Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif: Manusia Ciptaan Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Asesmen Sumatif: Manusia Ciptaan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Asesmen Sumatif: Manusia Ciptaan Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Asesmen Sumatif: Manusia Ciptaan Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAsesmen Sumatif: Manusia Ciptaan Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan kembali bahwa Allah menciptakan manusia (laki-laki dan perempuan) menurut gambar dan rupa-Nya serta menyebutkan keistimewaan manusia dibandingkan ciptaan lainnya.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap bersyukur atas dirinya sebagai ciptaan Allah dan sikap hidup rukun dengan sesama sebagai respons iman terhadap karya penciptaan Allah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang kamu ingat tentang cara Allah menciptakan manusia? Apa yang membuat manusia berbeda dari hewan dan tumbuhan?
  2. Menurutmu, mengapa Allah menciptakan manusia sebagai laki-laki dan perempuan? Apa artinya bagi kita hidup bersama-sama?
  3. Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur kepada Allah karena kita diciptakan sebagai manusia yang istimewa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama. Murid dipimpin berdoa singkat: 'Tuhan, terima kasih karena Engkau menciptakanku. Hari ini kami ingin menunjukkan yang terbaik. Amin.'
  • Guru memeriksa kehadiran dan memastikan semua murid siap belajar.
  • Asesmen Awal (Diagnostik): Guru menampilkan dua kartu bergambar—satu gambar manusia, satu gambar hewan—lalu bertanya: 'Apa perbedaan manusia dengan hewan menurut kalian?' Murid menjawab lisan secara spontan. Guru mendengarkan tanpa mengoreksi untuk memotret pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan hari ini: 'Hari ini kita akan menunjukkan apa yang sudah kita pelajari tentang Manusia Ciptaan Allah. Kita akan menjawab soal, berlatih bersama, lalu merenungkan apa yang kita syukuri.'
  • Guru menyampaikan alur kegiatan hari ini secara singkat: ulasan materi singkat → asesmen sumatif → refleksi syukur.
  • Pertanyaan pemantik diajukan: 'Siapa yang masih ingat ayat Alkitab tentang penciptaan manusia? Ada yang mau berbagi?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru melakukan ulasan singkat selama ±10 menit dengan metode tanya-jawab cepat (flash review). Guru menampilkan gambar/poster di papan tulis: (1) manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, (2) Adam dan Hawa sebagai ciptaan pertama, (3) tugas memelihara bumi.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan bergiliran: 'Siapa nama manusia pertama yang diciptakan Allah? Apa artinya diciptakan menurut gambar dan rupa Allah? Apa tugas yang diberikan Allah kepada manusia?' Murid menjawab secara lisan.
  • Guru menegaskan poin kunci secara ringkas menggunakan kalimat sederhana: 'Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan. Keduanya istimewa. Keduanya punya tugas menjaga bumi dan hidup rukun.' Murid diminta mengulangi bersama-sama (choral response) satu kali.
  • Guru mengingatkan murid bahwa keistimewaan manusia adalah memiliki sifat-sifat baik seperti Allah—mampu mengasihi, menolong, dan bekerja sama.

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar asesmen sumatif. Sebelum mulai, guru membacakan petunjuk dengan jelas dan memastikan semua murid paham cara menjawab.
  • Murid mengerjakan asesmen sumatif secara mandiri selama ±25 menit. Soal terdiri dari: (A) 5 soal pilihan ganda — menguji pemahaman tentang Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya serta keistimewaan manusia (merujuk TP 3.2.4.1); (B) 3 soal isian singkat — menyebutkan nama manusia pertama, arti hidup rukun, dan contoh sikap bersyukur (merujuk TP 3.2.4.1 dan 3.2.4.2); (C) 1 soal uraian — 'Tuliskan dua cara kamu bersyukur kepada Allah karena kamu diciptakan sebagai manusia yang istimewa, dan bagaimana kamu bisa hidup rukun dengan temanmu di sekolah?' (merujuk TP 3.2.4.2).
  • Selama murid mengerjakan, guru berkeliling memantau. Jika ada murid yang terlihat bingung membaca soal, guru boleh membacakan soal tersebut secara individual tanpa memberikan jawaban.
  • Setelah waktu habis, guru mengumpulkan lembar jawaban murid.
  • Guru mengajak murid melakukan 'pair check' singkat: murid berpasangan dan saling menceritakan satu hal yang mereka tulis di soal uraian. Ini bukan untuk mengoreksi jawaban, melainkan untuk membangun kesadaran bahwa tiap orang punya cara syukur yang berbeda-beda (keberagaman sebagai anugerah).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid melakukan 'Momen Syukur': setiap murid diminta memejamkan mata sejenak, lalu dalam hati menjawab: 'Satu hal istimewa apa yang kumiliki sebagai ciptaan Allah?' Setelah 30 detik, beberapa murid dipersilakan berbagi.
  • Guru membagikan 'Kartu Syukurku'—selembar kertas kecil berbentuk hati. Murid menuliskan satu kalimat: 'Aku bersyukur kepada Allah karena aku diciptakan sebagai ...' dan satu kalimat: 'Aku akan hidup rukun dengan temanku dengan cara ...'
  • Murid menempelkan Kartu Syukur mereka di papan 'Pohon Syukur' yang sudah disiapkan guru di sudut kelas. Guru mengajak semua murid membaca beberapa kartu teman mereka bersama-sama.
  • Guru memimpin pembacaan Yohanes 15:17 bersama-sama: 'Inilah perintah-Ku kepadamu: Kasihilah seorang akan yang lain.' Guru menegaskan: 'Inilah cara kita menjadi ciptaan Allah yang istimewa—dengan saling mengasihi dan hidup rukun.'

