Modul AjarBab 7Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3 Bab 7: Melayani di Sekolah Minggu

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 untuk Bab 7 "Melayani di Sekolah Minggu", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3 Bab 7: Melayani di Sekolah Minggu

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 7

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Bab 7 — Melayani di Sekolah Minggu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBab 7 — Melayani di Sekolah Minggu
Alokasi Waktu10 JP (10 x 35 menit = 350 menit)
Jumlah Pertemuan4
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 3.7.1 Menyebutkan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja di Sekolah Minggu
  2. TP 3.7.2 Mengidentifikasi contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu
  3. TP 3.7.3 Menunjukkan tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah Minggu

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kalian ketahui tentang arti kata 'melayani'?
  2. Mengapa anak-anak di Sekolah Minggu juga dipanggil untuk melayani sesama?
  3. Apa saja perbuatan baik yang pernah kalian lihat dilakukan anak-anak saat ibadah Sekolah Minggu berlangsung?
  4. Bagaimana cara kita melayani teman dan guru saat beribadah bersama di Sekolah Minggu?
  5. Bagaimana caramu membantu teman atau guru saat ibadah Sekolah Minggu sedang berlangsung?
  6. Tindakan melayani apa saja yang bisa langsung kamu lakukan di kelas ibadah Sekolah Minggu hari ini?
  7. Apa arti melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu sebagai tugas panggilan gereja?
  8. Apa saja tindakan nyata yang dapat kita lakukan saat melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menyebutkan Arti Melayani Sesama sebagai Tugas Panggilan Gereja di Sekolah Minggu — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.7.1 Menyebutkan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja di Sekolah Minggu

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, memimpin doa pembuka bersama murid, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu agar murid dapat menyebutkan arti melayani sesama sebagai salah satu tugas panggilan gereja dalam lingkup Sekolah Minggu (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik melalui 2 pertanyaan lisan terarah: (1) 'Siapakah sesama kita itu?' (acuan: orang-orang di sekitar kita seperti teman, guru, keluarga, dan orang lain); (2) 'Pernahkah kalian mendengar kata melayani, dan apa artinya menurut kalian?' (acuan: menolong/membantu orang lain atau melakukan kebaikan bagi orang lain) untuk memetakan pemahaman awal murid (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak pembacaan teks Alkitab dari Roma 12:11 dan penjelasan guru mengenai 3 poin kunci arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja di Sekolah Minggu, yaitu: (1) melayani berarti menerima ajakan untuk membantu dan menyiapkan apa yang diperlukan sesama dengan sukarela; (2) melayani sesama merupakan wujud nyata melayani Tuhan; dan (3) melayani sesama adalah salah satu tugas panggilan gereja (diakonia) yang harus dilakukan dengan setia dan tulus (10 menit).
  • Guru memberikan kesempatan tanya jawab terarah seputar ketiga poin arti melayani sesama tersebut, memastikan murid memahami konsep bahwa melayani sesama di Sekolah Minggu berarti kerelaan membantu dan berbuat kasih bagi teman atau guru sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan memainkan permainan kartu edukatif menggembirakan bertajuk 'Tebak Kartu Arti Melayani', di mana setiap pasangan menerima 4 lembar kartu pernyataan dan bertugas memilih kartu mana saja yang merupakan arti melayani sesama yang benar. Daftar 4 kartu pernyataan: Kartu 1: 'Membantu dan menolong teman dengan ikhlas' (Benar); Kartu 2: 'Menyuruh orang lain mengerjakan tugas kita' (Salah/Pengalih); Kartu 3: 'Menerima ajakan berbuat baik dan menyiapkan kebutuhan bersama di Sekolah Minggu' (Benar); Kartu 4: 'Hanya mau menolong jika diberi imbalan uang' (Salah/Pengalih). Kunci jawaban kartu benar: Kartu 1 dan Kartu 3 (15 menit).
  • Setiap pasangan secara bergantian menyebutkan kembali kartu pilihan mereka di depan teman sebangkunya, lalu guru meminta beberapa perwakilan menyebutkan secara lisan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja berdasarkan kartu yang tepat (10 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan lembar cek pemahaman berisikan 3 butir isian/pilihan singkat untuk menyebutkan kembali arti melayani sesama: Butir 1: Melayani berarti menerima ajakan untuk ... (Kunci: membantu/menolong sesama/menyiapkan apa yang diperlukan); Butir 2: Melayani sesama di Sekolah Minggu adalah wujud tugas panggilan ... (Kunci: gereja / Tuhan); Butir 3: Sikap hati yang benar saat melayani sesama adalah ... (Kunci: sukarela / ikhlas / tulus / tidak bersungut-sungut) (10 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memfasilitasi murid merefleksikan makna belajar hari ini dengan menanyakan: 'Mengapa gereja dan Sekolah Minggu memanggil kita semua untuk saling melayani?' dan mengonfirmasi jawaban murid bahwa melayani sesama adalah ungkapan syukur atas kebaikan Tuhan (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat kesimpulan pembelajaran bahwa melayani sesama berarti menerima ajakan untuk menolong dan berbuat baik tanpa pamrih sebagai tugas panggilan gereja di Sekolah Minggu (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan verbal atas keberhasilan murid menyebutkan arti melayani secara tepat, menyampaikan gambaran materi pertemuan berikutnya mengenai contoh perbuatan melayani, lalu menutup kelas dengan doa bersama (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu kata kunci bergambar intisari arti melayani (menolong, sukarela, tugas panggilan Tuhan), sedangkan murid yang cepat diberikan penguatan teks referensi Roma 12:11 secara lengkap.
  • Proses: Murid yang membutuhkan scaffolding didampingi guru membaca dan memahami kartu pernyataan arti melayani, sedangkan murid yang sudah lancar diajak membaca dan menganalisis kartu secara mandiri bersama pasangannya.
  • Produk: Murid dapat menyebutkan arti melayani secara lisan langsung kepada guru atau menuliskannya pada lembar cek pemahaman yang disediakan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik Lisan (2 butir): (1) 'Sebutkan siapa saja yang disebut sesama!' (Acuan: keluarga, teman, guru, tetangga, atau orang di sekitar kita); (2) 'Sebutkan apa arti melayani yang kalian tahu!' (Acuan: membantu sesama, menolong, atau berbuat kebaikan bagi orang lain).

