Modul AjarBab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 Bab 7: Aku Sayang Keluargaku

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 untuk Bab 7 "Aku Sayang Keluargaku", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 Bab 7: Aku Sayang Keluargaku

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 7

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bab 7 — Aku Sayang Keluargaku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBab 7 — Aku Sayang Keluargaku
Alokasi Waktu9 JP (9 x 35 menit = 315 menit)
Jumlah Pertemuan3
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 1.7.1 Menyebutkan bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya melalui kehadiran keluarga
  2. TP 1.7.2 Menyebutkan anggota keluarga di lingkungan terdekat sebagai pribadi yang berinteraksi dengannya
  3. TP 1.7.3 Menunjukkan contoh sikap ramah di rumah terhadap keluarga
  4. TP 1.7.4 Menunjukkan contoh sikap sopan di rumah terhadap keluarga

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa saja anggota keluarga yang tinggal atau dekat denganmu di rumah?
  2. Bagaimana caramu merasakan bahwa Tuhan memelihara dan menyayangimu lewat ayah, ibu, atau keluargamu?
  3. Apa yang kamu ucapkan saat tersenyum menyapa ayah atau ibu di pagi hari?
  4. Bagaimana caramu bersikap sopan saat meminta tolong kepada kakak atau adik di rumah?
  5. Siapa saja anggota keluargamu yang tinggal bersamamu di rumah?
  6. Bagaimana caramu menunjukkan rasa sayang, ramah, dan sopan kepada ayah, ibu, atau saudaramu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menyebutkan Anggota Keluarga di Lingkungan Terdekat dan Bentuk Pemeliharaan Allah melalui Keluarga — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.7.1 Menyebutkan bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya melalui kehadiran keluarga
  • TP 1.7.2 Menyebutkan anggota keluarga di lingkungan terdekat sebagai pribadi yang berinteraksi dengannya

