MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B) Topik: Bab 9 — Allah Hadir dalam Peristiwa Alam INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase B / Kelas 3 |
|---|
| Topik | Bab 9 — Allah Hadir dalam Peristiwa Alam |
|---|
| Alokasi Waktu | 10 JP (10 x 35 menit = 350 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 4 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 3.9.1 Mengidentifikasi kehadiran Allah dalam perubahan iklim dan cuaca sebagai fenomena alam
- TP 3.9.2 Menceritakan kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam yang dialami dalam kehidupan sehari-hari
- TP 3.9.3 Menunjukkan kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam melalui kisah Alkitab
- TP 3.9.4 Menunjukkan sikap bersyukur atas kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapakah yang menciptakan dan mengatur pergantian cuaca serta iklim di bumi?
- Apa bukti kehadiran dan kebaikan Allah saat kita mengalami hari yang panas terik atau hujan lebat?
- Peristiwa atau fenomena alam apa yang pernah kalian alami langsung dalam kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana kalian merasakan pertolongan dan kehadiran Allah saat peristiwa alam tersebut terjadi?
- Apa saja peristiwa alam yang diceritakan di dalam Alkitab yang menunjukkan kebesaran kuasa Allah?
- Bagaimana cara kita menunjukkan rasa bersyukur kepada Allah ketika mengalami peristiwa alam seperti panas dan hujan?
- Bagaimana kita membuktikan bahwa Allah memelihara dan menyertai kita saat terjadi perubahan cuaca atau peristiwa alam?
- Apa bukti kisah di Alkitab dan doa syukur kita yang menunjukkan kebesaran kuasa Allah atas seluruh alam?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Kehadiran Allah dalam Perubahan Iklim dan Cuaca sebagai Fenomena Alam — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.9.1 Mengidentifikasi kehadiran Allah dalam perubahan iklim dan cuaca sebagai fenomena alam
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama yang dipimpin salah satu murid, dan mengecek kehadiran (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu mengidentifikasi kehadiran Allah dalam perubahan iklim dan cuaca sebagai fenomena alam (3 menit).
- Asesmen awal diagnostik: Guru mengajukan pertanyaan lisan pengelompokan fenomena cuaca/iklim dan pengaturnya: 'Apakah hujan, panas, dan angin terjadi secara kebetulan, atau ada Sang Pencipta yang mengaturnya?' (acuan: diatur oleh Allah Sang Pencipta) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak pembacaan nats Kejadian 8:22 ('Selama bumi masih ada, takkan berhenti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam') dan mencermati penjelasan guru bahwa Allah hadir mengatur keteraturan iklim dan cuaca (10 menit).
- Murid mengamati 4 gambar simbol cuaca dan iklim di papan tulis: (1) Matahari bersinar terik (cuaca panas/kemarau), (2) Awan mendung dengan rintik air (cuaca hujan), (3) Hembusan angin kencang (cuaca berangin), dan (4) Langit berawan cerah (cuaca berawan) (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid secara berpasangan memainkan kuis kartu bergambar 'Tebak Bukti Hadirnya Allah': murid menjodohkan kartu fenomena cuaca dengan kartu bentuk pemeliharaan Allah (12 menit).
- Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Kerja Identifikasi yang memuat 4 butir pernyataan fenomena alam untuk dipasangkan dengan bukti pemeliharaan Allah: (1) 'Hujan turun membasahi bumi' dipasangkan dengan 'Menyirami tanaman dan menyediakan air minum bagi makhluk hidup'; (2) 'Matahari bersinar terik di musim kemarau' dipasangkan dengan 'Memberi kehangatan, membantu proses pengeringan, dan menerangi bumi'; (3) 'Hembusan angin sejuk' dipasangkan dengan 'Menyegarkan udara dan menggerakkan awan penyejuk'; (4) 'Pergantian musim hujan dan kemarau yang teratur' dipasangkan dengan 'Ketetapan janji Allah memelihara kehidupan bumi sesuai Kejadian 8:22' (acuan kunci: 1-Menyirami tanaman, 2-Memberi kehangatan, 3-Menyegarkan udara, 4-Ketetapan janji Allah) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru mereviu hasil identifikasi dan menyimpulkan bahwa setiap bentuk cuaca dan iklim membuktikan kehadiran serta kasih pemeliharaan Allah bagi seluruh ciptaan (8 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap pengerjaan lembar kerja dan mengonfirmasi pemahaman seluruh murid (3 menit).
