MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Asesmen Sumatif: Aku Rajin ke Sekolah Minggu INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Aku Rajin ke Sekolah Minggu |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui asesmen sumatif lisan dan tertulis, murid dapat menjelaskan kembali pentingnya rajin datang ke Sekolah Minggu, menyebutkan kegiatan dan manfaatnya, serta menyebutkan contoh sikap baik saat beribadah di Sekolah Minggu dengan benar dan percaya diri.
- Melalui kegiatan bermain peran dan refleksi, murid dapat menunjukkan komitmen untuk rajin ke Sekolah Minggu dan bersikap baik kepada teman sebagai wujud nilai kasih dan ketaatan kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa di antara kalian yang sudah pernah pergi ke Sekolah Minggu? Apa yang paling kamu sukai di sana?
- Mengapa kita perlu rajin datang ke Sekolah Minggu? Apa yang akan kamu lewatkan jika tidak hadir?
- Bagaimana sikapmu yang baik saat kamu beribadah di Sekolah Minggu bersama teman-teman?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan (dipimpin salah satu murid atau guru).
- Guru mengecek kehadiran murid dan menanyakan kabar dengan hangat.
- Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah hari istimewa karena kita akan mengingat kembali semua yang sudah dipelajari tentang Sekolah Minggu.
- Asesmen Awal — Diagnostik singkat: Guru menunjukkan tiga gambar (anak rajin ke Sekolah Minggu, anak bermain saat ibadah, anak menolong teman) dan bertanya 'Gambar mana yang menunjukkan sikap yang baik? Mengapa?' Murid menjawab secara lisan secara spontan tanpa penilaian benar/salah, untuk memetakan pemahaman awal.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.
- Guru menjelaskan secara singkat kegiatan yang akan dilakukan hari ini: mengingat pelajaran tentang Sekolah Minggu, bermain peran, dan mengerjakan asesmen.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid mengingat kembali pelajaran tentang Sekolah Minggu dengan metode tanya jawab lisan bersama kelas. Guru mengajukan pertanyaan seperti: 'Apa saja kegiatan yang dilakukan di Sekolah Minggu?', 'Mengapa kita harus rajin ke Sekolah Minggu?', dan 'Apa manfaat yang kamu rasakan saat pergi ke Sekolah Minggu?'
- Murid menjawab secara bergantian. Guru memberi apresiasi positif atas setiap jawaban untuk membangun rasa percaya diri.
- Guru menampilkan/menuliskan kata-kata kunci di papan tulis: RAJIN — SEKOLAH MINGGU — MANFAAT — SIKAP BAIK — KASIH. Murid diminta membaca bersama-sama dengan suara lantang.
- Guru membacakan ayat Alkitab Markus 10:14b ('Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalangi mereka...') dan Ibrani 10:25 sebagai pengingat landasan iman. Murid menirukan bersama.
- Guru merangkum poin-poin penting: (1) Sekolah Minggu adalah tempat kita belajar firman Tuhan dan bersekutu; (2) Kegiatan di Sekolah Minggu antara lain bernyanyi, berdoa, mendengarkan firman Tuhan, dan berteman; (3) Sikap baik di Sekolah Minggu: tertib, berdoa sungguh-sungguh, bernyanyi semangat, memberi salam kepada teman, menjawab pertanyaan guru Sekolah Minggu.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru menjelaskan bahwa murid akan melakukan dua kegiatan: (A) Bermain peran dan (B) Mengerjakan lembar asesmen sumatif tertulis.
- Kegiatan A — Bermain Peran (TP 1.9.4.2): Guru membagi murid secara berpasangan. Setiap pasangan diminta memerankan satu skenario singkat yang dipilih guru, misalnya: (1) Seorang anak mengajak temannya rajin ke Sekolah Minggu; (2) Dua anak saling memberi salam dan duduk tertib sebelum ibadah dimulai; (3) Seorang anak menolong teman yang jatuh di halaman gereja. Guru memberi waktu 3 menit untuk berlatih, lalu 2-3 pasangan tampil di depan kelas.
- Setelah bermain peran, guru bertanya kepada kelas: 'Sikap baik apa yang sudah kita lihat tadi?' dan mencatat jawaban murid di papan tulis sebagai umpan balik kolektif.
