Modul AjarPertemuan 5Bab 10Fase BSemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Bersyukur dan Berkreasi untuk Melestarikan Alam

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Bersyukur dan Berkreasi untuk Melestarikan Alam". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Bersyukur dan Berkreasi untuk Melestarikan Alam

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 10 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Bersyukur dan Berkreasi untuk Melestarikan Alam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBersyukur dan Berkreasi untuk Melestarikan Alam
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan sikap bersyukur atas alam ciptaan Allah dengan membuat karya gambar ajakan peduli alam sebagai respons iman.
  2. Murid dapat menyusun rencana sederhana tindakan pelestarian alam yang akan dilakukan di rumah atau sekolah sebagai wujud nilai-nilai Kristiani.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika Allah memercayakan alam ini kepadamu, apa yang akan kamu lakukan untuk menjaganya?
  2. Pernahkah kamu melihat tumbuhan atau hewan yang rusak karena ulah manusia? Bagaimana perasaanmu saat itu?
  3. Apa bentuk ucapan syukurmu kepada Allah atas alam yang indah ini — selain dengan kata-kata?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa bersama. Guru mengajak murid menyanyikan bait pertama lagu 'Sungguh Indah Alam' (Kidung Ceria) dengan penuh semangat untuk menciptakan suasana gembira dan fokus.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: mengajukan 2 pertanyaan lisan singkat kepada beberapa murid — (1) 'Sebutkan satu hal di alam yang kamu sukai dan alasannya!' dan (2) 'Menurutmu, apakah manusia perlu menjaga alam? Kenapa?' — untuk memetakan pemahaman awal murid tentang syukur dan tanggung jawab terhadap alam.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar cara bersyukur kepada Allah lewat gambar dan membuat rencana nyata untuk menjaga alam ciptaan-Nya.'
  • Guru menampilkan atau menggambar di papan tulis dua gambar kontras: alam yang hijau dan terawat vs. alam yang rusak dan kotor. Guru bertanya singkat: 'Mana yang membuat hatimu senang? Menurutmu, mana yang lebih menyenangkan Allah?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan Kejadian 2:15 dengan lantang: 'TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.' Guru mengajak murid mendengarkan dengan tenang, lalu bertanya: 'Kata apa yang paling penting dari ayat ini? Apa artinya bagi kita sehari-hari?' (Berkesadaran — murid diajak fokus dan memaknai teks secara langsung.)
  • Guru menjelaskan secara singkat (5 menit) bahwa Allah memberikan alam kepada manusia bukan untuk dirusak, melainkan untuk dijaga dan dipelihara. Menjaga alam adalah cara kita berterima kasih kepada Allah — ini adalah bentuk iman yang nyata, bukan hanya ucapan.
  • Guru meminta murid membaca teks pendek di buku siswa halaman 185–186 secara mandiri selama 2 menit, lalu mendiskusikan bersama: 'Apa yang Hana dan Ruben rencanakan? Mengapa mereka mau melakukannya?' (Bermakna — murid menghubungkan cerita tokoh dengan kehidupan nyata mereka.)
  • Guru merangkum pemahaman: bersyukur kepada Allah atas alam dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya doa — dengan menjaga, merawat, dan mengajak orang lain peduli alam.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi dua kelompok tugas: (A) Kelompok Gambar Ajakan — membuat gambar ajakan peduli alam; (B) Kelompok Rencana Aksi — mengisi tabel rencana pelestarian alam sederhana. Pembagian kelompok dapat disesuaikan dengan minat murid (murid yang suka menggambar ke kelompok A, murid yang suka menulis/bercerita ke kelompok B). (Menggembirakan — murid memilih jalur yang sesuai minat.)
  • Kelompok A: Murid menggambar ajakan peduli alam di selembar kertas A4 atau buku gambar. Gambar harus memuat: (1) ilustrasi alam yang dijaga, dan (2) kalimat ajakan singkat, contoh: 'Jaga alammu, syukuri ciptaan Allah!' atau 'Ayo tanam pohon, tanda kita sayang alam!' Guru mendampingi dan memberi semangat selama proses berkarya.
  • Kelompok B: Murid mengisi tabel rencana sederhana (format seperti di buku siswa hal. 186) — minimal 3 tindakan nyata yang akan dilakukan di rumah atau sekolah selama seminggu ke depan, beserta alasan tindakan tersebut mencerminkan nilai-nilai Kristiani (kasih, tanggung jawab, syukur). (Bermakna — murid menghubungkan rencana dengan nilai iman.)
  • Setelah selesai (sekitar 12–15 menit), setiap kelompok diwakili 1–2 murid untuk mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas. Teman-teman lain memberikan tepuk tangan dan boleh memberi satu komentar positif. (Menggembirakan — suasana apresiasi.)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar refleksi sederhana (atau menuliskan pertanyaan di papan tulis) berisi 3 pertanyaan: (1) 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang menjaga alam adalah...'; (2) 'Cara aku bersyukur kepada Allah melalui tindakan nyata yang ingin aku lakukan adalah...'; (3) 'Satu hal yang akan aku lakukan besok untuk menjaga alam di sekitarku adalah...' Murid menjawab secara tertulis di buku tulis masing-masing. (Berkesadaran — murid merenungkan proses belajar secara sadar.)
  • Guru mengajak 2–3 murid berbagi jawaban refleksi mereka secara sukarela. Guru merespons dengan hangat dan menguatkan kaitan antara tindakan murid dengan ungkapan syukur kepada Allah. (Bermakna — murid merasakan makna personal dari pembelajaran.)
  • Guru menegaskan pesan utama: 'Allah sangat baik — Dia memberikan alam yang indah untuk kita. Setiap kali kita menjaga alam, itu adalah doa kita yang hidup kepada-Nya.' Murid diajak mengucapkan kalimat komitmen bersama-sama: 'Aku akan menjaga alam ciptaan Allah sebagai wujud syukurku!'