Proses:

  • Pengamatan keterlibatan dan ketepatan murid saat memilih 2 kartu benar dari 4 kartu pernyataan dalam permainan 'Tebak Kartu Arti Melayani' (Kartu 1 dan Kartu 3 adalah arti melayani; Kartu 2 dan Kartu 4 adalah pengalih).

Akhir Pertemuan:

  • Pengecekan lembar cek pemahaman 3 butir isian singkat: Butir 1 (Kunci: membantu/menolong sesama/menyiapkan apa yang diperlukan); Butir 2 (Kunci: gereja / Tuhan); Butir 3 (Kunci: sukarela / ikhlas / tulus / tidak bersungut-sungut). Ketuntasan minimal benar 2 dari 3 butir.

Formatif:

  • Tanya jawab diagnostik awal tentang arti melayani dan siapa itu sesama
  • Observasi unjuk kerja permainan 'Tebak Kartu Arti Melayani'
  • Lembar cek pemahaman mandiri menyebutkan 3 arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja di Sekolah MingguBelum mampu menyebutkan arti melayani sesama (menjawab 0 dari 3 butir kunci dengan benar dan belum dapat mengidentifikasi kartu arti melayani).Mampu menyebutkan sebagian kecil arti melayani sesama (menjawab tepat 1 dari 3 butir cek pemahaman, serta masih keliru memilih kartu pengalih).Mampu menyebutkan arti melayani sesama secara tepat (menjawab tepat minimal 2 dari 3 butir cek pemahaman dan tepat memilih 2 kartu arti melayani tanpa memilih kartu pengalih).Mampu menyebutkan seluruh arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja secara lengkap dan mandiri (menjawab tepat seluruh 3 butir cek pemahaman serta tepat memilih 2 kartu arti melayani tanpa keraguan).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan permainan kartu berhasil membuat murid memahami arti melayani sesama dengan gembira dan aktif?
  • Apakah seluruh murid telah mampu menyebutkan inti arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja?

