Modul AjarPertemuan 3Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Allah Hadir dalam Fenomena Alam Ciptaan-Nya

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 3 dengan topik "Allah Hadir dalam Fenomena Alam Ciptaan-Nya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 3: Allah Hadir dalam Fenomena Alam Ciptaan-Nya

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 3

Bab 1 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Allah Hadir dalam Fenomena Alam Ciptaan-Nya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAllah Hadir dalam Fenomena Alam Ciptaan-Nya
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami bahwa Allah hadir dan nyata melalui berbagai fenomena alam ciptaan-Nya seperti matahari, hujan, laut, dan langit.
  2. Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas keindahan dan manfaat alam ciptaan-Nya melalui doa ucapan syukur secara tertulis.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu berdiri di luar saat hujan turun atau melihat matahari terbenam? Apa yang kamu rasakan saat itu?
  2. Menurutmu, siapakah yang menciptakan matahari, hujan, laut, dan langit yang begitu indah dan berguna bagi kita?
  3. Bagaimana caramu berterima kasih kepada Allah atas semua keindahan alam yang sudah Ia ciptakan untuk kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama untuk membuka pelajaran.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • ASESMEN AWAL (Diagnostik): Guru menunjukkan 4 gambar fenomena alam (matahari bersinar, hujan turun, laut luas, langit biru) dan meminta murid menuliskan atau menyebutkan secara lisan satu kata yang terlintas di pikiran mereka saat melihat gambar tersebut. Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama dan kedua untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara singkat: 'Hari ini kita akan belajar bahwa Allah selalu hadir melalui fenomena alam, dan kita akan berlatih mengungkapkan syukur kepada-Nya melalui doa tertulis.'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan pembelajaran hari ini agar murid siap mengikuti setiap tahap.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melakukan 'Jeda Sejenak' (mindful pause) selama satu menit: murid memejamkan mata, membayangkan salah satu fenomena alam favorit mereka (misalnya hujan, matahari pagi, atau pantai), lalu merasakannya dengan segenap indra. Setelah satu menit, guru mengajak murid berbagi perasaan secara singkat.
  • Guru membacakan Kejadian 8:22 dan Mazmur 19:2 dengan suara jelas, lalu bertanya: 'Fenomena alam apa saja yang disebutkan dalam ayat ini? Apa artinya Allah menciptakan semua itu?'
  • Murid mengamati lembar bergambar (4 fenomena alam: matahari, hujan, laut, langit) yang telah disiapkan guru. Pada setiap gambar tertulis satu manfaat alam tersebut bagi manusia. Murid diminta membaca dan mencermati manfaat-manfaat itu.
  • Guru menjelaskan secara interaktif bahwa setiap fenomena alam adalah tanda kehadiran Allah: matahari memberi terang dan kehangatan, hujan menyuburkan tanaman, laut menyediakan ikan dan jalur perjalanan, langit menandai waktu siang dan malam. Guru mengaitkan penjelasan dengan pengalaman keseharian murid di lingkungan sekitar mereka.
  • Guru bertanya secara lisan kepada beberapa murid: 'Fenomena alam mana yang paling sering kamu lihat? Apa manfaatnya bagimu?' — ini sekaligus menjadi asesmen proses informal untuk mengetahui pemahaman murid.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan 'Lembar Fenomena Alam-ku' kepada setiap murid. Lembar ini berisi kolom bergambar empat fenomena alam (matahari, hujan, laut, langit) dengan ruang kosong di bawah setiap gambar.
  • Murid mengisi lembar tersebut secara mandiri: di bawah setiap gambar, mereka menuliskan satu manfaat fenomena alam itu bagi kehidupan manusia dan satu kalimat singkat tentang bagaimana fenomena itu menunjukkan kehadiran Allah.
