Modul AjarPertemuan 1Bab 12Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Kebersihan Lingkungan sebagai Anugerah dan Tanggung Jawab dari Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Kebersihan Lingkungan sebagai Anugerah dan Tanggung Jawab dari Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Kebersihan Lingkungan sebagai Anugerah dan Tanggung Jawab dari Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 12 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Kebersihan Lingkungan sebagai Anugerah dan Tanggung Jawab dari Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikKebersihan Lingkungan sebagai Anugerah dan Tanggung Jawab dari Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bahwa Allah menciptakan alam dan lingkungan yang bersih sebagai anugerah bagi manusia berdasarkan Kejadian 1:28 dan 2:15.
  2. Murid dapat mengidentifikasi contoh-contoh lingkungan bersih dan kotor di sekitar rumah serta menjelaskan dampaknya bagi kesehatan diri dan keluarga.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat lingkungan rumah atau jalan yang sangat kotor? Bagaimana perasaan kalian saat berada di sana?
  2. Menurut kalian, siapa yang seharusnya bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan rumah kita — dan mengapa?
  3. Jika Allah menciptakan alam ini dengan sangat baik, apa artinya bagi kita sebagai manusia yang tinggal di dalamnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama, memohon hikmat agar dapat belajar dengan baik dan mensyukuri ciptaan Allah.
  • Guru melakukan presensi dan memeriksa kesiapan belajar murid (buku, alat tulis).
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan dua gambar berdampingan: lingkungan rumah yang bersih dan lingkungan rumah yang kotor. Murid diminta mengangkat tangan dan menjawab secara lisan: 'Mana gambar yang lebih nyaman ditinggali? Mengapa?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu untuk memancing rasa ingin tahu murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar bahwa lingkungan bersih adalah anugerah Allah, dan kita dipanggil untuk menjaganya.
  • Guru menyampaikan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan selama 70 menit ke depan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan Kejadian 1:28 dan 2:15 dengan suara jelas dan ekspresif. Murid mengikuti di buku masing-masing.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman Alkitab secara lisan: 'Apa yang Allah perintahkan kepada manusia dalam dua ayat ini?' dan 'Apa artinya kata berkuasa dan memelihara dalam konteks ini?' Murid merespons secara bergantian.
  • Guru menjelaskan secara ringkas (5 menit) bahwa Allah menciptakan alam yang baik sebagai anugerah, dan manusia dipercaya sebagai kawan sekerja Allah untuk merawat ciptaan-Nya — termasuk lingkungan rumah.
  • Guru menghubungkan penjelasan Alkitab dengan kehidupan sehari-hari: 'Rumah dan lingkungan sekitar kita adalah bagian dari ciptaan Allah yang perlu kita rawat.' (Berkesadaran — murid diajak menyadari makna teks Alkitab dalam hidup nyata mereka.)
  • Guru memperlihatkan gambar atau foto (cetak/proyektor) yang menunjukkan contoh lingkungan bersih dan kotor di sekitar rumah. Murid diminta mengamati dengan saksama selama 2 menit tanpa berbicara.
  • Setelah mengamati, guru bertanya: 'Apa yang kalian perhatikan dari kedua gambar itu?' Murid berbagi pengamatan mereka. Guru menuliskan kata kunci di papan tulis (misalnya: sampah, bau, nyaman, sehat, sakit). (Bermakna — murid mengaitkan gambar dengan pengalaman lingkungan mereka sendiri.)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan Lembar Kerja 'Lingkungan Rumahku'. Lembar kerja berisi dua kolom: (1) Contoh Lingkungan Bersih di Sekitar Rumahku dan (2) Contoh Lingkungan Kotor di Sekitar Rumahku, ditambah kolom ketiga: Dampak bagi Kesehatan.
  • Murid mengisi lembar kerja secara mandiri selama 8 menit berdasarkan pengalaman dan pengamatan mereka di rumah masing-masing. (Bermakna — murid menghubungkan materi dengan konteks nyata kehidupan mereka.)
  • Setelah selesai, guru meminta 4–5 murid sukarela untuk membacakan jawaban mereka. Kelas memberikan respons singkat: setuju atau ingin menambahkan. (Menggembirakan — suasana berbagi terbuka dan saling menghargai.)
  • Guru merangkum jawaban murid di papan tulis dalam bentuk dua daftar: contoh lingkungan bersih dan kotor, lalu menambahkan kolom dampak kesehatan. Guru menegaskan: lingkungan kotor dapat menyebabkan diare, demam berdarah, ISPA, sedangkan lingkungan bersih menjaga tubuh tetap sehat.
  • Guru mengajak murid menghubungkan kembali dengan firman Tuhan: 'Kalau Allah menciptakan alam yang baik dan bersih, dan kita membiarkan lingkungan kita kotor, kira-kira apa yang kita lakukan terhadap anugerah Allah itu?'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan kartu refleksi kecil (bisa selembar kertas yang dilipat dua). Murid menulis atau menggambar jawaban dari dua pertanyaan: (1) 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang lingkungan sebagai anugerah Allah adalah...' dan (2) 'Satu tindakan nyata yang akan aku lakukan di rumah untuk menjaga kebersihan lingkungan adalah...'
  • Murid diberi waktu 5 menit untuk mengisi kartu refleksi secara tenang dan sungguh-sungguh. (Berkesadaran — murid diajak hadir penuh dan jujur terhadap diri sendiri.)
  • Guru meminta 3 murid secara sukarela untuk membacakan refleksi mereka. Guru merespons dengan apresiasi dan penguatan nilai.
  • Guru mengajak murid membaca bersama rangkuman dari Buku Siswa: 'Allah menciptakan alam dan lingkungan tempat tinggal kalian karena Allah mengasihi kalian. Sebagai kawan sekerja Allah, kalian bertanggung jawab untuk menjaga, merawat, dan memelihara lingkungan rumah kalian supaya tetap bersih dan nyaman.' (Bermakna — murid mengakui peran mereka sebagai penjaga ciptaan Allah.)