Murid:

  • Apakah aku sekarang sudah tahu apa arti melayani sesama di Sekolah Minggu?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling membuatku senang?

Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Contoh Perbuatan Melayani Sesama dalam Ibadah Sekolah Minggu — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.7.2 Mengidentifikasi contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
  • Guru mengaitkan pembelajaran dengan materi pertemuan sebelumnya tentang arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja (2 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengidentifikasi contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu (2 menit).
  • Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan 2 gambar: (A) anak membagikan warta/buku lagu kepada teman dan (B) anak bermain lari-larian sendiri di ruang ibadah, lalu meminta murid mengidentifikasi mana yang merupakan perbuatan melayani dalam ibadah (acuan: Gambar A adalah contoh perbuatan melayani sesama) (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati teks materi tentang bentuk-bentuk pelayanan anak dalam ibadah Sekolah Minggu, seperti memimpin doa, membagikan buku lagu/warta ibadah, membantu mengedarkan kantong persembahan, membacakan ayat Alkitab, serta merapikan kursi ibadah (10 menit).
  • Guru mengadakan sesi tanya jawab terbimbing untuk menegaskan perbedaan antara perbuatan melayani sesama di Sekolah Minggu dengan tindakan yang bukan pelayanan di ruang ibadah (5 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid bermain kuis tantangan berpasangan 'Tepuk Melayani' yang menggembirakan: saat guru menyebutkan sebuah aktivitas, pasangan murid bersorak 'Layanilah!' jika itu contoh melayani di Sekolah Minggu, dan bersedekap diam jika bukan. Daftar aktivitas kuis: (1) Mengedarkan kantong persembahan kepada teman (Layanilah!); (2) Mengobrol saat guru Sekolah Minggu bercerita (diam); (3) Membagikan buku nyanyian kepada teman yang baru datang (Layanilah!); (4) Berebut tempat duduk paling depan (diam) (10 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Identifikasi yang berisi 6 kartu situasi perbuatan dalam ibadah Sekolah Minggu: (1) Membantu guru mengedarkan kantong persembahan kepada teman-teman, (2) Membaca komik sendiri saat ibadah berlangsung, (3) Menemani dan berbagi buku cerita Alkitab dengan teman baru, (4) Meninggalkan sampah bungkus permen di bawah kursi ibadah, (5) Membantu merapikan kursi dan Alkitab bersama teman seusai ibadah, (6) Mencoret-coret lembar warta ibadah teman. Murid memberi tanda centang (V) untuk contoh perbuatan melayani sesama dan tanda silang (X) untuk yang bukan perbuatan melayani (acuan kunci: nomor 1, 3, 5 adalah contoh perbuatan melayani [centang]; nomor 2, 4, 6 adalah bukan [silang]) (13 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru memeriksa hasil lembar kerja dan mengonfirmasi ketepatan identifikasi perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu (10 menit).
  • Murid merenungkan perbuatan melayani apa saja yang sudah pernah mereka lakukan di Sekolah Minggu dan perbuatan mana yang ingin mereka mulai lakukan pada ibadah minggu depan (5 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru menyimpulkan contoh-contoh konkret perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu (3 menit).
  • Guru memberikan umpan balik atas hasil kerja murid dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri mempraktikkan tindakan melayani pada pertemuan berikutnya (20 menit tidak digunakan, tepat 2 menit) (2 menit).
  • Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan doa penutup dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan lembar kerja bergambar visual yang memperjelas situasi ibadah Sekolah Minggu, sedangkan murid yang cepat diberikan lembar kerja teks deskripsi situasi.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan mengidentifikasi dibimbing guru secara terbimbing melalui penguraian situasi satu per satu, sedangkan murid yang cepat dapat langsung menyelesaikan 6 butir secara mandiri.
  • Produk: Semua murid menghasilkan lembar identifikasi 6 butir; murid yang cepat dapat menambahkan 1 contoh perbuatan melayani sesama di Sekolah Minggu yang pernah mereka alami sendiri.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik di awal pembelajaran menggunakan 2 gambar situasi: (A) anak membagikan warta/buku lagu kepada teman dan (B) anak berlari-lari saat doa. Pertanyaan: 'Manakah dari kedua gambar ini yang menunjukkan perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu?' (Acuan jawaban benar: Gambar A, karena menolong teman menyiapkan perlengkapan ibadah, sedangkan Gambar B mengganggu ketertiban ibadah).