  • Setelah lembar diisi, murid membuat 'Doa Syukur Tertulis' di bagian bawah lembar. Guru memberikan kerangka doa sebagai panduan: 'Ya Allah, terima kasih atas ___ yang Kau ciptakan. ___ sangat berguna karena ___. Aku bersyukur karena Engkau selalu hadir melalui ciptaan-Mu. Amin.' Murid melengkapi bagian yang kosong sesuai fenomena alam pilihan mereka.
  • ASESMEN PROSES: Guru berkeliling kelas mengamati dan membaca lembar yang sedang diisi murid. Guru memberikan umpan balik lisan secara personal kepada murid yang membutuhkan bimbingan tambahan dalam merumuskan kalimat doa mereka.
  • Beberapa murid (2-3 orang) diundang secara sukarela untuk membacakan doa syukur mereka di depan kelas. Kelas mendengarkan dengan hormat.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk nyaman dan melakukan refleksi pribadi selama 2 menit: 'Tutup matamu sejenak. Pikirkan satu fenomena alam yang paling berkesan bagimu hari ini. Bagaimana perasaanmu mengetahui bahwa Allah hadir di dalamnya?'
  • Murid mengisi 'Kartu Refleksi' singkat yang dibagikan guru. Kartu berisi tiga pertanyaan: (1) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah..., (2) Fenomena alam yang paling menunjukkan kehadiran Allah bagiku adalah... karena..., (3) Setelah belajar ini, aku ingin lebih...
  • Guru mengajak murid berbagi jawaban kartu refleksi secara berpasangan (think-pair-share) selama 2 menit, kemudian 2-3 pasang berbagi kepada seluruh kelas.
  • Guru menegaskan poin utama pembelajaran: 'Allah tidak jauh dari kita. Setiap kali kita melihat matahari bersinar, hujan turun, laut yang luas, atau langit yang cerah — itu adalah tanda bahwa Allah hadir dan mengasihi kita.'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan isi pelajaran hari ini secara lisan: fenomena alam adalah tanda nyata kehadiran Allah, dan kita merespons dengan syukur.
  • ASESMEN AKHIR: Guru mengumpulkan 'Lembar Fenomena Alam-ku' beserta doa syukur tertulis sebagai bukti pencapaian tujuan pembelajaran 3.1.3.1 dan 3.1.3.2.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi dan doa yang telah mereka tulis hari ini.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Minggu ini, coba perhatikan satu fenomena alam setiap hari dan ingat bahwa Allah hadir di sana.'
  • Kelas ditutup dengan doa bersama. Salah satu murid diajak memimpin doa penutup secara sukarela.
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat menggunakan versi lembar bergambar yang lebih besar dengan kalimat lebih pendek dan sederhana. Guru juga menyediakan kartu kata kunci (matahari, hujan, laut, langit, syukur, hadir, Allah) yang bisa ditempel murid alih-alih menulis kalimat lengkap.
  • Proses: Murid yang membutuhkan lebih banyak dukungan dapat mengerjakan lembar fenomena alam bersama guru atau teman sebangku. Murid yang sudah paham lebih cepat dapat diminta menambahkan fenomena alam lain di luar empat yang ada (misalnya pelangi, salju di negara lain, angin) beserta alasan mengapa fenomena itu juga menunjukkan kehadiran Allah.
  • Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat menggambar fenomena alam pilihan mereka di kartu terpisah dan menuliskan doa yang lebih panjang (3-4 kalimat). Murid yang masih berkembang cukup melengkapi kerangka doa yang sudah disediakan guru dengan satu kata atau frasa singkat.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 4 gambar fenomena alam (matahari, hujan, laut, langit) dan meminta murid menyebutkan/menuliskan satu kata yang terlintas di benak mereka. Respons murid digunakan guru untuk mengukur sejauh mana murid sudah mengaitkan fenomena alam dengan kehadiran Allah sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Tanya jawab lisan selama tahap Memahami: guru mengajukan pertanyaan tentang manfaat fenomena alam dan kaitannya dengan kehadiran Allah, menilai kedalaman pemahaman murid secara real-time.
  • Observasi dan umpan balik langsung saat murid mengisi Lembar Fenomena Alam-ku: guru memperhatikan apakah murid mampu menghubungkan fenomena alam dengan kehadiran Allah dan merumuskan kalimat doa yang bermakna.

