Modul AjarPertemuan 4Bab 10Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Mensyukuri Keberagaman dengan Saling Menghargai dan Berkarya Kreatif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 4 dengan topik "Mensyukuri Keberagaman dengan Saling Menghargai dan Berkarya Kreatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 4: Mensyukuri Keberagaman dengan Saling Menghargai dan Berkarya Kreatif

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 4

Bab 10 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mensyukuri Keberagaman dengan Saling Menghargai dan Berkarya Kreatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMensyukuri Keberagaman dengan Saling Menghargai dan Berkarya Kreatif
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati keberagaman suku, budaya, dan agama dalam kehidupan sehari-hari sebagai perwujudan rasa syukur kepada Allah.
  2. Murid dapat mendemonstrasikan karya kreatif berupa nyanyian lagu 'Indonesia Negaraku' (KJ 336) secara berkelompok sebagai ungkapan syukur atas anugerah keberagaman yang Allah berikan kepada bangsa Indonesia.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika teman sekelasmu berasal dari suku yang berbeda denganmu, bagaimana sikapmu terhadapnya dan mengapa sikapmu itu penting?
  2. Apakah menurut kamu keberagaman suku, budaya, dan agama di Indonesia adalah sesuatu yang harus disyukuri atau dikhawatirkan? Jelaskan alasanmu.
  3. Bagaimana cara kita bisa memuji Allah bersama-sama meskipun kita berbeda-beda suku dan budayanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru menampilkan gambar beberapa pakaian adat dari berbagai suku di Indonesia dan bertanya kepada murid, 'Siapa yang tahu pakaian adat ini berasal dari suku mana?' untuk mengukur pengetahuan awal murid tentang keberagaman.
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu 'Karena Roh Allah Ada di Dalamku' sebagai pembuka yang menyenangkan dan membangun suasana belajar yang positif.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama: 'Jika teman sekelasmu berasal dari suku yang berbeda, bagaimana sikapmu terhadapnya?' dan meminta 2–3 murid berbagi jawaban singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: murid akan belajar menunjukkan sikap saling menghargai keberagaman dan mengungkapkan syukur melalui nyanyian lagu KJ 336 secara berkelompok.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan pembelajaran hari ini secara singkat agar murid memiliki gambaran yang jelas.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan Mazmur 150:1–6 bersama murid dan mengajak murid merenungkan makna 'biarlah segala yang bernafas memuji Allah' dalam konteks keberagaman bangsa Indonesia.
  • Guru menampilkan gambar atau kartu bergambar yang menunjukkan berbagai suku, rumah adat, pakaian adat, dan tradisi dari berbagai daerah di Indonesia, lalu bertanya: 'Apa yang kamu rasakan ketika melihat betapa beragamnya bangsa kita?'
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan pertanyaan: 'Apa artinya Bhinneka Tunggal Ika bagi kehidupan sehari-harimu?' selama 3–4 menit, kemudian 2–3 pasangan berbagi hasil diskusinya ke kelas.
  • Guru menjelaskan bahwa keberagaman suku, budaya, dan agama di Indonesia adalah anugerah Allah yang harus disyukuri, dijaga, dan dihormati — mengacu pada CP Elemen Gereja dan Masyarakat Majemuk (2.3.2).
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi contoh sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari (misalnya: bermain bersama teman beda suku, menghadiri acara budaya daerah lain, tidak mengejek kebiasaan orang lain) dan mencatatnya di buku tugas.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi kelas menjadi 4 kelompok dengan anggota yang beragam (berbeda latar belakang atau kemampuan) dan menjelaskan tugas: tiap kelompok menyanyikan satu bait lagu 'Indonesia Negaraku' (KJ 336) sebagai karya kreatif ungkapan syukur.
  • Guru membagikan teks lagu KJ 336 'Indonesia Negaraku' kepada semua murid dan memperdengarkan melodi lagu sekali agar murid mengenal nadanya sebelum berlatih.
  • Setiap kelompok diberi waktu 8–10 menit untuk berlatih menyanyikan bait mereka; guru berkeliling memandu, memberi semangat, dan membantu kelompok yang kesulitan dengan nada atau pengucapan syair.
  • Diferensiasi proses: bagi murid yang kesulitan menghafal, guru memperbolehkan mereka memegang teks; bagi murid yang cepat, guru menantang mereka menambahkan gerakan tangan atau ekspresi yang menggambarkan makna syair.
  • Setiap kelompok menampilkan nyanyian bait mereka di depan kelas secara berurutan (bait 1, 2, 3, 4), sehingga seluruh lagu dinyanyikan bersama-sama. Kelompok lain mendengarkan dengan hormat.
  • Setelah semua kelompok tampil, seluruh kelas menyanyikan lagu secara utuh bersama-sama sebagai puncak ungkapan syukur.
  • Guru memandu murid melakukan doa berantai dalam kelompok dengan pokok doa: (1) syukur atas anugerah keberagaman Indonesia, (2) doa agar setiap suku bangsa saling menghargai dan bersatu, (3) doa agar kesenian bangsa dipakai untuk memuliakan Allah.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk tenang dan menyampaikan pertanyaan refleksi: 'Apa yang kamu rasakan ketika menyanyikan lagu tadi bersama teman-temanmu yang mungkin berbeda suku atau daerahnya?'
  • Murid menuliskan refleksi singkat di buku tugas atau lembar refleksi dengan menjawab dua pertanyaan: (a) 'Satu sikap saling menghargai yang akan aku tunjukkan minggu ini adalah...'; (b) 'Keberagaman Indonesia membuatku bersyukur karena...'
  • Beberapa murid diminta secara sukarela berbagi tulisan refleksinya kepada teman-teman sekelas.
  • Guru memberikan umpan balik positif atas refleksi murid dan menegaskan kembali: mensyukuri keberagaman bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata setiap hari.
  • Guru mengajak murid mengevaluasi penampilan kelompoknya sendiri menggunakan pertanyaan sederhana: 'Apa yang sudah baik dari penampilanmu tadi? Apa yang ingin kamu perbaiki?'

