Modul AjarPertemuan 4Bab 4Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif: Tubuhku untuk Memuliakan Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Asesmen Sumatif: Tubuhku untuk Memuliakan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif: Tubuhku untuk Memuliakan Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif: Tubuhku untuk Memuliakan Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAsesmen Sumatif: Tubuhku untuk Memuliakan Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen tertulis, murid dapat menjelaskan manfaat anggota tubuh ciptaan Allah dan memberikan contoh tindakan memuliakan Allah dengan anggota tubuh dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Melalui penilaian diri (self-assessment), murid dapat mengevaluasi sikap dan kebiasaan bertanggung jawab menjaga tubuh agar bersih dan sehat sebagai wujud nyata memuliakan Allah dalam kehidupan sehari-hari.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Anggota tubuh apa saja yang Allah berikan kepadamu, dan apa yang bisa kamu lakukan dengan anggota tubuh itu untuk memuliakan Allah?
  2. Sudahkah kamu menjaga tubuhmu agar bersih dan sehat hari ini? Bagaimana caranya?
  3. Jika Allah menciptakan tubuhmu dengan penuh kasih, apa tanggung jawabmu terhadap tubuh itu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama: 'Tuhan Yesus, berkatilah kami yang belajar hari ini. Amin.'
  • Guru memeriksa kehadiran dan memastikan murid siap mengikuti kegiatan asesmen.
  • Guru menyanyikan bersama lagu 'Tanganku Hendak Kupakai' (Kidung Ceria 227 / Yamuger 1985) untuk menciptakan suasana gembira dan fokus.
  • Diagnostik singkat: Guru menampilkan gambar tangan, mata, kaki, dan mulut, lalu menanyakan secara lisan, 'Siapa yang masih ingat, apa manfaat anggota tubuh ini untuk memuliakan Allah?' — murid menjawab secara spontan untuk mengukur kesiapan belajar.
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: 'Hari ini kita akan mengerjakan asesmen untuk melihat sejauh mana kalian sudah memahami bahwa tubuh kita adalah anugerah Allah yang harus dijaga dan digunakan untuk memuliakan-Nya.'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan: (1) membaca pertanyaan pemantik bersama, (2) mengerjakan soal tertulis secara mandiri, (3) mengisi lembar penilaian diri, (4) refleksi bersama.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu 2–3 menit bagi murid untuk merenungkan jawabannya dalam hati sebelum soal dibagikan — ini membantu murid masuk ke dalam topik dengan penuh kesadaran.
  • Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif tertulis yang terdiri dari: (a) 5 soal pilihan ganda tentang manfaat anggota tubuh ciptaan Allah, (b) 3 soal isian singkat tentang cara memuliakan Allah dengan anggota tubuh tertentu (tangan, mulut, kaki, mata, telinga), (c) 2 soal uraian pendek: 'Tuliskan 2 contoh tindakan memuliakan Allah dengan anggota tubuhmu!' dan 'Mengapa kita harus menjaga tubuh kita tetap bersih dan sehat?'
  • Guru membacakan petunjuk pengerjaan dengan jelas dan memastikan setiap murid memahami instruksi sebelum mulai mengerjakan.
  • Murid mengerjakan soal tertulis secara mandiri selama ±20 menit. Guru berkeliling memantau, tidak memberikan jawaban, tetapi memberi semangat: 'Percaya diri ya, kalian pasti bisa!'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setelah soal tertulis selesai dikumpulkan, guru membagikan lembar Penilaian Diri (self-assessment) yang memuat 10 pernyataan tentang kebiasaan memuliakan Allah dan menjaga kebersihan tubuh (sesuai Buku Siswa hal. 66–67): senang beribadah ke Sekolah Minggu, bernyanyi memuji Tuhan, mendengarkan firman Tuhan, membaca Alkitab, berkata-kata sopan dan jujur, bermain musik memuji Tuhan, makan sayuran dan buah-buahan, mandi dengan teratur, menggosok gigi sebelum tidur, mencuci tangan sebelum makan.
  • Guru membacakan petunjuk penilaian diri: 'Bacalah setiap pernyataan dan jawablah dengan jujur. Berikan tanda centang (✔) pada kolom Tidak Pernah, Jarang, Sering, atau Selalu sesuai dengan pengalamanmu yang sebenarnya.'
  • Murid mengisi lembar penilaian diri secara mandiri selama ±10 menit. Guru mengingatkan bahwa kejujuran dalam penilaian diri adalah bentuk tanggung jawab dan juga cara memuliakan Allah.
  • Setelah selesai, guru meminta 2–3 murid (sukarela) untuk berbagi satu pernyataan yang paling sering mereka lakukan dan satu yang masih perlu mereka tingkatkan — sebagai bentuk aplikasi nyata dari refleksi diri.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memimpin diskusi singkat dengan pertanyaan: 'Dari penilaian diri tadi, kebiasaan apa yang sudah sering kamu lakukan? Kebiasaan apa yang ingin kamu tingkatkan mulai hari ini?'
  • Murid menuliskan satu tekad di bagian bawah lembar penilaian diri: 'Mulai hari ini, saya akan ____________ sebagai cara saya memuliakan Allah dengan tubuhku.' — Guru memberi contoh: 'Mulai hari ini, saya akan selalu mencuci tangan sebelum makan sebagai cara saya memuliakan Allah dengan tubuhku.'
  • Guru membacakan 1 Korintus 6:19–20 dengan suara nyaring: 'Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!' — Guru menjelaskan secara singkat dan sederhana maknanya bagi anak kelas 3.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha mereka mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh: 'Kalian semua sudah berusaha dengan baik hari ini. Itu sudah memuliakan Allah!'

