Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Fungsi dan Kegunaan Mata sebagai Anugerah Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal Fungsi dan Kegunaan Mata sebagai Anugerah Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Fungsi dan Kegunaan Mata sebagai Anugerah Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Fungsi dan Kegunaan Mata sebagai Anugerah Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Fungsi dan Kegunaan Mata sebagai Anugerah Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan fungsi mata sebagai pemberian Allah untuk melihat ciptaan-Nya
  2. Murid mampu menyebutkan contoh kegiatan yang dapat dilakukan dengan mata (melihat warna, membaca, melihat alam)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang bisa kamu lihat dengan matamu sekarang?
  2. Bagaimana kalau matamu tidak bisa melihat? Apa yang tidak bisa kamu lakukan?
  3. Siapa yang memberikan mata kepadamu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama dipimpin oleh salah satu murid
  • Guru menyapa murid dengan penuh kegembiraan dan menanyakan kabar mereka
  • Guru mengajak murid bernyanyi lagu rohani sederhana tentang tubuh ciptaan Tuhan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tahu apa guna mata kita?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang mata pemberian Tuhan dan apa saja yang bisa kita lakukan dengan mata kita'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid menutup mata selama 10 detik, lalu membuka kembali dan bertanya: 'Bagaimana rasanya tidak bisa melihat?'
  • Guru menunjukkan gambar mata atau menggunakan cermin kecil agar murid melihat matanya sendiri
  • Guru menjelaskan bahwa Allah menciptakan mata agar kita bisa melihat semua ciptaan-Nya yang indah
  • Murid diminta menyebutkan benda-benda di kelas yang bisa mereka lihat dengan mata
  • Guru membacakan atau menceritakan kisah Bartimeus (Markus 10:46-52) dengan sederhana: orang buta yang disembuhkan Yesus sehingga bisa melihat
  • Murid diajak berdiskusi sederhana: 'Mengapa Bartimeus senang sekali bisa melihat?'

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan buku siswa dan mengajak murid melihat berbagai gambar warna di halaman buku
  • Murid melakukan aktivitas mencocokkan warna dengan menarik garis menghubungkan warna yang sama
  • Guru mengajak murid berjalan-jalan di sekitar kelas atau ke luar kelas (jika memungkinkan) untuk melihat alam ciptaan Tuhan: pohon, langit, bunga, dll
  • Murid diminta menyebutkan minimal 3 contoh kegiatan yang bisa dilakukan dengan mata: membaca, melihat meja, melihat pohon, melihat warna
  • Murid menggambar mata mereka sendiri di buku atau kertas yang disediakan
  • Guru membacakan ayat Lukas 11:34a: 'Matamu adalah pelita tubuhmu' dan menjelaskan bahwa mata harus digunakan untuk hal-hal baik

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang matamu?'
  • Murid diminta menyebutkan satu hal yang paling mereka syukuri dari memiliki mata
  • Guru membimbing murid untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas mata yang sehat
  • Murid diajak membuat komitmen sederhana: 'Aku akan menggunakan mataku untuk hal-hal baik, seperti membaca buku dan melihat keindahan ciptaan Tuhan'
  • Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan pemahaman murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan fungsi mata dan contoh kegiatannya
  • Guru menyimpulkan pembelajaran: 'Mata adalah anugerah Allah yang sangat berharga. Kita harus bersyukur dan menggunakannya untuk hal-hal baik'
  • Murid membuat pembatas buku Alkitab sederhana dengan tulisan 'Matamu adalah pelita tubuhmu (Lukas 11:34a)' sebagai pengingat
  • Guru memberikan tugas untuk dikerjakan bersama orang tua: mengucapkan doa syukur atas mata sebelum tidur
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dipimpin oleh murid lain

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang kesulitan membaca, guru menyediakan gambar visual lebih banyak. Untuk murid yang sudah lancar, tambahkan ayat Alkitab sederhana lain tentang penglihatan
  • Proses: Murid yang cepat menangkap dapat membantu teman yang lambat dalam aktivitas mencocokkan warna. Murid yang masih kesulitan diberikan waktu lebih dan bimbingan individual
  • Produk: Murid dapat memilih: menggambar mata dengan krayon, menempel kertas warna untuk mata, atau menuliskan kata 'mata' dengan huruf besar. Semua produk menunjukkan pemahaman yang sama

