Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Allah Menciptakan Manusia Menurut Gambar dan Rupa-Nya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Allah Menciptakan Manusia Menurut Gambar dan Rupa-Nya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Allah Menciptakan Manusia Menurut Gambar dan Rupa-Nya

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Allah Menciptakan Manusia Menurut Gambar dan Rupa-Nya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAllah Menciptakan Manusia Menurut Gambar dan Rupa-Nya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia (laki-laki dan perempuan) menurut gambar dan rupa-Nya berdasarkan Kejadian 1:26-28.
  2. Murid dapat membedakan cara Allah menciptakan manusia dengan cara Allah menciptakan makhluk lainnya sebagai bukti keistimewaan manusia sebagai ciptaan-Nya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Menurutmu, siapa yang menciptakan kamu? Mengapa kamu yakin demikian?
  2. Apakah ada perbedaan antara cara Allah menciptakan manusia dengan cara Allah menciptakan hewan atau tumbuhan? Apa yang kamu ketahui?
  3. Apa artinya jika dikatakan bahwa kamu diciptakan menurut 'gambar dan rupa Allah'? Apa yang terlintas di pikiranmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama untuk membuka pembelajaran.
  • Guru melakukan presensi kehadiran murid.
  • Asesmen awal (diagnostik): Guru mengajukan pertanyaan lisan kepada murid — 'Siapa yang menciptakan manusia?' dan 'Bagaimana caranya?' — untuk mengetahui pemahaman awal murid sebelum pembelajaran dimulai. Guru mencatat respons murid secara singkat.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang murid merespons secara bebas tanpa penilaian benar/salah.
  • Guru menyampaikan topik hari ini: 'Allah Menciptakan Manusia Menurut Gambar dan Rupa-Nya' dan menjelaskan tujuan pembelajaran secara singkat dengan bahasa yang mudah dipahami murid kelas 3.
  • Guru membacakan Kejadian 1:26-28 bersama-sama sebagai pembuka sebelum masuk ke kegiatan inti.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid membaca ulang Kejadian 1:26-28 secara bergantian (satu kalimat per murid atau baris per baris) agar murid benar-benar menyimak teks Alkitab.
  • Guru menjelaskan makna 'gambar dan rupa' (tselem dan demuth) dengan bahasa sederhana: manusia diciptakan dengan sifat-sifat baik seperti Allah, misalnya bisa mengasihi, berpikir, dan membedakan yang baik dan buruk.
  • Guru menampilkan atau menggambar tabel perbandingan sederhana di papan tulis: (1) Cara Allah menciptakan hewan/tumbuhan — dengan berfirman 'Jadilah!'; (2) Cara Allah menciptakan manusia — dengan musyawarah ilahi 'Baiklah Kita menjadikan manusia...' dan dengan cara khusus.
  • Guru mengajukan pertanyaan pengecekan pemahaman: 'Apa kata yang dipakai Allah sebelum menciptakan hewan?' dan 'Kata apa yang berbeda ketika Allah hendak menciptakan manusia?' Murid merespons secara lisan.
  • Guru menegaskan bahwa manusia — laki-laki maupun perempuan — sama-sama diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, keduanya istimewa dan setara di hadapan Allah.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menerima lembar kerja 'Aku Istimewa Ciptaan Allah' yang berisi dua bagian: (1) kolom 'Sifat-sifat baik yang aku miliki sebagai gambar Allah' dan (2) kolom 'Perbedaan cara Allah menciptakan manusia dan makhluk lainnya'.
  • Murid mengisi kolom pertama secara mandiri: menuliskan minimal 2 sifat baik dalam diri mereka (misalnya: bisa mengasihi teman, bisa berpikir, bisa menolong). Guru berkeliling membimbing murid yang kesulitan.
  • Murid mengisi kolom kedua: menuliskan atau menggambar perbedaan cara Allah menciptakan manusia vs. makhluk lain berdasarkan Kejadian 1:26-28 yang sudah dipelajari.