- Pembelajaran ditutup dengan doa syukur atas kehadiran dan pemeliharaan Allah melalui cuaca hari ini (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar kerja berpemandu dengan simbol visual yang jelas, sedangkan murid yang cepat diberikan 2 butir pengayaan fenomena alam tambahan (pelangi dan embun pagi) untuk diidentifikasi pemeliharaan Allah di dalamnya.
- Proses: Murid yang belum lancar membaca didampingi guru secara terbimbing saat membaca pernyataan kartu.
- Produk: Semua murid menghasilkan lembar identifikasi kehadiran Allah dalam fenomena cuaca/iklim sesuai format.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan: Guru menanyakan siapakah yang mengatur cuaca panas dan hujan, serta apa tujuan Allah menurunkannya bagi bumi? (Acuan jawaban yang benar: Allah yang mengatur; tujuannya untuk memelihara kehidupan manusia, hewan, dan tumbuhan).
Proses:- Pengamatan saat murid mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi 4 fenomena cuaca/iklim dan bukti kehadiran Allah: (1) Hujan turun -> Menyirami tanaman dan menyediakan air; (2) Matahari terik -> Memberi kehangatan dan menerangi bumi; (3) Hembusan angin -> Menyegarkan udara; (4) Pergantian musim teratur -> Janji kesetiaan pemeliharaan Allah sesuai Kejadian 8:22.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman penutup lisan: Murid diminta menyebutkan minimal 1 bukti kehadiran Allah ketika cuaca hujan turun (acuan jawaban: Allah hadir memelihara alam dengan memberi air bagi tumbuhan/makhluk hidup).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di pendahuluan
- Observasi unjuk kerja permainan kuis pasangan kartu bergambar
- Pemeriksaan Lembar Kerja Identifikasi Kehadiran Allah dalam Perubahan Iklim dan Cuaca (4 butir)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi kehadiran Allah dalam perubahan iklim dan cuaca sebagai fenomena alam | Hanya mampu mengidentifikasi 1 dari 4 pasangan fenomena cuaca/iklim dan bukti kehadiran pemeliharaan Allah dengan benar, masih memerlukan bantuan penuh guru (daftar acuan: 1-Hujan, 2-Matahari terik, 3-Hembusan angin, 4-Pergantian musim). | Mampu mengidentifikasi 2 dari 4 pasangan fenomena cuaca/iklim dan bukti kehadiran pemeliharaan Allah dengan tepat sesuai acuan kunci. | Mampu mengidentifikasi 3 dari 4 pasangan fenomena cuaca/iklim dan bukti kehadiran pemeliharaan Allah dengan tepat sesuai acuan kunci. | Mampu mengidentifikasi seluruh 4 pasangan fenomena cuaca/iklim dan bukti kehadiran pemeliharaan Allah secara tepat dan mandiri sesuai acuan kunci. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan gambar dan pembacaan Kejadian 8:22 efektif membantu murid mengidentifikasi kehadiran Allah dalam fenomena cuaca?
- Apakah seluruh murid aktif berpartisipasi dalam kuis kartu dan lembar kerja mandiri?
Murid:- Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa Allah hadir dan memelihara kita di setiap cuaca?
- Fenomena cuaca apa yang paling membuatmu kagum akan pemeliharaan Allah?
Pertemuan 2 — Menceritakan Kehadiran Allah dalam Berbagai Fenomena Alam yang Dialami dalam Kehidupan Sehari-hari — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.9.2 Menceritakan kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam yang dialami dalam kehidupan sehari-hari
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama mensyukuri hari yang baru (3 menit).
- Guru melakukan apersepsi dan asesmen awal diagnostik lisan dengan mengajukan 2 pertanyaan terarah: (1) Sebutkan 1 contoh fenomena alam yang pernah kamu alami di sekitar rumah (acuan: hujan deras/angin kencang/panas terik/banjir/kabut), dan (2) Apa bentuk pemeliharaan atau pertolongan Allah yang kamu rasakan saat itu (acuan: memberi tempat berteduh/rumah aman/kesehatan/bantuan orang tua/rasa damai) (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna, Menggembirakan):- Guru memperlihatkan gambar situasi fenomena alam yang dialami sehari-hari (hujan lebat membasahi tanaman dan terik matahari yang mengeringkan jemuran) serta membimbing murid memahami bahwa Allah selalu hadir dan berkarya memelihara ciptaan-Nya dalam peristiwa tersebut (10 menit).