- Kegiatan B — Asesmen Sumatif Tertulis (TP 1.9.4.1): Guru membagikan lembar asesmen kepada setiap murid. Lembar berisi: (1) 3 soal pilihan gambar — murid melingkari gambar yang menunjukkan sikap baik di Sekolah Minggu; (2) 2 soal melengkapi kalimat pendek, contoh: 'Aku rajin ke Sekolah Minggu karena ___'; (3) 1 soal menggambar — murid menggambar satu kegiatan yang dilakukan di Sekolah Minggu dan menulis nama kegiatannya di bawah gambar.
- Guru membacakan petunjuk soal dengan lantang dan pelan agar semua murid memahami sebelum mulai mengerjakan. Murid mengerjakan secara mandiri.
- Asesmen Sumatif Lisan (TP 1.9.4.1): Sambil murid lain mengerjakan lembar tertulis, guru memanggil 4-5 murid secara bergantian ke meja guru untuk menjawab 2 pertanyaan lisan: 'Sebutkan satu kegiatan di Sekolah Minggu!' dan 'Mengapa kamu mau rajin ke Sekolah Minggu?'. Guru mencatat jawaban pada lembar observasi lisan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah asesmen selesai, guru mengajak murid berhenti sejenak dan mengambil napas bersama (pause sebentar) sebelum masuk ke refleksi.
- Guru memandu murid membaca dialog komik antara Ruben dan Hana di buku murid halaman 131 bersama-sama. Guru dapat juga menggunakan wayang Ruben dan Hana untuk membuat suasana lebih hidup.
- Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Bagaimana perasaanmu setelah belajar tentang Sekolah Minggu hari ini?', 'Satu sikap baik apa yang akan kamu lakukan di Sekolah Minggu mulai minggu ini?', dan 'Apa yang ingin kamu ceritakan kepada orang tuamu tentang Sekolah Minggu?'
- Murid mewarnai gambar ekspresi perasaan (senang/biasa/sedih) di buku murid halaman 132 sebagai refleksi diri.
- Guru mengajak murid menuliskan atau menceritakan satu komitmen sederhana: 'Aku akan rajin ke Sekolah Minggu dan aku akan ___' (murid melengkapi secara lisan atau menggambar simbol komitmennya di lembar refleksi sederhana yang disiapkan guru).
- Guru menutup sesi inti dengan pesan singkat: 'Tuhan Yesus senang ketika kita rajin datang ke Sekolah Minggu dan bersikap baik kepada teman. Itu adalah cara kita menunjukkan kasih kita kepada Tuhan.'
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan pelajaran hari ini bersama: 'Apa yang sudah kita pelajari hari ini?' Murid menjawab secara lisan bergantian.
- Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi seluruh murid: 'Kalian semua hebat hari ini! Tuhan bangga dengan kalian.'
- Guru menyampaikan kegiatan bersama orang tua (sesuai buku murid halaman 132): murid diminta pergi ke Sekolah Minggu bersama orang tua dan menceritakan satu pelajaran yang didapat.
- Guru meminta salah satu murid untuk memimpin doa penutup (mengacu doa di buku murid halaman 132): 'Tuhan Yesus, terima kasih untuk kesempatan mengikuti ibadah di Sekolah Minggu. Ajar kami untuk bersikap baik di Sekolah Minggu. Amin.'
- Guru mengucapkan salam penutup dan mengingatkan murid untuk membawa buku murid ke rumah.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru membacakan soal tertulis satu per satu dengan pelan dan jelas. Gambar pada lembar asesmen dibuat besar dan berwarna agar mudah dipahami tanpa teks. Untuk murid yang sudah lancar membaca, dapat diberikan satu pertanyaan tambahan: menuliskan satu ayat Alkitab pendek yang sudah dihafalkan.
- Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menjawab asesmen lisan saja (tanpa lembar tertulis) dengan pendampingan guru. Murid yang sudah siap dapat menyelesaikan seluruh lembar tertulis secara mandiri dan kemudian diminta membantu menjelaskan jawaban kepada teman sebangku sebagai bentuk tutoring sebaya.
