Modul AjarPertemuan 4Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Tanggung Jawab Manusia Memelihara Alam Ciptaan Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Tanggung Jawab Manusia Memelihara Alam Ciptaan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Tanggung Jawab Manusia Memelihara Alam Ciptaan Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Tanggung Jawab Manusia Memelihara Alam Ciptaan Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikTanggung Jawab Manusia Memelihara Alam Ciptaan Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan tanggung jawab manusia sebagai ciptaan Allah untuk merawat dan memelihara alam sekitar (tumbuhan dan hewan) di rumah maupun di sekolah.
  2. Murid dapat mempraktikkan minimal satu tindakan sederhana nyata sebagai wujud syukur dan tanggung jawab dalam memelihara alam ciptaan Allah di lingkungan sekolah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat tanaman yang layu karena tidak disiram atau hewan yang kelaparan karena tidak diberi makan? Apa yang kamu rasakan saat melihatnya?
  2. Mengapa Allah mempercayakan alam — tumbuhan, hewan, dan lingkungan sekitar kita — untuk kita jaga dan pelihara?
  3. Apa satu hal kecil yang sudah pernah kamu lakukan untuk merawat alam di rumah atau di sekolahmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dan mengajak berdoa pembuka: 'Tuhan Yesus, berkati kami agar mampu menjaga alam ciptaan-Mu dengan baik. Amin.'
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu 'Sungguh Indah Alam' (Kidung Ceria) secara bersama-sama untuk membangun suasana ceria dan menghubungkan hati murid dengan topik.
  • Asesmen Awal — Diagnostik: Guru menampilkan 2 gambar berdampingan (gambar lingkungan sekolah yang bersih dan hijau vs. lingkungan yang kotor dan gersang). Guru bertanya: 'Mana yang lebih indah? Siapa yang bertanggung jawab menjaga supaya lingkungan tetap seperti gambar pertama?' Murid menjawab secara lisan; guru mencatat pemahaman awal murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar mengapa Allah ingin kita menjaga alam, dan kita akan melakukan satu tindakan nyata sebagai wujud syukur kita kepada Allah.'
  • Guru memperkenalkan pertanyaan pemantik dan mengajak 2–3 murid berbagi jawaban singkat.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan Kejadian 2:15 dengan lantang: 'TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.' Guru meminta murid mendengarkan dengan seksama dan merenungkan makna kata 'memelihara' selama 30 detik dalam hening.
  • Guru mengajukan pertanyaan berkesadaran: 'Apa artinya Allah mempercayakan alam kepada kita? Apakah itu berarti kita boleh merusaknya, atau justru sebaliknya?' Murid menjawab secara lisan satu per satu (round-robin singkat).
  • Guru menjelaskan tiga alasan utama manusia bertanggung jawab terhadap alam menggunakan gambar/poster sederhana: (1) Alam adalah ciptaan Allah yang baik; (2) Allah memerintahkan manusia untuk memeliharanya; (3) Merawat alam adalah cara kita bersyukur kepada Allah.
  • Guru menunjukkan contoh-contoh tindakan nyata yang relevan bagi kelas 3: memberi makan hewan peliharaan, menyiram tanaman, membuang sampah pada tempatnya, tidak memetik bunga sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
  • Murid diminta membuka buku siswa halaman tentang 'Alamku Lestari' dan membaca poin-poin tindakan sederhana memelihara alam (poin 1–10 di buku siswa) secara bergantian dengan suara keras.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat satu 'Kartu Misi Alam' berisi satu tugas tindakan nyata di lingkungan sekolah, misalnya: (A) Menyiram tanaman di pot/kebun sekolah, (B) Memungut sampah di halaman sekolah dan membuangnya ke tempat sampah, (C) Memberi makan ikan/hewan di sekolah jika tersedia, atau (D) Merapikan dan membersihkan pot tanaman dari daun kering.
  • Kelompok keluar kelas selama ±10 menit untuk melaksanakan misi mereka. Guru mendampingi dan memastikan setiap murid terlibat aktif dalam kelompoknya.
  • Selama kegiatan, guru mengingatkan murid untuk melakukan tugas mereka dengan penuh kesadaran: 'Sambil menyiram tanaman ini, ingatlah bahwa tindakanmu adalah cara kamu berterima kasih kepada Allah.'
  • Setelah kembali ke kelas, setiap kelompok menceritakan secara singkat (1–2 menit): 'Apa yang kelompokmu lakukan?' dan 'Bagaimana perasaanmu setelah melakukannya?'
  • Guru memberikan apresiasi positif kepada setiap kelompok dan menghubungkan tindakan mereka dengan TP: 'Kalian baru saja menjadi penjaga alam ciptaan Allah, seperti yang Allah perintahkan dalam Kejadian 2:15!'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar (circle time) dan mengajukan pertanyaan refleksi: 'Setelah kamu melakukan tindakan tadi, apakah kamu merasa kamu sudah menjadi penjaga alam yang baik? Mengapa?'
  • Murid secara individual menuliskan di buku tulis atau kertas refleksi: (1) Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang tanggung jawabku terhadap alam; (2) Satu tindakan yang akan aku lakukan di rumah minggu ini untuk merawat alam; (3) Doa syukurku kepada Allah atas alam ciptaan-Nya (2–3 kalimat).
  • Beberapa murid sukarela membacakan tulisan refleksinya. Guru memberikan respons hangat dan memperkuat pesan bahwa setiap tindakan kecil merawat alam adalah bentuk ibadah kepada Allah.
  • Guru menghubungkan refleksi murid dengan Kegiatan Bersama Orang Tua dari buku siswa: 'Di rumah, coba ajak ayah, ibu, atau kakakmu untuk bersama-sama membersihkan halaman atau menyiram tanaman, ya.'

