MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Mulut Adalah Anugerah Tuhan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Mulut Adalah Anugerah Tuhan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan bahwa mulut adalah anugerah Tuhan yang diberikan kepada manusia sebagai ciptaan-Nya yang istimewa
- Murid dapat menyebutkan minimal tiga kegunaan mulut yang diberikan Tuhan, seperti berbicara, makan, minum, dan memuji Tuhan
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Anak-anak, siapa yang tahu apa saja yang bisa kita lakukan dengan mulut kita?
- Bagaimana perasaan kalian kalau tidak bisa bicara atau makan?
- Siapa yang memberikan mulut kepada kita?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru menyanyikan lagu Sekolah Minggu atau lagu rohani sederhana tentang tubuh ciptaan Tuhan
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Apa saja bagian tubuh yang kalian ketahui?' dan mencatat respons awal
- Guru menyampaikan topik pembelajaran hari ini: 'Mulut Adalah Anugerah Tuhan'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang mulut kita yang diberikan Tuhan dan apa saja kegunaannya'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid menyentuh mulut mereka sendiri dan merasakan keberadaannya
- Guru menjelaskan bahwa mulut adalah pemberian Tuhan yang istimewa untuk semua orang
- Guru menanyakan kepada murid: 'Apa saja yang bisa kita lakukan dengan mulut?' dan mencatat jawaban di papan tulis
- Guru menunjukkan gambar atau ilustrasi sederhana tentang berbagai kegunaan mulut: berbicara, makan, minum, tersenyum, bernyanyi, dan memuji Tuhan
- Guru membacakan kisah Debora dari Hakim-hakim 4:1-5 dengan bahasa sederhana, menekankan bagaimana Debora menggunakan mulutnya untuk memberi nasihat yang baik
- Guru membacakan Amsal 10:31a: 'Mulut orang benar mengeluarkan hikmat' dan menjelaskan artinya dengan sederhana
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan lembar kerja dengan gambar berbagai kegiatan menggunakan mulut
- Murid menarik garis menghubungkan gambar mulut dengan kegunaannya (berbicara, makan, bernyanyi, berdoa)
- Guru mengajak murid mempraktikkan menggunakan mulut dengan baik: berkata 'Selamat pagi', 'Terima kasih', 'Tolong', dan 'Maaf'
- Murid berlatih memuji Tuhan dengan mengucapkan: 'Terima kasih Tuhan untuk mulutku'
- Guru mengajak murid bermain peran sederhana: satu anak menyapa dengan sopan, yang lain menjawab dengan ramah
- Murid mewarnai gambar wajah dengan mulut yang tersenyum di buku siswa
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan setelah belajar tentang mulut hari ini?'
- Guru menanyakan: 'Bagaimana cara kita mengucap syukur kepada Tuhan untuk mulut kita?'
- Murid diminta menyebutkan satu hal yang akan mereka lakukan dengan mulut mereka untuk menyenangkan Tuhan dan orang lain
- Guru membimbing murid menyimpulkan pembelajaran: 'Mulut adalah anugerah Tuhan, kita harus menggunakannya dengan baik untuk berbicara sopan dan memuji Tuhan'
- Guru memberikan penguatan positif kepada semua murid
Penutup:- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan kegunaan mulut
- Guru mengajak murid menyanyikan lagu syukur atau lagu Sekolah Minggu tentang tubuh ciptaan Tuhan
- Guru menyampaikan kegiatan tindak lanjut: murid diminta berlatih berkata sopan di rumah dan bernyanyi bersama orang tua
- Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama: 'Tuhan Yesus, terima kasih sudah memberikan mulut. Amin'
- Guru mengucapkan salam penutup
Diferensiasi:- Konten: Untuk murid yang cepat memahami, guru memberikan bacaan komik tentang Debora dari buku siswa. Untuk murid yang lambat, guru menggunakan gambar visual lebih banyak dan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari
- Proses: Murid yang cepat dapat membantu teman yang kesulitan dalam menarik garis di lembar kerja. Murid yang lambat diberikan bimbingan individual saat kegiatan mewarnai dan praktik berbicara sopan
- Produk: Murid yang cepat membuat karya tambahan dengan menggunting dan menempel gambar lidah pada wajah (aktivitas dari buku siswa). Murid yang lambat fokus menyelesaikan lembar kerja menarik garis dan mewarnai
ASESMENAwal:- Guru menanyakan pengetahuan awal murid tentang bagian tubuh, khususnya mulut, dengan pertanyaan: 'Apa saja bagian tubuh yang kalian tahu?' dan 'Untuk apa mulut kita?'