Proses:

  • Observasi partisipasi dan ketepatan respons murid saat permainan kuis 'Tepuk Melayani'.
  • Penilaian lembar kerja mengidentifikasi 6 kartu situasi ibadah Sekolah Minggu. Kartu situasi: (1) Membantu guru mengedarkan kantong persembahan kepada teman-teman [Benar/Melayani]; (2) Membaca komik sendiri saat ibadah berlangsung [Salah/Bukan]; (3) Menemani dan berbagi buku cerita Alkitab dengan teman baru [Benar/Melayani]; (4) Meninggalkan sampah bungkus permen di bawah kursi ibadah [Salah/Bukan]; (5) Membantu merapikan kursi dan Alkitab bersama teman seusai ibadah [Benar/Melayani]; (6) Mencoret-coret lembar warta ibadah teman [Salah/Bukan]. Acuan penskoran: Benar 6 butir = Sangat Berkembang; Benar 4-5 butir = Berkembang; Benar 2-3 butir = Mulai Berkembang; Benar 0-1 butir = Belum Berkembang.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir pembelajaran: murid diminta menyebutkan kembali 2 contoh nyata perbuatan melayani sesama yang dapat dilakukan dalam ibadah Sekolah Minggu (Acuan jawaban yang diterima: memimpin doa/pujian, membagikan buku nyanyian/warta, mengedarkan kantong persembahan, membaca Alkitab, merapikan kursi/ruang ibadah, berbagi tempat duduk/buku dengan teman).

Formatif:

  • Asesmen diagnostik awal: mengidentifikasi gambar perbuatan melayani sesama di Sekolah Minggu.
  • Asesmen formatif proses: unjuk respons dalam kuis 'Tepuk Melayani' dan pemeriksaan hasil pengerjaan Lembar Kerja Identifikasi 6 kartu situasi.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah MingguMengidentifikasi dengan tepat 0-1 dari 6 situasi perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu pada lembar kerja (acuan kunci: situasi 1, 3, 5 melayani; situasi 2, 4, 6 bukan melayani).Mengidentifikasi dengan tepat 2-3 dari 6 situasi perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu pada lembar kerja dengan bimbingan guru (acuan kunci: situasi 1, 3, 5 melayani; situasi 2, 4, 6 bukan melayani).Mengidentifikasi dengan tepat 4-5 dari 6 situasi perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu pada lembar kerja secara mandiri (acuan kunci: situasi 1, 3, 5 melayani; situasi 2, 4, 6 bukan melayani).Mengidentifikasi seluruh 6 dari 6 situasi perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu pada lembar kerja dengan tepat dan mandiri tanpa kesalahan (acuan kunci: situasi 1, 3, 5 melayani; situasi 2, 4, 6 bukan melayani).

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah aktivitas kuis dan lembar kerja efektif membantu murid mengenali ragam perbuatan melayani sesama di Sekolah Minggu?
  • Bagaimana keterlibatan murid dalam membedakan perbuatan melayani dan yang bukan pelayanan saat ibadah?

Murid:

  • Perbuatan melayani apa saja yang sudah kamu ketahui dapat dilakukan saat ibadah Sekolah Minggu?
  • Perbuatan melayani apa yang ingin kamu lakukan di Sekolah Minggu minggu depan?