- Murid secara berpasangan diajak memainkan kuis tebak situasi menggembirakan 'Kartu Fenomena dan Kuasa Allah', di mana murid mencocokkan kartu fenomena alam dengan kartu wujud kehadiran Allah yang menyertainya: (1) Hujan deras -> Allah menyediakan air bagi tumbuhan dan sumur warga; (2) Panas terik -> Allah memberi cahaya dan menghangatkan bumi; (3) Angin berembus -> Allah menyegarkan udara dan menggerakkan awan (10 menit).
Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid secara mandiri menyiapkan cerita pengalaman pribadi berdasarkan panduan 3 butir pertanyaan: (1) Fenomena alam apa yang pernah dialami (mis. hujan deras, kemarau panjang, angin ribut, atau kabut tebal)? (2) Bagaimana situasi yang terjadi saat itu? (3) Bagaimana kehadiran/pertolongan Allah dirasakan dalam peristiwa itu (mis. dilindungi di dalam rumah, diberi ketenangan, ditolong orang tua/sesama)? (15 menit).
- Murid menceritakan pengalaman tersebut di hadapan kelompok kecil atau teman sebangkunya secara bergantian, memuat ketiga unsur: jenis fenomena, situasi yang dialami, dan bentuk kehadiran/pertolongan Allah (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengajak murid hening sejenak merenungkan bahwa di segala cuaca dan fenomena alam yang kita lewati setiap hari, Allah tidak pernah meninggalkan kita dan selalu menyatakan pemeliharaan-Nya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap cerita yang telah disampaikan murid serta menegaskan bahwa Allah berkuasa atas alam dan memelihara hidup manusia (3 menit).
- Guru bersama murid menutup pertemuan dengan doa syukur atas pemeliharaan Allah dalam segala peristiwa alam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu panduan bergambar bagi murid yang membutuhkan pemantik ingatan mengenai peristiwa alam nyata (hujan deras, panas terik, angin kencang).
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan pertanyaan panduan langsung per kalimat saat bercerita, sedangkan murid yang mahir didorong menceritakan lebih dari satu wujud kehadiran/pertolongan Allah yang dialami.
- Produk: Cerita disampaikan secara lisan dalam kelompok kecil; murid dapat menceritakan dengan bantuan catatan kata kunci sederhana atau secara langsung.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan terarah: Murid menjawab 2 pertanyaan pembuka: (1) Menyebutkan 1 fenomena alam yang pernah dialami sendiri di rumah atau lingkungan sekitar (acuan jawaban: hujan lebat, kemarau/panas terik, angin ribut/kencang, banjir, atau kabut), dan (2) Menyebutkan 1 bentuk kehadiran/pertolongan Allah yang dirasakan pada saat itu (acuan jawaban: dilindungi dalam rumah aman, diberi kehangatan/kesehatan, ada keluarga yang mendampingi, atau rasa tenang).
Proses:- Observasi ketercapaian TP saat murid menceritakan pengalamannya dalam kelompok kecil, menggunakan panduan 3 kriteria isi: (1) Menyebutkan fenomena alam yang dialami, (2) Menceritakan situasi yang terjadi, (3) Menceritakan bentuk kehadiran atau pemeliharaan Allah dalam fenomena tersebut (mis. Allah melindungi keluarga, memberi rasa aman saat petir, atau mencukupkan kebutuhan air saat musim kemarau).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Murid secara acak menyebutkan kembali 1 bukti nyata kehadiran Allah yang dialami manusia ketika menghadapi fenomena alam tertentu dalam kehidupan sehari-hari (acuan: Allah memberikan perlindungan/tempat berteduh, mengirimkan pertolongan melalui orang tua/sesama, memberi ketenangan hati, atau menyediakan kebutuhan air dan sinar matahari).
Formatif:- Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran tentang pengalaman fenomena alam dan pertolongan Allah
- Lembar observasi unjuk kerja saat murid menceritakan kehadiran Allah dalam fenomena alam di kehidupan sehari-hari
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan kehadiran Allah dalam fenomena alam yang dialami sehari-hari | Belum mampu menceritakan peristiwa alam yang dialami dan belum dapat menceritakan kehadiran Allah di dalamnya meskipun telah diberi pertanyaan pancingan. | Mampu menceritakan fenomena alam yang dialami, namun belum memuat bentuk kehadiran atau pertolongan Allah di dalamnya tanpa bimbingan penuh guru. | Mampu menceritakan fenomena alam yang dialami sehari-hari beserta bentuk kehadiran atau pertolongan Allah di dalamnya secara runtut dan mandiri. | Mampu menceritakan fenomena alam yang dialami sehari-hari beserta wujud pemeliharaan dan kehadiran Allah secara mendalam, rinci, dan mandiri tanpa keraguan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mendapatkan kesempatan untuk menceritakan pengalaman kehadiran Allah dalam fenomena alam yang dialaminya?