- Produk: Murid yang berkembang cepat dapat menggambar lebih dari satu kegiatan Sekolah Minggu dan menambahkan kalimat pendek di bawah gambarnya. Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat cukup menggambar satu kegiatan tanpa kalimat, atau guru menulis label untuk gambar murid sesuai jawaban lisan mereka.
ASESMENAwal:- Guru menunjukkan tiga gambar situasi (anak rajin ke Sekolah Minggu, anak bermain saat ibadah, anak menolong teman) dan meminta murid menyebutkan gambar mana yang menunjukkan sikap baik. Respon murid digunakan guru untuk memetakan pemahaman awal dan menentukan penekanan pada tahap Memahami.
Proses:- Observasi lisan selama tanya jawab pada tahap Memahami: guru mencatat kemampuan murid menyebutkan kegiatan, manfaat, dan sikap baik di Sekolah Minggu.
- Observasi bermain peran pada tahap Mengaplikasi: guru mengamati apakah murid mampu menampilkan sikap kasih dan komitmen rajin ke Sekolah Minggu dalam skenario peran.
- Umpan balik lisan segera diberikan guru setelah bermain peran untuk mengklarifikasi dan memperkuat pemahaman.
Akhir:- Lembar asesmen sumatif tertulis: 3 soal pilihan gambar, 2 soal melengkapi kalimat, dan 1 soal menggambar kegiatan Sekolah Minggu beserta labelnya.
- Asesmen sumatif lisan individual: setiap murid menjawab 2 pertanyaan lisan ('Sebutkan satu kegiatan di Sekolah Minggu!' dan 'Mengapa kamu mau rajin ke Sekolah Minggu?') yang dinilai menggunakan lembar observasi guru.
- Pernyataan komitmen murid (lisan atau gambar) sebagai bukti pencapaian TP 1.9.4.2 tentang nilai kasih dan ketaatan kepada Tuhan.
Formatif:- Observasi partisipasi lisan saat tanya jawab pada tahap Memahami: guru mencatat siapa yang menjawab, ketepatan jawaban, dan kepercayaan diri murid.
- Pengamatan bermain peran: guru mengamati kemampuan murid menunjukkan sikap baik dan nilai kasih dalam skenario peran menggunakan lembar observasi.
- Cek pemahaman cepat menggunakan pertanyaan lisan selama kegiatan inti berlangsung sebagai umpan balik berkelanjutan.
- Refleksi diri murid melalui pewarnaan gambar ekspresi perasaan dan pernyataan komitmen lisan atau gambar.
Sumatif:- Asesmen tertulis: lembar kerja berisi soal pilihan gambar (3 soal), melengkapi kalimat (2 soal), dan menggambar kegiatan Sekolah Minggu (1 soal).
- Asesmen lisan: tanya jawab individual 2 pertanyaan per murid yang dilakukan saat murid lain mengerjakan lembar tertulis, dicatat guru pada lembar observasi lisan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan pentingnya rajin ke Sekolah Minggu (TP 1.9.4.1) | Murid belum dapat menjelaskan pentingnya rajin ke Sekolah Minggu meskipun sudah diberi bantuan guru. | Murid dapat menyebutkan satu alasan pentingnya rajin ke Sekolah Minggu dengan bantuan pertanyaan pancingan dari guru. | Murid dapat menjelaskan pentingnya rajin ke Sekolah Minggu dengan kalimat sederhana secara mandiri, meskipun belum lengkap. | Murid dapat menjelaskan pentingnya rajin ke Sekolah Minggu dengan alasan yang jelas, percaya diri, dan disertai contoh nyata dari pengalamannya. | | Menyebutkan kegiatan dan manfaat Sekolah Minggu (TP 1.9.4.1) | Murid belum dapat menyebutkan kegiatan maupun manfaat Sekolah Minggu. | Murid dapat menyebutkan satu kegiatan atau satu manfaat Sekolah Minggu dengan bantuan guru. | Murid dapat menyebutkan minimal dua kegiatan dan satu manfaat Sekolah Minggu secara mandiri. | Murid dapat menyebutkan tiga atau lebih kegiatan dan dua atau lebih manfaat Sekolah Minggu dengan lancar dan percaya diri. | | Menyebutkan contoh sikap baik saat beribadah di Sekolah