MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Asesmen Sumatif: Mengasihi Teman dan Guru INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Mengasihi Teman dan Guru |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan pemahaman bahwa Allah memelihara dirinya melalui kehadiran teman dan guru dengan menyebutkan sikap-sikap kasih yang telah dipelajari.
- Murid dapat mendemonstrasikan sikap kebaikan, kerukunan, dan kasih kepada teman dan guru sebagai cerminan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan di sekolah.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa saja yang sudah kalian kasihi di sekolah selama ini?
- Bagaimana cara kalian menunjukkan kasih kepada teman dan guru?
- Mengapa Tuhan memberikan teman dan guru untuk kita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan bernyanyi lagu 'Besarlah Kasih Bapaku' bersama-sama untuk menciptakan suasana yang menggembirakan.
- Guru memimpin doa pembukaan dengan melibatkan salah satu murid secara sukarela.
- Guru melakukan apersepsi dengan bertanya: 'Anak-anak, selama beberapa pertemuan ini kita sudah belajar tentang mengasihi teman dan guru. Siapa yang masih ingat sikap kasih apa saja yang sudah kita pelajari?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan menunjukkan apa yang sudah kita pelajari tentang mengasihi teman dan guru melalui beberapa kegiatan.'
- Asesmen Awal: Guru mengajukan pertanyaan pemantik dan mengamati respons verbal murid untuk mengukur pemahaman awal mereka tentang sikap kasih yang telah dipelajari.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid untuk mengingat kembali pelajaran sebelumnya dengan menunjukkan gambar-gambar tentang sikap kasih (berbagi, menolong, bermain bersama, mendengarkan guru, dll).
- Murid diminta menyebutkan satu per satu sikap kasih yang mereka lihat pada gambar dan menghubungkannya dengan pengalaman mereka sendiri.
- Guru membacakan kembali ayat 1 Yohanes 4:7a: 'Saudara-saudaraku kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah' dan menjelaskan bahwa kasih yang kita tunjukkan adalah wujud syukur atas pemeliharaan Allah.
- Murid diajak untuk menyebutkan nama-nama teman dan guru yang telah mengasihi mereka dan bagaimana Allah memelihara mereka melalui kehadiran orang-orang tersebut.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Kegiatan 1 - Asesmen Lisan: Guru memanggil murid secara individu untuk menyebutkan 3 sikap kasih yang telah dipelajari (misalnya: berbagi makanan, membantu teman yang jatuh, mendengarkan penjelasan guru dengan baik).
- Kegiatan 2 - Asesmen Praktik: Murid diminta mendemonstrasikan salah satu sikap kasih melalui role play sederhana berpasangan (misalnya: menghibur teman yang sedih, meminjamkan pensil kepada teman, atau mengucapkan terima kasih kepada guru).
- Kegiatan 3 - Asesmen Produk: Murid membuat kartu ucapan sederhana untuk teman atau guru dengan menggambar dan menulis satu kalimat kasih (dengan bantuan guru untuk yang belum lancar menulis).
- Guru berkeliling mengamati dan memberi umpan balik positif serta bimbingan kepada setiap murid selama proses kegiatan.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: 'Bagaimana perasaan kalian setelah menunjukkan kasih kepada teman dan guru tadi?'
- Murid diminta merefleksikan diri: 'Sikap kasih apa yang sudah kalian lakukan dengan baik? Sikap apa yang masih perlu kalian perbaiki?'
- Guru membimbing murid untuk membuat komitmen sederhana: 'Minggu depan, sikap kasih apa yang akan kalian lakukan kepada teman atau guru?'
- Murid menuliskan atau menggambar komitmen mereka pada selembar kertas sebagai pengingat.
Penutup:- Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi semua murid dalam asesmen hari ini.
- Guru menyimpulkan pembelajaran: 'Anak-anak, hari ini kalian sudah menunjukkan bahwa kalian memahami kasih Tuhan melalui teman dan guru, dan kalian juga sudah mempraktikkan kasih itu. Teruslah mengasihi seperti Tuhan mengasihi kita.'
- Asesmen Akhir: Guru memberikan lembar kerja sederhana berisi 3 gambar situasi, murid diminta memberi tanda centang pada sikap kasih yang benar dan silang pada sikap yang salah.
- Guru memimpin doa penutup dengan mengucap syukur atas pemeliharaan Allah melalui teman dan guru.
- Guru menutup pembelajaran dengan bernyanyi lagu 'Kasih Allah' atau lagu Kristiani lainnya yang sudah dikenal murid.
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan gambar visual yang lebih banyak. Untuk murid yang sudah lancar, guru menyediakan kartu dengan pertanyaan yang lebih kompleks.
- Proses: Murid yang lebih cepat memahami dapat membantu teman sebaya dalam kegiatan role play. Murid yang membutuhkan waktu lebih lama diberi pendampingan intensif oleh guru dan diberi kesempatan mengulang demonstrasi.