- Bagaimana respons murid dalam mengaitkan peristiwa alam nyata sehari-hari dengan kuasa pemeliharaan Allah?
Murid:- Peristiwa alam apa yang membuatmu paling merasakan penjagaan dan kehadiran Allah?
- Apa yang kamu rasakan setelah menceritakan kebaikan dan pertolongan Allah kepada temanmu?
Pertemuan 3 — Menunjukkan Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam Melalui Kisah Alkitab dan Sikap Bersyukur — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.9.3 Menunjukkan kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam melalui kisah Alkitab
- TP 3.9.4 Menunjukkan sikap bersyukur atas kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam
Pendahuluan:- Guru menyapa murid, mengajak berdoa bersama membuka pelajaran, dan bernyanyi lagu 'Terang Matahari' (Kidung Ceria 322) (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan kehadiran Allah dalam fenomena alam melalui kisah Alkitab dan menunjukkan sikap bersyukur atas kehadiran Allah dalam fenomena alam (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan 2 pertanyaan pemantik: (1) Sebutkan fenomena alam yang kamu ketahui dalam kisah Alkitab! (Acuan: kilat, guntur, hujan deras, badai/angin topan dalam Ayub 37, atau musim menabur-menuai/panas-dingin dalam Kejadian 8:22); (2) Bagaimana caramu bersyukur saat turun hujan? (Kriteria penerimaan operasional: menyebutkan doa syukur, bersukacita karena tanaman disiram air, atau berterima kasih atas air yang diberikan Allah) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Menggembirakan, Bermakna):- Murid menyimak pembacaan teks Alkitab dari Kejadian 8:22 dan Ayub 37:1-13 yang dibacakan guru tentang kuasa Allah yang hadir mengatur guntur, kilat, salju, hujan lebat, dan perputaran musim (15 menit).
- Secara berpasangan, murid bermain 'Tebak Kartu Peristiwa Alkitab': murid menunjukkan 4 kartu fenomena alam yang disebutkan dalam Kitab Ayub 37 dan Kejadian 8:22 dari kumpulan 6 kartu. Kartu yang disediakan: (1) Kilat yang menyambar, (2) Guntur yang menderu, (3) Hujan lebat yang membasahi bumi, (4) Pergantian musim panas dan dingin, (5) Pesawat terbang di angkasa [pengalih], (6) Gedung bertingkat roboh karena usia [pengalih] (Acuan: kartu 1, 2, 3, dan 4 adalah fenomena alam dalam teks Alkitab, sedangkan kartu 5 dan 6 adalah pengalih buatan manusia) (15 menit).
Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):- Murid mengidentifikasi dan menunjukkan 4 bukti kehadiran Allah dalam fenomena alam melalui lembar kerja kisah Alkitab: (1) Kejadian 8:22 menunjukkan Allah hadir menjaga keteraturan musim menabur dan menuai; (2) Ayub 37:3-4 menunjukkan Allah hadir berkuasa atas kilat dan guntur; (3) Ayub 37:6 menunjukkan Allah berfirman memerintahkan salju dan hujan lebat turun; (4) Ayub 37:12 menunjukkan awan-awan berputar menurut petunjuk-Nya (5 menit).
- Murid mengerjakan latihan menunjukkan sikap bersyukur dengan memilih tanda centang (V) pada 4 pernyataan sikap bersyukur yang tepat atas kehadiran Allah dalam peristiwa alam dari daftar 6 pernyataan berikut: (1) Berdoa mengucap syukur kepada Allah saat musim hujan tiba karena tanah menjadi subur [Benar], (2) Mengeluh dan marah-marah saat cuaca panas terik [Pengalih/Salah], (3) Berterima kasih kepada Allah atas sinar matahari yang mengeringkan pakaian [Benar], (4) Mendoakan sesama yang terdampak bencana alam sebagai wujud kasih dan syukur [Benar], (5) Membiarkan tanaman layu dan menyalahkan Tuhan saat kemarau [Pengalih/Salah], (6) Menjaga kesehatan tubuh dengan gembira pada setiap pergantian cuaca sebagai ungkapan syukur [Benar] (Acuan kunci centang: nomor 1, 3, 4, dan 6) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil pekerjaannya secara mandiri, kemudian menuliskan 1 kalimat ungkapan syukur pribadi atas pemeliharaan Allah dalam cuaca hari ini (Kriteria penerimaan operasional: kalimat memuat kata terima kasih/syukur kepada Tuhan/Allah atas cuaca panas/hujan/cerah) (10 menit).