Minggu (TP 1.9.4.1) | Murid belum dapat menyebutkan sikap baik di Sekolah Minggu. | Murid dapat menyebutkan satu contoh sikap baik di Sekolah Minggu dengan bantuan gambar atau arahan guru. | Murid dapat menyebutkan dua contoh sikap baik di Sekolah Minggu secara mandiri. | Murid dapat menyebutkan tiga atau lebih contoh sikap baik di Sekolah Minggu dan mampu membedakan sikap baik dari sikap yang kurang baik. | | Menunjukkan komitmen rajin ke Sekolah Minggu dan bersikap baik kepada teman melalui bermain peran (TP 1.9.4.2) | Murid tidak berpartisipasi dalam bermain peran atau menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai kasih. | Murid berpartisipasi dalam bermain peran dengan bantuan dan dorongan guru, tetapi belum menunjukkan nilai kasih secara konsisten. | Murid berpartisipasi dalam bermain peran secara aktif dan menunjukkan satu contoh nilai kasih atau sikap baik kepada teman. | Murid berpartisipasi dengan sungguh-sungguh dalam bermain peran, menunjukkan nilai kasih kepada teman dengan tulus, dan mampu menyampaikan komitmennya untuk rajin ke Sekolah Minggu. | | Mengerjakan lembar asesmen tertulis (TP 1.9.4.1) | Murid mengerjakan kurang dari 2 soal dengan benar meskipun sudah dibacakan petunjuknya. | Murid mengerjakan 2-3 soal dengan benar dengan bantuan pengulangan instruksi dari guru. | Murid mengerjakan 4-5 soal dengan benar secara mandiri. | Murid mengerjakan semua soal (6 soal) dengan benar, termasuk gambar yang dilengkapi label yang tepat, secara mandiri dan percaya diri. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk menunjukkan pemahaman mereka, baik melalui asesmen lisan maupun tertulis?
- Apakah kegiatan bermain peran berhasil membantu murid menunjukkan nilai kasih dan komitmen secara nyata, atau perlu penyesuaian skenario?
- Murid mana yang masih memerlukan dukungan tambahan dalam memahami pentingnya Sekolah Minggu, dan tindak lanjut apa yang perlu saya lakukan?
- Apakah alokasi waktu cukup untuk menyelesaikan asesmen lisan individual sambil murid lain mengerjakan lembar tertulis?
- Apakah suasana kelas selama asesmen terasa aman dan menyenangkan sehingga murid dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling kamu ingat dari pelajaran tentang Sekolah Minggu hari ini?
- Sikap baik apa yang sudah kamu lakukan atau ingin kamu lakukan di Sekolah Minggu mulai minggu ini?
- Bagaimana perasaanmu setelah belajar dan bermain peran hari ini? (Warnai gambar ekspresi di buku murid halaman 132)
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I — Veronika Hematang, Kemendikbudristek 2021 (ISBN: 978-602-244-463-3), Pelajaran 9 halaman 115-127.
- Buku Murid Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I — Veronika Hematang, Kemendikbudristek 2021 (ISBN: 978-602-244-461-9), Pelajaran 9 halaman 114-132.
- Alkitab: Markus 10:13-16 dan Ibrani 10:25.
- Lembar asesmen sumatif tertulis yang disiapkan guru (berisi soal pilihan gambar, melengkapi kalimat, dan menggambar).
- Lembar observasi lisan guru untuk mencatat hasil asesmen lisan individual.
- Lembar refleksi komitmen murid (lembar sederhana berisi kalimat rumpang 'Aku akan rajin ke Sekolah Minggu dan aku akan ___').
- Tiga gambar situasi untuk diagnostik awal (anak rajin ke Sekolah Minggu, anak bermain saat ibadah, anak menolong teman) — dapat dicetak atau digambar di karton.
- Papan tulis dan spidol/kapur untuk menuliskan kata kunci.
- Wayang tokoh Ruben dan Hana (opsional, dapat dibuat dari karton) untuk kegiatan refleksi komik dialog.
- Alat mewarnai: pensil warna atau krayon untuk murid.
|