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman pembelajaran: keberagaman suku, budaya, dan agama adalah anugerah Allah yang harus disyukuri dan dijaga dengan sikap saling menghargai.
  • Guru menyampaikan asesmen akhir secara lisan: mengajukan 1–2 pertanyaan konfirmasi kepada beberapa murid secara acak untuk mengecek pemahaman (misalnya: 'Sebutkan satu contoh sikap saling menghargai keberagaman yang bisa kamu lakukan di rumah atau sekolah!').
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif, khususnya kerja sama dalam menampilkan lagu.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan, tetapi panggilan Allah bagi kita untuk hidup bersatu dalam keberagaman.'
  • Guru mengajak murid berdoa penutup bersama, mengucap syukur atas pembelajaran hari ini.
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum mengenal keberagaman Indonesia dapat menggunakan kartu gambar bergambar pakaian adat dan suku yang disediakan guru sebagai referensi visual. Murid yang sudah mengenal banyak suku dapat diminta mencari satu suku yang belum pernah mereka pelajari sebelumnya.
  • Proses: Murid yang kesulitan menyanyikan lagu boleh memegang teks dan hanya perlu menyanyikan baris pertama dari bait mereka. Murid yang cepat dan percaya diri ditantang untuk menambahkan gerakan atau ekspresi yang sesuai makna syair, atau menjadi pemimpin kelompok yang memandu rekan-rekannya.
  • Produk: Murid yang lebih mahir dapat menuliskan refleksi dalam bentuk paragraf 3–4 kalimat. Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menuliskan refleksi dalam bentuk melengkapi kalimat rumpang yang sudah disediakan guru (misalnya: 'Aku bersyukur atas keberagaman Indonesia karena ___.' dan 'Sikap yang akan aku tunjukkan adalah ___.').

