Modul AjarPertemuan 2Bab 12Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Tanggung Jawab Manusia Menjaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Tanggung Jawab Manusia Menjaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Tanggung Jawab Manusia Menjaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Sekitar

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 12 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Tanggung Jawab Manusia Menjaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikTanggung Jawab Manusia Menjaga Kebersihan Rumah dan Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan arti dan makna tanggung jawab manusia dalam memelihara kebersihan rumah dan lingkungan sekitar berdasarkan Kejadian 2:15.
  2. Murid dapat membedakan tindakan yang menjaga dan yang merusak kebersihan lingkungan rumah, serta menyebutkan cara-cara sederhana menjaga kebersihan lingkungan sesuai kemampuan murid kelas 4.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang menurutmu bertanggung jawab menjaga kebersihan rumah dan lingkungan di sekitarmu — orang tua, pembantu, atau kamu juga ikut bertanggung jawab?
  2. Apa yang terjadi jika semua orang di rumah tidak ada yang mau membersihkan lingkungan? Bagaimana perasaanmu tinggal di tempat seperti itu?
  3. Allah memerintahkan manusia untuk 'mengusahakan dan memelihara' taman (Kejadian 2:15) — menurutmu, apa artinya perintah itu untuk kehidupan kita sehari-hari di rumah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama, memohon hikmat Tuhan agar dapat belajar dengan baik dan penuh syukur atas lingkungan yang telah Allah ciptakan.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menampilkan dua gambar kontras — rumah yang bersih dan tertata vs. rumah yang kotor dan berantakan — lalu bertanya, 'Di antara dua gambar ini, mana yang lebih nyaman? Siapa yang seharusnya bertanggung jawab menjaga kebersihan seperti gambar pertama?' Guru mendengarkan jawaban spontan murid tanpa menghakimi untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan belajar apa arti tanggung jawab menjaga kebersihan rumah berdasarkan firman Tuhan, serta bagaimana membedakan tindakan yang menjaga dan merusak kebersihan lingkungan.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan dan memberi murid waktu 1–2 menit untuk memikirkan jawabannya sebelum masuk ke kegiatan inti.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membuka Alkitab dan membaca bersama Kejadian 2:15: 'TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.' Guru meminta satu atau dua murid membacakan dengan nyaring.
  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan: 'Apa dua tugas manusia yang disebutkan dalam ayat ini? Apa perbedaan antara mengusahakan dan memelihara?' Murid menjawab secara bergantian. (Prinsip: Berkesadaran — murid diajak memperhatikan kata-kata teks secara seksama.)
  • Guru menjelaskan secara singkat bahwa 'memelihara' dalam konteks kelas 4 berarti menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan rumah kita sebagai bentuk ketaatan kepada Allah yang telah mempercayakan ciptaan-Nya kepada kita.
  • Guru membacakan atau menampilkan teks pendek dari buku siswa tentang situasi rumah yang kotor vs. bersih, lalu menjelaskan bahwa kebersihan rumah dan lingkungan adalah tanggung jawab semua orang yang tinggal di sana — termasuk anak-anak kelas 4. (Prinsip: Bermakna — murid menghubungkan teks Alkitab dengan realita kehidupan rumah mereka.)
  • Guru menuliskan di papan tulis: 'Tanggung jawab = kewajiban yang harus kita laksanakan dengan sepenuh hati karena kita peduli dan karena Allah memerintahkannya.' Murid mencatat definisi ini di buku tugas.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi daftar 10 tindakan sehari-hari (misalnya: membuang sampah sembarangan, membereskan mainan setelah dipakai, membiarkan baju kotor berserakan, menyiram tanaman, mencoret-coret tembok, membuka jendela setiap pagi, dll.). (Prinsip: Menggembirakan — kegiatan kelompok aktif dan interaktif.)
  • Setiap kelompok berdiskusi dan mengelompokkan tindakan-tindakan tersebut ke dalam dua kolom pada lembar kerja: 'Menjaga Kebersihan' dan 'Merusak Kebersihan'. Murid boleh menambahkan 1–2 contoh tindakan lain dari pengalaman mereka sendiri.