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid bernyanyi lagu pujian 'Ya Tuhan Ku Bersyukur' (Kidung Ceria No. 195), dan memimpin doa pembuka singkat memohon bimbingan Tuhan (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menunjukkan 2 gambar: Gambar A (seorang anak bersama ayah, ibu, dan saudara) dan Gambar B (seorang ibu sedang menyuapi/menemani anaknya yang makan), lalu mengajukan 2 pertanyaan diagnostik: (1) 'Siapa saja sebutan orang-orang di gambar A?' (acuan: ayah, ibu, anak/kakak/adik); (2) 'Kebaikan apa yang diterima anak pada gambar B dari orang tuanya sebagai wujud kasih Tuhan?' (acuan: diberi makan/disuapi/dirawat) (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu mengenal dan menyebutkan anggota keluarga terdekat serta menyebutkan contoh bentuk pemeliharaan Allah yang kita rasakan melalui keluarga (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membacakan kisah Alkitab Kejadian 7:1-24 secara sederhana tentang Allah yang memelihara dan menyelamatkan Nuh beserta seluruh keluarganya di dalam bahtera, lalu mengaitkannya bahwa Allah memelihara kita melalui keluarga (10 menit).
  • Guru menampilkan 4 gambar peraga anggota keluarga (Ayah, Ibu, Kakak, Adik) dan 3 gambar bentuk pemeliharaan Allah lewat keluarga: (1) Ibu menyiapkan makanan, (2) Ayah memeluk/menemani belajar, (3) Orang tua merawat saat anak sakit, kemudian murid secara bersama-sama menirukan dan menyebutkan sebutan anggota keluarga serta wujud pemeliharaan tersebut (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid bermain permainan kartu ceria 'Tebak Keluargaku': guru menyediakan 4 kartu anggota keluarga (Kartu 1: Gambar Ayah; Kartu 2: Gambar Ibu; Kartu 3: Gambar Kakak; Kartu 4: Gambar Adik). Secara bergantian murid mengambil satu kartu acak dan menyebutkan sebutan anggota keluarga tersebut dengan lantang dan gembira (15 menit).
  • Murid mengerjakan lembar aktivitas bergambar 'Pemeliharaan Allah Melalui Keluargaku', di mana murid memberi tanda centang (v) pada 3 gambar tindakan yang menunjukkan bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga dari 4 pilihan yang disajikan: Gambar 1 (Ibu memasak dan memberi makan anak - centang); Gambar 2 (Anak bertengkar berebut mainan - silang); Gambar 3 (Ayah mengobati lutut anak yang terluka - centang); Gambar 4 (Orang tua menemani anak berdoa/belajar - centang) (acuan centang: Gambar 1, Gambar 3, dan Gambar 4) (15 menit).
  • Secara berpasangan di meja masing-masing, murid saling menyebutkan anggota keluarga yang tinggal di rumahnya (minimal menyebutkan 2 anggota: ayah/ibu/kakak/adik/kakek/nenek) dan menyebutkan 1 contoh pemeliharaan Allah yang dialaminya di rumah (misalnya: 'Tuhan memeliharaku karena ibu memasakkan nasi' atau 'Ayah merawatku saat sakit') (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid duduk tenang dan hening sejenak (mindful moment), meletakkan tangan di dada, mengingat wajah ayah, ibu, atau anggota keluarga di rumah, lalu bersama-sama mengucapkan kalimat syukur: 'Terima kasih Tuhan Yesus atas keluargaku yang merawatku' (5 menit).
  • Guru memberikan kesempatan kepada 3 orang perwakilan murid untuk menyebutkan kembali di depan kelas rasa syukurnya atas 1 bentuk pemeliharaan Allah lewat keluarganya (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran bahwa Allah menciptakan kita dan memelihara hidup kita melalui keluarga (ayah, ibu, kakak, adik, dan anggota keluarga lainnya) (5 menit).
  • Guru melakukan cek pemahaman akhir secara lisan kepada murid mengenai sebutan anggota keluarga dan bentuk pemeliharaan Allah, serta menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan belajar tentang sikap ramah dan sopan kepada keluarga (3 menit).
  • Guru mengajak murid menyanyikan satu bait lagu 'Keluarga Somba Debata / Kasih Ibu' dan menutup sesi pembelajaran dengan doa syukur (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu bergambar anggota keluarga yang dilengkapi tulisan nama anggota keluarga dengan huruf besar dan jelas bagi murid yang membutuhkan bantuan visual.
  • Proses: Murid yang sudah lancar dibimbing menyebutkan 3-4 anggota keluarga dan bentuk pemeliharaan secara mandiri; murid yang masih berkembang diberi bimbingan dengan menunjuk gambar anggota keluarga (ayah/ibu/anak).
  • Produk: Murid dapat menyebutkan anggota keluarga dan bentuk pemeliharaan Allah secara lisan langsung atau dengan menunjukkan kartu gambar yang sesuai.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: Murid mengamati 2 gambar pemantik. Gambar A (sebuah keluarga) dan Gambar B (ibu menyuapi anak). Pertanyaan: (1) 'Sebutkan siapa saja anggota pada gambar A!' (acuan jawaban: ayah, ibu, kakak/adik/anak); (2) 'Apa kebaikan yang diterima anak pada gambar B sebagai wujud kasih Tuhan?' (acuan jawaban: diberi makan/disuapi/dirawat oleh orang tua).

Proses:

  • Pengamatan lisan saat permainan 'Tebak Keluargaku': Memeriksa ketepatan murid menyebutkan nama anggota keluarga sesuai kartu gambar yang diambil (acuan 4 kartu: Kartu 1: Ayah, Kartu 2: Ibu, Kartu 3: Kakak, Kartu 4: Adik).
  • Pemeriksaan lembar aktivitas centang 4 gambar pemeliharaan Allah: Kunci jawaban gambar yang dicentang adalah Gambar 1 (Ibu memasak/memberi makan), Gambar 3 (Ayah merawat/mengobati luka anak), dan Gambar 4 (Orang tua menemani anak berdoa/belajar); sedangkan Gambar 2 (bertengkar) diberi tanda silang/tidak dicentang.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir sesi: Guru menunjuk murid secara acak untuk menjawab 2 butir pertanyaan: (1) 'Sebutkan 2 anggota keluargamu di rumah!' (kriteria penerimaan: menyebutkan minimal 2 sebutan anggota keluarga seperti ayah, ibu, kakak, adik, kakek, nenek, atau paman/bibi); (2) 'Sebutkan 1 bentuk pemeliharaan Allah yang kamu rasakan lewat orang tuamu!' (kriteria penerimaan: menyebutkan tindakan nyata pemeliharaan seperti memberi makan, membelikan pakaian, merawat saat sakit, atau menyayangi).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran
  • Observasi unjuk kerja permainan tebak kartu anggota keluarga
  • Pemeriksaan lembar kerja centang gambar bentuk pemeliharaan Allah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan anggota keluarga di lingkungan terdekat (TP 1.7.2)Belum dapat menyebutkan anggota keluarga di lingkungan terdekat walau telah dibantu dengan gambar.Dapat menyebutkan 1 anggota keluarga di lingkungan terdekat dengan bantuan bimbingan guru.Dapat menyebutkan minimal 2 hingga 3 anggota keluarga di lingkungan terdekat secara mandiri (misal: ayah, ibu, kakak/adik).Dapat menyebutkan seluruh anggota keluarga inti dan keluarga terdekat yang berinteraksi dengannya secara lengkap dan mandiri tanpa ragu.
Menyebutkan bentuk pemeliharaan Allah melalui kehadiran keluarga (TP 1.7.1)Belum dapat menyebutkan bentuk pemeliharaan Allah melalui kehadiran keluarga walau dengan arahan visual.Dapat menyebutkan 1 bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga dengan bantuan panduan pertanyaan pemantik dari guru.Dapat menyebutkan minimal 1 hingga 2 bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga secara tepat dan mandiri (misal: dirawat saat sakit, disiapkan makanan).Dapat menyebutkan 3 bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga secara tepat, konkret, dan lancar tanpa bantuan guru.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid telah mampu menyebutkan anggota keluarganya dengan percaya diri?
  • Apakah aktivitas permainan tebak kartu dan lembar centang gambar efektif membantu murid memahami bahwa kehadiran keluarga adalah bukti pemeliharaan Allah?

Murid:

  • Siapa anggota keluargamu yang paling sering membantumu di rumah?
  • Bagaimana perasaanmu setelah tahu bahwa Tuhan menyayangimu lewat ayah dan ibumu?

Pertemuan 2 — Menunjukkan Contoh Sikap Ramah dan Sopan di Rumah terhadap Keluarga — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.7.3 Menunjukkan contoh sikap ramah di rumah terhadap keluarga
  • TP 1.7.4 Menunjukkan contoh sikap sopan di rumah terhadap keluarga

