Modul AjarPertemuan 2Bab 9Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Kehadiran Allah dalam Berbagai Peristiwa dan Gejala Alam (Ayub 37:1-24)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Kehadiran Allah dalam Berbagai Peristiwa dan Gejala Alam (Ayub 37:1-24)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Kehadiran Allah dalam Berbagai Peristiwa dan Gejala Alam (Ayub 37:1-24)

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 9 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Kehadiran Allah dalam Berbagai Peristiwa dan Gejala Alam (Ayub 37:1-24)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikKehadiran Allah dalam Berbagai Peristiwa dan Gejala Alam (Ayub 37:1-24)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bahwa Allah hadir dalam berbagai fenomena dan gejala alam (seperti hujan, angin, gunung meletus) berdasarkan Ayub 37:1-24 dengan memberikan minimal dua contoh peristiwa alam.
  2. Murid dapat memahami bahwa Allah memelihara manusia dan alam melalui berbagai peristiwa alam, sehingga manusia tidak perlu takut melainkan percaya kepada kemahakuasaan Allah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat atau merasakan peristiwa alam seperti hujan deras, petir, atau angin kencang? Bagaimana perasaanmu saat itu?
  2. Menurutmu, siapakah yang mengatur terjadinya hujan, petir, dan peristiwa alam lainnya?
  3. Apa yang kamu lakukan ketika kamu merasa takut saat terjadi peristiwa alam yang besar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa pembuka, mengajak murid bersyukur atas hari yang baru.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan menyapa dengan hangat.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru menampilkan 3 gambar peristiwa alam (kilat/petir, gunung meletus, hujan deras) satu per satu di papan atau layar. Murid diminta mengacungkan tangan: 'Siapa yang pernah melihat/merasakan peristiwa ini?' Guru mencatat respons untuk memahami pengalaman awal murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan kepada beberapa murid: 'Saat hujan deras dan ada petir, apa yang kamu rasakan? Apakah kamu takut?' — jawaban murid dicatat di papan tulis sebagai peta pengalaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang mudah dipahami: 'Hari ini kita akan belajar bahwa Allah selalu hadir dalam setiap peristiwa alam, dan Allah menjaga kita — jadi kita tidak perlu takut, melainkan percaya kepada-Nya.'
  • Guru menginformasikan alur kegiatan: membaca Alkitab bersama, berdiskusi, membuat karya, dan berbagi refleksi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid membuka Alkitab di Ayub 37:1-24. Untuk murid yang belum lancar membaca, guru membacakan perikop dengan ekspresif sambil menampilkan teks di papan/layar.
  • Sambil membaca, guru menandai dan menuliskan di papan setiap peristiwa alam yang disebutkan dalam teks (kilat, guntur, salju, hujan deras, topan, es). Murid diajak ikut menyebutkan setiap kali menemukan peristiwa alam baru. [Berkesadaran]
  • Guru menjelaskan secara sederhana pesan utama Ayub 37:1-24: Allah adalah Pencipta dan Penguasa atas seluruh peristiwa alam. Ketika kilat menyambar atau guntur menggelegar, itu adalah cara Allah menyatakan kuasa dan kehadiran-Nya.
  • Guru mengajukan pertanyaan diskusi kelas: 'Dari bacaan tadi, peristiwa alam apa saja yang disebutkan Alkitab? Apa yang Allah lakukan melalui peristiwa-peristiwa itu?' — Murid menjawab secara bergantian, guru merangkum jawaban di papan. [Berkesadaran]
  • Guru mengaitkan isi Ayub 37:1-24 dengan pengalaman nyata murid: 'Kalian tadi menyebut pernah melihat petir dan hujan deras. Nah, itulah yang juga ditulis Ayub — dan Alkitab mengatakan Allah hadir di sana.' [Bermakna]