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman lisan: apa itu anugerah Allah dalam konteks lingkungan, dan apa tanggung jawab manusia berdasarkan Kejadian 1:28 dan 2:15.
  • Asesmen Akhir — Guru memberikan 2 pertanyaan lisan/tertulis singkat: (1) 'Sebutkan dua contoh lingkungan kotor yang bisa membahayakan kesehatan!' dan (2) 'Apa yang diajarkan Kejadian 2:15 tentang tugas manusia terhadap ciptaan Allah?' Murid menjawab secara lisan satu per satu atau menuliskan jawaban di buku.
  • Guru memberikan pesan penutup yang hangat: 'Menjaga kebersihan lingkungan bukan sekadar aturan, tapi bentuk syukur kita kepada Allah yang sudah menciptakan alam yang baik ini untuk kita.'
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang pertemuan berikutnya (tanggung jawab merawat lingkungan secara praktis).
  • Pembelajaran ditutup dengan doa syukur bersama yang dipimpin oleh salah satu murid.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca diberikan teks Kejadian 1:28 dan 2:15 dalam versi yang lebih singkat dan sederhana (disediakan guru). Murid yang sudah mahir dapat membaca versi teks lengkap dari Alkitab.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diperbolehkan mengisi lembar kerja dengan menggambar daripada menulis. Murid yang cepat selesai diminta menambahkan kolom 'Apa yang bisa aku lakukan?' pada lembar kerja mereka dan menjelaskan secara lisan kepada teman sebelahnya.
  • Produk: Murid yang membutuhkan scaffolding mengisi kartu refleksi dengan satu kalimat pendek. Murid yang sudah berkembang dapat menuliskan refleksi dalam 2–3 kalimat lengkap dan menyertakan satu ayat Alkitab yang menurut mereka paling berkesan dari pelajaran ini.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (lingkungan bersih dan kotor) dan meminta murid merespons secara lisan: mana yang lebih nyaman dan mengapa. Guru mencatat siapa yang sudah memiliki pemahaman awal tentang dampak kebersihan dan siapa yang belum.

Proses:

  • Guru mengamati dan mencatat keterlibatan murid saat diskusi gambar dan tanya jawab Alkitab (tahap Memahami).
  • Guru memeriksa lembar kerja murid saat pengerjaan berlangsung, memberikan umpan balik langsung kepada murid yang kesulitan mengisi kolom dampak kesehatan (tahap Mengaplikasi).
  • Guru membaca kartu refleksi murid untuk menilai kedalaman pemahaman dan kesungguhan komitmen tindakan (tahap Merefleksi).