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid menyanyi lagu 'Kasih Ibu' bersama, dan memimpin doa syukur atas keluarga (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menunjukkan 2 gambar situasi: Gambar A (anak tersenyum menyapa ibu pulang kerja) dan Gambar B (anak cemberut membuang muka), lalu meminta murid menunjuk gambar yang menunjukkan sikap ramah (acuan: Gambar A) (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menunjukkan contoh sikap ramah dan sikap sopan di rumah terhadap keluarga sebagai wujud mengasihi keluarga sesuai ajaran Tuhan (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru membacakan dan menjelaskan pesan Alkitab dari Amsal 6:20 tentang mendengarkan ajaran orang tua serta mengenalkan arti sikap ramah (wajah manis, senyum, menyapa hangat) dan sikap sopan (berbicara lembut, mengucapkan permisi, tolong, terima kasih, dan maaf) terhadap keluarga di rumah (10 menit).
  • Guru memperlihatkan 4 kartu ilustrasi tindakan di rumah: Kartu 1 'Tersenyum dan menyapa selamat pagi kepada kakek/nenek', Kartu 2 'Mengucapkan tolong saat meminta bantuan adik', Kartu 3 'Mencium tangan ayah saat berpamitan', dan Kartu 4 'Menyapa kakak dengan wajah ceria', lalu murid bersama guru mengidentifikasi kartu yang memuat sikap ramah (Kartu 1 dan 4) serta sikap sopan (Kartu 2 dan 3) (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid bermain tantangan seru 'Tebak Kartu Kebaikan': guru membacakan 4 pernyataan situasi di rumah dan murid mengangkat kartu hijau jika merupakan contoh sikap ramah/sopan, atau kartu merah jika bukan. Butir pernyataan: (1) Mengetuk pintu dan mengucapkan 'permisi' sebelum masuk kamar orang tua (ramah/sopan - kartu hijau); (2) Berteriak memanggil kakak tanpa menyapa (bukan - kartu merah); (3) Tersenyum menyambut ayah pulang bekerja (ramah/sopan - kartu hijau); (4) Merebut mainan adik tanpa meminta izin (bukan - kartu merah) (15 menit).
  • Secara berpasangan, murid berlatih memilih dan menunjukkan tindakan ramah dan sopan menggunakan lembar gambar kegiatan rumah: murid menandai tanda centang pada 4 gambar tindakan terpuji: (1) Mengucapkan 'terima kasih' setelah diberi makan oleh ibu; (2) Menyapa kakek dengan senyum ramah; (3) Berjalan membungkuk sedikit sambil berkata 'permisi' saat lewat di depan nenek; (4) Mengucapkan kata 'tolong' kepada kakak (acuan: keempat tindakan merupakan contoh sikap ramah dan sopan di rumah) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan pentingnya menunjukkan sikap ramah dan sopan kepada orang tua dan saudara di rumah agar suasana keluarga dipenuhi kasih Tuhan (15 menit).
  • Murid menyebutkan satu contoh sikap ramah atau sopan yang akan langsung dipraktikkan kepada anggota keluarga saat tiba di rumah nanti (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan terhadap hasil latihan murid dalam menunjukkan contoh sikap ramah dan sopan di rumah (5 menit).
  • Guru menutup pertemuan dengan doa bersama, memohon bimbingan Tuhan agar anak-anak selalu ramah dan sopan kepada keluarga, serta menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnya akan dilaksanakan kegiatan unjuk kerja peragaan sikap santun (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu gambar visual yang jelas tentang ekspresi ramah dan gestur sopan, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan gambar situasi yang memuat interaksi anggota keluarga yang lebih bervariasi.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan dibimbing langsung oleh guru secara bertahap saat membedakan tindakan ramah dan sopan, sedangkan murid yang sudah mahir dapat langsung menentukan pilihan secara mandiri.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan contoh sikap ramah dan sopan dengan cara menandai centang pada lembar gambar atau menunjuk langsung gambar tindakan yang sesuai.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Diagnostik visual di awal pembelajaran: Murid diminta menunjuk salah satu dari 2 gambar: Gambar A (anak tersenyum menyapa ibu) dan Gambar B (anak cemberut memalingkan muka) yang menunjukkan sikap ramah terhadap keluarga (acuan jawaban: Gambar A).

Proses:

  • Formatif pada lembar kerja 4 gambar: Murid menandai tanda centang pada 4 gambar tindakan di rumah: (1) Mengucapkan 'terima kasih' kepada ibu; (2) Tersenyum menyapa kakek; (3) Berjalan sambil mengucap 'permisi' di depan nenek; (4) Mengucapkan 'tolong' kepada kakak (acuan jawaban: seluruh 4 gambar adalah contoh sikap ramah dan sopan yang benar dicentang).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir sesi: Guru menanyakan 2 contoh konkret: (1) Sebutkan contoh kata sopan saat meminta bantuan di rumah (kriteria penerimaan: menyebutkan kata 'tolong'); (2) Sebutkan contoh sikap ramah saat menyambut anggota keluarga yang datang (kriteria penerimaan: menyebutkan tersenyum, menyapa, atau memberi salam hangat).