  • Guru meminta 2-3 murid secara sukarela membacakan atau menceritakan isian mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik positif dan meluruskan jika ada pemahaman yang kurang tepat.
  • Guru mengajak murid mengungkapkan rasa syukur secara lisan: 'Ucapkan dalam hatimu satu kalimat syukur kepada Allah karena kamu diciptakan istimewa.' Beberapa murid diminta berbagi kalimat syukurnya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk tenang sejenak (berkesadaran) dan mengajukan pertanyaan refleksi: 'Setelah belajar hari ini, apa yang kamu pahami tentang dirimu sebagai ciptaan Allah yang istimewa?'
  • Murid menuliskan jawaban refleksi singkat pada bagian bawah lembar kerja mereka: 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah...' dan 'Karena aku diciptakan menurut gambar Allah, aku akan...'
  • Murid melakukan penilaian diri (self-assessment) dengan mengisi tabel sederhana: memberi tanda centang pada kolom 'Sudah Paham / Belum Paham' untuk dua tujuan pembelajaran yang dipelajari hari ini.
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: murid yang sudah paham diminta membantu menjelaskan kepada teman yang belum paham dengan kalimat mereka sendiri (peer learning).
  • Guru merangkum poin-poin utama pembelajaran dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari murid: 'Karena kita diciptakan menurut gambar Allah, kita dipanggil untuk bertindak baik kepada sesama, hewan, dan alam.'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: Allah menciptakan manusia dengan cara yang istimewa, menurut gambar dan rupa-Nya, berbeda dari cara Ia menciptakan makhluk lainnya.
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 2 pertanyaan lisan/tertulis singkat sebagai post-test — (1) 'Tuliskan satu perbedaan cara Allah menciptakan manusia dibanding hewan!' dan (2) 'Apa artinya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah?' Murid menjawab di selembar kertas kecil (exit ticket).
  • Guru menyampaikan kegiatan tindak lanjut di rumah: murid diminta bercerita kepada orang tua tentang apa yang dipelajari hari ini dan menanyakan kepada orang tua sifat baik apa yang mereka lihat ada dalam diri murid.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid menyanyikan bersama lagu rohani anak sederhana yang relevan (misalnya: 'Tuhan Menciptakan Aku') sebagai ekspresi syukur.
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca Alkitab diberikan teks Kejadian 1:26-28 versi yang sudah disederhanakan dalam bahasa anak. Murid yang sudah mahir diberikan teks asli dan diminta mencari kata kunci 'tselem' dan 'demuth' dalam catatan Alkitab atau kamus Alkitab sederhana.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat mengisi lembar kerja dengan bantuan gambar/ilustrasi dan diizinkan menjawab secara lisan daripada tertulis. Murid yang cepat memahami materi diberi tantangan tambahan: membuat komik strip 3 panel yang menggambarkan perbedaan cara Allah menciptakan hewan dan manusia.
  • Produk: Murid dapat memilih cara mengekspresikan pemahaman mereka: (1) menuliskan penjelasan singkat di lembar kerja, (2) menggambar ilustrasi perbedaan penciptaan manusia dan makhluk lain, atau (3) menceritakan secara lisan kepada guru atau teman.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan 2 pertanyaan lisan secara klasikal di pendahuluan: 'Siapa yang menciptakan manusia?' dan 'Apa yang kamu ketahui tentang cara Allah menciptakan manusia?' untuk mengidentifikasi pengetahuan awal murid.
  • Guru mencatat respons murid (benar, mendekati, atau belum tepat) sebagai dasar menentukan titik mulai penjelasan materi.

