Modul AjarPertemuan 6Bab 5Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif: Bergaul dengan Semua Orang

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Asesmen Sumatif: Bergaul dengan Semua Orang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif: Bergaul dengan Semua Orang

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif: Bergaul dengan Semua Orang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAsesmen Sumatif: Bergaul dengan Semua Orang
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan pemahamannya tentang pentingnya bergaul dengan semua orang, menghargai perbedaan, dan menjadi sahabat yang baik melalui asesmen tertulis dan penilaian diri.
  2. Murid dapat merefleksikan sikapnya dalam pergaulan sehari-hari dan membuat rencana tindakan untuk mempraktikkan hidup bergaul dengan semua orang sesuai kehendak Allah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kamu sudah berteman dengan semua orang di kelasmu, atau hanya dengan orang-orang tertentu saja? Mengapa begitu?
  2. Menurutmu, apa yang membuat seseorang menjadi sahabat yang baik?
  3. Apa yang Allah kehendaki tentang cara kita bergaul dengan orang lain yang berbeda dari kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama, mengajak murid bersyukur atas kesempatan belajar dan berteman (2 menit).
  • Guru melakukan diagnostik singkat: murid mengacungkan tangan menjawab pertanyaan 'Siapa yang punya teman baru minggu ini?' dan 'Siapa yang pernah merasa kesulitan bermain dengan teman yang berbeda darimu?' untuk mengetahui kesiapan belajar (3 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang murid menjawab secara lisan singkat (5 menit).
  • Guru menjelaskan bahwa hari ini adalah pertemuan penutup Bab 5: murid akan menunjukkan semua yang telah dipelajari tentang bergaul dengan semua orang melalui asesmen tertulis dan penilaian diri, lalu membuat rencana tindakan nyata (2 menit).
  • Guru mengingatkan nilai utama bab ini dari Amsal 17:17 — 'Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu' — dan mengaitkan dengan kehidupan murid (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menuliskan 3 pertanyaan asesmen tertulis di papan tulis: (1) Apa yang harus kita lakukan agar menjadi sahabat yang baik? (2) Saya dan sahabat memiliki banyak perbedaan — tuliskan pendapatmu tentang perbedaan tersebut! (3) Mengapa Allah menghendaki kita bergaul dengan semua orang? (2 menit).
  • Guru membacakan setiap pertanyaan dengan lantang dan memastikan semua murid memahami maksud pertanyaan sebelum mulai mengerjakan (2 menit).
  • Murid mengerjakan asesmen tertulis secara mandiri di buku atau lembar jawab yang disiapkan guru. Guru berkeliling memastikan murid mengerjakan dengan tenang dan jujur (10 menit).
  • Setelah selesai, guru mengajak 2–3 murid sukarela membacakan jawabannya untuk membangun pemahaman bersama, tanpa menghakimi jawaban yang beragam (3 menit).

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan lembar Penilaian Diri yang memuat 5 pernyataan: (1) Berteman dengan semua orang, (2) Bermain dengan semua teman, (3) Membeda-bedakan teman, (4) Mengenal sifat teman, (5) Mendengarkan cerita teman. Kolom pilihan: Tidak Pernah / Jarang / Sering / Selalu (2 menit).
  • Guru menjelaskan petunjuk penilaian diri: murid diminta jujur karena tujuannya bukan untuk nilai sempurna melainkan untuk mengenal diri sendiri dan bertumbuh (2 menit).
  • Murid mengisi lembar penilaian diri secara mandiri dan jujur (5 menit).
  • Setelah mengisi penilaian diri, setiap murid mengambil selembar kertas kecil (atau bagian khusus di lembar kerja) dan menuliskan 1 rencana tindakan nyata: 'Satu hal yang akan aku lakukan minggu ini untuk bergaul lebih baik dengan semua orang adalah …' (5 menit).
  • Murid yang bersedia membacakan rencana tindakannya di depan kelas atau kepada teman sebangku. Guru memberi apresiasi verbal untuk setiap rencana yang disampaikan (3 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar refleksi singkat atau murid mengerjakan di buku tulis, menjawab 3 pertanyaan refleksi: (1) Apa yang kamu pelajari tentang bergaul dengan semua orang sepanjang Bab 5 ini? (2) Kapan kamu merasa paling kesulitan bergaul dengan seseorang yang berbeda? Bagaimana kamu mengatasinya? (3) Apa satu perubahan sikap yang ingin kamu wujudkan setelah belajar bab ini? (5 menit).
  • Guru mengajak murid untuk memandang hasil penilaian diri mereka: 'Apakah ada satu pernyataan yang membuat kalian ingin berubah?' Murid menunjuk pernyataan tersebut dan menuliskan alasannya singkat (3 menit).
  • Guru menutup sesi refleksi dengan mengingatkan ayat kunci: 1 Samuel 18:1–4 (persahabatan Daud dan Yonatan) sebagai contoh nyata bergaul tanpa memandang perbedaan, dan menegaskan bahwa Allah senang ketika kita mengasihi semua orang (2 menit).