Akhir:

  • Pertanyaan 1 (lisan/tertulis): Sebutkan dua contoh lingkungan kotor di sekitar rumah dan satu dampaknya bagi kesehatan!
  • Pertanyaan 2 (lisan/tertulis): Berdasarkan Kejadian 1:28 dan 2:15, apa tugas manusia terhadap alam ciptaan Allah? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

Formatif:

  • Pengamatan lisan saat tanya jawab gambar lingkungan bersih/kotor di awal kegiatan inti.
  • Penilaian lembar kerja 'Lingkungan Rumahku' yang diisi murid secara mandiri (kelengkapan contoh dan kejelasan dampak).
  • Observasi partisipasi murid saat berbagi jawaban dan diskusi kelas.

Sumatif:

  • Dua pertanyaan lisan/tertulis di kegiatan penutup: menyebutkan contoh lingkungan kotor dan menjelaskan makna Kejadian 2:15.
  • Kartu refleksi murid sebagai bukti pemahaman pribadi dan komitmen tindakan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan lingkungan bersih sebagai anugerah Allah (TP 4.12.1.1)Murid belum dapat menjelaskan hubungan antara penciptaan Allah dan lingkungan bersih, meskipun sudah dibimbing.Murid dapat menyebutkan bahwa Allah menciptakan alam, tetapi belum dapat menghubungkannya dengan Kejadian 1:28 atau 2:15.Murid dapat menjelaskan bahwa Allah menciptakan alam yang bersih sebagai anugerah dan merujuk pada salah satu ayat (Kejadian 1:28 atau 2:15).Murid dapat menjelaskan dengan jelas bahwa Allah menciptakan alam yang bersih sebagai anugerah, merujuk kedua ayat (Kejadian 1:28 dan 2:15), dan mengaitkannya dengan tanggung jawab manusia sebagai kawan sekerja Allah.
Mengidentifikasi contoh lingkungan bersih dan kotor serta dampaknya (TP 4.12.1.2)Murid tidak dapat menyebutkan contoh lingkungan bersih atau kotor di sekitar rumah.Murid dapat menyebutkan satu contoh lingkungan bersih atau kotor, tetapi belum dapat menjelaskan dampaknya bagi kesehatan.Murid dapat menyebutkan contoh lingkungan bersih dan kotor (masing-masing minimal satu) serta menjelaskan satu dampaknya bagi kesehatan.Murid dapat menyebutkan beberapa contoh lingkungan bersih dan kotor di sekitar rumah (masing-masing lebih dari satu) serta menjelaskan dampak spesifik terhadap kesehatan diri dan keluarga dengan kalimat yang runtut.
Refleksi dan komitmen tindakan nyataKartu refleksi kosong atau murid tidak dapat menyebutkan tindakan apapun.Murid menuliskan satu hal yang dipelajari tetapi belum dapat merumuskan tindakan nyata.Murid menuliskan satu hal yang dipelajari dan satu tindakan nyata yang akan dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan rumah.Murid menuliskan satu hal yang dipelajari dengan kalimat yang menunjukkan pemahaman mendalam, serta merumuskan tindakan nyata yang spesifik, terukur, dan dikaitkan dengan rasa syukur kepada Allah.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam diskusi gambar dan tanya jawab? Murid mana yang terlihat pasif dan perlu pendekatan berbeda?
  • Apakah penjelasan ayat Alkitab (Kejadian 1:28 dan 2:15) sudah cukup mudah dipahami oleh murid kelas 4? Bagian mana yang perlu disederhanakan?
  • Apakah lembar kerja dan kartu refleksi berhasil mendorong murid untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata mereka?
  • Apakah alokasi waktu 70 menit cukup untuk ketiga tahap kegiatan inti? Tahap mana yang perlu disesuaikan waktunya di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang lingkungan dan hubungannya dengan Allah?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab yang Allah berikan kepada manusia?
  • Satu tindakan nyata apa yang ingin kamu lakukan di rumah minggu ini sebagai bentuk syukurmu kepada Allah atas anugerah alam yang bersih?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab — Kejadian 1:28 dan Kejadian 2:15
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021)
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV (Kemendikbudristek 2021)
  4. Gambar/foto lingkungan bersih dan kotor (cetak atau ditampilkan melalui proyektor)
  5. Lembar Kerja 'Lingkungan Rumahku' (dibuat guru, dua kolom: lingkungan bersih dan kotor, plus kolom dampak kesehatan)
  6. Kartu refleksi (kertas lipat kecil, satu per murid)
  7. Papan tulis dan spidol/kapur untuk menulis kata kunci bersama murid
  8. Opsional: akses internet untuk membuka tautan https://www.goodnewsfromindonesia.id/2016/02/24/menengok-tiga-desa-terbersih-di-dunia (jika tersedia di sekolah)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.