- Murid melakukan hening sejenak merenungkan kehadiran Allah yang setia memelihara hidup manusia melalui segala fenomena alam (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan bahwa Allah Mahakuasa hadir dalam setiap peristiwa alam dan umat-Nya dipanggil untuk senantiasa bersyukur atas pemeliharaan-Nya (5 menit).
- Guru melakukan asesmen akhir berupa cek pemahaman lisan terarah: menyebutkan kembali 2 fenomena alam bukti kuasa Allah dalam Kitab Ayub 37 (Acuan: kilat/guntur/hujan deras/salju/angin topan) dan 1 contoh sikap bersyukur saat menghadapi cuaca (Kriteria penerimaan operasional: berdoa, bersyukur, atau tidak mengeluh) (10 menit).
- Pelajaran diakhiri dengan doa syukur bersama dipimpin oleh salah satu murid (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks Ayub 37:1-6 dengan tanda garis bawah pada nama fenomena alam; murid yang cepat diberikan teks lengkap Ayub 37:1-13.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru saat mencocokkan kartu pernyataan sikap bersyukur; murid yang mandiri langsung mengisi lembar kerja secara individual.
- Produk: Pada tahap refleksi, murid yang memerlukan bimbingan dapat memilih gambar ekspresi bersyukur dan membacakan doa sederhana yang disediakan; murid mandiri menuliskan kalimat doanya sendiri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan di awal pembelajaran: (1) Sebutkan fenomena alam yang terdapat dalam Alkitab yang kamu ketahui! (Acuan: kilat, guntur, hujan, badai, panas, dingin); (2) Bagaimana sikap kita saat mengalami peristiwa alam seperti hujan atau panas? (Kriteria penerimaan: bersyukur/berdoa/berterima kasih kepada Allah).
Proses:- Pemeriksaan ketepatan tugas 'Tebak Kartu Peristiwa Alkitab' (Acuan: kartu kilat, guntur, hujan lebat, pergantian musim; pengalih: pesawat terbang, gedung roboh).
- Pemeriksaan lembar kerja pilihan sikap bersyukur atas 6 butir pernyataan (Kunci centang: nomor 1 'berdoa bersyukur saat hujan', nomor 3 'berterima kasih atas sinar matahari', nomor 4 'mendoakan sesama terdampak bencana', nomor 6 'menjaga kesehatan dengan gembira'; pengalih tidak dicentang: nomor 2 'mengeluh dan marah saat panas' dan nomor 5 'menyalahkan Tuhan saat kemarau').
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan di penutup: Murid dapat menunjukkan minimal 2 fenomena alam dalam Kitab Ayub 37 (Acuan: kilat, guntur, salju, hujan lebat, badai) dan 1 tindakan sikap bersyukur atas fenomena alam (Kriteria penerimaan operasional: berdoa mengucap syukur, berterima kasih kepada Tuhan, atau menjaga kesehatan tubuh).
Formatif:- Observasi unjuk kerja saat murid memilih kartu peristiwa alam dalam Alkitab
- Penilaian lembar kerja menunjukkan kehadiran Allah dalam teks Alkitab dan pilihan sikap bersyukur
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan kehadiran Allah dalam fenomena alam melalui kisah Alkitab | Belum mampu menunjukkan fenomena alam yang menyatakan kehadiran Allah dalam kisah Alkitab (hanya 0-1 kartu/butir tepat dari 4 acuan). | Mampu menunjukkan 2 dari 4 fenomena alam yang menyatakan kehadiran Allah dalam kisah Alkitab (Acuan: kilat, guntur, hujan lebat, pergantian musim). | Mampu menunjukkan 3-4 fenomena alam yang menyatakan kehadiran Allah dalam kisah Alkitab dengan tepat sesuai acuan teks (Kejadian 8:22 dan Ayub 37:1-13). | Mampu menunjukkan seluruh 4 fenomena alam yang menyatakan kehadiran Allah dalam kisah Alkitab secara mandiri dan tepat tanpa memilih kartu pengalih. | | Menunjukkan sikap bersyukur atas kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam | Belum mampu memilih pernyataan sikap bersyukur yang tepat atas fenomena alam (hanya 0-1 dari 4 butir tepat). | Mampu memilih 2 dari 4 pernyataan sikap bersyukur yang tepat atas kehadiran Allah dalam fenomena alam. | Mampu memilih 3-4 pernyataan sikap bersyukur dengan tepat sesuai daftar acuan sikap bersyukur. | Mampu memilih seluruh 4 pernyataan sikap bersyukur secara konsisten dan tepat serta menolak seluruh pernyataan pengalih/sikap mengeluh. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah langkah pembelajaran dengan kartu teks Alkitab membantu murid memahami kehadiran Allah dalam fenomena alam?