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 orang per kelompok) dan membagikan Lembar Kerja Murid (LKM) bergambar.
  • LKM berisi: (1) Kolom 'Peristiwa Alam' — murid menuliskan/menggambar minimal 2 peristiwa alam dari Ayub 37:1-24 atau dari pengalaman mereka sendiri. (2) Kolom 'Kehadiran Allah' — murid menuliskan kalimat pendek bagaimana Allah hadir dalam peristiwa tersebut. (3) Kolom 'Perasaan dan Sikapku' — murid menuliskan perasaan mereka dan apa yang mereka lakukan (contoh: berdoa, berlindung, percaya kepada Allah). [Bermakna] [Menggembirakan]
  • Setiap kelompok juga mendapat selembar kertas HVS dan spidol warna untuk membuat 'Kartu Iman': menggambar salah satu peristiwa alam pilihan kelompok dan menuliskan satu kalimat pengakuan iman (contoh: 'Allah hadir saat hujan deras. Aku percaya kepada-Nya.'). [Kreativitas] [Menggembirakan]
  • Guru memantau kerja kelompok, memberikan bimbingan dan pertanyaan pancingan bagi kelompok yang kesulitan: 'Coba ingat, apa yang kamu rasakan saat ada guntur keras? Apakah Allah ada di sana?'
  • Setiap kelompok mempresentasikan Kartu Iman mereka kepada kelas secara singkat (1-2 menit per kelompok). Kelompok lain menyimak dan boleh memberikan tepuk tangan atau komentar positif. [Komunikasi] [Kolaborasi]
  • Asesmen Proses: Guru mengamati partisipasi murid dalam kelompok dan memeriksa LKM — apakah murid mampu menyebutkan minimal 2 peristiwa alam dan mengaitkannya dengan kehadiran Allah.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali duduk bersama dan memajang Kartu Iman kelompok di papan kelas sebagai 'Galeri Iman'.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi secara lisan: 'Sebelum belajar hari ini, ada yang merasa takut saat terjadi peristiwa alam. Bagaimana perasaanmu sekarang setelah mengetahui bahwa Allah hadir dalam setiap peristiwa alam?' [Bermakna] [Berkesadaran]
  • Guru membacakan ulang satu ayat kunci dari Ayub 37:23: 'Yang Mahakuasa — kita tidak dapat mencapai-Nya...' dan menjelaskan bahwa ketidakmampuan kita memahami kuasa Allah justru mengundang kita untuk semakin percaya dan tidak takut.
  • Murid secara mandiri menuliskan 1-2 kalimat di lembar refleksi pribadi (bisa berupa gambar + tulisan): 'Apa yang aku pelajari hari ini tentang Allah?' dan 'Apa yang akan aku lakukan jika menghadapi peristiwa alam?'. [Kemandirian]
  • Guru menutup tahap inti dengan mengajak murid berdoa singkat bersama: mengucap syukur atas pemeliharaan Allah melalui setiap peristiwa alam.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: 'Apa yang kita pelajari hari ini?' — Guru merangkum: Allah hadir dalam setiap peristiwa alam seperti kilat, guntur, hujan, dan angin. Allah memelihara kita, sehingga kita tidak perlu takut tetapi percaya kepada kemahakuasaan-Nya.
  • Asesmen Akhir (Sumatif): Guru memberikan 2 pertanyaan lisan/tertulis secara individual: (1) 'Sebutkan minimal dua peristiwa alam yang ada dalam Ayub 37:1-24!' (2) 'Mengapa kita tidak perlu takut ketika terjadi peristiwa alam?' — Murid menjawab secara tertulis di selembar kertas kecil (exit ticket).
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan karya murid selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan pesan untuk di rumah: 'Ceritakan kepada orang tua atau anggota keluargamu satu peristiwa alam yang pernah kamu alami, dan jelaskan bahwa Allah hadir dalam peristiwa itu.'
  • Guru menutup kelas dengan doa bersama dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca Alkitab mendapat teks Ayub 37:1-24 yang sudah disederhanakan dan bergambar ilustrasi peristiwa alam di sampingnya. Murid yang sudah lancar membaca dapat langsung membaca teks Alkitab lengkap.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan (lambat) ditempatkan dalam kelompok yang dibimbing langsung oleh guru saat diskusi dan pengerjaan LKM; guru memberikan pertanyaan lebih terstruktur dan konkret. Murid yang cepat memahami diberi tantangan tambahan: menuliskan atau menceritakan peristiwa alam lain di luar Ayub 37 yang juga menunjukkan kehadiran Allah, disertai alasannya.
  • Produk: Murid yang kesulitan menulis dapat menyampaikan jawabannya secara lisan atau menggambar peristiwa alam dan kehadiran Allah tanpa teks panjang. Murid yang lebih mampu dapat membuat kartu iman dengan kalimat yang lebih lengkap dan kreatif, misalnya berupa puisi pendek atau percakapan tokoh tentang kehadiran Allah.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 gambar peristiwa alam (petir, gunung meletus, hujan deras) dan bertanya secara lisan: 'Siapa yang pernah melihat atau merasakan peristiwa ini? Bagaimana perasaanmu?' — Respons murid dicatat di papan untuk mengetahui pengalaman awal dan tingkat pemahaman murid tentang peristiwa alam sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru bertanya: 'Menurutmu, siapa yang mengatur terjadinya hujan dan petir?' — Jawaban murid digunakan untuk mengukur pemahaman awal tentang kemahakuasaan Allah.