- Produk: Murid dapat memilih membuat kartu ucapan dengan menggambar saja, menulis kata sederhana, atau kombinasi keduanya sesuai kemampuan. Murid yang lebih kreatif dapat menambahkan hiasan pada kartu mereka.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan tentang sikap kasih yang sudah dipelajari di pertemuan sebelumnya
- Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman awal
Proses:- Observasi partisipasi dan antusiasme murid selama kegiatan mengingat kembali materi
- Penilaian kemampuan murid menyebutkan sikap kasih dengan bahasa sendiri
- Observasi keterampilan murid saat melakukan role play dan membuat kartu ucapan
- Catatan anekdotal tentang interaksi murid dengan teman dan guru selama pembelajaran
- Penilaian sejawat sederhana: murid memberi apresiasi kepada teman yang melakukan role play dengan baik
Akhir:- Lembar kerja tertulis: murid mengidentifikasi sikap kasih yang benar dan salah pada 3 gambar situasi
- Penilaian produk: kartu ucapan yang dibuat murid (dinilai dari kelengkapan dan kesesuaian dengan tema kasih)
- Penilaian diri: murid merefleksikan sikap kasih mana yang sudah mereka kuasai dan mana yang perlu ditingkatkan
- Dokumentasi komitmen tertulis atau gambar murid tentang sikap kasih yang akan dilakukan minggu depan
Formatif:- Observasi sikap dan partisipasi murid selama kegiatan role play
- Penilaian proses saat murid menyebutkan sikap-sikap kasih
- Umpan balik langsung saat murid mendemonstrasikan sikap kasih
Sumatif:- Asesmen lisan: kemampuan menyebutkan minimal 3 sikap kasih yang telah dipelajari
- Asesmen praktik: demonstrasi sikap kasih melalui role play
- Asesmen produk: kartu ucapan kasih untuk teman atau guru
- Lembar kerja: identifikasi sikap kasih yang benar dan salah pada gambar situasi
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pemahaman tentang pemeliharaan Allah melalui teman dan guru | Murid belum dapat menyebutkan sikap kasih yang telah dipelajari | Murid dapat menyebutkan 1 sikap kasih dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan 2-3 sikap kasih dengan sedikit bantuan | Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih sikap kasih dengan jelas dan mandiri | | Demonstrasi sikap kebaikan, kerukunan, dan kasih | Murid belum dapat mendemonstrasikan sikap kasih dalam role play | Murid dapat mendemonstrasikan sikap kasih dengan banyak bimbingan guru | Murid dapat mendemonstrasikan sikap kasih dengan sedikit bimbingan | Murid dapat mendemonstrasikan sikap kasih dengan percaya diri dan natural | | Karya kreatif (kartu ucapan kasih) | Murid belum menyelesaikan kartu ucapan atau tidak sesuai tema | Murid membuat kartu ucapan sederhana dengan banyak bantuan | Murid membuat kartu ucapan yang sesuai tema dengan sedikit bantuan | Murid membuat kartu ucapan yang kreatif, rapi, dan bermakna secara mandiri | | Sikap dan partisipasi dalam pembelajaran | Murid pasif dan kurang terlibat dalam kegiatan | Murid mulai terlibat namun masih perlu sering dimotivasi | Murid aktif berpartisipasi dalam sebagian besar kegiatan | Murid sangat antusias, aktif berpartisipasi, dan membantu teman lain |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah asesmen sumatif yang saya rancang sudah mengukur semua tujuan pembelajaran secara menyeluruh?
- Apakah semua murid mendapat kesempatan yang sama untuk menunjukkan pemahaman dan keterampilan mereka?
- Strategi diferensiasi apa yang paling efektif untuk membantu murid yang mengalami kesulitan?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan proses asesmen agar lebih bermakna dan menyenangkan bagi murid kelas 1?
- Apakah pembelajaran hari ini sudah memfasilitasi murid untuk menghayati nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan nyata mereka?
Refleksi Murid:- Sikap kasih apa yang paling mudah kamu lakukan kepada teman dan guru?
- Sikap kasih apa yang masih sulit kamu lakukan? Mengapa?
- Bagaimana perasaanmu setelah membuat kartu kasih untuk teman atau guru?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk terus mengasihi teman dan guru di sekolah?
SUMBER BELAJAR- Alkitab (1 Samuel 18:1-4, 1 Yohanes 4:7a)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemdikbudristek, 2021)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemdikbudristek, 2021)
- Lagu rohani: 'Besarlah Kasih Bapaku' (Kidung Ceria No. 22) dan 'Kasih Allah'
- Gambar-gambar sikap kasih (berbagi, menolong, bermain bersama, mendengarkan guru)
- Kertas gambar/karton kecil untuk membuat kartu ucapan
- Pensil warna, krayon, atau spidol
- Lembar kerja asesmen akhir (gambar situasi untuk diidentifikasi)
- Papan tulis dan spidol
|