- Apakah seluruh murid telah mampu menunjukkan sikap bersyukur atas peristiwa alam dalam kehidupan sehari-hari?
Murid:- Peristiwa alam apa saja di dalam Alkitab yang mengingatkanmu akan kehebatan kuasa Allah?
- Apa tindakan syukur yang akan kamu lakukan hari ini atas cuaca yang Allah berikan?
Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 3.9.1 Mengidentifikasi kehadiran Allah dalam perubahan iklim dan cuaca sebagai fenomena alam
- TP 3.9.2 Menceritakan kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam yang dialami dalam kehidupan sehari-hari
- TP 3.9.3 Menunjukkan kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam melalui kisah Alkitab
- TP 3.9.4 Menunjukkan sikap bersyukur atas kehadiran Allah dalam berbagai fenomena alam
Pendahuluan:- Guru membuka sesi dengan salam, doa pembuka, dan memeriksa kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab: mengukur pemahaman dan pembuktian belajar mengenai kehadiran Allah dalam cuaca, fenomena alam, kisah Alkitab, dan sikap bersyukur (2 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menjelaskan petunjuk teknis dua bagian tugas sumatif: pengerjaan lembar kerja tertulis portofolio serentak di meja masing-masing dan giliran unjuk kerja lisan mandiri selama 2 menit per murid di meja guru (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid serentak secara mandiri mengerjakan lembar kerja tertulis (durasi 45 menit) yang terdiri atas dua bagian: (Bagian A - TP 3.9.3) Menjodohkan 4 cuplikan kisah Alkitab dengan fenomena alam yang tepat, dengan rincian soal: (1) Kejadian 8:22 menyebutkan janji Allah memelihara musim menabur-menuai dan siklus cuaca -> dipasangkan dengan: pergantian musim hujan dan kemarau; (2) Ayub 37:2-5 menyebutkan suara gemuruh dan kilatan halilintar kekuasaan Allah -> dipasangkan dengan: guntur dan kilat; (3) Markus 4:39 menceritakan Yesus meredakan angin ribut di danau -> dipasangkan dengan: badai taufan dan ombak reda; (4) Keluaran 14:21 menceritakan Allah mengeringkan laut dengan angin timur yang kuat -> dipasangkan dengan: air laut terbelah menjadi jalan kering (pilihan pengalih yang tidak boleh dipilih: gempa bumi akibat pergeseran lempeng bumi, banjir akibat sampah menyumbat selokan); dan (Bagian B - TP 3.9.4) Menuliskan teks doa syukur 2-3 kalimat atas pemeliharaan Allah dalam peristiwa alam sehari-hari (kriteria penerimaan: doa memuat ungkapan terima kasih kepada Allah, menyebut minimal satu fenomena alam/cuaca seperti hujan/panas/angin, dan permohonan pemeliharaan-Nya) (45 menit).
- Secara paralel saat murid mengerjakan lembar kerja tertulis, guru memanggil murid secara bergiliran untuk unjuk kerja lisan mandiri di meja guru selama 2 menit per anak (total 60 menit untuk 28-30 murid; murid yang telah selesai tetap duduk tertib membaca bahan pengayaan Alkitab): murid menuturkan secara lisan keterlibatan Allah dalam perubahan iklim/cuaca (TP 3.9.1) dan menceritakan 1 pengalaman pribadi merasakan perlindungan Allah saat mengalami fenomena alam sehari-hari (TP 3.9.2) berdasarkan 2 pertanyaan pemandu guru: '1. Bagaimana Allah hadir dalam perubahan cuaca seperti panas dan hujan?' (acuan jawaban: Allah hadir menyediakan hujan membasahi bumi/memberi air bagi makhluk hidup dan memberikan panas matahari untuk menerangi bumi/mengeringkan pakaian/kehidupan) dan '2. Ceritakan satu pengalamanmu merasakan pertolongan dan perlindungan Allah saat terjadi peristiwa alam sehari-hari!' (acuan jawaban: cerita nyata murid yang memuat jenis peristiwa seperti hujan deras/petir/angin kencang dan bentuk perlindungan Allah seperti diberi keselamatan di rumah/dijaga bersama keluarga/diberi ketenangan) (45 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi murid melakukan refleksi singkat berkesadaran tentang kesungguhan, kejujuran, dan kemandirian mereka selama menuntaskan asesmen unjuk kerja lisan dan lembar kerja tertulis (3 menit).