Akhir:

  • Pengumpulan Lembar Fenomena Alam-ku: dinilai berdasarkan kelengkapan isian manfaat dan kalimat kehadiran Allah untuk masing-masing fenomena (TP 3.1.3.1).
  • Doa ucapan syukur tertulis: dinilai berdasarkan rubrik yang mencakup kesesuaian isi doa dengan tema syukur atas alam ciptaan Allah, kejelasan ungkapan, dan keutuhan kalimat doa (TP 3.1.3.2).

Formatif:

  • Observasi lisan saat guru bertanya tentang fenomena alam dan manfaatnya (tahap Memahami)
  • Pemantauan lembar kerja saat murid mengisi 'Lembar Fenomena Alam-ku' dan guru berkeliling memberikan umpan balik (tahap Mengaplikasi)
  • Kartu refleksi yang diisi murid secara mandiri (tahap Merefleksi)

Sumatif:

  • Lembar Fenomena Alam-ku yang telah diisi lengkap: kolom manfaat dan kalimat kehadiran Allah untuk 4 fenomena alam
  • Doa ucapan syukur tertulis yang menunjukkan pemahaman murid tentang kehadiran Allah dan rasa syukur atas alam ciptaan-Nya

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Kehadiran Allah dalam Fenomena Alam (TP 3.1.3.1)Murid belum dapat menyebutkan manfaat fenomena alam atau menghubungkan fenomena alam dengan kehadiran Allah, meskipun sudah diberikan bantuan.Murid dapat menyebutkan satu manfaat dari salah satu fenomena alam, namun belum dapat menjelaskan hubungannya dengan kehadiran Allah secara mandiri.Murid dapat menuliskan manfaat dari dua atau tiga fenomena alam dan menjelaskan bahwa fenomena tersebut menunjukkan kehadiran Allah dengan kalimat yang sederhana.Murid dapat menuliskan manfaat keempat fenomena alam (matahari, hujan, laut, langit) dan menjelaskan dengan kalimatnya sendiri bagaimana masing-masing fenomena itu menunjukkan bahwa Allah selalu hadir dan nyata dalam kehidupan manusia.
Ungkapan Syukur melalui Doa Tertulis (TP 3.1.3.2)Murid belum dapat menuliskan doa, atau doa yang ditulis tidak berkaitan dengan tema syukur atas alam ciptaan Allah.Murid dapat menuliskan doa yang menyebutkan satu nama fenomena alam, namun ungkapan syukur masih sangat umum dan belum menunjukkan pemahaman tentang kehadiran Allah.Murid dapat menuliskan doa yang menyebutkan fenomena alam dan mengungkapkan rasa syukur atas manfaat yang diberikan, dengan menyebut nama Allah secara eksplisit dalam doa.Murid dapat menuliskan doa syukur yang lengkap dan bermakna: menyebut fenomena alam secara spesifik, mengungkapkan manfaatnya bagi kehidupan, menyatakan keyakinan bahwa Allah hadir melalui ciptaan tersebut, dan mengekspresikan rasa syukur yang personal dan tulus dengan kalimat yang jelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengaitkan fenomena alam dengan kehadiran Allah setelah pembelajaran ini? Murid mana yang masih membutuhkan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah kegiatan 'Jeda Sejenak' dan penggunaan gambar fenomena alam berhasil membuat murid terlibat secara emosional dan bermakna dalam pembelajaran?
  • Apakah waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan pada pembelajaran berikutnya?
  • Bagaimana kualitas doa syukur tertulis yang dihasilkan murid? Apakah mereka mampu mengungkapkan syukur dengan kata-kata mereka sendiri, atau masih sangat bergantung pada kerangka yang diberikan guru?

Refleksi Murid:

  • Fenomena alam apa yang paling membuatmu kagum hari ini? Mengapa?
  • Setelah belajar hari ini, apakah kamu percaya bahwa Allah hadir dalam fenomena alam di sekitarmu? Ceritakan satu alasannya!
  • Bagaimana perasaanmu setelah menulis doa syukur untuk Allah atas ciptaan-Nya?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Kejadian 8:22 dan Mazmur 19:2
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas III (Bab 1 dan Bab 9)
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas III
  4. Lembar bergambar 4 fenomena alam (matahari, hujan, laut, langit) yang disiapkan guru — dapat berupa cetakan foto atau gambar ilustrasi berwarna
  5. Lembar Fenomena Alam-ku (lembar kerja murid yang berisi kolom gambar, manfaat, kalimat kehadiran Allah, dan kerangka doa)
  6. Kartu Refleksi (kartu kecil berisi 3 pertanyaan refleksi diri)
  7. Kartu kata kunci (opsional untuk diferensiasi): matahari, hujan, laut, langit, syukur, hadir, Allah
  8. Alat tulis (pensil warna atau krayon untuk murid yang ingin menghias lembar kerja mereka)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.