Modul AjarPertemuan 4Bab 12Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Asesmen Sumatif: Merawat Tumbuhan di Lingkungan Rumah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Asesmen Sumatif: Merawat Tumbuhan di Lingkungan Rumah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Asesmen Sumatif: Merawat Tumbuhan di Lingkungan Rumah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 12 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif: Merawat Tumbuhan di Lingkungan Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAsesmen Sumatif: Merawat Tumbuhan di Lingkungan Rumah
Alokasi Waktu1x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan perbuatan merawat tumbuhan di lingkungan rumah (menyiram atau menanam) dan menceritakan pengalamannya sebagai wujud tanggung jawab terhadap alam ciptaan Tuhan.
  2. Murid dapat menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap tumbuhan ciptaan Tuhan melalui tindakan nyata menyiram atau menanam tumbuhan.
  3. Murid dapat menceritakan pengalaman merawat tumbuhan di rumah dengan kalimat sederhana secara lisan maupun melalui gambar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kamu sudah menyiram atau menanam tumbuhan di rumahmu? Bagaimana rasanya?
  2. Mengapa kita perlu merawat tumbuhan yang Tuhan ciptakan?
  3. Apa yang terjadi pada tumbuhan jika kita tidak merawatnya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan doa singkat, mengajak murid bersyukur kepada Tuhan atas tumbuhan yang telah diciptakan-Nya. (2 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang sudah menyiram tumbuhan di rumah minggu ini? Angkat tangannya!' — untuk melihat keterlibatan awal murid. (2 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pertemuan: 'Hari ini kita akan bercerita dan menunjukkan pengalaman merawat tumbuhan di rumah sebagai bukti kita sayang pada ciptaan Tuhan.' (1 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang menciptakan tumbuhan? Mengapa tumbuhan perlu dirawat?' Murid menjawab secara lisan. (3 menit)
  • Guru menampilkan gambar sederhana anak menyiram tanaman dan anak menanam benih, lalu bertanya: 'Kegiatan apa yang terlihat di gambar? Apakah kalian pernah melakukan ini?' (3 menit)
  • Guru menegaskan secara singkat bahwa merawat tumbuhan adalah bentuk tanggung jawab kita sebagai manusia yang dipercaya Tuhan menjaga alam ciptaan-Nya (Kejadian 1:11). (2 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja asesmen sumatif. Lembar berisi: (a) kolom cerita pengalaman — murid menggambar dan/atau menulis 1–2 kalimat tentang kegiatan merawat tumbuhan yang sudah mereka lakukan di rumah (menyiram atau menanam); (b) kolom 'Aku bersyukur karena...' — murid menuliskan atau menggambar wujud syukur mereka. (8 menit)
  • Murid yang sudah selesai dipersilakan maju ke depan satu per satu atau berpasangan untuk menceritakan pengalamannya secara lisan dalam 2–3 kalimat kepada guru dan teman sekelas. Guru mencatat perkembangan masing-masing murid pada lembar observasi. (7 menit)
  • Bagi murid yang belum melakukan kegiatan merawat tumbuhan di rumah, guru memberi kesempatan untuk menyiram tanaman pot yang disiapkan di kelas sebagai praktik langsung, sekaligus menjadi bukti tindakan nyata mereka. (5 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar. Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Bagaimana perasaanmu setelah merawat tumbuhan? Apa yang ingin kamu lakukan lagi untuk tumbuhan di rumahmu?' Murid menjawab secara bergantian. (3 menit)
  • Murid mewarnai gambar bunga pada lembar kerja sebagai tanda bahwa mereka berkomitmen akan terus merawat tumbuhan di rumah. (2 menit)

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas keberanian bercerita dan tindakan merawat tumbuhan yang sudah mereka lakukan. (1 menit)
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Dengan merawat tumbuhan, kita menunjukkan bahwa kita mengasihi Tuhan dan bertanggung jawab atas alam ciptaan-Nya. Teruslah merawat tumbuhan di rumah!' (1 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama, dilanjutkan salam. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum bisa menulis dapat mengekspresikan pengalamannya melalui gambar sederhana pada lembar kerja, sementara murid yang sudah lancar menulis didorong menulis kalimat lengkap tentang pengalamannya.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bercerita berpasangan dengan teman sebelum maju ke depan kelas, sehingga rasa percaya dirinya terbentuk lebih dulu. Murid yang lebih cepat dapat diminta memberikan saran cara merawat tumbuhan kepada temannya.
  • Produk: Hasil asesmen dapat berupa gambar dengan keterangan lisan (bagi murid yang belum lancar menulis) atau tulisan 1–2 kalimat beserta gambar (bagi murid yang sudah lancar menulis dan bercerita).

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya: 'Siapa yang sudah menyiram atau menanam tumbuhan di rumah minggu ini?' — untuk mengidentifikasi murid yang sudah dan belum melakukan kegiatan merawat tumbuhan sebagai titik awal pembelajaran.
  • Guru bertanya singkat: 'Masih ingat, kenapa kita perlu merawat tumbuhan?' — untuk mengecek ingatan murid terhadap materi sebelumnya.

