Modul AjarPertemuan 3Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBersyukur kepada Tuhan melalui Tutur Kata yang Sopan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan rasa syukur atas anugerah mulut dari Tuhan dengan mempraktikkan tutur kata yang sopan di rumah dan di sekolah, seperti memberi salam dan menjawab panggilan orang tua
  2. Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas pemberian mulut melalui doa dan nyanyian pujian

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang tadi pagi sudah mengucapkan salam kepada Papa dan Mama?
  2. Bagaimana perasaan Papa dan Mama ketika kalian menjawab panggilannya dengan sopan?
  3. Apa yang bisa kita ucapkan dengan mulut kita untuk berterima kasih kepada Tuhan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan menyapa murid secara hangat dan mengajak berdoa bersama
  • Guru menyanyikan lagu 'Anak-anak Mari Nyanyi Riang dan Gembiralah' untuk menciptakan suasana gembira
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kepada murid: 'Siapa yang tadi pagi sudah memberi salam kepada Papa dan Mama?' dan meminta beberapa anak menceritakan pengalamannya
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar cara berterima kasih kepada Tuhan dengan menggunakan mulut kita untuk berkata sopan

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan kisah Debora dari Hakim-hakim 4:1-5 dengan menggunakan media gambar sederhana: Debora duduk di bawah pohon, orang-orang datang bertanya, dan Debora menjawab dengan baik
  • Guru mengajak murid mengamati gambar Debora dan bertanya: 'Apa yang dilakukan Debora dengan mulutnya?' (menjawab, memberi nasihat dengan baik)
  • Guru menghubungkan cerita dengan kehidupan murid: 'Mulut kita adalah pemberian Tuhan. Kita bisa menggunakannya untuk hal baik seperti Debora'
  • Guru menunjukkan gambar situasi di buku siswa: anak memberi salam, anak menjawab panggilan mama, anak berkata 'Ayo belajar', 'Ayo berteman'
  • Murid bersama guru mengidentifikasi mana tutur kata yang sopan dan mana yang tidak sopan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kegiatan 'Mari Memberi Tanda Centang pada Gambar Sikap yang Baik' kepada murid
  • Murid mengamati 4 gambar situasi dan memberi tanda centang pada sikap yang menunjukkan tutur kata sopan (memberi salam, menjawab panggilan mama, mengajak belajar, mengajak berteman)
  • Guru berkeliling membimbing murid sambil melakukan asesmen proses melalui observasi
  • Guru mengajak murid mempraktikkan tutur kata sopan melalui role play sederhana: berpasangan, satu anak menjadi orang tua yang memanggil, satunya menjadi anak yang menjawab dengan sopan 'Iya Mama/Papa'
  • Guru meminta beberapa pasangan maju ke depan untuk mendemonstrasikan role play mereka
  • Guru memberikan pujian dan apresiasi kepada semua murid atas usaha mereka

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian ketika berkata sopan kepada orang lain?'
  • Murid diberi kesempatan untuk berbagi perasaan dan pengalaman mereka
  • Guru membacakan ayat Amsal 10:31a: 'Mulut orang benar mengeluarkan hikmat' dan menjelaskan dengan bahasa sederhana bahwa Tuhan senang ketika kita menggunakan mulut untuk hal baik
  • Guru mengajak murid melakukan kegiatan kreatif: mewarnai gambar wajah dan lidah, menggunting, lalu menempel lidah di bagian mulut sambil mengingat ayat Alkitab
  • Guru meminta murid merefleksikan: 'Mulai besok, kata sopan apa yang akan kamu ucapkan di rumah dan di sekolah?'
  • Murid menuliskan atau menyebutkan komitmen mereka (dengan bantuan guru jika perlu)

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta setiap murid menyebutkan satu contoh tutur kata sopan yang akan mereka lakukan
  • Guru memberikan penguatan: 'Tuhan memberikan mulut kepada kita untuk berkata baik dan sopan. Itu adalah cara kita berterima kasih kepada-Nya'
  • Guru mengajak murid berdoa bersama dengan doa sederhana: 'Tuhan Yesus, terima kasih sudah memberikan mulut. Tolong aku selalu berkata sopan. Amin'
  • Guru menyanyikan lagu pujian 'Anak-anak Mari Nyanyi' kembali sebagai penutup yang menggembirakan
  • Guru memberikan tugas untuk dikerjakan di rumah bersama orang tua: mempraktikkan memberi salam dan menjawab panggilan orang tua dengan sopan, lalu meminta orang tua menuliskan catatan di buku penghubung