Pertemuan 3 — Menunjukkan Tindakan Melayani Sesama dalam Kegiatan Ibadah Sekolah Minggu — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.7.3 Menunjukkan tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah Minggu

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, doa bersama, dan presensi murid (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik kesiapan menunjukkan tindakan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu dengan meminta murid memilih kartu tindakan yang tepat (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini, yaitu menunjukkan tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah Minggu (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan demonstrasi 4 bentuk tindakan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu: (1) membagikan buku nyanyian/warta ibadah kepada teman, (2) merapikan kursi ibadah agar teman dapat duduk rapi, (3) mengedarkan kantong persembahan kepada teman, dan (4) mengajak serta mendampingi teman membuka Alkitab (15 menit).
  • Murid secara berpasangan mengamati 4 gambar peragaan tindakan melayani sesama dalam ibadah dan mencocokkannya dengan nama tindakan yang tepat untuk memastikan pemahaman langkah tindakannya (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi kelas menjadi 4 kelompok peran ibadah Sekolah Minggu untuk kegiatan simulasi stasiun praktik yang menyenangkan (permainan stasiun pelayanan) (10 menit).
  • Secara bergantian antar-stasiun, setiap murid dalam kelompok menunjukkan tindakan melayani sesama dalam setting simulasi ibadah Sekolah Minggu: Stasiun 1 menunjukkan tindakan membagikan buku nyanyian/warta kepada teman; Stasiun 2 menunjukkan tindakan merapikan barisan kursi duduk teman; Stasiun 3 menunjukkan tindakan mengedarkan kantong persembahan secara berurutan; Stasiun 4 menunjukkan tindakan membuka dan memegang buku Alkitab bersama teman yang belum menemukan nats (35 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama kelompok memeriksa keterlaksanaan 4 tindakan melayani sesama yang telah ditunjukkan pada lembar ceklis simulasi ibadah (10 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan kembali 4 tindakan nyata melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu yang telah dipraktikkan (5 menit).
  • Guru memberikan penguatan terhadap praktik pelayanan murid dan menutup pembelajaran dengan doa ucapan syukur (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu panduan bergambar urutan langkah tindakan melayani bagi murid yang memerlukan dukungan visual konkret.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan mempraktikkan tindakan dengan pendampingan berpasangan (peer buddy), sedangkan murid yang mandiri langsung menunjukkan seluruh rangkaian tindakan pada stasiun simulasi secara beruntun.
  • Produk: Semua murid menunjukkan tindakan yang sama; variasi terletak pada jumlah perulangan dan kemandirian eksekusi simulasi tindakan.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik kesiapan: Murid memilih 2 dari 4 kartu tindakan yang termasuk tindakan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu. Pilihan kartu: (A) Membagikan buku nyanyian kepada teman; (B) Berlari-lari di ruang ibadah; (C) Membantu mengedarkan kantong persembahan; (D) Mengobrol saat guru bercerita. (Acuan benar: Kartu A dan C; pengalih: Kartu B dan D).

Proses:

  • Formatif unjuk kerja saat simulasi stasiun: Guru mengamati ketercapaian murid dalam menunjukkan 4 tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah Minggu. Daftar 4 tindakan: (1) Membagikan buku nyanyian/warta kepada teman dengan tertib; (2) Merapikan posisi kursi duduk agar teman dapat duduk nyaman; (3) Mengedarkan kantong persembahan kepada teman satu baris secara berurutan; (4) Menunjukkan dan membuka nats Alkitab bersama teman yang kesulitan.

Akhir Pertemuan:

  • Cek penguasaan akhir: Ceklis mandiri akhir sesi di mana murid menyebutkan kembali lalu memperagakan ulang 1 tindakan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu yang paling siap ia lakukan pada ibadah hari Minggu mendatang (Acuan tindakan yang diterima: salah satu dari 4 tindakan yang telah dilatih: membagikan buku warta/lagu, merapikan kursi, mengedarkan kantong persembahan, atau mendampingi teman membuka Alkitab).

Formatif:

  • Pengamatan kinerja unjuk kerja/peragaan tindakan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu menggunakan lembar ceklis observasi 4 tindakan