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Tubuh kita adalah anugerah Allah. Kita memuliakan Allah dengan menggunakan tubuh untuk hal yang baik dan menjaga tubuh tetap bersih dan sehat.'
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta melakukan kegiatan bersama orang tua — membaca Alkitab bersama, beribadah ke gereja, dan menjaga kebersihan tubuh (sesuai Buku Siswa hal. 68).
  • Guru membagikan lembar refleksi singkat untuk murid (2 pertanyaan tertulis di secarik kertas) yang diisi sebelum keluar kelas.
  • Guru mengumumkan bahwa hasil asesmen dan penilaian diri akan dibahas pada pertemuan berikutnya sebagai umpan balik.
  • Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang murid: 'Tuhan Yesus, kami mau bersyukur untuk tubuh pemberian-Mu. Tolong kami untuk selalu menggunakannya untuk memuliakan Engkau. Amin.'
  • Guru mengucapkan salam penutup dan mengingatkan murid untuk menjaga kebersihan diri hari ini sebagai bentuk nyata memuliakan Allah.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru atau teman sebangku membacakan soal tertulis satu per satu dengan pelan. Soal uraian dapat dijawab secara lisan kepada guru jika murid mengalami kesulitan menulis.
  • Proses: Murid yang cepat selesai mengerjakan soal tertulis diberikan tantangan tambahan: menuliskan 3 ayat Alkitab favorit yang berhubungan dengan tubuh atau memuliakan Allah, atau menggambar satu kegiatan memuliakan Allah yang ingin mereka lakukan. Murid yang mengalami kesulitan diberi waktu tambahan dan boleh bertanya klarifikasi petunjuk soal kepada guru.
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat menuliskan 'Rencana Memuliakan Allah dengan Tubuhku' dalam bentuk mini poster sederhana sebagai pengganti tekad singkat, sementara murid yang masih berkembang cukup menuliskan satu kalimat tekad di lembar penilaian diri.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik visual: guru menampilkan gambar anggota tubuh (tangan, mata, kaki, mulut) dan mengajukan pertanyaan lisan spontan kepada murid, 'Siapa yang masih ingat apa manfaat anggota tubuh ini untuk memuliakan Allah?' — untuk mengukur retensi pengetahuan dari pertemuan sebelumnya sebelum asesmen dimulai.
  • Guru mengamati respons murid: apakah sudah siap, masih perlu sedikit pengingatan, atau belum mengingat sama sekali — informasi ini digunakan untuk menentukan seberapa banyak pengantar yang diperlukan sebelum soal dibagikan.