  • Setelah selesai (±8 menit), setiap kelompok mempresentasikan satu contoh tindakan menjaga dan satu contoh tindakan merusak kebersihan yang mereka pilih, disertai alasan singkat. Guru memfasilitasi dan meluruskan jika ada perbedaan pemahaman. (Prinsip: Bermakna dan Menggembirakan — murid belajar dari pengalaman nyata dan saling berbagi.)
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Dari tindakan menjaga kebersihan itu, mana yang sudah pernah kalian lakukan di rumah? Bagaimana perasaan kalian setelah melakukannya?' Beberapa murid diminta menjawab secara lisan.
  • Guru menegaskan bahwa tindakan-tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan buku, atau membuka jendela adalah cara nyata kita menjalankan perintah Allah dalam Kejadian 2:15 — memelihara lingkungan yang Ia percayakan kepada kita. (Prinsip: Berkesadaran — murid menyadari koneksi antara tindakan kecil dengan iman.)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan membagikan lembar refleksi individu (atau murid menulis di buku tugas). Murid menjawab dua pertanyaan refleksi: (1) 'Satu tindakan merusak kebersihan yang selama ini mungkin pernah aku lakukan adalah... dan mulai sekarang aku mau mengubahnya dengan cara...'; (2) 'Berdasarkan Kejadian 2:15, tanggung jawabku terhadap kebersihan rumah berarti...' (Prinsip: Berkesadaran — murid merenungkan diri secara jujur.)
  • Guru mengajak murid membuat 'Komitmen Kebersihan' sederhana secara tertulis di buku tugas: murid menuliskan satu tindakan konkret yang akan mereka lakukan di rumah minggu ini untuk menjaga kebersihan lingkungan, dan alasan rohaninya berdasarkan ayat Kejadian 2:15. (Prinsip: Bermakna — refleksi terhubung langsung dengan kehidupan nyata dan iman.)
  • Guru mengajak 2–3 sukarelawan untuk membacakan komitmen mereka di depan kelas. Guru memberikan apresiasi verbal yang membangun semangat murid.
  • Guru menyimpulkan: 'Menjaga kebersihan bukan sekadar tugas rumah tangga biasa — itu adalah bentuk ketaatan kita kepada Allah yang telah mempercayakan lingkungan ini kepada kita. Ketika kita memelihara kebersihan rumah, kita sedang memuliakan Allah.'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi pembelajaran: (1) Arti tanggung jawab memelihara kebersihan berdasarkan Kejadian 2:15; (2) Contoh tindakan yang menjaga vs. merusak kebersihan lingkungan rumah.
  • Asesmen akhir: Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan/tertulis singkat — 'Sebutkan satu tindakan menjaga kebersihan yang bisa kamu lakukan sesuai kemampuanmu!' dan 'Apa yang diperintahkan Allah kepada manusia dalam Kejadian 2:15 dan apa artinya bagimu?' Murid menjawab secara lisan bergantian atau menuliskan di lembar selembar.
  • Guru menginformasikan tindak lanjut: murid diminta mempraktikkan satu tindakan menjaga kebersihan di rumah dan siap menceritakannya secara singkat pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur — mengajak murid bersyukur atas lingkungan yang Allah berikan dan memohon kekuatan untuk menjalankan tanggung jawab memeliharanya.
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat menggunakan gambar/ilustrasi tindakan menjaga dan merusak kebersihan (kartu gambar) sebagai pengganti teks daftar tindakan pada lembar kerja. Murid yang sudah mahir membaca dapat diberikan teks tambahan dari buku siswa halaman 120–124 untuk memperluas pemahaman.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat berdiskusi berpasangan (bukan kelompok besar) dan mendapat panduan pertanyaan yang lebih terstruktur pada lembar kerja. Murid yang cepat memahami dapat diminta membuat daftar tindakan tambahan dari pengalaman mereka sendiri dan menjelaskan mengapa tindakan itu sesuai atau tidak sesuai dengan perintah Allah.
  • Produk: Murid yang masih berkembang cukup menyebutkan secara lisan satu tindakan menjaga kebersihan dan artinya. Murid yang sudah berkembang baik diminta menulis komitmen lengkap disertai alasan dari Kejadian 2:15. Murid yang sangat berkembang dapat menggambar atau membuat poster mini 'Rumahku Bersih, Aku Taat kepada Allah' sebagai ekspresi kreatif tanggung jawab mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (rumah bersih vs. rumah kotor) dan meminta murid menjawab secara spontan: 'Siapa yang bertanggung jawab menjaga kebersihan rumah?' — untuk memetakan pemahaman awal murid tentang konsep tanggung jawab sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan dan mencatat respons murid sebagai data diagnostik tentang pemahaman konsep tanggung jawab dan pengetahuan ayat Alkitab terkait.