Formatif:

  • Observasi unjuk pemahaman saat murid merespons permainan 'Tebak Kartu Kebaikan' (mengangkat kartu hijau/merah).
  • Pemeriksaan lembar kerja penandaan gambar contoh sikap ramah dan sopan di rumah.

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan contoh sikap ramah di rumah terhadap keluargaBelum mampu menunjukkan contoh sikap ramah di rumah meski telah diberi bimbingan guru.Mampu menunjukkan 1 contoh sikap ramah di rumah dengan bantuan/arahan guru (acuan: tersenyum ramah saat menyapa atau wajah manis menyambut keluarga).Mampu menunjukkan 2 contoh sikap ramah di rumah secara tepat (acuan: tersenyum ramah saat menyapa kakek dan menyapa anggota keluarga dengan wajah ceria).Mampu menunjukkan lebih dari 2 contoh sikap ramah di rumah secara tepat dan mandiri tanpa ragu.
Menunjukkan contoh sikap sopan di rumah terhadap keluargaBelum mampu menunjukkan contoh sikap sopan di rumah meski telah diberi bimbingan guru.Mampu menunjukkan 1 contoh sikap sopan di rumah dengan bantuan/arahan guru (acuan: mengucap tolong, terima kasih, maaf, atau permisi).Mampu menunjukkan 2 contoh sikap sopan di rumah secara tepat (acuan: mengucap 'tolong' saat meminta bantuan dan mengucap 'terima kasih'/'permisi').Mampu menunjukkan lebih dari 2 contoh sikap sopan di rumah secara tepat dan mandiri tanpa ragu.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media kartu gambar membantu murid Fase A mengenali dan menunjukkan contoh sikap ramah dan sopan dengan mudah?
  • Bagaimana keterlibatan aktif murid saat mengikuti permainan interaktif 'Tebak Kartu Kebaikan'?

Murid:

  • Apakah kamu merasa senang belajar tentang cara tersenyum dan berkata sopan kepada keluargamu hari ini?
  • Sikap ramah atau sopan apa yang paling ingin kamu tunjukkan kepada ayah, ibu, atau saudaramu di rumah nanti?

Pertemuan 3 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.7.1 Menyebutkan bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya melalui kehadiran keluarga
  • TP 1.7.2 Menyebutkan anggota keluarga di lingkungan terdekat sebagai pribadi yang berinteraksi dengannya
  • TP 1.7.3 Menunjukkan contoh sikap ramah di rumah terhadap keluarga
  • TP 1.7.4 Menunjukkan contoh sikap sopan di rumah terhadap keluarga

Pendahuluan:

  • Guru membuka sesi dengan doa pembuka singkat, menyapa murid, dan menenangkan kelas (2 menit).
  • Guru menjelaskan tata tertib dan prosedur asesmen sumatif: murid akan dipanggil bergiliran untuk wawancara lisan di meja guru serta memperagakan sikap ramah dan sopan di sudut peragaan, sementara murid lain yang menunggu giliran menyimak lembar gambar aktivitas keluarga secara tenang di meja masing-masing (2 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru memberikan pengarahan singkat mengenai dua tugas yang akan dijalani: Tugas 1 (menjawab pertanyaan lisan tentang siapa saja anggota keluarga terdekat dan apa bentuk pemeliharaan Allah yang dialami di rumah) dan Tugas 2 (memperagakan sikap ramah dan sopan kepada keluarga) (1 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Pelaksanaan Tugas 1: Wawancara lisan secara individual bergiliran di meja guru dengan durasi masing-masing 1,5 menit (total 45 menit untuk 28 murid; murid yang menunggu menyimak lembar gambar keluarga di meja masing-masing). Guru mengajukan dua pertanyaan: (a) 'Sebutkan anggota keluargamu di rumah!' (acuan jawaban: menyebutkan minimal sebutan anggota keluarga inti/terdekat seperti ayah, ibu, kakak, adik, kakek, atau nenek), dan (b) 'Sebutkan satu bentuk pemeliharaan Allah kepadamu melalui keluarga di rumah!' (acuan jawaban: menyebutkan contoh wujud pemeliharaan nyata seperti disayangi, diberi makanan/susu, dirawat saat sakit, disekolahkan, atau dilindungi/ditemani) (45 menit).
  • Pelaksanaan Tugas 2: Unjuk kerja peragaan langsung di sudut peragaan kelas di hadapan guru secara individual bergiliran selama 2 menit per murid (total 56 menit untuk 28 murid). Setiap murid mempraktikkan dua tindakan: (a) sikap ramah di rumah, yaitu tersenyum ceria dan mengucapkan salam/sapaan kepada anggota keluarga (acuan: 'Selamat pagi Ayah/Ibu' atau 'Halo Kakak/Adik' dengan wajah tersenyum ramah), serta (b) sikap sopan di rumah, yaitu berbicara dengan nada santun merendahkan suara dan menunjukkan gestur mendengarkan nasihat orang tua dengan tertib (51 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengajak murid duduk rapi di tempat masing-masing untuk menenangkan diri dan mengevaluasi bagaimana perasaan serta pengalaman mereka setelah menyelesaikan kedua tugas sumatif tersebut secara tertib (2 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan umum bahwa Tuhan memelihara hidup kita melalui kasih keluarga dan mengajak semua murid untuk senantiasa bersikap ramah dan sopan di rumah (1 menit).
  • Guru menutup pertemuan dan rangkaian pembelajaran Bab 7 dengan doa syukur bersama (1 menit).