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya: 'Siapa yang tahu apa guna mata kita?' untuk mengukur pengetahuan awal
  • Observasi respons murid ketika diminta menyebutkan benda yang bisa dilihat di kelas

Proses:

  • Observasi saat murid menutup mata dan berbagi perasaan tentang tidak bisa melihat
  • Penilaian aktivitas mencocokkan warna: ketepatan dan kemandirian
  • Observasi kemampuan murid menyebutkan contoh kegiatan menggunakan mata
  • Pertanyaan pemantik selama pembelajaran untuk mengecek pemahaman
  • Penilaian sejawat sederhana: murid saling mendengarkan jawaban teman

Akhir:

  • Guru meminta 3-5 murid menyebutkan fungsi mata dan minimal 2 contoh kegunaannya
  • Penilaian produk: gambar mata dan pembatas buku Alkitab
  • Penilaian sikap: pengamatan ungkapan syukur murid terhadap anugerah mata
  • Refleksi lisan: 'Apa yang paling kamu ingat dari pelajaran hari ini?'

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi tentang fungsi mata
  • Penilaian proses saat murid melakukan aktivitas mencocokkan warna
  • Pertanyaan lisan: 'Sebutkan 3 hal yang bisa kamu lakukan dengan matamu'
  • Mengamati kemampuan murid mengaitkan cerita Bartimeus dengan rasa syukur atas mata

Sumatif:

  • Penilaian hasil gambar mata dan pembatas buku Alkitab
  • Penilaian lisan individu: murid menjelaskan fungsi mata dan menyebutkan minimal 2 contoh kegunaannya
  • Rubrik penilaian sikap syukur terhadap anugerah mata dari Allah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman fungsi mata sebagai anugerah AllahBelum dapat menjelaskan fungsi mata sebagai pemberian AllahDapat menyebutkan bahwa mata pemberian Allah tetapi belum menjelaskan fungsinya dengan tepatDapat menjelaskan fungsi mata sebagai pemberian Allah untuk melihat dengan satu contohDapat menjelaskan fungsi mata sebagai pemberian Allah untuk melihat ciptaan-Nya dengan 2-3 contoh konkret
Kemampuan menyebutkan contoh kegiatan menggunakan mataBelum dapat menyebutkan contoh kegiatan yang dilakukan dengan mataDapat menyebutkan 1 contoh kegiatan dengan bimbingan guruDapat menyebutkan 2 contoh kegiatan (misalnya: melihat warna dan membaca) secara mandiriDapat menyebutkan 3 atau lebih contoh kegiatan (melihat warna, membaca, melihat alam) secara mandiri dan jelas
Sikap syukur atas anugerah mataBelum menunjukkan kesadaran untuk bersyukur atas mata yang dimilikiMulai menunjukkan kesadaran bersyukur dengan bimbingan guruMengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas mata yang dimilikiMengungkapkan rasa syukur dan berkomitmen menggunakan mata untuk hal-hal baik sesuai kehendak Tuhan
Kreativitas dalam membuat karya (gambar mata/pembatas buku)Belum dapat menyelesaikan karya dengan bimbinganDapat menyelesaikan karya dengan banyak bantuan guruDapat menyelesaikan karya dengan sedikit bantuan dan menunjukkan usahaDapat menyelesaikan karya secara mandiri dengan kreativitas dan kerapian

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami fungsi mata sebagai anugerah Allah?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk fase A (kelas 1)?
  • Apakah aktivitas yang saya rancang sudah berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi murid?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih dalam memahami materi?
  • Bagaimana cara meningkatkan keterlibatan murid yang masih pasif?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang matamu?
  • Apa yang paling kamu sukai dari pelajaran hari ini?
  • Hal apa yang masih sulit kamu pahami?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar bahwa mata adalah pemberian Tuhan?
  • Apa yang akan kamu lakukan dengan matamu untuk menyenangkan Tuhan?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab (Markus 10:46-52; Lukas 11:34a)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Pelajaran 2: Bersyukur Untuk Mataku)
  3. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas 1
  4. Cermin kecil untuk setiap murid atau satu cermin besar
  5. Gambar mata atau poster anatomi mata sederhana
  6. Kertas gambar dan krayon/pensil warna
  7. Karton atau kertas tebal untuk membuat pembatas buku Alkitab
  8. Gambar-gambar berwarna atau benda nyata di sekitar kelas
  9. Lagu rohani tentang tubuh ciptaan Tuhan (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.