Proses:

  • Observasi partisipasi saat membaca dan mendiskusikan Ayub 37:1-24 — guru memantau murid yang aktif, pasif, atau tampak kebingungan.
  • Pemeriksaan LKM kelompok saat proses pengerjaan — guru berkeliling dan memeriksa apakah murid mampu menyebutkan minimal 2 peristiwa alam dan menuliskan kalimat kehadiran Allah dengan benar.
  • Presentasi Kartu Iman — guru menilai kemampuan komunikasi dan pemahaman murid secara lisan menggunakan lembar observasi sederhana dengan 3 kriteria: (1) menyebut peristiwa alam, (2) mengaitkan dengan kehadiran Allah, (3) menyatakan sikap percaya/tidak takut.

Akhir:

  • Exit ticket individual: murid menjawab secara tertulis — Pertanyaan 1: 'Tuliskan minimal dua peristiwa alam yang disebutkan dalam Ayub 37:1-24!' Pertanyaan 2: 'Mengapa kita tidak perlu takut saat terjadi peristiwa alam? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!'
  • Lembar refleksi pribadi murid (gambar + tulisan): 'Apa yang aku pelajari hari ini tentang Allah?' dan 'Apa yang akan aku lakukan jika menghadapi peristiwa alam?' — digunakan untuk menilai TP 3.9.2.2.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas pada tahap Memahami — guru mencatat murid yang aktif menyebutkan peristiwa alam dari teks Alkitab.
  • Penilaian LKM kelompok pada tahap Mengaplikasi — guru memeriksa apakah setiap kelompok mampu menyebutkan minimal 2 peristiwa alam dan mengaitkannya dengan kehadiran Allah.
  • Presentasi Kartu Iman kelompok — guru menilai kemampuan murid mengkomunikasikan pemahaman secara lisan dengan kalimat sederhana.

Sumatif:

  • Exit ticket individual di akhir pembelajaran: murid menjawab 2 pertanyaan tertulis — (1) menyebutkan minimal 2 peristiwa alam dari Ayub 37:1-24, dan (2) menjelaskan mengapa manusia tidak perlu takut terhadap peristiwa alam melainkan percaya kepada Allah.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan peristiwa alam dari Ayub 37:1-24 (TP 3.9.2.1)Murid belum dapat menyebutkan peristiwa alam dari Ayub 37:1-24, meskipun sudah diberi bantuan.Murid dapat menyebutkan 1 peristiwa alam dari Ayub 37:1-24 dengan bantuan guru atau teman.Murid dapat menyebutkan minimal 2 peristiwa alam dari Ayub 37:1-24 secara mandiri.Murid dapat menyebutkan lebih dari 2 peristiwa alam dari Ayub 37:1-24 secara mandiri dan menjelaskan masing-masing peristiwa dengan kalimatnya sendiri.
Menjelaskan kehadiran Allah dalam peristiwa alam (TP 3.9.2.1)Murid belum dapat menjelaskan hubungan antara peristiwa alam dengan kehadiran Allah, meskipun sudah mendapat bimbingan.Murid dapat menjelaskan kehadiran Allah dalam peristiwa alam dengan kalimat sangat sederhana dan masih membutuhkan bantuan guru.Murid dapat menjelaskan bahwa Allah hadir dalam peristiwa alam dengan memberikan minimal 2 contoh peristiwa alam secara mandiri.Murid dapat menjelaskan dengan jelas dan rinci bahwa Allah hadir dalam berbagai peristiwa alam, memberikan minimal 2 contoh, dan mengaitkannya dengan teks Ayub 37:1-24.
Memahami pemeliharaan Allah dan sikap percaya (TP 3.9.2.2)Murid belum dapat mengungkapkan bahwa Allah memelihara manusia melalui peristiwa alam, dan masih menyatakan sikap takut tanpa mengaitkan dengan kepercayaan kepada Allah.Murid dapat menyebutkan bahwa Allah menjaga manusia, tetapi belum mampu menjelaskan kaitannya dengan sikap percaya dan tidak takut.Murid dapat menjelaskan bahwa Allah memelihara manusia melalui peristiwa alam sehingga manusia tidak perlu takut, melainkan percaya kepada Allah.Murid dapat menjelaskan pemeliharaan Allah dengan mengaitkan pada pengalaman pribadi atau contoh nyata, dan menyatakan sikap percaya kepada kemahakuasaan Allah secara reflektif dan mendalam.
Partisipasi dan komunikasi dalam diskusi kelompokMurid tidak ikut serta dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam pembuatan Kartu Iman.Murid ikut serta dalam kelompok tetapi hanya mendengarkan; berkontribusi minimal dalam LKM atau Kartu Iman.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, berkontribusi dalam pengerjaan LKM, dan mampu mempresentasikan Kartu Iman dengan bantuan teman.Murid sangat aktif dalam diskusi, memimpin atau mendorong teman dalam kelompok, mempresentasikan Kartu Iman dengan percaya diri dan lancar, serta memberikan komentar positif kepada kelompok lain.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat menyebutkan minimal dua peristiwa alam dari Ayub 37:1-24? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah kegiatan diskusi kelompok dan pembuatan Kartu Iman berjalan efektif dalam membantu murid memahami kehadiran Allah dalam peristiwa alam?
  • Apakah pertanyaan pemantik dan penjelasan materi sudah cukup jelas dan sesuai dengan tingkat pemahaman murid kelas 3?
  • Bagaimana murid merespons saat peristiwa alam dikaitkan dengan pengalaman pribadi mereka? Apakah koneksi itu membantu pembelajaran menjadi lebih bermakna?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau kembangkan pada pertemuan berikutnya berdasarkan hasil exit ticket murid hari ini?

Refleksi Murid:

  • Peristiwa alam apa yang kamu ingat dari bacaan Ayub 37:1-24 hari ini?
  • Apa yang kamu rasakan setelah mengetahui bahwa Allah selalu hadir dalam setiap peristiwa alam?
  • Apakah sekarang kamu masih merasa takut saat terjadi peristiwa alam seperti hujan deras atau petir? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan atau katakan kepada teman atau keluargamu tentang pelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Ayub 37:1-24)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Poppy Febrina Purba, Kemendikbudristek 2022, ISBN: 978-602-244-689-7)
  3. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III
  4. Gambar/foto peristiwa alam (petir, gunung meletus, hujan deras, angin topan) — dapat dicetak atau ditampilkan di layar proyektor
  5. Lembar Kerja Murid (LKM) bergambar yang disiapkan guru
  6. Kertas HVS dan spidol warna untuk pembuatan Kartu Iman
  7. Papan tulis dan spidol/kapur
  8. Proyektor dan layar (opsional, jika tersedia)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.