Modul AjarPertemuan 2Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Menggunakan Mulut untuk Memuliakan Tuhan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Menggunakan Mulut untuk Memuliakan Tuhan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Menggunakan Mulut untuk Memuliakan Tuhan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menggunakan Mulut untuk Memuliakan Tuhan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenggunakan Mulut untuk Memuliakan Tuhan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan contoh perbuatan menggunakan mulut sesuai kehendak Tuhan, seperti berdoa, memuji Tuhan, dan berkata sopan, berdasarkan teladan tokoh Debora (Hakim-hakim 4:1-5)
  2. Murid dapat menjelaskan makna Amsal 10:31a bahwa mulut orang benar mengeluarkan hikmat sebagai dasar menggunakan mulut untuk kebaikan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja yang bisa kamu lakukan dengan mulutmu?
  2. Bagaimana cara Debora menggunakan mulutnya untuk menolong orang lain?
  3. Apa arti kata-kata yang baik menurut Amsal 10:31a?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan menanyakan kabar mereka
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang sudah mengucapkan terima kasih hari ini? Kepada siapa?'
  • Guru menyampaikan topik pembelajaran: Menggunakan Mulut untuk Memuliakan Tuhan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang bagaimana menggunakan mulut kita untuk hal-hal baik seperti Debora'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang bisa kamu lakukan dengan mulutmu?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan kisah Debora (Hakim-hakim 4:1-5) menggunakan alat peraga gambar atau komik dari buku siswa
  • Guru menjelaskan bahwa Debora duduk di bawah pohon setiap hari dan memberi nasihat kepada orang-orang Israel yang datang kepadanya
  • Guru menekankan bagaimana Debora menggunakan mulutnya dengan baik untuk menjawab pertanyaan dan memberi nasihat
  • Murid mengamati gambar-gambar kegiatan Debora di buku siswa
  • Guru membacakan Amsal 10:31a: 'Mulut orang benar mengeluarkan hikmat'
  • Guru menjelaskan dengan bahasa sederhana bahwa hikmat berarti kata-kata yang baik dan berguna
  • Murid diminta menyebutkan contoh kata-kata baik yang pernah mereka dengar atau ucapkan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid melakukan aktivitas mewarnai, menggunting, dan menempel gambar Debora di bawah pohon
  • Guru membimbing murid untuk menceritakan kembali kisah Debora dengan kata-kata mereka sendiri sambil menunjuk hasil karyanya
  • Murid mengerjakan aktivitas 'Mari Memberi Tanda Centang pada Gambar Sikap yang Baik' di buku siswa
  • Murid memberi tanda centang pada gambar yang menunjukkan penggunaan mulut yang baik: memberi salam, menjawab panggilan orang tua, berkata sopan
  • Murid melakukan aktivitas 'Mari Mengingat Ayat Alkitab' dengan mewarnai gambar wajah dan lidah, lalu menempelkan lidah di bagian mulut
  • Guru membimbing murid membaca ayat Amsal 10:31a bersama-sama
  • Murid berlatih mengucapkan kata-kata sopan dalam role play sederhana: 'Selamat pagi', 'Terima kasih', 'Tolong', 'Maaf'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi
  • Guru bertanya: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mulutmu?'
  • Murid diberi kesempatan menceritakan pengalaman mereka menggunakan mulut untuk hal baik
  • Guru memandu murid merefleksi: 'Bagaimana perasaanmu ketika mengucapkan kata-kata baik kepada temanmu?'
  • Murid diminta menyebutkan satu hal yang akan mereka lakukan di rumah untuk menggunakan mulut dengan baik
  • Guru memberikan penguatan positif atas refleksi setiap murid
  • Murid menuliskan atau menggambar komitmen mereka di kertas kecil sebagai pengingat

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan contoh menggunakan mulut sesuai kehendak Tuhan
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu rohani tentang memuji Tuhan
  • Guru memberikan tugas untuk dikerjakan bersama orang tua: bernyanyi lagu Sekolah Minggu bersama ayah dan ibu di rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama, meminta murid mengucapkan syukur atas mulut yang Tuhan berikan
  • Guru memberikan salam penutup dan mengingatkan murid untuk selalu berkata sopan

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan cerita tambahan tentang tokoh Alkitab lain yang menggunakan mulut dengan baik. Untuk murid yang lambat, guru menyederhanakan cerita Debora dengan fokus pada satu pesan utama: Debora menolong orang dengan kata-katanya
  • Proses: Murid yang cepat dapat menceritakan kembali kisah Debora secara mandiri dan membuat gambar sendiri. Murid yang lambat mendapat bimbingan intensif dari guru saat aktivitas mewarnai dan menempel, serta diperbolehkan bekerja berpasangan dengan teman
  • Produk: Murid yang cepat membuat komik sederhana tentang pengalaman mereka berkata sopan. Murid yang lambat cukup menyelesaikan aktivitas di buku siswa dengan bantuan guru