Penutup:

  • Guru mengumpulkan lembar asesmen tertulis, lembar penilaian diri, dan lembar refleksi murid (2 menit).
  • Guru memberikan umpan balik lisan umum: mengapresiasi kejujuran murid dalam penilaian diri dan keberanian dalam menyampaikan rencana tindakan (2 menit).
  • Guru mengingatkan murid bahwa rencana tindakan yang telah ditulis adalah janji kepada diri sendiri dan kepada Tuhan — ajak murid untuk sungguh-sungguh melaksanakannya (1 menit).
  • Murid bersama guru membaca doa penutup dari buku siswa: 'Tuhan Yesus, mampukan kami agar dapat bersahabat dengan semua orang. Amin.' (2 menit).
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan mengingatkan untuk mempraktikkan rencana tindakan mereka sebelum pertemuan berikutnya (1 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menggunakan versi pertanyaan asesmen tertulis bergambar (disertai ilustrasi situasi bergaul) sehingga konteks lebih mudah dipahami. Murid yang sudah sangat mahir diberikan pertanyaan tambahan tingkat lebih tinggi: 'Jelaskan bagaimana sikap Daud dan Yonatan dalam 1 Samuel 18:1–4 dapat kamu terapkan di sekolahmu.'
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat mengerjakan asesmen tertulis berpasangan dengan teman sebaya yang dipercaya (buddy system), sementara murid yang sudah mandiri mengerjakan sendiri. Guru memprioritaskan pendampingan berkeliling kepada murid yang tampak kesulitan memahami pertanyaan.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup menuliskan rencana tindakan dalam 1 kalimat sederhana. Murid yang sudah berkembang pesat didorong menulis rencana tindakan lebih rinci: mencantumkan dengan siapa, kapan, dan bagaimana caranya mereka akan mempraktikkan sikap bergaul dengan semua orang.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pendahuluan: guru mengajukan pertanyaan 'Siapa yang punya teman baru minggu ini?' dan 'Siapa yang pernah merasa kesulitan bermain dengan teman yang berbeda darimu?' untuk memetakan pengalaman awal dan kesiapan murid sebelum asesmen sumatif dimulai.
  • Guru mencatat secara informal murid mana yang tampak percaya diri dan mana yang tampak ragu, sebagai dasar diferensiasi pendampingan selama kegiatan inti.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengerjakan asesmen tertulis: guru berkeliling mencatat murid yang kesulitan memahami pertanyaan untuk segera diberi bimbingan.
  • Penilaian diri 5 pernyataan: guru mengamati kejujuran dan kesungguhan murid mengisi lembar penilaian diri sebagai cerminan sikap bergaul murid.
  • Pengamatan saat murid menyampaikan rencana tindakan: guru mencatat murid yang rencana tindakannya konkret dan relevan sebagai indikator ketercapaian TP 3.5.6.2.
  • Umpan balik verbal guru selama murid membacakan jawaban asesmen tertulis: mengoreksi pemahaman yang kurang tepat secara afirmatif tanpa menyudutkan.

Akhir:

  • Lembar asesmen tertulis dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan kelengkapan, ketepatan, dan kedalaman jawaban murid terkait pentingnya bergaul dengan semua orang, menghargai perbedaan, dan kehendak Allah.
  • Lembar refleksi dan rencana tindakan dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan kemampuan murid merefleksikan sikap pergaulannya secara jujur dan kualitas rencana tindakan yang dibuat.
  • Lembar penilaian diri dikumpulkan sebagai dokumentasi asesmen sebagai pembelajaran dan digunakan guru sebagai bahan umpan balik individual kepada murid pada pertemuan atau komunikasi berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama murid mengerjakan asesmen tertulis: memperhatikan apakah murid mengerjakan dengan tenang, mandiri, dan sungguh-sungguh.
  • Penilaian diri murid menggunakan lembar penilaian diri 5 pernyataan (Tidak Pernah / Jarang / Sering / Selalu) sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).
  • Pengamatan guru saat murid membacakan rencana tindakan: kualitas dan relevansi rencana dengan topik bergaul dengan semua orang.

