MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Asesmen Sumatif: Aku Menggunakan Telingaku untuk Memuliakan Tuhan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif: Aku Menggunakan Telingaku untuk Memuliakan Tuhan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat mempraktikkan penggunaan telinga dengan mau mendengar nasihat dan firman Tuhan melalui kegiatan refleksi dan unjuk karya (mewarnai, menggunting, menempel ikat kepala bertuliskan Amsal 12:15b)
- Murid dapat menyebutkan cara-cara mensyukuri telinga sebagai ciptaan Tuhan dengan menggunakannya untuk mendengar nasihat orang tua, guru, dan firman Tuhan di gereja
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang sudah pernah mendengar nasihat dari orang tua atau guru? Apa yang kalian rasakan?
- Mengapa kita perlu mendengar nasihat? Apa yang terjadi jika kita tidak mau mendengar?
- Bagaimana cara kita menggunakan telinga untuk memuliakan Tuhan?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama
- Guru mengajak murid bernyanyi lagu tentang tubuh ciptaan Tuhan (misalnya 'Dua Mata Saya')
- Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan: 'Siapa yang masih ingat untuk apa Tuhan menciptakan telinga kita?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan menunjukkan bagaimana kita menggunakan telinga dengan baik untuk memuliakan Tuhan
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid mengingat kembali pembelajaran sebelumnya tentang fungsi telinga dan cara menggunakannya dengan baik
- Guru membacakan ayat Amsal 12:15b: 'Tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak' dan menjelaskan artinya dengan bahasa sederhana
- Guru menanyakan kepada murid: 'Siapa yang pernah mendengar nasihat dari ayah, ibu, atau guru?' dan meminta 2-3 murid berbagi pengalaman singkat
- Guru menjelaskan bahwa orang bijak adalah orang yang mau mendengar nasihat, dan kita bisa memuliakan Tuhan dengan menggunakan telinga untuk mendengar nasihat dan firman Tuhan
- Guru menunjukkan contoh sikap mendengar yang baik: duduk tenang, mata memperhatikan, tidak ramai sendiri
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan lembar kerja berisi pola gambar ikat kepala dengan dua telinga dan tulisan ayat Amsal 12:15b
- Guru menjelaskan langkah-langkah membuat ikat kepala: mewarnai gambar, menggunting gambar telinga dan tulisan ayat, menempel pada ikat kepala
- Murid mengerjakan kerajinan ikat kepala secara mandiri dengan bimbingan guru (guru berkeliling membantu murid yang kesulitan)
- Setelah selesai, murid memakai ikat kepala yang sudah dibuat
- Guru mengajak murid membaca ayat Amsal 12:15b secara bersama-sama sambil menunjuk telinga di ikat kepala mereka
- Guru meminta beberapa murid menyebutkan cara-cara mensyukuri telinga: mendengar nasihat orang tua, mendengar guru saat belajar, mendengar firman Tuhan di gereja
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dengan tetap memakai ikat kepala yang sudah dibuat
- Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang telinga?'
- Guru bertanya: 'Mulai hari ini, bagaimana kalian akan menggunakan telinga kalian dengan baik?'
- Setiap murid diberi kesempatan berbicara (boleh singkat, 1-2 kalimat)
- Guru memberikan apresiasi atas semua jawaban dan komitmen murid
- Guru menegaskan bahwa dengan mendengar nasihat dan firman Tuhan, kita memuliakan Tuhan yang sudah menciptakan telinga kita
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menunjukkan hasil karya ikat kepala dan menyebutkan satu cara menggunakan telinga untuk memuliakan Tuhan
- Guru memberi penguatan positif atas partisipasi dan hasil karya murid
- Guru menyampaikan tugas bersama orang tua: berlatih menjawab panggilan orang tua dengan baik di rumah
- Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama: 'Tuhan Yesus, terima kasih sudah memberikan telinga. Tolonglah kami menggunakan telinga dengan baik. Amin.'
