Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Belajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBelajar dari Samuel: Mendengar dan Menaati Firman Tuhan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan kembali kisah Samuel (1 Samuel 3:1-10) sebagai contoh anak yang menggunakan telinganya untuk mendengar dan menaati firman Tuhan
  2. Murid dapat menunjukkan sikap mau mendengar nasihat dari orang tua dan guru sebagai wujud nilai kebaikan dan sopan santun di rumah dan di sekolah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang pernah dipanggil namanya oleh ibu atau ayah? Apa yang kalian lakukan?
  2. Mengapa kita perlu menggunakan telinga kita untuk mendengar nasihat orang tua dan guru?
  3. Apa yang dilakukan Samuel ketika mendengar Tuhan memanggilnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama dipimpin oleh salah satu murid
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan mengecek kehadiran
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: Apa yang kalian lakukan jika dipanggil oleh orang tua? Apakah kalian langsung menjawab dan mendengarkan?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar dari kisah Samuel yang mendengar panggilan Tuhan dan pentingnya mendengar nasihat
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Siapa yang pernah dipanggil namanya oleh ibu atau ayah? Apa yang kalian lakukan?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan kisah Samuel (1 Samuel 3:1-10) dengan menggunakan komik cerita Samuel dari buku siswa atau alat peraga gambar cerita Samuel
  • Guru menekankan bahwa Samuel tidur di Bait Allah dan membantu Imam Eli, lalu mendengar suara memanggil namanya tiga kali
  • Guru menjelaskan bahwa Samuel berpikir Imam Eli yang memanggilnya, tetapi ternyata Tuhan yang memanggil
  • Guru menunjukkan bahwa Samuel menggunakan telinganya dengan baik: mendengar panggilan dan mematuhi nasihat Imam Eli untuk menjawab Tuhan
  • Guru mengajak murid membaca bersama ayat Alkitab di buku siswa: Samuel menjawab: Tuhan berbicaralah, sebab hambamu ini mendengar (1 Samuel 3:10)
  • Guru bertanya kepada murid: Apa yang dilakukan Samuel ketika mendengar suara Tuhan? Mengapa Samuel mau mendengarkan nasihat Imam Eli?
  • Murid menebalkan ayat Alkitab di buku siswa sambil mengingat pesan kisah Samuel

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid mengidentifikasi sikap menggunakan telinga dengan baik dalam kehidupan sehari-hari: mendengar nasihat ibu, mendengar panggilan ayah, mendengar firman Tuhan, mendengar pelajaran dari guru
  • Murid mewarnai gambar-gambar yang menunjukkan perbuatan menggunakan telinga dengan baik (4 gambar di buku siswa)
  • Guru membimbing murid untuk menyebutkan contoh konkret di rumah: misalnya ketika ibu memanggil untuk makan, anak langsung menjawab dan datang
  • Murid diajak berlatih menjawab panggilan dengan sopan: ketika namanya dipanggil, murid menjawab Ya dengan suara jelas
  • Guru mengajak murid membaca ayat hafalan: Tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak (Amsal 12:15b)
  • Murid mengerjakan aktivitas membuat kreasi telinga: mewarnai, menggunting, dan menempel pola gambar telinga pada lingkaran kepala sebagai pengingat untuk memakai telinga dengan baik

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk dalam lingkaran dan merefleksi pembelajaran hari ini dengan pertanyaan: Apa yang sudah kalian pelajari hari ini tentang telinga pemberian Tuhan?
  • Murid berbagi pengalaman: Kapan kalian pernah tidak mendengarkan nasihat orang tua? Apa yang terjadi? Apa yang sebaiknya dilakukan?
  • Guru membimbing murid untuk memaknai bahwa telinga adalah pemberian Tuhan yang harus digunakan dengan baik untuk mendengar firman Tuhan dan nasihat orang yang lebih tua
  • Murid diajak membuat komitmen sederhana: Mulai hari ini saya akan langsung menjawab ketika orang tua memanggil nama saya
  • Guru memberikan umpan balik positif kepada murid yang aktif berpartisipasi dan menunjukkan pemahaman

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: Samuel adalah anak yang menggunakan telinganya untuk mendengar Tuhan dan menaati nasihat Imam Eli. Kita juga harus memakai telinga dengan baik untuk mendengar nasihat orang tua dan guru
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menceritakan kembali kisah Samuel dengan bahasa sendiri
  • Guru memberikan tugas rumah: Latihan menjawab panggilan orang tua dengan sopan, dan diminta meminta orang tua untuk berdoa bersama sebelum tidur sambil mengucap syukur atas telinga pemberian Tuhan
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan menyanyikan lagu pujian pendek
  • Guru mengucapkan salam penutup dan mengingatkan murid untuk terus memakai telinga dengan baik

