Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Menggunakan Tangan untuk Memuliakan Tuhan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menggunakan Tangan untuk Memuliakan Tuhan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Menggunakan Tangan untuk Memuliakan Tuhan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menggunakan Tangan untuk Memuliakan Tuhan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenggunakan Tangan untuk Memuliakan Tuhan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan minimal 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan, seperti berdoa, menolong, dan berbagi
  2. Murid dapat menjelaskan pesan cerita orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37) bahwa tangan digunakan untuk menolong sesama tanpa memandang latar belakang

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja yang bisa kamu lakukan dengan tanganmu?
  2. Pernahkah kamu menggunakan tangan untuk menolong orang lain? Bagaimana rasanya?
  3. Menurutmu, apa yang Tuhan inginkan kita lakukan dengan tangan kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan doa bersama, murid melipat tangan saat berdoa sebagai bentuk sikap hormat kepada Tuhan (5 menit)
  • Guru menyapa murid dengan ramah dan mengajak bernyanyi lagu 'Dua Tanganku' untuk menciptakan suasana menggembirakan (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan: 'Apa yang kamu lakukan dengan tanganmu tadi pagi?' dan meminta 3-4 murid menjawab (4 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar menggunakan tangan kita untuk memuliakan Tuhan dengan cara yang baik (3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang bisa kamu lakukan dengan tanganmu?' dan menuliskan jawaban murid di papan tulis (5 menit)
  • Guru menampilkan gambar berbagai aktivitas tangan (berdoa, menolong, berbagi, menulis) dan meminta murid mengidentifikasi mana yang sesuai kehendak Tuhan (7 menit)
  • Guru bercerita tentang orang Samaria yang Murah Hati (Lukas 10:25-37) menggunakan komik atau alat peraga gambar, dengan intonasi yang menarik perhatian murid (10 menit)
  • Guru memfasilitasi diskusi sederhana: 'Apa yang dilakukan orang Samaria dengan tangannya?' dan 'Mengapa ia mau menolong orang Yahudi yang terluka?' (5 menit)
  • Guru menjelaskan pesan cerita: Tangan kita diberikan Tuhan untuk menolong siapa saja tanpa memandang siapa mereka (3 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja dan meminta murid menggambar telapak tangan mereka sendiri di kotak yang tersedia (5 menit)
  • Murid menebalkan kalimat 'Aku mau menolong' di sekitar gambar tangan mereka (5 menit)
  • Guru meminta murid menyebutkan minimal 3 contoh konkret bagaimana mereka akan menggunakan tangan untuk menolong di rumah dan di sekolah, lalu menuliskannya atau menggambarkannya (7 menit)
  • Murid berpasangan dan saling berbagi gambar serta rencana menolong mereka, guru berkeliling memberikan umpan balik positif (5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merenungkan: 'Apa yang kamu rasakan ketika menolong orang lain?' dan 'Bagaimana perasaanmu jika tanganmu dipakai untuk hal yang baik?' (4 menit)
  • Murid menuliskan atau menggambar satu komitmen konkret untuk menggunakan tangan menolong minggu ini di lembar refleksi (4 menit)
  • Beberapa murid (3-4 orang) berbagi refleksi mereka di depan kelas (4 menit)
  • Guru memberikan penguatan bahwa setiap perbuatan baik dengan tangan kita adalah cara memuliakan Tuhan (2 menit)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan dan pesan cerita orang Samaria (5 menit)
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasinya dan mengingatkan untuk mempraktikkan menolong di rumah (2 menit)
  • Guru memberikan tugas sederhana: menolong orang tua di rumah (menyapu, membawa air minum, atau menyiram tanaman) dan menceritakan pengalamannya di pertemuan berikutnya (2 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama, mengucap terima kasih kepada Tuhan atas anugerah tangan (3 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca sendiri komik cerita orang Samaria, sementara murid yang lambat mendengarkan guru bercerita dengan bantuan gambar visual yang jelas
  • Proses: Murid yang kesulitan menulis dapat menggambar atau menyampaikan secara lisan contoh perbuatan menolong, sementara murid yang lebih lancar dapat menulis kalimat lengkap
  • Produk: Murid yang cepat dapat menambahkan warna dan dekorasi pada gambar tangan mereka serta membuat lebih dari 3 contoh menolong, sementara murid yang lambat fokus menyelesaikan gambar dasar dan 3 contoh sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan diagnostik: 'Apa yang kamu lakukan dengan tanganmu tadi pagi?' untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang fungsi tangan
  • Guru mengamati respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengidentifikasi tingkat kesiapan belajar