Penutup:- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja tertulis murid dan merapikan catatan rubrik penilaian lisan (1 menit).
- Guru merangkum ketercapaian seluruh Bab 9 bahwa Allah adalah Penguasa alam semesta yang setia memelihara hidup manusia dalam setiap cuaca dan peristiwa alam (1 menit).
- Guru memimpin doa penutup sesi sumatif dan mengakhiri pembelajaran dengan berkat (0 menit).
Diferensiasi:- Konten: Akomodasi akses tata letak lembar kerja dengan huruf yang lebih besar bagi murid dengan gangguan penglihatan tanpa mengubah teks soal Alkitab dan tugas doa.
- Proses: Akomodasi akses waktu jeda 10 detik sebelum menjawab bagi murid yang membutuhkan waktu memproses pertanyaan lisan guru, dengan butir pertanyaan dan standar bukti yang tetap sama.
- Produk: Format bukti lisan dan tertulis seragam sesuai acuan ATP tanpa mengubah tuntutan kompetensi.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan asesmen mandiri oleh guru dengan memastikan setiap murid memahami dua bagian tugas sumatif (lembar kerja tertulis dan giliran lisan) tanpa membuka catatan.
Proses:- Observasi guru menggunakan rubrik unjuk kerja lisan bergiliran di meja guru dan pengawasan pengerjaan lembar kerja mandiri tertulis di meja murid.
Sumatif Bab:- kombinasi unjuk kerja lisan bergiliran dan lembar kerja portofolio tertulis: penuturan lisan murid tentang kehadiran Allah dalam cuaca dan fenomena alam sehari-hari serta lembar kerja berisi identifikasi kisah Alkitab dan teks doa syukur singkat
- unjuk kerja lisan bergiliran: tuturan lisan murid selama 2 menit per anak di meja guru mengenai keterlibatan Allah dalam perubahan cuaca serta pengalaman pribadi merasakan perlindungan Allah saat peristiwa alam (60 menit / 2 menit = 30 murid, mencukupi 28 murid satu kelas) (60 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja lisan)
- penugasan tertulis dan produk doa serentak: lembar kerja murid yang menunjukkan bagian kisah Alkitab tentang kuasa Allah atas peristiwa alam serta tulisan 2-3 kalimat doa syukur atas pemeliharaan Allah dalam fenomena alam yang dikerjakan serentak di kelas (45 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran dan rubrik produk tulisan doa)
Sumatif:- kombinasi unjuk kerja lisan bergiliran dan lembar kerja portofolio tertulis: penuturan lisan murid tentang kehadiran Allah dalam cuaca dan fenomena alam sehari-hari serta lembar kerja berisi identifikasi kisah Alkitab dan teks doa syukur singkat
- unjuk kerja lisan bergiliran: tuturan lisan murid selama 2 menit per anak di meja guru mengenai keterlibatan Allah dalam perubahan cuaca serta pengalaman pribadi merasakan perlindungan Allah saat peristiwa alam (60 menit / 2 menit = 30 murid, mencukupi 28 murid satu kelas) (60 menit; individual; instrumen: rubrik penilaian unjuk kerja lisan)
- penugasan tertulis dan produk doa serentak: lembar kerja murid yang menunjukkan bagian kisah Alkitab tentang kuasa Allah atas peristiwa alam serta tulisan 2-3 kalimat doa syukur atas pemeliharaan Allah dalam fenomena alam yang dikerjakan serentak di kelas (45 menit; kelompok; instrumen: pedoman penskoran dan rubrik produk tulisan doa)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi kehadiran Allah dalam perubahan cuaca (TP 3.9.1 - Lisan) | Belum mampu menyebutkan kehadiran Allah dalam perubahan cuaca panas maupun hujan meski diberi bimbingan guru. | Menyebutkan kehadiran Allah hanya pada 1 jenis cuaca (hanya panas atau hanya hujan) dengan bimbingan stimulus guru. | Menyebutkan secara mandiri kehadiran Allah dalam 2 kondisi cuaca (panas dan hujan: Allah memberi air/menyuburkan tanaman dan memberi