Proses:

  • Observasi sikap selama pengerjaan soal tertulis: guru mencatat murid yang mengerjakan dengan sungguh-sungguh, tampak bingung, atau tidak fokus, sebagai data untuk umpan balik personal.
  • Pemantauan pengisian lembar penilaian diri: guru memperhatikan apakah murid mengisi dengan jujur dan reflektif, bukan asal-asalan — ditandai dengan konsistensi jawaban dan waktu yang digunakan.
  • Partisipasi saat sesi berbagi pada tahap Mengaplikasi: guru mencatat kualitas respons murid yang berbagi untuk melihat kedalaman pemahaman dan kejujuran refleksi diri.

Akhir:

  • Hasil soal tertulis dinilai menggunakan pedoman penskoran: pilihan ganda (skor 1 tiap butir, total 5), isian singkat (skor 2 tiap butir, total 6), uraian pendek (skor maks 4 tiap butir, total 8) — total skor maksimal 19, dikonversi ke skala 100.
  • Hasil lembar penilaian diri direkap dan dideskripsikan secara kualitatif: guru menghitung distribusi jawaban (Tidak Pernah/Jarang/Sering/Selalu) untuk setiap murid dan memberikan catatan naratif tentang kebiasaan yang sudah baik dan yang perlu ditingkatkan.
  • Kalimat tekad yang ditulis murid dikumpulkan sebagai bukti refleksi dan komitmen — tidak dinilai secara skor, tetapi dicatat sebagai data perkembangan sikap.
  • Lembar refleksi singkat murid (diisi saat penutup) dikumpulkan sebagai bahan umpan balik guru untuk pertemuan selanjutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama murid mengerjakan soal: guru mencatat murid yang tampak kebingungan atau tidak fokus untuk ditindaklanjuti.
  • Tanya jawab lisan saat diagnostik awal (pertanyaan pemantik bergambar): guru menilai kesiapan belajar murid secara informal.
  • Pengamatan keaktifan saat sesi berbagi pada tahap Mengaplikasi: guru mencatat siapa yang berani berbagi dan konten yang disampaikan.

Sumatif:

  • Asesmen tertulis (TP 3.4.4.1): soal pilihan ganda (5 butir), isian singkat (3 butir), dan uraian pendek (2 butir) tentang manfaat anggota tubuh dan contoh tindakan memuliakan Allah.
  • Lembar Penilaian Diri / Self-Assessment (TP 3.4.4.2): 10 pernyataan dengan skala Tidak Pernah – Jarang – Sering – Selalu, disertai satu kalimat tekad pribadi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan manfaat anggota tubuh ciptaan Allah (TP 3.4.4.1 — soal tertulis)Murid tidak dapat menyebutkan manfaat anggota tubuh atau jawaban tidak relevan dengan topik.Murid dapat menyebutkan 1–2 manfaat anggota tubuh tetapi belum mengaitkannya dengan Allah sebagai pencipta.Murid dapat menjelaskan manfaat beberapa anggota tubuh dan mengaitkannya dengan Allah sebagai pencipta tubuh.Murid dapat menjelaskan manfaat berbagai anggota tubuh, mengaitkannya dengan Allah sebagai pencipta, dan memberikan contoh tindakan konkret memuliakan Allah dengan anggota tubuh tersebut secara rinci.
Memberikan contoh tindakan memuliakan Allah dengan anggota tubuh (TP 3.4.4.1 — soal uraian)Murid tidak dapat memberikan contoh tindakan atau contoh yang diberikan tidak berkaitan dengan memuliakan Allah.Murid dapat memberikan 1 contoh tindakan memuliakan Allah dengan anggota tubuh tetapi kurang spesifik.Murid dapat memberikan 2 contoh tindakan memuliakan Allah dengan anggota tubuh yang berbeda secara spesifik.Murid dapat memberikan lebih dari 2 contoh tindakan memuliakan Allah dengan anggota tubuh yang berbeda-beda, disertai penjelasan mengapa tindakan tersebut memuliakan Allah.
Mengevaluasi kebiasaan menjaga tubuh bersih dan sehat (TP 3.4.4.2 — penilaian diri)Murid mengisi lembar penilaian diri tidak lengkap atau tampak asal-asalan (misalnya semua diisi 'Selalu' tanpa refleksi), dan tidak menuliskan kalimat tekad.Murid mengisi lembar penilaian diri secara lengkap tetapi kalimat tekad yang ditulis sangat umum dan tidak spesifik.Murid mengisi lembar penilaian diri secara lengkap dan jujur (terlihat dari variasi jawaban yang realistis), dan menuliskan kalimat tekad yang spesifik untuk satu kebiasaan yang ingin ditingkatkan.Murid mengisi lembar penilaian diri secara lengkap dan reflektif, menuliskan kalimat tekad yang spesifik dan realistis, serta mampu menjelaskan secara lisan mengapa kebiasaan menjaga tubuh merupakan wujud memuliakan Allah.
Sikap selama mengikuti asesmen (kemandirian dan kejujuran)Murid tidak mengerjakan soal secara mandiri, sering menoleh ke teman, atau tidak menyelesaikan soal.Murid mengerjakan soal sendiri tetapi sesekali tampak tidak fokus atau memerlukan dorongan berulang dari guru.Murid mengerjakan soal secara mandiri dan fokus hingga selesai tanpa gangguan berarti.Murid mengerjakan soal secara mandiri, fokus penuh, menyelesaikan lebih awal, dan memanfaatkan waktu sisa dengan kegiatan pengayaan yang diberikan guru.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi soal tertulis sudah cukup jelas sehingga semua murid dapat memahaminya tanpa perlu penjelasan berulang?
  • Murid mana yang tampak kesulitan dan perlu mendapat umpan balik atau remedial pada topik manfaat anggota tubuh?
  • Apakah alokasi waktu untuk soal tertulis dan penilaian diri sudah proporsional dan mencukupi?
  • Apakah lembar penilaian diri berhasil mendorong murid untuk berefleksi secara jujur tentang kebiasaan menjaga tubuh mereka?
  • Apa tindak lanjut yang perlu saya siapkan berdasarkan hasil asesmen hari ini — remedial, pengayaan, atau komunikasi dengan orang tua?

Refleksi Murid:

  • Soal mana yang paling mudah kamu kerjakan hari ini, dan mengapa?
  • Soal mana yang paling susah? Apa yang ingin kamu pelajari lagi tentang topik ini?
  • Setelah mengisi penilaian diri, kebiasaan apa yang sudah kamu lakukan dengan baik untuk menjaga tubuhmu?
  • Satu hal apa yang ingin kamu ubah atau tingkatkan mulai besok sebagai cara memuliakan Allah dengan tubuhmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Bilangan 22:2–35; 1 Korintus 6:19–20)
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2022) — hal. 55–68
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III, Penulis: Poppy Febrina Purba (ISBN: 978-602-244-689-7) — hal. 78–90
  4. Lagu 'Tanganku Hendak Kupakai' (Kidung Ceria 227 / Yamuger 1985)
  5. Lembar soal asesmen sumatif tertulis (dibuat guru)
  6. Lembar Penilaian Diri (self-assessment) dengan 10 pernyataan skala Tidak Pernah–Selalu
  7. Lembar refleksi murid (secarik kertas berisi 2 pertanyaan refleksi)
  8. Gambar anggota tubuh (tangan, mata, kaki, mulut) sebagai alat diagnostik awal — dapat dicetak atau ditampilkan di papan tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.