Penutup:

  • Asesmen Akhir — Sumatif lisan: Guru mengajukan 2–3 pertanyaan cepat secara lisan kepada beberapa murid secara acak: 'Mengapa manusia harus merawat alam ciptaan Allah? Sebutkan satu contoh tindakan memelihara alam di sekolah!'
  • Guru merangkum pelajaran: 'Hari ini kita belajar bahwa Allah mempercayakan alam kepada kita. Merawat tanaman dan hewan, menjaga kebersihan, dan tidak merusak alam adalah cara kita bersyukur dan menaati Allah.'
  • Guru mengingatkan tugas rumah: Praktikkan satu tindakan merawat alam di rumah bersama orang tua (sesuai Kegiatan Bersama Orang Tua di buku siswa) dan ceritakan pengalamannya pada pertemuan berikutnya.
  • Kelas ditutup dengan doa bersama: 'Tuhan Yesus, berkati kami agar mampu menjaga alam ciptaan-Mu dengan baik. Amin.'
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat mendengarkan guru membacakan teks Alkitab dan poin-poin di buku siswa, serta dibantu dengan gambar visual (poster/flashcard tindakan merawat alam). Murid yang sudah memahami dapat membaca mandiri dan menemukan ayat Alkitab lain yang berkaitan dengan memelihara alam.
  • Proses: Saat kegiatan misi kelompok, murid yang membutuhkan dukungan ekstra diberi tugas yang lebih sederhana dan konkret (misal: hanya membuang sampah ke tempat sampah), sedangkan murid yang lebih cepat memahami diberi peran pemimpin kelompok yang juga bertugas menjelaskan alasan tindakan mereka kepada anggota lain menggunakan ayat Alkitab.
  • Produk: Murid yang telah berkembang dapat menuliskan refleksi dalam bentuk paragraf pendek atau menggambar komik sederhana 2–3 panel yang menunjukkan tindakan memelihara alam beserta alasan Kristianinya. Murid yang masih berkembang cukup menuliskan atau menyebutkan satu tindakan dan satu alasan secara lisan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar (lingkungan bersih vs. kotor) dan bertanya secara lisan: 'Mana yang lebih baik? Siapa yang bertanggung jawab menjaganya?' — untuk mengidentifikasi pemahaman awal murid tentang tanggung jawab terhadap alam.
  • Guru mencatat respons murid secara cepat (mental note atau catatan singkat) untuk menyesuaikan penekanan penjelasan pada tahap Memahami.

Proses:

  • Observasi selama diskusi Memahami: apakah murid dapat menjawab pertanyaan tentang makna 'memelihara' dalam Kejadian 2:15 dengan pemahaman yang tepat.
  • Pengamatan saat misi kelompok: guru menilai keterlibatan, antusiasme, dan kesungguhan murid dalam melaksanakan tindakan nyata memelihara alam.
  • Penilaian laporan kelompok: apakah murid mampu menceritakan apa yang dilakukan dan menghubungkannya dengan rasa syukur kepada Allah.

Akhir:

  • Pertanyaan lisan 2–3 murid secara acak: 'Mengapa kita harus merawat alam ciptaan Allah?' dan 'Sebutkan satu contoh tindakan yang sudah kamu lakukan hari ini!' — dinilai dengan rubrik 4 level.
  • Tulisan refleksi individu di buku tulis: tiga poin (hal yang dipelajari, rencana tindakan di rumah, doa syukur) — guru membaca dan memberikan umpan balik tertulis singkat pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid selama diskusi pertanyaan pemantik dan tahap Memahami.
  • Pengamatan guru saat murid melaksanakan misi kelompok: apakah murid terlibat aktif dan melaksanakan tindakan dengan sungguh-sungguh.
  • Mendengarkan laporan singkat kelompok setelah misi untuk menilai pemahaman dan kemampuan menghubungkan tindakan dengan nilai Kristiani.