Diferensiasi:

  • Proses: Akomodasi akses berupa pengulangan pertanyaan wawancara lisan dengan intonasi jelas dan tenang bagi murid yang membutuhkan, tanpa mengubah kompetensi maupun indikator penilaian.

Asesmen Pertemuan:

Sumatif Bab:

  • penilaian unjuk kerja peragaan sikap santun dan wawancara lisan singkat: peragaan langsung sikap ramah dan sopan di depan guru serta penuturan lisan menyebutkan anggota keluarga dan wujud pemeliharaan Allah di rumah
  • tes lisan tanya-jawab singkat: jawaban lisan bergiliran 1,5 menit per murid di meja guru menyebutkan anggota keluarga terdekat dan satu bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga (misal: disayangi, diberi makan, dirawat saat sakit), dilaksanakan secara rotasi serentak dengan aktivitas menyimak gambar di kelas (45 menit / 1,5 menit = 30 kuota, muat 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: lembar ceklis penilaian lisan)
  • unjuk kerja peragaan sikap: peragaan tindakan nyata 2 menit per murid di hadapan guru mempraktikkan sikap ramah (tersenyum dan mengucapkan salam/sapaan kepada keluarga) serta sikap sopan (berbicara dengan nada santun dan mendengarkan nasihat orang tua) secara bergantian di sudut peragaan kelas (56 menit / 2 menit = 28 kuota murid, muat 28 murid) (56 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja peragaan sikap ramah dan sopan)

Sumatif:

  • penilaian unjuk kerja peragaan sikap santun dan wawancara lisan singkat: peragaan langsung sikap ramah dan sopan di depan guru serta penuturan lisan menyebutkan anggota keluarga dan wujud pemeliharaan Allah di rumah
  • tes lisan tanya-jawab singkat: jawaban lisan bergiliran 1,5 menit per murid di meja guru menyebutkan anggota keluarga terdekat dan satu bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga (misal: disayangi, diberi makan, dirawat saat sakit), dilaksanakan secara rotasi serentak dengan aktivitas menyimak gambar di kelas (45 menit / 1,5 menit = 30 kuota, muat 28 murid) (45 menit; individual; instrumen: lembar ceklis penilaian lisan)
  • unjuk kerja peragaan sikap: peragaan tindakan nyata 2 menit per murid di hadapan guru mempraktikkan sikap ramah (tersenyum dan mengucapkan salam/sapaan kepada keluarga) serta sikap sopan (berbicara dengan nada santun dan mendengarkan nasihat orang tua) secara bergantian di sudut peragaan kelas (56 menit / 2 menit = 28 kuota murid, muat 28 murid) (56 menit; individual; instrumen: rubrik unjuk kerja peragaan sikap ramah dan sopan)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan anggota keluarga terdekat (TP 1.7.2)Belum mampu menyebutkan anggota keluarga di lingkungan terdekat meskipun telah dipandu guru.Mampu menyebutkan 1 sebutan anggota keluarga di lingkungan terdekat dengan bimbingan atau dorongan guru.Mampu menyebutkan minimal 2 sebutan anggota keluarga di lingkungan terdekat (misal: ayah dan ibu, atau kakak dan adik) secara mandiri.Mampu menyebutkan seluruh anggota keluarga di lingkungan terdekat yang tinggal bersamanya secara lengkap dan mandiri tanpa ragu.
Menyebutkan bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga (TP 1.7.1)Belum mampu menyebutkan contoh bentuk pemeliharaan Allah pada dirinya melalui keluarga.Menyebutkan contoh bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga namun masih kurang relevan atau membutuhkan panduan penuh dari guru.Mampu menyebutkan 1 contoh bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga secara tepat (misal: diberi makan, dirawat waktu sakit, atau disayangi orang tua) secara mandiri.Mampu menyebutkan lebih dari 1 contoh bentuk pemeliharaan Allah melalui keluarga secara tepat, jelas, dan mandiri.
Menunjukkan contoh sikap ramah di rumah terhadap keluarga (TP 1.7.3)Belum menunjukkan contoh sikap ramah (tidak tersenyum atau tidak menyapa) saat peragaan.Menunjukkan contoh sikap ramah hanya sebagian (misal: hanya tersenyum tanpa sapaan, atau menyapa tanpa ekspresi ramah) dengan arahan guru.Menunjukkan contoh sikap ramah secara lengkap (tersenyum dan mengucapkan salam/sapaan kepada keluarga) dengan tepat.Menunjukkan contoh sikap ramah (tersenyum hangat dan mengucapkan sapaan santun) secara luwes, konsisten, dan penuh keyakinan.
Menunjukkan contoh sikap sopan di rumah terhadap keluarga (TP 1.7.4)Belum menunjukkan contoh sikap sopan di rumah saat peragaan.Menunjukkan contoh sikap sopan namun masih kaku atau perlu diingatkan guru (misal: intonasi bicara belum santun atau gestur kurang tertib).Menunjukkan contoh sikap sopan dengan tepat (berbicara dengan nada santun dan menunjukkan sikap mendengarkan nasihat orang tua).Menunjukkan contoh sikap sopan secara sangat baik, tertib, dan wajar dengan intonasi santun serta gestur hormat yang konsisten.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pengelolaan waktu untuk wawancara lisan (45 menit) dan unjuk kerja peragaan (56 menit) berjalan efektif untuk seluruh murid?
  • Apakah seluruh murid mampu mengungkapkan pemahamannya tentang pemeliharaan Allah dan menampilkan sikap ramah serta sopan secara optimal?

Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah menjawab pertanyaan guru dan mempraktikkan sikap ramah dan sopan di depan kelas tadi?
  • Apakah kamu siap untuk selalu bersikap ramah dan sopan kepada keluargamu setiap hari di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kemendikbudristek 2021 (halaman 87-92)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kemendikbudristek 2021 (Pelajaran 7, halaman 79-88)
  3. Alkitab (Kejadian 7:1-24)
  4. Buku Nyanyian Rohani Anak / Kidung Ceria No. 195 'Ya Tuhan Ku Bersyukur'
  5. Set kartu gambar anggota keluarga (Ayah, Ibu, Kakak, Adik) dan lembar kerja bergambar pemeliharaan Allah
  6. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbudristek 2021).
  7. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek 2021).
  8. Alkitab (Bahan Amsal 6:20).
  9. Kartu gambar ekspresi dan tindakan ramah serta sopan di lingkungan rumah.
  10. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemendikbudristek 2021).
  11. Alkitab (Kejadian 7:1-24; Amsal 6:20).
  12. Lembar pengamatan ceklis tes lisan dan rubrik unjuk kerja peragaan guru.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.