Modul AjarPertemuan 3Bab 5Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur dengan Mempraktikkan Pertolongan kepada Sesama

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Bersyukur dengan Mempraktikkan Pertolongan kepada Sesama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur dengan Mempraktikkan Pertolongan kepada Sesama

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bersyukur dengan Mempraktikkan Pertolongan kepada Sesama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBersyukur dengan Mempraktikkan Pertolongan kepada Sesama
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan penggunaan tangan untuk menolong orang lain di rumah dan di sekolah sebagai wujud kasih kepada sesama sesuai Yohanes 15:12.
  2. Murid dapat menceritakan pengalamannya menggunakan tangan untuk menolong orang lain sebagai bentuk syukur atas anugerah Allah.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang pernah menolong teman atau keluarga menggunakan tanganmu?
  2. Apa yang kamu rasakan ketika menolong orang lain?
  3. Mengapa Tuhan memberikan tangan kepada kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru menyanyikan lagu pembuka tentang tangan (misalnya 'Dua Tangan Kecilku') dengan gerakan untuk membangun suasana menggembirakan.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang hari ini sudah membantu mama atau teman?' dan meminta beberapa murid berbagi pengalaman singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar mempraktikkan menolong sesama dengan tangan kita sebagai wujud kasih dan syukur kepada Tuhan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar atau komik Orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37) dari buku siswa halaman 53-54.
  • Guru menceritakan dengan bahasa sederhana bagaimana Orang Samaria menggunakan tangannya untuk menolong orang Yahudi yang terluka di pinggir jalan.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang dilakukan Orang Samaria dengan tangannya?' dan 'Mengapa dia mau menolong?'
  • Murid diminta menyebutkan contoh perbuatan menolong yang bisa dilakukan dengan tangan di rumah dan di sekolah (menyapu, membawa barang, membantu teman, dll).
  • Guru menjelaskan ayat Yohanes 15:12 'Inilah perintahku, yaitu supaya kamu saling mengasihi' dan mengaitkannya dengan tindakan menolong sebagai wujud kasih kepada sesama.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menebalkan tulisan 'Aku mau menolong' di buku siswa halaman 55 sambil menggambar telapak tangan mereka sendiri.
  • Guru membagikan lembar kerja dengan pola gambar tangan, hati, dan salib (halaman 57-58 buku siswa).
  • Murid mewarnai gambar tangan dan hati, lalu menggunting dan menempelnya pada bagian atas salib.
  • Murid memberikan tanda centang pada gambar sikap baik yang menunjukkan menolong ibu, ayah, dan teman (halaman 56 buku siswa).
  • Guru mengajak murid bermain peran sederhana: satu murid berpura-pura membutuhkan bantuan (menjatuhkan pensil, kesulitan membawa buku), murid lain mempraktikkan menolong dengan tangannya.
  • Murid berlatih mengucapkan ayat Yohanes 15:12 bersama-sama dengan gerakan tangan sebagai penguat memori.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Bagaimana perasaanmu ketika menolong teman tadi?' dan 'Mengapa kita harus menggunakan tangan untuk menolong?'
  • Murid diminta menceritakan satu pengalaman nyata ketika mereka pernah menolong orang lain di rumah atau di sekolah (mengacu TP 1.5.3.2).
  • Guru membimbing murid untuk mengidentifikasi bahwa menolong adalah cara bersyukur atas tangan yang Tuhan berikan.
  • Murid menuliskan atau menggambar satu komitmen sederhana: 'Besok aku akan menolong...' di kertas kecil.
  • Guru menguatkan bahwa tangan adalah anugerah Tuhan dan kita memuliakan Tuhan dengan menggunakannya untuk mengasihi sesama.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menceritakan pengalaman menolong mereka dan apa yang mereka pelajari hari ini.
  • Guru memberikan penguatan positif dan mengingatkan murid untuk melatih menolong di rumah bersama orang tua (kegiatan bersama orang tua halaman 60 buku siswa).
  • Murid dan guru berdoa bersama: 'Tuhan Yesus, terima kasih sudah memberikan tangan. Amin.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan menyanyikan lagu tentang kasih dan saling menolong.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat mendengarkan cerita Orang Samaria melalui audio atau video animasi. Murid yang sudah lancar dapat membaca sendiri dari buku siswa.
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan aktivitas dapat membantu teman yang memerlukan bantuan dalam menggunting dan menempel. Murid yang memerlukan waktu lebih dapat didampingi guru atau teman sebaya.
  • Produk: Murid yang belum bisa menulis dapat menggambar atau mewarnai pengalaman menolong mereka. Murid yang sudah bisa menulis dapat menuliskan kalimat sederhana tentang pengalaman menolong.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan pengalaman murid membantu orang lain hari ini untuk mengetahui pemahaman awal tentang menolong.
  • Guru mengamati respon murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pengetahuan dasar tentang fungsi tangan dan nilai menolong.