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama: 'Apa yang kita pelajari? Apa yang kita buat? Apa yang akan kita lakukan?' Guru menuliskan poin simpulan di papan tulis.
  • Guru menyampaikan tugas rumah: murid memulai melaksanakan minimal 1 tindakan dari rencana yang sudah disusun, dan menceritakannya kepada orang tua. Orang tua diminta menandatangani buku rencana aksi sebagai bentuk kerja sama.
  • Guru memberikan informasi kepada orang tua melalui catatan di buku penghubung: 'Hari ini murid membuat rencana pelestarian alam sebagai wujud syukur kepada Allah. Mohon orang tua mendampingi dan memotivasi anak melaksanakan rencananya di rumah.'
  • Guru menutup kelas dengan doa bersama (menggunakan doa dari buku siswa hal. 166 sebagai panduan): 'Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau menciptakan alam yang indah. Tolong kami untuk menjaganya dengan setia. Amin.'
  • Guru mengucapkan salam penutup dan memberikan apresiasi atas partisipasi murid hari ini.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat mendengarkan guru membacakan Kejadian 2:15 dan penjelasan singkat, serta melihat gambar ilustrasi untuk membantu pemahaman. Murid yang sudah lancar dapat membaca teks alkitab secara mandiri dan mencari ayat pendukung lain tentang menjaga alam.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih (slow learner) dapat mengisi tabel rencana aksi dengan panduan daftar pilihan tindakan yang disediakan guru (scaffolding). Murid yang lebih cepat (fast learner) dapat menambahkan penjelasan teologis singkat pada gambar ajakan mereka — mengapa sebagai orang Kristen kita wajib menjaga alam.
  • Produk: Murid yang suka seni visual mengekspresikan syukur lewat gambar ajakan (karya gambar). Murid yang lebih suka tulisan atau berbicara dapat membuat rencana aksi tertulis yang lebih rinci atau menyampaikan rencana mereka secara lisan kepada kelas. Kedua produk dinilai dengan rubrik yang sama berdasarkan isi dan makna, bukan hanya estetika.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik (2 pertanyaan, dijawab 2–3 murid secara acak): (1) 'Sebutkan satu hal di alam yang kamu sukai dan alasannya!' (2) 'Menurutmu, apakah manusia perlu menjaga alam? Kenapa?' — untuk memetakan pemahaman awal murid tentang syukur dan tanggung jawab terhadap alam sebelum pembelajaran dimulai.
  • Respon murid terhadap gambar kontras alam terawat vs. alam rusak yang ditampilkan guru — untuk melihat kepekaan awal murid terhadap kondisi lingkungan.

Proses:

  • Observasi aktif guru selama murid bekerja dalam kelompok: mencatat murid yang sudah/belum mampu mengaitkan tindakan dengan ungkapan syukur kepada Allah.
  • Cek cepat lembar rencana aksi: apakah rencana sudah mencantumkan tindakan konkret dan alasan berbasis nilai Kristiani (kasih, syukur, tanggung jawab)?
  • Pertanyaan pancingan selama proses berkarya: 'Kenapa kamu memilih gambar ini?' atau 'Mengapa tindakan ini mencerminkan rasa syukur kita kepada Allah?' — untuk memastikan murid berpikir secara bermakna, bukan sekadar mengerjakan tugas.

Akhir:

  • Penilaian karya gambar ajakan (TP 3.10.5.1): dinilai berdasarkan rubrik 4 level — aspek kejelasan pesan ajakan peduli alam dan ekspresi syukur atas ciptaan Allah.
  • Penilaian tabel rencana aksi (TP 3.10.5.2): dinilai berdasarkan rubrik 4 level — aspek kelengkapan rencana tindakan dan keterkaitan dengan nilai-nilai Kristiani.
  • Lembar refleksi tertulis murid (3 pertanyaan) dikumpulkan sebagai bukti pemahaman dan komitmen personal murid terhadap materi pembelajaran.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid selama diskusi Kejadian 2:15 — apakah murid mampu mengaitkan ayat dengan tindakan nyata?
  • Pemantauan proses pembuatan gambar/rencana aksi: apakah gambar memuat pesan ajakan yang jelas, apakah rencana aksi mencantumkan alasan berbasis nilai Kristiani?
  • Penilaian diri murid melalui lembar refleksi 3 pertanyaan di tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Penilaian karya gambar ajakan peduli alam (Kelompok A) menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: pesan ajakan, ekspresi syukur, dan kerapian.
  • Penilaian tabel rencana pelestarian alam (Kelompok B) menggunakan rubrik 4 level berdasarkan aspek: kelengkapan rencana, keterkaitan dengan nilai Kristiani, dan keterlaksanaan rencana.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Gambar Ajakan Peduli Alam (TP 3.10.5.1) — Kejelasan Pesan AjakanGambar tidak memuat pesan ajakan atau pesan sama sekali tidak dapat dipahami.Gambar memuat pesan ajakan tetapi kurang jelas atau tidak terhubung dengan tema peduli alam.Gambar memuat pesan ajakan yang jelas dan berkaitan dengan peduli alam, meskipun belum mencerminkan ungkapan syukur kepada Allah secara eksplisit.Gambar memuat pesan ajakan yang jelas, berkaitan erat dengan peduli alam, dan secara eksplisit mencerminkan ungkapan syukur atas alam sebagai ciptaan Allah.
Gambar Ajakan Peduli Alam (TP 3.10.5.1) — Ekspresi Syukur sebagai Respons ImanMurid belum menunjukkan kaitan antara gambar dengan rasa syukur kepada Allah.Murid menyebutkan syukur kepada Allah saat diminta, tetapi belum tercermin dalam karya gambar.Karya gambar mencerminkan rasa syukur kepada Allah, meskipun penjelasan murid masih perlu bantuan guru.Karya gambar dengan jelas mencerminkan rasa syukur kepada Allah, dan murid mampu menjelaskan secara mandiri kaitan antara gambarnya dengan respons iman.
Rencana Pelestarian Alam (TP 3.10.5.2) — Kelengkapan Rencana TindakanRencana tindakan tidak ditulis atau hanya menyebutkan 1 tindakan tanpa keterangan tempat (rumah/sekolah).Rencana menyebutkan 1–2 tindakan dengan keterangan tempat tetapi belum disertai jadwal atau detail pelaksanaan.Rencana menyebutkan 3 atau lebih tindakan dengan keterangan tempat dan jadwal pelaksanaan yang cukup jelas.Rencana menyebutkan 3 atau lebih tindakan yang konkret, disertai keterangan tempat, jadwal, dan penjelasan cara pelaksanaannya secara rinci.
Rencana Pelestarian Alam (TP 3.10.5.2) — Keterkaitan dengan Nilai-nilai KristianiMurid tidak menyebutkan alasan tindakan atau alasan tidak berkaitan dengan nilai Kristiani.Murid menyebutkan alasan tindakan tetapi masih bersifat umum (misalnya: 'biar bersih'), belum dikaitkan dengan nilai Kristiani.Murid mengaitkan rencana tindakan dengan satu nilai Kristiani (misalnya: syukur, kasih, atau tanggung jawab) dengan bantuan pertanyaan guru.Murid secara mandiri mengaitkan rencana tindakan dengan nilai-nilai Kristiani (syukur, kasih, tanggung jawab terhadap ciptaan Allah) dan memberikan alasan yang bermakna secara iman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil terlibat aktif dalam proses pembuatan karya atau rencana aksi hari ini? Jika ada yang pasif, apa penyebabnya?
  • Seberapa efektif pertanyaan pemantik dalam memancing keterlibatan murid untuk berpikir tentang syukur dan tanggung jawab terhadap alam?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan (scaffolding untuk slow learner, pengayaan untuk fast learner) sudah berjalan dengan baik?
  • Adakah murid yang belum memahami kaitan antara menjaga alam dan nilai-nilai Kristiani? Apa tindak lanjut yang perlu saya siapkan untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang menjaga alam ciptaan Allah adalah...
  • Cara aku bersyukur kepada Allah melalui tindakan nyata yang ingin aku lakukan adalah...
  • Satu tindakan nyata yang akan aku lakukan besok untuk menjaga alam di sekitarku adalah...

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab — Kejadian 2:15
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Penulis: Poppy Febrina Purba, ISBN: 978-602-244-639-2), halaman 185–186
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Penulis: Poppy Febrina Purba, ISBN: 978-602-244-689-7)
  4. Lagu 'Sungguh Indah Alam' — Kidung Ceria (do=d, 4 ketuk)
  5. Gambar ilustrasi kontras: alam terawat vs. alam rusak (dapat dicetak atau digambar di papan tulis oleh guru)
  6. Kertas A4 atau buku gambar untuk membuat karya ajakan peduli alam
  7. Alat mewarnai: krayon, pensil warna, atau spidol
  8. Lembar tabel rencana aksi pelestarian alam (dapat difotokopi dari buku siswa hal. 186 atau dibuat ulang oleh guru)
  9. Lembar refleksi murid (3 pertanyaan — dapat ditulis di papan tulis atau difotokopi)
  10. Buku penghubung murid (untuk catatan komunikasi dengan orang tua)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.