Proses:

  • Observasi dan pencatatan partisipasi murid selama diskusi kelompok pada tahap Mengaplikasi — apakah murid aktif berdiskusi dan memberi pendapat.
  • Pengecekan lembar kerja kelompok: ketepatan pengelompokan tindakan menjaga dan merusak kebersihan serta kemampuan memberikan contoh tambahan dari pengalaman sendiri.
  • Penilaian presentasi kelompok: apakah murid dapat menjelaskan alasan pilihan tindakan mereka dengan bahasa yang jelas dan mengaitkan dengan tanggung jawab.
  • Observasi respon murid pada tahap Merefleksi: apakah jawaban refleksi individu menunjukkan pemahaman hubungan antara Kejadian 2:15 dan tindakan sehari-hari.

Akhir:

  • Pertanyaan tertulis/lisan: 'Sebutkan satu tindakan menjaga kebersihan yang bisa kamu lakukan sesuai kemampuanmu sebagai murid kelas 4!' — menilai TP 4.12.2.2.
  • Pertanyaan tertulis/lisan: 'Berdasarkan Kejadian 2:15, apa arti dan makna tanggung jawab manusia terhadap kebersihan lingkungan?' — menilai TP 4.12.2.1.
  • Komitmen kebersihan tertulis: murid menuliskan satu tindakan nyata yang akan dilakukan di rumah dan alasan rohaninya — menilai kedua TP secara terintegrasi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok mengelompokkan tindakan menjaga vs. merusak kebersihan.
  • Penilaian lembar kerja kelompok — ketepatan pengelompokan tindakan ke kolom yang benar.
  • Pengamatan kualitas jawaban murid saat presentasi kelompok: apakah dapat memberikan alasan yang relevan.
  • Pengecekan jawaban refleksi individu di buku tugas — apakah murid mampu menghubungkan tindakan kebersihan dengan perintah Allah.

Sumatif:

  • Pertanyaan lisan/tertulis akhir pembelajaran: murid menjelaskan arti tanggung jawab memelihara kebersihan berdasarkan Kejadian 2:15.
  • Tulisan komitmen kebersihan: murid menyebutkan satu tindakan konkret menjaga kebersihan yang sesuai kemampuan kelas 4 dan mengaitkannya dengan firman Tuhan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan arti dan makna tanggung jawab berdasarkan Kejadian 2:15 (TP 4.12.2.1)Murid belum dapat menjelaskan arti tanggung jawab dan tidak dapat mengaitkan dengan Kejadian 2:15 meskipun sudah dibimbing.Murid dapat menyebutkan arti tanggung jawab secara umum tetapi belum dapat mengaitkan dengan isi Kejadian 2:15 secara tepat.Murid dapat menjelaskan arti tanggung jawab memelihara kebersihan dan mengaitkannya dengan perintah Allah dalam Kejadian 2:15 dengan cukup tepat.Murid dapat menjelaskan secara jelas dan lengkap arti serta makna tanggung jawab memelihara kebersihan berdasarkan Kejadian 2:15, dan mampu mengungkapkan kaitan antara perintah Allah dengan kehidupan nyata sehari-hari.
Membedakan tindakan menjaga dan merusak kebersihan lingkungan (TP 4.12.2.2 — bagian membedakan)Murid belum dapat membedakan tindakan yang menjaga dan yang merusak kebersihan lingkungan, atau sering salah mengelompokkan.Murid dapat membedakan sebagian tindakan menjaga dan merusak kebersihan (lebih dari separuh benar) tetapi masih memerlukan bantuan guru.Murid dapat membedakan dengan tepat tindakan yang menjaga dan yang merusak kebersihan lingkungan rumah secara mandiri.Murid dapat membedakan dengan tepat seluruh tindakan menjaga dan merusak kebersihan, serta mampu memberikan contoh tambahan dari pengalaman sendiri disertai alasan yang logis.
Menyebutkan cara-cara sederhana menjaga kebersihan sesuai kemampuan kelas 4 (TP 4.12.2.2 — bagian menyebutkan cara)Murid belum dapat menyebutkan cara sederhana menjaga kebersihan lingkungan rumah.Murid dapat menyebutkan satu cara sederhana menjaga kebersihan lingkungan rumah.Murid dapat menyebutkan dua atau lebih cara sederhana menjaga kebersihan lingkungan rumah yang sesuai dengan kemampuan mereka.Murid dapat menyebutkan beberapa cara sederhana menjaga kebersihan lingkungan rumah dengan detail dan mampu menjelaskan mengapa cara-cara tersebut penting, serta mengaitkannya dengan iman Kristen.
Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid pasif dan tidak terlibat dalam diskusi kelompok.Murid terlibat sesekali dalam diskusi kelompok jika diminta atau diajak teman.Murid aktif berdiskusi dan berkontribusi dalam kelompok dengan memberikan pendapat atau contoh.Murid sangat aktif, memimpin diskusi kelompok, mendorong teman untuk ikut berpartisipasi, dan menyampaikan hasil diskusi dengan percaya diri saat presentasi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kegiatan diskusi kelompok dan lembar kerja hari ini berhasil membantu murid memahami perbedaan tindakan menjaga dan merusak kebersihan lingkungan?
  • Apakah semua murid dapat mengaitkan teks Kejadian 2:15 dengan kehidupan nyata mereka? Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk tiga tahap kegiatan inti (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan hari ini sudah menjangkau murid dengan berbagai kemampuan di kelas?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang tanggung jawabmu menjaga kebersihan rumah?
  • Dari Kejadian 2:15, apa yang Allah inginkan dari kamu sebagai penjaga lingkungan di rumahmu?
  • Satu tindakan apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga kebersihan di rumahmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Kejadian 1:28 dan Kejadian 2:15)
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021, ISBN 978-602-244-442-8), halaman 120–124
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021, ISBN 978-602-244-444-2), halaman 174 dst.
  4. Dua gambar kontras: lingkungan rumah bersih vs. rumah kotor (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor/layar)
  5. Lembar kerja kelompok berisi daftar 10 tindakan untuk dikelompokkan (disiapkan guru, dicetak atau ditulis di papan)
  6. Lembar refleksi individu atau buku tugas murid
  7. Papan tulis dan spidol/kapur
  8. Proyektor/layar (opsional, untuk menampilkan gambar dan ayat Alkitab)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.