Sumatif:

  • Pertanyaan lisan di akhir pembelajaran: murid menjelaskan alasan manusia bertanggung jawab terhadap alam dan menyebutkan contoh tindakan konkret.
  • Tulisan refleksi individu: murid menuliskan satu hal yang dipelajari, satu rencana tindakan di rumah, dan doa syukur singkat sebagai bukti pemahaman dan komitmen.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan tanggung jawab manusia memelihara alam ciptaan Allah (TP 3.1.4.1)Murid belum dapat menjelaskan mengapa manusia perlu merawat alam, meskipun sudah diberi bantuan pertanyaan.Murid dapat menyebutkan satu alasan sederhana mengapa manusia perlu merawat alam, namun belum menghubungkannya dengan perintah atau kehendak Allah.Murid dapat menjelaskan bahwa merawat alam adalah perintah Allah dan bentuk syukur, serta menyebutkan 2 contoh tindakan konkret di rumah atau sekolah.Murid dapat menjelaskan dengan jelas bahwa merawat alam adalah perintah Allah (merujuk Kejadian 2:15), bentuk syukur kepada-Nya, dan menyebutkan lebih dari 2 contoh tindakan konkret di rumah dan sekolah secara runtut.
Mempraktikkan tindakan sederhana memelihara alam di lingkungan sekolah (TP 3.1.4.2)Murid tidak terlibat dalam kegiatan misi kelompok atau tidak melaksanakan tindakan apapun meskipun sudah diarahkan guru.Murid terlibat dalam kegiatan misi kelompok dengan bantuan teman atau guru, namun kurang aktif dan belum menunjukkan kesadaran bahwa tindakannya adalah wujud syukur kepada Allah.Murid aktif melaksanakan misi kelompok (menyiram, membuang sampah, dsb.) dan mampu menyebutkan bahwa tindakannya adalah wujud syukur kepada Allah.Murid aktif melaksanakan misi kelompok, mengajak teman lain untuk ikut serta, dan dapat menjelaskan secara mandiri bahwa tindakannya adalah wujud syukur dan ketaatan kepada Allah berdasarkan Firman-Nya.
Refleksi dan komitmen tindak lanjutMurid tidak menuliskan atau menyampaikan refleksi apapun.Murid menuliskan atau menyampaikan satu poin refleksi saja, tanpa rencana tindak lanjut yang jelas.Murid menuliskan dua poin refleksi (hal yang dipelajari dan rencana tindakan di rumah) dengan kalimat yang cukup jelas.Murid menuliskan ketiga poin refleksi (hal yang dipelajari, rencana tindakan di rumah, dan doa syukur) secara lengkap dan tulus, serta menghubungkannya dengan iman kepada Allah sebagai Pencipta.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil terlibat aktif dalam kegiatan misi kelompok? Jika ada yang tidak terlibat, apa kemungkinan hambatannya?
  • Apakah pertanyaan pemantik dan penjelasan saya cukup membantu murid memahami hubungan antara iman Kristen dan tanggung jawab terhadap alam?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan lain?
  • Bagaimana saya dapat lebih mendukung murid yang belum berkembang agar dapat mencapai tujuan pembelajaran pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang tanggung jawabmu terhadap alam ciptaan Allah?
  • Bagaimana perasaanmu setelah melakukan tindakan merawat alam di sekolah tadi? Apakah kamu merasa sudah menjadi penjaga alam yang baik bagi Allah?
  • Satu tindakan apa yang akan kamu lakukan di rumah minggu ini untuk merawat alam, sebagai cara kamu bersyukur kepada Allah?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab — Kejadian 2:15 (teks utama pembelajaran)
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Penulis: Poppy Febrina Purba, Kemdikbudristek 2022) — Pelajaran 10 'Alamku Lestari'
  3. Buku Panduan Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III (Kemdikbudristek)
  4. Lagu 'Sungguh Indah Alam' dari Kidung Ceria (notasi tersedia di buku siswa)
  5. Gambar/poster visual: dua kondisi lingkungan (bersih vs. kotor) — dibuat guru atau dicetak dari sumber terpercaya
  6. Kartu Misi Alam (dibuat guru): kartu berisi instruksi tugas kelompok untuk masing-masing kelompok
  7. Peralatan praktik: ember/gayung kecil untuk menyiram, sarung tangan plastik untuk memungut sampah, kantong sampah, alat kebersihan sekolah yang tersedia
  8. Buku tulis atau lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.