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah MingguBelum dapat menunjukkan salah satu pun dari 4 tindakan melayani sesama dalam simulasi ibadah Sekolah Minggu (daftar tindakan: membagikan buku nyanyian, merapikan kursi teman, mengedarkan kantong persembahan, mendampingi teman membuka Alkitab) meskipun dengan bimbingan penuh guru.Menunjukkan 1 sampai 2 dari 4 tindakan melayani sesama dalam simulasi ibadah Sekolah Minggu sesuai daftar acuan tindakan dengan bimbingan dan arahan guru.Menunjukkan 3 dari 4 tindakan melayani sesama dalam simulasi ibadah Sekolah Minggu sesuai daftar acuan tindakan secara tepat dan mandiri.Menunjukkan seluruh 4 tindakan melayani sesama dalam simulasi ibadah Sekolah Minggu (membagikan buku nyanyian, merapikan kursi teman, mengedarkan kantong persembahan, dan mendampingi teman membuka Alkitab) secara lengkap, tepat, dan mandiri tanpa keraguan.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alur stasiun simulasi ibadah memfasilitasi seluruh murid menunjukkan tindakan melayani secara aktif?
  • Bagian tindakan pelayanan manakah yang paling mudah dan paling menantang untuk ditunjukkan oleh murid kelas 3?

Murid:

  • Tindakan melayani sesama apa saja yang berhasil kamu lakukan pada kegiatan simulasi ibadah hari ini?
  • Tindakan melayani mana yang ingin segera kamu lakukan di Sekolah Minggu akhir pekan ini?

Pertemuan 4 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 3.7.1 Menyebutkan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja di Sekolah Minggu
  • TP 3.7.2 Mengidentifikasi contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu
  • TP 3.7.3 Menunjukkan tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah Minggu

Pendahuluan:

  • Guru membuka pertemuan dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu murid dan menyapa murid dengan tertib (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif bab 7, yaitu mengukur ketercapaian pemahaman arti melayani, identifikasi contoh perbuatan melayani, dan unjuk tindakan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru menjelaskan petunjuk pengerjaan Bagian 1 (penugasan tertulis serentak daftar centang contoh perbuatan melayani) dan alur unjuk kerja Bagian 2 (simulasi ibadah Sekolah Minggu dan penjelasan lisan arti melayani dalam kelompok) dengan tenang dan jelas (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh murid secara serentak mengerjakan lembar kerja penugasan tertulis mandiri selama 25 menit untuk mengidentifikasi 5 contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu dari 8 pernyataan yang disediakan: Pernyataan (1) Menyambut teman yang baru datang di pintu kelas; (2) Mengobrol keras saat guru Sekolah Minggu bercerita; (3) Membagikan buku lagu atau warta ibadah kepada teman; (4) Berebut tempat duduk paling depan; (5) Mengumpulkan kantong persembahan bersama teman; (6) Merapikan kursi dan ruangan kelas setelah ibadah selesai; (7) Menertawakan teman yang salah menyanyi; (8) Membantu guru menyiapkan Alkitab dan perlengkapan kelas. Kunci jawaban: contoh perbuatan melayani adalah pernyataan nomor 1, 3, 5, 6, dan 8, sedangkan pernyataan nomor 2, 4, dan 7 adalah pengalih (21 menit).