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pelajaran bersama dengan melengkapi kalimat rumpang lisan: 'Allah menciptakan manusia menurut ... dan ...-Nya. Manusia istimewa karena ... Kita bersyukur dengan cara ...'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha mereka hari ini: 'Kalian sudah berusaha dengan baik hari ini. Allah senang melihat kalian!'
  • Guru menyampaikan pesan singkat: 'Minggu ini, coba tunjukkan satu sikap rukun kepada teman, saudara, atau orang tua di rumah sebagai cara bersyukur kepada Allah.'
  • Guru menutup pelajaran dengan doa penutup, dipimpin oleh salah satu murid secara sukarela.
  • Murid mengucapkan salam penutup bersama-sama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan dapat menerima lembar asesmen yang dilengkapi gambar pendukung di setiap soal (visual clue) dan kata-kata kunci di pojok lembar jawaban. Murid yang sudah menguasai materi mendapat soal bonus: 'Tuliskan sebuah doa pendek kepada Allah sebagai ungkapan syukurmu karena kamu diciptakan menurut gambar dan rupa-Nya.'
  • Proses: Saat pengerjaan asesmen, murid yang mengalami kesulitan membaca diperbolehkan didampingi guru yang membacakan soal secara individual. Murid yang cepat selesai diajak membantu menyiapkan 'Pohon Syukur' atau menghias Kartu Syukur mereka lebih detail.
  • Produk: Soal uraian bersifat terbuka sehingga murid dapat mengekspresikan jawaban sesuai pengalaman pribadinya. Murid yang sulit mengungkapkan secara tulisan diperkenankan menjawab soal uraian secara lisan kepada guru sebagai alternatif.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (manusia dan hewan) dan bertanya: 'Apa perbedaan manusia dengan hewan menurut kalian?' Jawaban lisan murid digunakan untuk memotret pemahaman awal tentang keistimewaan manusia.
  • Guru mengajukan pertanyaan singkat: 'Siapa yang masih ingat ayat Alkitab atau cerita tentang penciptaan manusia?' untuk mengetahui sejauh mana murid mengingat materi sebelumnya.

Proses:

  • Observasi partisipasi murid selama flash review (tanya-jawab lisan): guru mencatat murid yang aktif menjawab dan murid yang pasif.
  • Pemantauan langsung saat pengerjaan asesmen sumatif: guru mengidentifikasi murid yang perlu bantuan baca soal atau terlihat bingung.
  • Pair check lisan: guru mendengar percakapan berpasangan untuk menangkap pemahaman murid tentang ungkapan syukur dan sikap rukun.
  • Isi Kartu Syukur sebagai bukti proses refleksi: guru membaca kartu sebelum ditempel dan memberi umpan balik singkat jika diperlukan.

Akhir:

  • Lembar asesmen sumatif tertulis dikumpulkan dan dinilai oleh guru menggunakan pedoman skor dan rubrik yang telah disiapkan.
  • Guru menghitung total skor murid dan memetakan ketercapaian TP: TP 3.2.4.1 dinilai dari soal PG 1-5 dan isian 1-2; TP 3.2.4.2 dinilai dari isian 3 dan soal uraian.
  • Murid dengan skor di bawah 65 mendapatkan catatan tindak lanjut untuk remedial pada pertemuan berikutnya. Murid dengan skor 90 ke atas mendapatkan pengayaan.

Formatif:

  • Tanya-jawab lisan saat asesmen awal (kartu gambar): guru mencatat murid yang sudah paham dan yang masih bingung sebagai data untuk penyesuaian pendampingan.
  • Observasi selama murid mengerjakan asesmen sumatif: guru memantau keterlibatan, kemandirian, dan ekspresi murid saat menulis jawaban.
  • Pair check lisan setelah pengerjaan soal uraian: guru mendengar dan mencatat variasi jawaban murid tentang cara bersyukur dan hidup rukun.
  • Pengisian Kartu Syukur: guru membaca kartu murid sebagai bukti kemampuan mengekspresikan syukur dan niat hidup rukun.