Sumatif:

  • Asesmen tertulis: 3 pertanyaan esai singkat tentang pentingnya bergaul dengan semua orang, menghargai perbedaan, dan kehendak Allah dalam pergaulan.
  • Lembar refleksi tertulis: murid merefleksikan sikapnya dalam pergaulan dan menuliskan rencana tindakan nyata untuk mempraktikkan hidup bergaul dengan semua orang sesuai kehendak Allah.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman tentang bergaul dengan semua orang, menghargai perbedaan, dan kehendak Allah (asesmen tertulis)Murid tidak menjawab pertanyaan atau menjawab dengan pernyataan yang tidak relevan dengan topik bergaul dengan semua orang.Murid menjawab pertanyaan dengan satu kalimat sederhana namun belum menjelaskan alasan atau kaitannya dengan kehendak Allah dan nilai Kristiani.Murid menjawab pertanyaan dengan kalimat yang jelas, menyebutkan sikap menghargai perbedaan, dan mengaitkannya dengan nilai Kristiani atau ajaran Alkitab secara umum.Murid menjawab semua pertanyaan dengan lengkap dan mendalam, menjelaskan pentingnya bergaul dengan semua orang, menyebutkan contoh nyata menghargai perbedaan, dan mengaitkan jawabannya dengan kehendak Allah berdasarkan ayat Alkitab yang dipelajari.
Refleksi diri dalam pergaulan (lembar penilaian diri dan refleksi tertulis)Murid mengisi lembar penilaian diri secara asal-asalan atau tidak mengisi bagian refleksi sama sekali.Murid mengisi lembar penilaian diri dengan jujur namun refleksi tertulisnya hanya menjawab pertanyaan tanpa mengaitkan dengan pengalaman pribadi yang konkret.Murid mengisi penilaian diri dengan jujur dan menulis refleksi yang mengaitkan pengalaman pribadi bergaul dengan orang lain, serta mengidentifikasi satu hal yang perlu diperbaiki.Murid mengisi penilaian diri dengan jujur dan mendalam, menulis refleksi yang kaya dengan contoh pengalaman nyata, mengidentifikasi perubahan sikap yang dibutuhkan, dan mengaitkan refleksinya dengan nilai mengasihi sesama sesuai kehendak Allah.
Rencana tindakan untuk mempraktikkan bergaul dengan semua orangMurid tidak membuat rencana tindakan atau rencana tindakan yang ditulis tidak berkaitan dengan bergaul dengan semua orang.Murid menulis rencana tindakan yang berkaitan dengan topik namun masih sangat umum dan tidak menjelaskan bagaimana atau kapan akan dilaksanakan.Murid menulis rencana tindakan yang spesifik, menyebutkan satu sikap nyata yang akan dilakukan dalam pergaulan sehari-hari di sekolah atau rumah.Murid menulis rencana tindakan yang spesifik, realistis, dan terperinci: mencantumkan sikap yang akan dilakukan, kepada siapa, dalam situasi apa, dan mengaitkannya dengan komitmen iman sebagai anak Allah yang mengasihi sesama.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil mengerjakan asesmen tertulis dengan memahami maksud setiap pertanyaan? Jika tidak, bagian mana yang perlu dijelaskan lebih baik?
  • Apakah lembar penilaian diri dan refleksi berhasil mendorong murid bersikap jujur dan introspektif, atau ada murid yang tampak mengisi hanya untuk memenuhi kewajiban?
  • Apakah rencana tindakan yang ditulis murid cukup konkret dan terhubung dengan kehidupan nyata mereka? Apa yang perlu diperbaiki pada arahan guru untuk kegiatan serupa ke depan?
  • Murid mana yang menunjukkan pertumbuhan luar biasa dalam bab ini, dan murid mana yang masih memerlukan pendampingan lanjutan dalam hal bergaul dengan semua orang?

Refleksi Murid:

  • Satu hal paling penting yang kamu pelajari dari Bab 5 tentang bergaul dengan semua orang adalah …
  • Apakah kamu sudah jujur saat mengisi penilaian diri tadi? Apa yang kamu rasakan setelah melihat hasil penilaian dirimu sendiri?
  • Rencana tindakan apa yang paling ingin kamu wujudkan, dan apa yang membuatmu yakin bisa melakukannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III — Penulis: Poppy Febrina Purba, ISBN 978-602-244-689-7, Kemendikbudristek 2022 (Pelajaran 5: Bergaul dengan Semua Orang, hlm. 96 dst.)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III — Bab 5, hlm. 74–86 (termasuk lembar penilaian dan penilaian diri)
  3. Alkitab: 1 Samuel 18:1–4 (persahabatan Daud dan Yonatan), Amsal 17:17, Amsal 13:20, 1 Korintus 15:33
  4. Lembar kerja asesmen tertulis (3 pertanyaan esai singkat) — disiapkan dan diperbanyak guru
  5. Lembar penilaian diri (5 pernyataan dengan kolom Tidak Pernah / Jarang / Sering / Selalu) — diperbanyak dari buku siswa hlm. 86 atau disiapkan guru
  6. Lembar refleksi tertulis dan rencana tindakan — disiapkan guru
  7. Papan tulis atau media proyeksi untuk menampilkan pertanyaan asesmen dan ayat kunci

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.