  • Guru membagi kelas ke dalam 4 kelompok (masing-masing 7 murid) dan menyiapkan area simulasi ibadah Sekolah Minggu dengan perlengkapan kursi, buku lagu, kantong persembahan, dan Alkitab (5 menit).
  • Kelompok 1 melaksanakan simulasi ibadah Sekolah Minggu: murid menunjukkan tindakan nyata melayani (menyambut teman di pintu, membagikan buku lagu/warta, menata kursi) dan masing-masing anggota secara bergiliran menyebutkan secara lisan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja (acuan: menolong/membantu sesama dengan tulus/senang hati demi kemuliaan Tuhan sesuai kehendak-Nya) sementara guru mengobservasi (14 menit).
  • Kelompok 2 melaksanakan simulasi ibadah Sekolah Minggu: murid menunjukkan tindakan nyata melayani (menyambut teman di pintu, membagikan buku lagu/warta, menata kursi) dan masing-masing anggota secara bergiliran menyebutkan secara lisan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja (acuan: menolong/membantu sesama dengan tulus/senang hati demi kemuliaan Tuhan sesuai kehendak-Nya) sementara guru mengobservasi (14 menit).
  • Kelompok 3 melaksanakan simulasi ibadah Sekolah Minggu: murid menunjukkan tindakan nyata melayani (menyambut teman di pintu, membagikan buku lagu/warta, menata kursi) dan masing-masing anggota secara bergiliran menyebutkan secara lisan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja (acuan: menolong/membantu sesama dengan tulus/senang hati demi kemuliaan Tuhan sesuai kehendak-Nya) sementara guru mengobservasi (14 menit).
  • Kelompok 4 melaksanakan simulasi ibadah Sekolah Minggu: murid menunjukkan tindakan nyata melayani (menyambut teman di pintu, membagikan buku lagu/warta, menata kursi) dan masing-masing anggota secara bergiliran menyebutkan secara lisan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja (acuan: menolong/membantu sesama dengan tulus/senang hati demi kemuliaan Tuhan sesuai kehendak-Nya) sementara guru mengobservasi (13 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memfasilitasi murid untuk memeriksa kembali keterlaksanaan seluruh rangkaian tugas penugasan tertulis dan simulasi ibadah yang telah dilaksanakan (2 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penegasan akhir dan merangkum pembelajaran Bab 7 tentang panggilan melayani sesama di Sekolah Minggu sebagai wujud syukur kepada Tuhan (5 menit).
  • Guru mengajak murid berdoa bersama mengucap syukur atas selesainya seluruh rangkaian asesmen sumatif Bab 7 dan menutup kelas dengan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Memberikan pembacaan ulang petunjuk soal tertulis secara perlahan bagi murid yang memerlukan dukungan keterbacaan teks tanpa mengubah isi butir instrumen.
  • Proses: Menyediakan waktu tunggu tambahan bagi murid yang membutuhkan jeda sebelum menyampaikan penjelasan lisan arti melayani sesama saat simulasi kelompok.
  • Produk: Format penugasan tertulis dan rubrik simulasi unjuk kerja tetap seragam sesuai standar KKTP acuan sumatif bab.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pengecekan kesiapan asesmen sumatif melalui pertanyaan singkat lisan: 'Apakah anak-anak sudah siap mempraktikkan cara melayani teman di Sekolah Minggu hari ini?'