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan gambar visual lebih banyak. Untuk yang sudah lancar, guru memberikan teks sederhana untuk dibaca sendiri
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat membantu teman yang masih kesulitan saat kegiatan mewarnai dan menggunting. Murid yang membutuhkan lebih banyak waktu diberi pendampingan lebih intensif saat role play
  • Produk: Murid yang sudah mampu dapat membuat kalimat sendiri tentang tutur kata sopan. Murid yang belum mampu cukup menyebutkan atau menunjukkan gambar

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid memberi salam dan menjawab panggilan orang tua di pagi hari
  • Observasi pemahaman awal murid tentang tutur kata sopan melalui respons terhadap pertanyaan pemantik

Proses:

  • Observasi saat murid mengidentifikasi gambar sikap yang baik dan tidak baik
  • Observasi saat murid melakukan role play mempraktikkan tutur kata sopan
  • Catatan anekdotal tentang partisipasi dan respons murid selama kegiatan mewarnai dan menggunting

Akhir:

  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan minimal satu contoh tutur kata sopan yang akan dipraktikkan
  • Penilaian produk hasil kegiatan mewarnai dan menempel gambar mulut
  • Evaluasi kemampuan murid mengucapkan doa syukur atas anugerah mulut
  • Laporan orang tua di buku penghubung tentang praktik tutur kata sopan anak di rumah (follow up)

Formatif:

  • Observasi saat murid memberi tanda centang pada gambar sikap yang baik
  • Observasi saat murid melakukan role play tutur kata sopan
  • Tanya jawab selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian praktik: murid mendemonstrasikan tutur kata sopan (memberi salam, menjawab panggilan)
  • Penilaian produk: hasil kegiatan mewarnai dan menempel gambar mulut dengan ayat Alkitab
  • Penilaian sikap: kemampuan murid merefleksikan komitmen berkata sopan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mempraktikkan tutur kata sopanMurid belum mampu mengucapkan kata sopan seperti salam atau menjawab panggilan, meski dengan bantuanMurid mampu mengucapkan kata sopan dengan bantuan penuh dari guruMurid mampu mengucapkan kata sopan dengan sedikit bantuan guru atau temannyaMurid mampu mengucapkan kata sopan (memberi salam, menjawab panggilan) secara mandiri dan konsisten
Mengidentifikasi sikap bertutur kata sopanMurid belum mampu membedakan tutur kata sopan dan tidak sopanMurid mampu mengidentifikasi 1-2 contoh tutur kata sopan dengan bantuan guruMurid mampu mengidentifikasi 3 contoh tutur kata sopan dengan sedikit bantuanMurid mampu mengidentifikasi semua contoh tutur kata sopan secara mandiri dan menjelaskan alasannya
Mengungkapkan syukur melalui doaMurid belum mau atau belum mampu mengikuti doa syukurMurid mengikuti doa syukur dengan bimbingan penuh guruMurid mengikuti doa syukur dan sesekali mengucapkan sendiri dengan bantuanMurid mampu mengucapkan doa syukur atas anugerah mulut secara mandiri dengan bahasa sendiri
Sikap selama pembelajaranMurid tidak fokus dan tidak berpartisipasi dalam kegiatanMurid sesekali fokus dan berpartisipasi dengan dorongan terus-menerusMurid cukup fokus dan berpartisipasi aktif dengan sedikit doronganMurid sangat fokus, antusias, dan berpartisipasi aktif dalam semua kegiatan tanpa perlu dorongan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah kegiatan role play efektif membantu murid memahami dan mempraktikkan tutur kata sopan?
  • Bagaimana saya dapat memberikan pendampingan lebih baik kepada murid yang masih kesulitan berkata sopan?
  • Apakah penggunaan cerita Debora dan gambar visual membantu murid memahami konsep penggunaan mulut yang baik?
  • Diferensiasi apa yang perlu saya tambahkan untuk pembelajaran berikutnya agar semua murid dapat mencapai tujuan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mulutmu?
  • Bagaimana perasaanmu ketika berkata sopan kepada orang lain?
  • Kata sopan apa yang akan kamu ucapkan besok di rumah dan di sekolah?
  • Bagaimana kamu bisa berterima kasih kepada Tuhan atas mulutmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Hakim-hakim 4:1-5; Amsal 10:31a)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemdikbudristek, 2021) halaman 27-30
  3. Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemdikbudristek, 2021) halaman 41-49
  4. Gambar visual cerita Debora (pohon, Debora, orang-orang yang bertanya)
  5. Lembar kegiatan 'Mari Memberi Tanda Centang pada Gambar Sikap yang Baik'
  6. Pola gambar wajah dan lidah untuk kegiatan mewarnai, menggunting, dan menempel
  7. Pensil warna, gunting, lem
  8. Lagu 'Anak-anak Mari Nyanyi Riang dan Gembiralah'
  9. Buku penghubung untuk komunikasi dengan orang tua

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.