Sumatif:

  • Lembar asesmen sumatif tertulis: 5 soal pilihan ganda + 3 soal isian singkat + 1 soal uraian, mencakup kedua TP (3.2.4.1 dan 3.2.4.2).
  • Penilaian soal pilihan ganda dan isian menggunakan skor benar/salah (skor maksimal PG: 50, isian: 30, uraian: 20; total 100).
  • Penilaian soal uraian menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek konten (pemahaman tentang gambar dan rupa Allah) dan aspek afektif (ekspresi syukur dan niat hidup rukun).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan penciptaan manusia menurut gambar dan rupa Allah (TP 3.2.4.1 — Soal PG & Isian)Murid tidak dapat menjawab atau jawaban tidak berkaitan dengan konsep penciptaan manusia oleh Allah.Murid dapat menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia, tetapi belum dapat menjelaskan arti 'gambar dan rupa Allah' atau keistimewaan manusia.Murid dapat menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya dan menyebutkan salah satu keistimewaan manusia dibanding ciptaan lain.Murid dapat menjelaskan dengan lengkap bahwa Allah menciptakan manusia (laki-laki dan perempuan) menurut gambar dan rupa-Nya, menyebutkan nama Adam dan Hawa, dan menguraikan minimal dua keistimewaan manusia dibanding ciptaan lainnya.
Mengungkapkan sikap bersyukur dan niat hidup rukun sebagai respons iman (TP 3.2.4.2 — Soal Uraian & Kartu Syukur)Murid tidak menuliskan atau mengungkapkan ekspresi syukur maupun sikap rukun secara konkret.Murid menuliskan ekspresi syukur atau sikap rukun, tetapi hanya satu aspek dan masih sangat umum (misalnya hanya menulis 'berterima kasih kepada Allah' tanpa contoh nyata).Murid menuliskan ekspresi syukur kepada Allah atas dirinya sebagai ciptaan Allah dan satu contoh konkret sikap rukun dengan teman atau keluarga.Murid menuliskan ekspresi syukur yang tulus dan personal atas dirinya sebagai ciptaan Allah, serta minimal dua contoh konkret sikap hidup rukun (misalnya: tidak bertengkar, menghargai perbedaan, saling menolong), dikaitkan dengan perintah Allah untuk saling mengasihi.
Kemandirian dan kejujuran selama pengerjaan asesmenMurid tidak mengerjakan soal secara mandiri atau menyalin jawaban teman secara keseluruhan.Murid mengerjakan sebagian soal secara mandiri tetapi terlihat sangat bergantung pada teman untuk beberapa nomor.Murid mengerjakan seluruh soal secara mandiri dengan usaha yang konsisten meskipun ada soal yang sulit.Murid mengerjakan seluruh soal secara mandiri, jujur, dan menunjukkan usaha sungguh-sungguh. Jika menemukan soal sulit, murid mencoba menjawab sebaik yang bisa tanpa menyalin.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah ulasan singkat di awal (flash review) cukup membantu murid mengingat materi sebelum mengerjakan asesmen? Apa yang perlu diperbaiki?
  • Murid mana saja yang terlihat kesulitan saat mengerjakan soal? Apa kemungkinan penyebabnya—pemahaman konsep atau kemampuan membaca/menulis?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan (kartu gambar, soal bonus, alternatif lisan) sudah menjangkau murid dengan kebutuhan berbeda?
  • Seberapa tulus dan bermakna ekspresi syukur yang dituliskan murid di Kartu Syukur? Apa yang dapat saya lakukan agar refleksi iman lebih dalam pada pertemuan berikutnya?
  • Berapa persen murid yang mencapai skor minimal 65? Intervensi apa yang perlu disiapkan untuk remedial?

Refleksi Murid:

  • Hal apa yang paling kamu ingat dari pelajaran tentang Manusia Ciptaan Allah? Ceritakan dengan kalimatmu sendiri.
  • Apakah ada soal yang kamu anggap sulit hari ini? Apa yang membuatnya sulit?
  • Kamu sudah menuliskan cara bersyukur dan hidup rukun. Dari cara-cara itu, mana yang paling ingin kamu lakukan minggu ini?
  • Setelah belajar bahwa kamu diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, bagaimana perasaanmu terhadap dirimu sendiri?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek)
  2. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek)
  3. Alkitab: Kejadian 1:26-28 (kisah penciptaan manusia) dan Yohanes 15:17 (perintah saling mengasihi)
  4. Lembar asesmen sumatif tertulis (disiapkan guru, terdiri dari soal PG, isian, dan uraian)
  5. Poster/gambar penciptaan manusia (ditempel di papan tulis sebagai alat bantu visual saat flash review)
  6. Kartu bergambar manusia dan hewan (untuk asesmen diagnostik awal)
  7. Kartu Syukur berbentuk hati (kertas kecil yang dibagikan kepada setiap murid untuk kegiatan refleksi)
  8. Papan 'Pohon Syukur' (media tempel di sudut kelas untuk kegiatan refleksi kolektif)
  9. Spidol warna dan selotip/perekat untuk menempel Kartu Syukur di Pohon Syukur

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.