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar pakaian adat dari beberapa suku di Indonesia dan bertanya kepada murid secara lisan: 'Siapa yang mengenali pakaian adat ini? Dari suku mana?' untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan awal murid tentang keberagaman budaya Indonesia.
  • Guru mengajukan pertanyaan terbuka singkat: 'Menurutmu, apa yang dimaksud dengan saling menghargai perbedaan?' — jawaban murid dicatat guru sebagai peta pemahaman awal untuk menyesuaikan pendalaman materi.

Proses:

  • Observasi diskusi berpasangan: guru memantau apakah murid mampu menghubungkan makna Bhinneka Tunggal Ika dengan kehidupan sehari-hari mereka dan memberikan umpan balik langsung.
  • Pengamatan selama latihan kelompok: guru menilai keaktifan, kerja sama, dan kemampuan murid menyanyikan bait lagu KJ 336 sesuai nada dan syair, serta memberikan bantuan yang dibutuhkan.
  • Pengamatan saat doa berantai: guru memperhatikan apakah murid dapat mengungkapkan pokok doa syukur secara bermakna dan relevan dengan topik pembelajaran.
  • Penilaian sejawat sederhana antara kelompok setelah penampilan: murid memberikan apresiasi lisan kepada kelompok lain sebagai bentuk asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Akhir:

  • Guru mengajukan pertanyaan konfirmasi lisan secara acak kepada 3–4 murid: 'Sebutkan satu contoh sikap saling menghargai keberagaman yang bisa kamu lakukan di rumah atau di sekolah!' untuk memverifikasi ketercapaian TP 4.10.4.1.
  • Guru mengumpulkan lembar refleksi tertulis murid (melengkapi kalimat rumpang atau paragraf) sebagai bukti ketercapaian TP 4.10.4.1 dan 4.10.4.2.
  • Penampilan kelompok lagu KJ 336 dinilai menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek kerja sama, kesesuaian nada, dan ekspresi syukur sebagai bukti ketercapaian TP 4.10.4.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi berpasangan tentang makna Bhinneka Tunggal Ika.
  • Pengamatan sikap dan kerja sama murid selama latihan dan penampilan lagu dalam kelompok (rubrik sikap dan kolaborasi).
  • Umpan balik lisan guru kepada kelompok setelah setiap penampilan nyanyian.
  • Penilaian sejawat sederhana: murid memberikan satu kalimat pujian kepada kelompok lain setelah penampilan.

Sumatif:

  • Penampilan karya kreatif nyanyian lagu KJ 336 'Indonesia Negaraku' secara berkelompok (dinilai menggunakan rubrik: kesesuaian nada, kerja sama, dan ekspresi syukur).
  • Tulisan refleksi murid tentang sikap saling menghargai dan rasa syukur atas keberagaman Indonesia (dinilai menggunakan rubrik: kedalaman refleksi dan kaitannya dengan nilai Kristiani).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Sikap Saling Menghargai Keberagaman (TP 4.10.4.1)Murid belum dapat menyebutkan contoh sikap saling menghargai keberagaman dan belum menunjukkan kesadaran bahwa keberagaman adalah anugerah Allah.Murid dapat menyebutkan satu contoh sikap saling menghargai dengan bantuan guru, namun belum dapat menjelaskan kaitannya dengan rasa syukur kepada Allah.Murid dapat menyebutkan dua atau lebih contoh sikap saling menghargai keberagaman suku, budaya, dan agama, dan dapat menjelaskan bahwa hal itu merupakan wujud rasa syukur kepada Allah.Murid dapat menyebutkan beberapa contoh sikap saling menghargai keberagaman secara mandiri, menjelaskan alasannya dari perspektif iman Kristen, dan mengaitkannya dengan tindakan nyata yang akan dilakukannya dalam kehidupan sehari-hari.
Penampilan Karya Kreatif Nyanyian Lagu KJ 336 (TP 4.10.4.2)Murid tidak berpartisipasi dalam penampilan kelompok atau tidak menyanyikan bait lagu yang ditugaskan.Murid menyanyikan bait lagu bersama kelompok namun nada atau syair banyak yang belum tepat; partisipasi masih pasif dan kurang menunjukkan ekspresi.Murid menyanyikan bait lagu bersama kelompok dengan nada dan syair yang cukup tepat, berpartisipasi aktif dalam kelompok, dan menunjukkan ekspresi yang mencerminkan rasa syukur.Murid menyanyikan bait lagu dengan nada dan syair yang tepat, berpartisipasi penuh dan mendukung teman dalam kelompok, menunjukkan ekspresi syukur yang tulus, dan mampu menjelaskan makna lagu sebagai ungkapan syukur atas keberagaman yang Allah berikan.
Kerja Sama dalam KelompokMurid tidak mau bekerja sama atau mengganggu kegiatan kelompok.Murid berpartisipasi dalam kelompok hanya ketika diminta atau diingatkan oleh guru.Murid aktif berpartisipasi dalam kelompok, mendengarkan teman, dan berkontribusi pada latihan dan penampilan bersama.Murid aktif berkontribusi, membantu teman yang kesulitan, menghargai pendapat anggota kelompok lain, dan menjadi penggerak semangat bersama dalam kelompok.
Refleksi Tertulis tentang Syukur dan KeberagamanMurid tidak mengisi lembar refleksi atau hanya menulis kata-kata yang tidak berkaitan dengan topik.Murid mengisi lembar refleksi dengan satu jawaban singkat namun belum mengaitkannya dengan nilai syukur atau iman Kristen.Murid menuliskan refleksi yang menyebutkan contoh konkret sikap saling menghargai dan mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas keberagaman Indonesia.Murid menuliskan refleksi yang mendalam, menyebutkan tindakan nyata yang akan dilakukan, mengaitkan keberagaman dengan anugerah Allah, dan mengekspresikan komitmen pribadi untuk hidup saling menghargai.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat berpartisipasi aktif dalam diskusi dan penampilan kelompok hari ini? Apa yang perlu saya sesuaikan agar murid yang pasif lebih terlibat?
  • Apakah pembagian kelompok dan alokasi waktu untuk latihan lagu sudah cukup efektif? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek di pertemuan berikutnya?
  • Apakah pertanyaan pemantik dan kegiatan refleksi berhasil mendorong murid menghubungkan nilai keberagaman dengan kehidupan nyata dan iman mereka?
  • Bagaimana saya dapat lebih mengakomodasi kebutuhan belajar murid yang kesulitan (misalnya dalam mengikuti nada lagu atau menuliskan refleksi) pada pembelajaran selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang keberagaman Indonesia?
  • Bagaimana perasaanmu saat menyanyikan lagu 'Indonesia Negaraku' bersama teman-temanmu? Apa maknanya bagimu?
  • Satu sikap saling menghargai keberagaman yang akan kamu tunjukkan mulai hari ini adalah...
  • Mengapa Allah memberikan keberagaman suku, budaya, dan agama kepada bangsa Indonesia? Apa yang ingin Allah ajarkan kepada kita melalui hal itu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021 (ISBN 978-602-244-444-2)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas IV — Norita Yudiet Tompah dan Novy Amelia Elisabeth Sine, Kemendikbudristek 2021 (ISBN 978-602-244-442-8)
  3. Alkitab: Mazmur 150:1–6
  4. Teks lagu KJ 336 'Indonesia Negaraku' (syair: A. Simanjuntak; lagu: Hosea Abdi Widhyadi, 1975) — dari Buku Siswa halaman Kegiatan 6
  5. Kartu bergambar atau gambar cetak pakaian adat, rumah adat, dan kesenian dari berbagai suku di Indonesia (disiapkan guru)
  6. Lembar refleksi murid (dengan kalimat rumpang untuk diferensiasi) — disiapkan guru
  7. Papan tulis atau media tayangan sederhana untuk menampilkan gambar dan teks lagu
  8. Rekaman audio melodi lagu KJ 336 (opsional, untuk membantu murid mengenal nada)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.