Proses:

  • Pengamatan keterlibatan dan kepatuhan murid terhadap tata tertib pengerjaan asesmen sumatif tertulis mandiri dan simulasi ibadah kelompok.

Sumatif Bab:

  • penugasan tertulis dan unjuk kerja simulasi ibadah: lembar kerja identifikasi contoh pelayanan dan lembar observasi tindakan serta penjelasan arti melayani sesama dalam simulasi ibadah Sekolah Minggu
  • penugasan tertulis serentak: lembar kerja murid berisi daftar centang dan pilihan untuk mengidentifikasi 5 contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu yang dikerjakan seluruh kelas serentak (35 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran daftar centang)
  • penilaian unjuk kerja simulasi kelompok: tindakan nyata melayani sesama (membagi warta/buku lagu, menata kursi, menyambut teman) dan penjelasan lisan singkat arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja saat simulasi ibadah Sekolah Minggu dalam 4 kelompok (7 murid per kelompok, masing-masing tampil 15-17 menit) (70 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja simulasi dan lembar observasi lisan)

Sumatif:

  • penugasan tertulis dan unjuk kerja simulasi ibadah: lembar kerja identifikasi contoh pelayanan dan lembar observasi tindakan serta penjelasan arti melayani sesama dalam simulasi ibadah Sekolah Minggu
  • penugasan tertulis serentak: lembar kerja murid berisi daftar centang dan pilihan untuk mengidentifikasi 5 contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu yang dikerjakan seluruh kelas serentak (35 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban dan pedoman penskoran daftar centang)
  • penilaian unjuk kerja simulasi kelompok: tindakan nyata melayani sesama (membagi warta/buku lagu, menata kursi, menyambut teman) dan penjelasan lisan singkat arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja saat simulasi ibadah Sekolah Minggu dalam 4 kelompok (7 murid per kelompok, masing-masing tampil 15-17 menit) (70 menit; kelompok; instrumen: rubrik unjuk kerja simulasi dan lembar observasi lisan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan arti melayani sesama sebagai tugas panggilan gereja (TP 3.7.1)Belum dapat menyebutkan arti melayani sesama sesuai acuan (menolong/membantu sesama dengan tulus/senang hati demi kemuliaan Tuhan).Menyebutkan arti melayani sesama hanya sebagian (hanya menyebut membantu/menolong tanpa menyebut unsur ketulusan atau kehendak Tuhan).Menyebutkan arti melayani sesama secara lengkap sesuai acuan (membantu sesama dengan tulus hati demi kemuliaan Tuhan) dengan sedikit bantuan arahan guru.Menyebutkan arti melayani sesama secara lengkap dan tepat sesuai acuan (membantu/menolong sesama dengan tulus hati demi kemuliaan Tuhan) secara mandiri.
Mengidentifikasi contoh perbuatan melayani sesama dalam ibadah Sekolah Minggu (TP 3.7.2)Mengidentifikasi 1-2 contoh perbuatan melayani dengan benar atau mencentang lebih dari 2 pernyataan pengalih (daftar butir benar: nomor 1, 3, 5, 6, 8; pengalih: nomor 2, 4, 7).Mengidentifikasi 3 contoh perbuatan melayani dengan tepat dan mencentang maksimal 2 pernyataan pengalih (daftar butir benar: nomor 1, 3, 5, 6, 8; pengalih: nomor 2, 4, 7).Mengidentifikasi 4 dari 5 contoh perbuatan melayani dengan tepat dan mencentang maksimal 1 pernyataan pengalih (daftar butir benar: nomor 1, 3, 5, 6, 8; pengalih: nomor 2, 4, 7).Mengidentifikasi seluruh 5 contoh perbuatan melayani dengan tepat (nomor 1, 3, 5, 6, 8) tanpa mencentang pernyataan pengalih (nomor 2, 4, 7).
Menunjukkan tindakan melayani sesama dalam kegiatan ibadah Sekolah Minggu (TP 3.7.3)Belum menunjukkan tindakan melayani sesama dalam simulasi ibadah (tindakan acuan: menyambut teman, membagikan buku lagu/warta, atau merapikan/menata kursi).Menunjukkan 1 tindakan nyata melayani sesama (antara menyambut teman, membagikan buku lagu/warta, atau menata kursi) dalam simulasi ibadah.Menunjukkan 2 tindakan nyata melayani sesama (dari pilihan menyambut teman, membagikan buku lagu/warta, atau menata kursi) dalam simulasi ibadah.Menunjukkan seluruh 3 tindakan nyata melayani sesama (menyambut teman, membagikan buku lagu/warta, dan menata kursi) secara tertib dalam simulasi ibadah.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah alokasi waktu penugasan tertulis dan simulasi per kelompok mencukupi untuk mengamati seluruh murid?
  • Bagaimana ketercapaian murid kelas 3 dalam mempraktikkan tindakan melayani secara nyata dalam ibadah?

Murid:

  • Bagian mana dari kegiatan melayani di Sekolah Minggu yang paling menyenangkan untuk kulakukan?
  • Apakah aku sudah siap melayani teman-teman di ibadah Sekolah Minggu yang sebenarnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek 2022)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek 2022) Bab 7
  3. Alkitab (Roma 12:11)
  4. Set Kartu Permainan Edukatif 'Tebak Kartu Arti Melayani'
  5. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Kemendikbudristek 2022 (Bab 7: Melayani di Sekolah Minggu)
  6. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Kemendikbudristek 2022
  7. Alkitab (Kisah Para Rasul 9:36; Roma 12:11)
  8. Gambar situasi aktivitas ibadah Sekolah Minggu dan Lembar Kerja Identifikasi Siswa
  9. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2022)
  10. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2022) Bab 7
  11. Perlengkapan ibadah simulasi: Alkitab anak, buku nyanyian/kertas warta, kantong persembahan, dan penataan kursi kelas.
  12. Alkitab (Kisah Para Rasul 9:36; Roma 12:11; Yosua 24:14a)
  13. Lembar Kerja Sumatif Pilihan/Daftar Centang
  14. Perlengkapan simulasi ibadah: buku lagu anak/warta, kantong persembahan, kursi kelas, Alkitab

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.