- Guru mencatat pemahaman awal murid untuk mengetahui titik awal pembelajaran
Proses:- Guru mengamati partisipasi murid saat kegiatan menyentuh mulut dan menjawab pertanyaan
- Guru menilai kemampuan murid menarik garis menghubungkan gambar dengan kegunaan mulut
- Guru mengobservasi praktik murid saat berkata sopan dan memuji Tuhan
- Guru memberikan umpan balik langsung dan pujian selama proses pembelajaran
Akhir:- Guru meminta 3-5 murid menyebutkan kegunaan mulut untuk mengecek pemahaman konsep
- Guru menilai kemampuan murid menjelaskan bahwa mulut adalah pemberian Tuhan
- Guru mengamati sikap syukur murid melalui ucapan terima kasih kepada Tuhan dalam doa penutup
Formatif:- Observasi partisipasi murid saat menyentuh mulut dan menjawab pertanyaan tentang kegunaan mulut
- Penilaian kinerja saat murid mempraktikkan berkata sopan dan memuji Tuhan
- Hasil lembar kerja menarik garis dan mewarnai
Sumatif:- Penilaian lisan: murid diminta menyebutkan minimal 3 kegunaan mulut
- Penilaian sikap: murid dapat menunjukkan rasa syukur dengan berkata sopan
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menjelaskan mulut sebagai anugerah Tuhan | Belum dapat menjelaskan bahwa mulut adalah pemberian Tuhan | Dapat menyebutkan mulut adalah bagian tubuh dengan bantuan guru | Dapat menjelaskan bahwa mulut diberikan Tuhan dengan bimbingan | Dapat menjelaskan dengan jelas bahwa mulut adalah anugerah Tuhan yang istimewa secara mandiri | | Menyebutkan kegunaan mulut | Belum dapat menyebutkan kegunaan mulut | Dapat menyebutkan 1 kegunaan mulut | Dapat menyebutkan 2-3 kegunaan mulut | Dapat menyebutkan lebih dari 3 kegunaan mulut dengan contoh konkret | | Mempraktikkan berkata sopan | Belum dapat berkata sopan meskipun dibimbing | Dapat berkata sopan dengan bantuan penuh guru | Dapat berkata sopan dengan sedikit bimbingan guru | Dapat berkata sopan secara mandiri dan konsisten | | Menunjukkan rasa syukur | Belum menunjukkan rasa syukur atas mulut | Mulai menunjukkan rasa syukur dengan bimbingan penuh | Menunjukkan rasa syukur dengan ucapan sederhana | Menunjukkan rasa syukur dengan antusias melalui ucapan dan sikap |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah semua murid dapat memahami konsep mulut sebagai anugerah Tuhan?
- Metode dan media apa yang paling efektif dalam pembelajaran ini?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi untuk murid dengan kebutuhan beragam?
- Apakah alokasi waktu sudah sesuai untuk setiap tahap pembelajaran?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang mulutmu?
- Bagaimana perasaanmu setelah tahu bahwa mulut adalah pemberian Tuhan?
- Apa yang akan kamu lakukan dengan mulutmu untuk menyenangkan Tuhan dan orang lain?
SUMBER BELAJAR- Alkitab (Hakim-hakim 4:1-5; Amsal 10:31a)
- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1
- Gambar ilustrasi kegunaan mulut (berbicara, makan, minum, bernyanyi, tersenyum)
- Lembar kerja menarik garis dan mewarnai
- Lagu Sekolah Minggu tentang tubuh ciptaan Tuhan
- Pola gambar wajah dan lidah untuk aktivitas menggunting dan menempel
- Pensil warna, gunting, lem
|