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat memahami dapat diminta menyebutkan lebih banyak contoh menggunakan telinga dengan baik. Murid yang lambat diberi gambar visual contoh sikap mendengar
- Proses: Murid yang kesulitan motorik halus dalam menggunting dan menempel diberi bantuan tambahan dari guru atau teman sebangku. Murid yang cepat selesai dapat membantu teman yang belum selesai
- Produk: Murid yang sudah mahir dapat menambahkan hiasan pada ikat kepala. Murid yang masih belajar fokus menyelesaikan mewarnai dan menempel dengan rapi
ASESMENAwal:- Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang masih ingat untuk apa Tuhan menciptakan telinga kita?' untuk mengecek pemahaman awal
- Guru mengamati respons dan antusiasme murid terhadap topik pembelajaran
Proses:- Observasi partisipasi murid saat berbagi pengalaman mendengar nasihat
- Pengamatan proses pembuatan ikat kepala: kemandirian, ketekunan, dan kerapian kerja
- Tanya jawab saat murid menyebutkan cara-cara mensyukuri telinga
- Observasi ekspresi dan sikap murid saat membaca ayat Alkitab bersama
Akhir:- Penilaian hasil karya ikat kepala berdasarkan rubrik (kelengkapan komponen, kerapian, kreativitas)
- Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal satu cara menggunakan telinga untuk memuliakan Tuhan
- Observasi kemampuan murid mempraktikkan sikap mendengar yang baik selama pembelajaran berlangsung
Formatif:- Observasi sikap murid saat mendengar penjelasan guru dan saat sesi refleksi
- Tanya jawab lisan tentang cara mensyukuri telinga
- Pengamatan proses pembuatan ikat kepala: kerapian, kemandirian, dan keseriusan
Sumatif:- Penilaian hasil karya ikat kepala (kelengkapan, kerapian, kreativitas)
- Penilaian kemampuan menyebutkan cara menggunakan telinga untuk memuliakan Tuhan
- Penilaian praktik sikap mendengar yang baik saat pembelajaran
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Hasil Karya Ikat Kepala | Murid belum dapat menyelesaikan ikat kepala, banyak bagian yang belum selesai atau tidak tertempel | Murid dapat menyelesaikan ikat kepala tetapi masih kurang rapi, beberapa bagian belum tertempel dengan baik | Murid dapat menyelesaikan ikat kepala dengan cukup rapi, semua komponen sudah tertempel | Murid dapat menyelesaikan ikat kepala dengan sangat rapi, kreatif, dan menambahkan sentuhan pribadi (hiasan tambahan) | | Kemampuan Menyebutkan Cara Mensyukuri Telinga | Murid belum dapat menyebutkan cara mensyukuri telinga meskipun dengan bantuan | Murid dapat menyebutkan 1 cara mensyukuri telinga dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan 2 cara mensyukuri telinga secara mandiri | Murid dapat menyebutkan 3 atau lebih cara mensyukuri telinga secara mandiri dan dengan contoh konkret | | Sikap Mendengar yang Baik | Murid sering tidak memperhatikan, ramai sendiri, dan tidak fokus saat guru menjelaskan | Murid mulai memperhatikan tetapi masih sering teralihkan perhatiannya | Murid dapat duduk tenang, memperhatikan penjelasan guru, dan merespons dengan baik | Murid dapat duduk tenang, memperhatikan dengan fokus, aktif merespons, dan memberi contoh teladan bagi teman | | Refleksi dan Komitmen | Murid belum dapat mengungkapkan apa yang dipelajari atau belum mau berkomitmen | Murid dapat mengungkapkan apa yang dipelajari dengan bantuan tetapi belum jelas komitmennya | Murid dapat mengungkapkan apa yang dipelajari dan menyatakan komitmen sederhana | Murid dapat mengungkapkan pembelajaran dengan jelas dan menyatakan komitmen spesifik yang akan dilakukan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat menyelesaikan kerajinan ikat kepala dengan baik? Siapa yang memerlukan bantuan tambahan?
- Apakah murid memahami makna ayat Amsal 12:15b dan dapat mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari?
- Bagaimana tingkat partisipasi murid dalam berbagi pengalaman dan refleksi? Apakah semua murid terlibat aktif?
- Strategi apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini? Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa depan?
- Apakah alokasi waktu mencukupi untuk semua kegiatan? Bagian mana yang memerlukan penyesuaian waktu?
Refleksi Murid:- Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
- Apa yang kamu pelajari tentang menggunakan telinga dengan baik?
- Bagaimana perasaanmu saat membuat ikat kepala?
- Mulai hari ini, apa yang akan kamu lakukan agar telingamu memuliakan Tuhan?
SUMBER BELAJAR- Alkitab (1 Samuel 3:1-10; Amsal 12:15b)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti SD Kelas I
- Buku Murid Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti SD Kelas I
- Lembar kerja pola gambar ikat kepala dengan dua telinga dan tulisan ayat
- Alat: pensil warna/krayon, gunting, lem
- Lagu rohani tentang tubuh ciptaan Tuhan
|