Proses:

  • Observasi saat murid menyebutkan contoh perbuatan menolong di rumah dan sekolah.
  • Pengamatan keterlibatan murid dalam bermain peran menolong teman.
  • Penilaian proses saat murid mewarnai, menggunting, dan menempel gambar.
  • Mendengarkan cerita pengalaman murid tentang menolong orang lain.

Akhir:

  • Murid menceritakan satu pengalaman nyata menolong orang lain sebagai bentuk syukur.
  • Murid menunjukkan hasil karya (gambar tangan di salib) dan menjelaskan maknanya.
  • Murid menyebutkan komitmen menolong yang akan dilakukan di rumah atau sekolah.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid dalam diskusi dan tanya jawab.
  • Pengamatan praktik menolong dalam bermain peran.
  • Penilaian hasil karya: gambar telapak tangan, kegiatan menggunting dan menempel.

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan menceritakan pengalaman menolong.
  • Penilaian hasil refleksi komitmen menolong.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mempraktikkan menolong dengan tanganMurid belum dapat menunjukkan cara menolong orang lain dengan tangannyaMurid dapat menunjukkan 1 cara menolong orang lain dengan tangannya dengan bantuan guruMurid dapat menunjukkan 2-3 cara menolong orang lain dengan tangannya secara mandiriMurid dapat menunjukkan lebih dari 3 cara menolong orang lain dengan tangannya secara mandiri dan antusias
Menceritakan pengalaman menolongMurid belum dapat menceritakan pengalaman menolong orang lainMurid dapat menceritakan pengalaman menolong dengan 1-2 kalimat sederhanaMurid dapat menceritakan pengalaman menolong dengan 3-4 kalimat yang runtutMurid dapat menceritakan pengalaman menolong dengan kalimat lengkap, runtut, dan mengaitkannya dengan rasa syukur kepada Tuhan
Memahami kasih kepada sesama sesuai Yohanes 15:12Murid belum memahami bahwa menolong adalah wujud kasih kepada sesamaMurid mulai memahami bahwa menolong adalah perbuatan baikMurid memahami bahwa menolong adalah wujud kasih kepada sesama sesuai perintah TuhanMurid memahami dan dapat menjelaskan bahwa menolong adalah wujud kasih kepada sesama sesuai Yohanes 15:12 serta berkomitmen melakukannya
Sikap syukur atas anugerah tanganMurid belum menunjukkan sikap syukur atas tangan yang Tuhan berikanMurid mulai menyadari bahwa tangan adalah pemberian TuhanMurid menunjukkan syukur dengan menggunakan tangan untuk hal-hal baikMurid menunjukkan syukur dengan konsisten menggunakan tangan untuk menolong dan mengasihi sesama

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid terlibat aktif dalam kegiatan mempraktikkan menolong?
  • Bagaimana efektivitas metode bermain peran dalam membantu murid memahami nilai menolong?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih dalam menceritakan pengalaman menolong?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang menggunakan tangan untuk menolong?
  • Bagaimana perasaanmu ketika menolong teman atau orang lain?
  • Siapa yang akan kamu tolong besok di rumah atau di sekolah?
  • Mengapa Tuhan ingin kita saling menolong?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021) halaman 53-60
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021) halaman 64-72
  3. Alkitab: Lukas 10:25-37, Yohanes 15:12
  4. Lembar kerja pola gambar tangan, hati, dan salib
  5. Alat tulis, pensil warna, gunting, lem
  6. Lagu rohani anak tentang tangan dan kasih kepada sesama

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.