkait pemeliharaan Allah meski dibimbing pertanyaan panduan. | Menceritakan pengalaman hidup pribadi terkait pemeliharaan Allah secara singkat dengan bantuan pertanyaan pancingan guru. | Menceritakan 1 peristiwa nyata pengalaman hidup pribadi yang memuat bentuk pemeliharaan Allah secara runtut dan mandiri. | Menceritakan 1 peristiwa nyata pengalaman hidup pribadi yang memuat bentuk pemeliharaan Allah secara runtut, mendalam, dan mandiri. | | Menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kehadiran orang tua dan keluarga (TP 4.3.4 - Tertulis Soal 2) [Acuan target: 1) Hubungan kebutuhan jasmani lewat pemeliharaan/perawatan orang tua; 2) Hubungan rasa aman lewat perlindungan/penjagaan keluarga] | Belum mampu menghubungkan pemeliharaan Allah dengan peran kehadiran orang tua dan keluarga. | Menghubungkan pemeliharaan Allah dengan 1 peran keluarga (perawatan jasmani atau perlindungan) sesuai acuan target. | Menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kedua peran keluarga (perawatan jasmani dan perlindungan) sesuai acuan target. | Menghubungkan pemeliharaan Allah dengan kedua peran keluarga secara tepat, utuh, dan terperinci sesuai acuan target. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah manajemen waktu 40 menit tes tertulis dan 45 menit unjuk kerja lisan untuk 14 murid terlaksana dengan tertib dan akurat?
- Apakah instrumen rubrik sumatif mampu memotret ketercapaian keempat Tujuan Pembelajaran murid secara objektif?
Murid:- Bagian mana dari pengalaman pemeliharaan Allah yang paling berkesan saat kamu ceritakan hari ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah menyelesaikan seluruh tugas tertulis dan lisan tentang pemeliharaan Allah?
SUMBER BELAJAR- Alkitab: Matius 6:25–34
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek RI, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek RI, 2021) Pelajaran 3
- Set kartu berpasangan 'Pasang Pemeliharaan' (kebutuhan hidup dan sosok di sekitar)
- Gambar peraga wujud pemeliharaan Allah (makan bersama, dokter memeriksa pasien anak, belajar di kelas)
- Alkitab (Injil Matius 6:25–34)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek, 2021)
- Kartu Pasangan Peran Keluarga dan Lembar Panduan Cerita Pengalaman Murid
- Alkitab: Injil Matius 6:25–34 dan Matius 19:13–15
- Lembar Soal Tes Tertulis Sumatif Bab 3 dan Lembar Observasi Lisan Guru
|