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diberikan tugas tambahan membuat cerita gambar sederhana tentang Samuel dengan 3-4 panel. Murid yang lambat dibimbing untuk fokus pada pesan utama: Samuel mendengar dan menjawab panggilan
  • Proses: Murid yang cepat dapat menceritakan ulang kisah Samuel di depan kelas dengan lebih detail. Murid yang lambat dapat menceritakan dengan bantuan gambar komik dan bimbingan guru
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat kreasi telinga yang lebih dekoratif dan menambahkan tulisan pesan sendiri. Murid yang lambat cukup menyelesaikan aktivitas dasar mewarnai dan menempel

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kepada murid: Apa yang kalian lakukan jika dipanggil oleh orang tua? Apakah kalian langsung menjawab dan mendengarkan?
  • Guru mengamati respons murid untuk mengidentifikasi pemahaman awal tentang pentingnya mendengar nasihat

Proses:

  • Observasi saat murid mendengarkan cerita Samuel: apakah murid fokus dan dapat menjawab pertanyaan tentang isi cerita
  • Penilaian saat murid menebalkan ayat Alkitab: apakah murid dapat menyelesaikan dengan rapi
  • Observasi saat murid mewarnai gambar sikap baik: apakah murid dapat mengidentifikasi perbuatan menggunakan telinga dengan baik
  • Penilaian partisipasi dalam diskusi dan refleksi: apakah murid dapat berbagi pengalaman dan memaknai pembelajaran

Akhir:

  • Meminta 2-3 murid menceritakan kembali kisah Samuel untuk mengukur pemahaman
  • Memeriksa hasil kreasi telinga dan kelengkapan aktivitas di buku siswa
  • Mengamati sikap murid saat berlatih menjawab panggilan dengan sopan
  • Memberikan penilaian sikap berdasarkan rubrik: kesediaan mendengar, sopan santun dalam merespons

Formatif:

  • Observasi selama murid mendengarkan cerita Samuel dan menjawab pertanyaan guru
  • Penilaian proses saat murid mewarnai gambar dan mengerjakan aktivitas menebalkan ayat
  • Penilaian partisipasi murid dalam diskusi dan berbagi pengalaman

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan murid menceritakan kembali kisah Samuel dengan bahasa sendiri
  • Penilaian hasil kreasi telinga dan kelengkapan aktivitas di buku siswa
  • Penilaian sikap: murid menunjukkan kesediaan untuk mendengar nasihat dan menjawab panggilan dengan sopan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menceritakan kembali kisah SamuelMurid belum dapat menceritakan kembali kisah Samuel meskipun dengan bantuanMurid dapat menyebutkan 1-2 bagian dari kisah Samuel dengan bantuan guruMurid dapat menceritakan kembali kisah Samuel dengan urutan yang cukup lengkapMurid dapat menceritakan kembali kisah Samuel dengan urutan lengkap dan memaknai pesan bahwa Samuel mendengar dan menaati Tuhan
Menunjukkan sikap mau mendengar nasihatMurid belum menunjukkan kesediaan untuk mendengar nasihat atau menjawab panggilan dengan sopanMurid mulai menunjukkan kesediaan mendengar nasihat tetapi masih perlu diingatkanMurid menunjukkan sikap mau mendengar nasihat dan menjawab panggilan dengan sopan dalam situasi pembelajaranMurid secara konsisten menunjukkan sikap mau mendengar nasihat, menjawab panggilan dengan sopan, dan dapat menjelaskan pentingnya sikap tersebut
Mengerjakan aktivitas pembelajaranMurid belum dapat menyelesaikan aktivitas menebalkan ayat dan mewarnai gambarMurid dapat menyelesaikan sebagian aktivitas dengan bimbingan penuh dari guruMurid dapat menyelesaikan aktivitas menebalkan ayat dan mewarnai gambar dengan sedikit bimbinganMurid dapat menyelesaikan seluruh aktivitas dengan mandiri dan rapi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah cerita Samuel disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah dipahami murid kelas 1?
  • Apakah murid dapat membuat koneksi antara kisah Samuel dengan kehidupan sehari-hari mereka?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid memahami pentingnya mendengar nasihat?
  • Apakah diferensiasi pembelajaran sudah mengakomodasi kebutuhan murid dengan kecepatan belajar berbeda?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar lebih bermakna?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling berkesan dari kisah Samuel hari ini?
  • Mengapa Samuel mau mendengarkan panggilan Tuhan dan nasihat Imam Eli?
  • Bagaimana caramu menggunakan telinga dengan baik di rumah dan di sekolah?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika orang tua memanggilmu mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab: 1 Samuel 3:1-10
  2. Buku Siswa: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Pelajaran 4 Telingaku Mendengar Nasihat
  3. Buku Guru: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I
  4. Komik cerita Samuel atau alat peraga gambar cerita Samuel (lampiran buku guru)
  5. Pola gambar telinga untuk aktivitas kreasi
  6. Alat mewarnai: pensil warna atau krayon
  7. Gunting dan lem untuk aktivitas kreasi
  8. Lagu pujian anak tentang mensyukuri anggota tubuh pemberian Tuhan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.