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan cerita orang Samaria dan menjawab pertanyaan diskusi
  • Pengamatan keterampilan murid saat menggambar telapak tangan dan menebalkan huruf
  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan contoh konkret menggunakan tangan untuk menolong
  • Umpan balik langsung saat murid berbagi dengan pasangan

Akhir:

  • Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan
  • Penilaian pemahaman: murid menjelaskan pesan cerita orang Samaria bahwa tangan digunakan untuk menolong sesama tanpa memandang latar belakang
  • Evaluasi produk: hasil gambar tangan, tulisan 'Aku mau menolong', dan komitmen konkret menolong yang dituliskan murid

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi dan menjawab pertanyaan
  • Pengamatan aktivitas menggambar tangan dan menebalkan huruf
  • Penilaian lisan saat murid menyebutkan contoh perbuatan menolong

Sumatif:

  • Penilaian hasil gambar tangan dan tulisan 'Aku mau menolong'
  • Evaluasi kemampuan murid menyebutkan minimal 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan
  • Penilaian pemahaman pesan cerita orang Samaria melalui pertanyaan lisan atau tertulis sederhana

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak TuhanMurid belum dapat menyebutkan contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak TuhanMurid dapat menyebutkan 1-2 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan secara mandiriMurid dapat menyebutkan lebih dari 3 contoh perbuatan menggunakan tangan sesuai kehendak Tuhan secara mandiri dan menjelaskan alasannya
Menjelaskan pesan cerita orang Samaria yang Murah HatiMurid belum dapat menjelaskan pesan cerita orang SamariaMurid dapat menyebutkan tokoh dalam cerita tetapi belum dapat menjelaskan pesannyaMurid dapat menjelaskan bahwa orang Samaria menggunakan tangannya untuk menolong orang yang terlukaMurid dapat menjelaskan bahwa orang Samaria menolong tanpa memandang latar belakang dan ini sesuai kehendak Tuhan
Menggambar telapak tangan dan menebalkan hurufMurid belum dapat menggambar telapak tangan atau menebalkan hurufMurid dapat menggambar telapak tangan atau menebalkan huruf dengan banyak bantuan guruMurid dapat menggambar telapak tangan dan menebalkan huruf 'Aku mau menolong' dengan sedikit bantuanMurid dapat menggambar telapak tangan dan menebalkan huruf 'Aku mau menolong' secara mandiri dengan rapi
Refleksi dan komitmen menolongMurid belum dapat merefleksikan pentingnya menolong atau membuat komitmenMurid dapat menyebutkan 1 cara menolong dengan bantuan guruMurid dapat membuat komitmen konkret untuk menolong di rumah atau sekolahMurid dapat membuat komitmen konkret dan menjelaskan mengapa menolong itu penting untuk memuliakan Tuhan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami pesan cerita orang Samaria dengan baik?
  • Metode penyampaian cerita mana yang paling efektif untuk kelas ini?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan murid dalam aktivitas menggambar dan menebalkan huruf?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap kegiatan sudah tepat?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari pelajaran hari ini?
  • Apa yang kamu pelajari dari cerita orang Samaria?
  • Bagaimana perasaanmu ketika menggambar tanganmu dan menulis 'Aku mau menolong'?
  • Siapa yang akan kamu tolong dengan tanganmu minggu ini?
  • Apa yang masih sulit bagimu dalam pelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: Lukas 10:25-37 (Cerita Orang Samaria yang Murah Hati)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1, Pelajaran 5: Tanganku untuk Menolong
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 1 (Veronika Hematang, 2021)
  4. Komik atau gambar cerita orang Samaria yang murah hati
  5. Gambar aktivitas tangan (berdoa, menolong, berbagi, menulis)
  6. Lembar kerja menggambar telapak tangan dan menebalkan huruf
  7. Alat tulis: pensil, krayon/pensil warna
  8. Papan tulis dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.