Proses:

  • Pengamatan guru selama diskusi tanya jawab pada tahap Memahami: apakah murid mampu mengidentifikasi perbedaan frasa 'Jadilah' vs. 'Baiklah Kita menjadikan manusia' dari teks Kejadian 1:26-28.
  • Penilaian isian lembar kerja pada tahap Mengaplikasi: kelengkapan dan ketepatan murid menuliskan sifat-sifat baik sebagai gambar Allah dan perbedaan cara penciptaan.
  • Observasi pada saat murid berbagi hasil di depan kelas: kejelasan dan ketepatan penjelasan murid.

Akhir:

  • Exit ticket tertulis: (1) 'Tuliskan satu perbedaan cara Allah menciptakan manusia dibanding hewan atau tumbuhan!' (2) 'Apa artinya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah? Tuliskan dengan kalimatmu sendiri!'
  • Hasil exit ticket digunakan guru untuk mengevaluasi ketercapaian dua tujuan pembelajaran (3.2.1.1 dan 3.2.1.2) dan merencanakan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama tanya jawab lisan pada tahap Memahami.
  • Penilaian lembar kerja 'Aku Istimewa Ciptaan Allah' yang diisi murid pada tahap Mengaplikasi.
  • Penilaian diri (self-assessment) murid pada lembar refleksi di tahap Merefleksi.
  • Umpan balik guru saat murid mempresentasikan hasil lembar kerja mereka.

Sumatif:

  • Exit ticket di akhir pembelajaran: murid menjawab 2 pertanyaan tertulis singkat tentang cara Allah menciptakan manusia dan makna 'gambar dan rupa Allah'.
  • Hasil lembar kerja murid dikumpulkan dan dinilai menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya (TP 3.2.1.1)Murid belum dapat menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya, atau penjelasannya tidak berkaitan dengan Kejadian 1:26-28.Murid dapat menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia, tetapi belum dapat menjelaskan makna 'gambar dan rupa-Nya' dengan tepat.Murid dapat menjelaskan bahwa Allah menciptakan manusia (laki-laki dan perempuan) menurut gambar dan rupa-Nya berdasarkan Kejadian 1:26-28 dengan penjelasan yang cukup tepat.Murid dapat menjelaskan secara lengkap dan tepat bahwa Allah menciptakan manusia menurut gambar dan rupa-Nya, menyebutkan bahwa hal ini berarti manusia memiliki sifat-sifat baik seperti Allah, dan mengaitkannya dengan sikap hidup sehari-hari.
Membedakan cara Allah menciptakan manusia dengan cara Allah menciptakan makhluk lainnya (TP 3.2.1.2)Murid belum dapat menyebutkan perbedaan cara Allah menciptakan manusia dengan cara Allah menciptakan makhluk lainnya.Murid dapat menyebutkan satu perbedaan, namun penjelasannya kurang lengkap atau belum mengacu pada teks Alkitab.Murid dapat membedakan cara Allah menciptakan manusia (dengan pernyataan khusus 'Baiklah Kita menjadikan manusia...') dengan cara Allah menciptakan makhluk lain (hanya dengan berfirman 'Jadilah!') dan menyebutkannya sebagai bukti keistimewaan manusia.Murid dapat membedakan secara rinci cara Allah menciptakan manusia vs. makhluk lainnya, menjelaskan implikasinya (manusia adalah puncak ciptaan Allah yang paling istimewa), dan menyampaikan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami perbedaan cara Allah menciptakan manusia dan makhluk lainnya berdasarkan kegiatan hari ini?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang diajukan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Pertanyaan mana yang paling efektif?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah cukup mengakomodasi murid dengan kecepatan belajar yang berbeda?
  • Apa yang perlu saya perbaiki pada pertemuan berikutnya berdasarkan hasil exit ticket murid hari ini?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang dirimu sebagai ciptaan Allah?
  • Apakah kamu sudah bisa menjelaskan apa artinya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah? Apakah ada bagian yang masih membingungkanmu?
  • Karena kamu tahu bahwa kamu adalah ciptaan Allah yang istimewa, apa satu hal baik yang ingin kamu lakukan minggu ini kepada teman, keluarga, hewan, atau alam?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Kejadian 1:26-28)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2021) — Bab 2: Manusia Ciptaan Allah, halaman 18-19
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemendikbudristek, 2021) — halaman 42-46
  4. Lembar Kerja Murid 'Aku Istimewa Ciptaan Allah' (dibuat/disiapkan oleh guru)
  5. Papan tulis dan spidol/kapur untuk tabel perbandingan penciptaan
  6. Kertas kecil untuk exit ticket
  7. Lagu rohani anak: 'Tuhan Menciptakan Aku' (atau lagu rohani serupa yang relevan dengan topik)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.