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid mengucapkan terima kasih atau kata-kata baik hari ini
  • Observasi awal tentang kemampuan murid berkomunikasi dengan sopan saat menjawab pertanyaan guru

Proses:

  • Observasi saat murid menceritakan kembali kisah Debora
  • Checklist kemampuan murid mengidentifikasi sikap baik dalam menggunakan mulut
  • Observasi saat murid berlatih role play kata-kata sopan
  • Pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman ayat Amsal 10:31a

Akhir:

  • Tes lisan: murid menyebutkan minimal 3 contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan (berdoa, memuji Tuhan, berkata sopan, memberi nasihat)
  • Penilaian hasil karya: aktivitas mewarnai dan menempel
  • Penilaian refleksi: kemampuan murid menyebutkan komitmen menggunakan mulut dengan baik
  • Observasi sikap: sopan santun dalam berkomunikasi selama pembelajaran

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mendengarkan cerita Debora
  • Observasi kemampuan murid memberi tanda centang pada gambar sikap yang baik
  • Penilaian proses saat murid berlatih role play mengucapkan kata-kata sopan
  • Pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman tentang makna Amsal 10:31a

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan murid menyebutkan minimal 3 contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan
  • Penilaian hasil karya aktivitas mewarnai dan menempel
  • Penilaian sikap murid dalam berkomunikasi selama pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan contoh penggunaan mulut sesuai kehendak TuhanMurid belum mampu menyebutkan contoh atau menyebutkan contoh yang tidak sesuaiMurid mampu menyebutkan 1 contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan dengan bantuan guruMurid mampu menyebutkan 2-3 contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan secara mandiriMurid mampu menyebutkan lebih dari 3 contoh penggunaan mulut sesuai kehendak Tuhan secara mandiri dan menjelaskan manfaatnya
Menjelaskan makna Amsal 10:31aMurid belum mampu menjelaskan makna ayat atau penjelasan tidak sesuaiMurid mampu menyebutkan ayat tetapi belum bisa menjelaskan maknanyaMurid mampu menjelaskan makna ayat dengan bahasa sederhana bahwa mulut digunakan untuk kata-kata baikMurid mampu menjelaskan makna ayat dan memberikan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari
Menceritakan kembali kisah DeboraMurid belum mampu menceritakan kembali kisah DeboraMurid mampu menceritakan 1 bagian dari kisah Debora dengan bantuan guruMurid mampu menceritakan inti kisah Debora (Debora memberi nasihat kepada orang Israel) secara mandiriMurid mampu menceritakan kisah Debora secara runtut dan menjelaskan bagaimana Debora menggunakan mulutnya dengan baik
Sikap sopan dalam berkomunikasiMurid belum menunjukkan sikap sopan saat berkomunikasiMurid kadang menunjukkan sikap sopan saat berkomunikasi dengan pengingat guruMurid konsisten menunjukkan sikap sopan saat berkomunikasi (mengucap salam, terima kasih, tolong, maaf)Murid konsisten menunjukkan sikap sopan saat berkomunikasi dan menjadi teladan bagi teman-temannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami kisah Debora dan mengaitkannya dengan penggunaan mulut yang baik?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid kelas 1 memahami konsep abstrak seperti hikmat?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi untuk murid yang memiliki kemampuan beragam?
  • Apakah aktivitas hands-on (mewarnai, menggunting, menempel) membantu murid memahami konsep dengan lebih baik?
  • Bagaimana saya dapat melibatkan orang tua lebih aktif dalam mendukung pembelajaran di rumah?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mulutmu?
  • Bagaimana perasaanmu ketika belajar tentang Debora?
  • Aktivitas mana yang paling kamu sukai hari ini? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan di rumah untuk menggunakan mulutmu dengan baik?
  • Apakah ada yang sulit kamu pahami hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Hakim-hakim 4:1-5 dan Amsal 10:31a)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (halaman 26-34)
  3. Buku Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1
  4. Alat peraga: gambar cerita Debora (komik atau ilustrasi)
  5. Bahan aktivitas: pensil warna, gunting, lem, kertas
  6. Lembar kerja yang diperbanyak guru untuk aktivitas mewarnai dan menempel
  7. Lagu rohani Sekolah Minggu tentang memuji Tuhan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.