kehangatan/terang). | Mengidentifikasi secara rinci dan mandiri kehadiran Allah dalam perubahan cuaca panas dan hujan beserta manfaat pemeliharaan-Nya bagi kelangsungan hidup manusia dan alam. | | Menceritakan kehadiran Allah dalam fenomena alam sehari-hari (TP 3.9.2 - Lisan) | Belum mampu menceritakan pengalaman pribadi merasakan perlindungan Allah saat terjadi peristiwa alam. | Menceritakan peristiwa alam yang dialami namun belum menyebutkan bentuk pemeliharaan/perlindungan Allah di dalamnya. | Menceritakan pengalaman pribadi saat menghadapi peristiwa alam (misal hujan deras/angin/petir) dan menyebutkan 1 bentuk perlindungan Allah yang dirasakannya. | Menceritakan pengalaman pribadi secara runtut dan jelas tentang peristiwa alam yang dialami serta mengungkapkan rasa aman atas perlindungan Allah yang dialaminya. | | Menunjukkan kehadiran Allah dalam fenomena alam melalui kisah Alkitab (TP 3.9.3 - Tertulis) | Tepat menjodohkan 0-1 dari 4 kutipan kisah Alkitab dengan fenomena alam yang sesuai, atau memilih opsi pengalih. | Tepat menjodohkan 2 dari 4 kutipan kisah Alkitab dengan fenomena alam yang sesuai (dari daftar: Kejadian 8:22, Ayub 37:2-5, Markus 4:39, Keluaran 14:21). | Tepat menjodohkan 3 dari 4 kutipan kisah Alkitab dengan fenomena alam yang sesuai dan tidak memilih 2 opsi pengalih. | Tepat menjodohkan seluruh 4 kutipan kisah Alkitab dengan fenomena alam yang sesuai (Kejadian 8:22 -> musim; Ayub 37:2-5 -> kilat/guntur; Markus 4:39 -> badai diredakan; Keluaran 14:21 -> laut terbelah) tanpa keliru dan tidak memilih opsi pengalih. | | Menunjukkan sikap bersyukur atas kehadiran Allah dalam fenomena alam (TP 3.9.4 - Tertulis) | Belum menuliskan doa syukur, atau doa yang ditulis tidak berkaitan dengan peristiwa alam/pemeliharaan Allah. | Menuliskan 1 kalimat doa syukur namun belum spesifik menyebutkan kehadiran Allah dalam fenomena alam. | Menuliskan 2-3 kalimat doa syukur yang memuat ungkapan terima kasih atas pemeliharaan Allah dalam cuaca/peristiwa alam tertentu. | Menuliskan 2-3 kalimat doa syukur yang utuh, memuat ungkapan terima kasih atas kuasa Allah dalam fenomena alam dan permohonan penyertaan hidup dengan penuh ketulusan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 2 menit per anak mencukupi untuk mengamati penuturan lisan seluruh murid secara adil dan objektif?
- Bagaimana capaian murid pada indikator kisah Alkitab dan penulisan doa syukur, apakah seluruh kriteria ketercapaian telah terpenuhi secara merata?
Murid:- Apakah aku sudah bercerita dengan jujur tentang perlindungan Allah yang kurasakan saat cuaca buruk atau peristiwa alam?
- Apakah doa syukur yang kutulis benar-benar ungkapan hatiku yang berterima kasih atas kuasa Allah dalam alam?
SUMBER BELAJAR- Alkitab (Kejadian 8:22; Ayub 37:1-24)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2022)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2022)
- Kartu gambar fenomena cuaca (panas, hujan, angin, pergantian musim) dan kartu pernyataan pemeliharaan Allah
- Kartu bergambar fenomena alam sehari-hari (hujan, terik matahari, angin)
- Alkitab (Kejadian 8:22, Ayub 37:1-24)
- Alkitab: Kejadian 8:22 dan Ayub 37:1-24
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Kemendikbudristek 2022
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Kemendikbudristek 2022
- Buku Nyanyian Kidung Ceria No. 322 'Terang Matahari'
- Set kartu fenomena alam Alkitab dan lembar kerja pilihan sikap bersyukur
- Alkitab (Kejadian 8:22; Ayub 37:1-24; Keluaran 14:21; Markus 4:39)
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bab 9 (Tugas Penjodohan Alkitab dan Lembar Doa Syukur)
|