Proses:

  • Guru mengamati dan mencatat pada lembar observasi: apakah murid dapat menggambar atau menuliskan pengalaman merawat tumbuhan dengan relevan.
  • Guru mendengarkan cerita lisan murid dan memberi umpan balik langsung, misalnya: 'Bagus! Bisa ceritakan lebih lanjut, tumbuhan apa yang kamu siram?'
  • Guru memperhatikan sikap murid selama refleksi: apakah mereka menunjukkan kesadaran bahwa merawat tumbuhan adalah tanggung jawab sebagai ciptaan Tuhan.

Akhir:

  • Guru menilai lembar kerja sumatif setiap murid menggunakan rubrik yang mencakup aspek: praktik merawat tumbuhan, kemampuan bercerita pengalaman, dan sikap syukur/tanggung jawab.
  • Guru mencatat nilai unjuk kerja lisan berdasarkan kelancaran dan kelengkapan cerita murid.
  • Guru merekap hasil penilaian untuk menentukan ketercapaian tujuan pembelajaran [1.12.4.1] bagi setiap murid.

Formatif:

  • Observasi keaktifan murid dalam menjawab pertanyaan pemantik di awal pembelajaran.
  • Pengamatan proses murid saat mengerjakan lembar kerja dan menceritakan pengalamannya secara lisan.
  • Catatan anekdot guru terhadap sikap tanggung jawab dan keterlibatan murid selama kegiatan inti.

Sumatif:

  • Penilaian lembar kerja asesmen sumatif: gambar/tulisan pengalaman merawat tumbuhan (menyiram atau menanam) dan ungkapan syukur.
  • Penilaian unjuk kerja lisan: murid menceritakan pengalaman merawat tumbuhan di rumah dalam 2–3 kalimat.
  • Penilaian praktik langsung (bagi murid yang belum melakukan di rumah): menyiram tanaman pot di kelas dengan benar.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Praktik Merawat Tumbuhan (Menyiram atau Menanam)Murid belum melakukan kegiatan menyiram atau menanam tumbuhan, dan tidak dapat menunjukkan bukti apapun.Murid pernah melakukan kegiatan menyiram atau menanam tumbuhan namun hanya sekali dan tidak dapat menceritakannya dengan jelas.Murid sudah melakukan kegiatan menyiram atau menanam tumbuhan lebih dari sekali dan dapat menunjukkan bukti (gambar/cerita) dengan cukup jelas.Murid secara rutin melakukan kegiatan menyiram atau menanam tumbuhan di rumah dan dapat menjelaskan langkah-langkahnya dengan jelas disertai alasan mengapa hal itu penting.
Kemampuan Bercerita Pengalaman Merawat TumbuhanMurid tidak dapat menceritakan pengalamannya, baik secara lisan maupun melalui gambar.Murid dapat menceritakan pengalamannya dalam 1 kalimat singkat atau hanya melalui gambar tanpa penjelasan.Murid dapat menceritakan pengalamannya dalam 2–3 kalimat yang cukup runtut, baik secara lisan maupun tertulis/gambar.Murid dapat menceritakan pengalamannya secara runtut dan lengkap (apa yang dilakukan, kapan, bagaimana caranya) dengan percaya diri di depan kelas.
Sikap Tanggung Jawab dan Syukur terhadap Alam Ciptaan TuhanMurid belum menunjukkan kesadaran bahwa merawat tumbuhan adalah tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Tuhan.Murid mulai memahami bahwa merawat tumbuhan itu penting, namun belum dapat menghubungkannya dengan rasa syukur kepada Tuhan.Murid dapat menjelaskan bahwa merawat tumbuhan adalah wujud syukur dan tanggung jawab kepada Tuhan dengan bimbingan guru.Murid secara mandiri menyatakan bahwa merawat tumbuhan adalah tanggung jawabnya sebagai manusia yang mengasihi Tuhan, dan mengungkapkan komitmen untuk terus melakukannya.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk menceritakan pengalaman merawat tumbuhan mereka?
  • Apakah murid yang belum melakukan kegiatan di rumah terfasilitasi dengan baik melalui praktik langsung di kelas?
  • Apakah alokasi waktu 35 menit cukup untuk mencakup semua tahap asesmen sumatif? Apa yang perlu disesuaikan ke depannya?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya gunakan berhasil menjangkau murid dengan kemampuan yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Apakah kamu sudah menyiram atau menanam tumbuhan di rumahmu? Bagaimana perasaanmu saat melakukannya?
  • Apa yang kamu pelajari tentang tumbuhan ciptaan Tuhan hari ini?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk terus merawat tumbuhan di rumahmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I — Veronika Hematang (Kemendikbudristek, 2021, ISBN: 978-602-244-463-3), Pelajaran 12 hal. 157–168.
  2. Buku Teks Murid Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Pelajaran 12 hal. 175–189.
  3. Alkitab: Kejadian 1:11-13 (bahan dasar teks).
  4. Lembar kerja asesmen sumatif yang disiapkan guru (berisi kolom gambar/cerita pengalaman merawat tumbuhan dan kolom ungkapan syukur).
  5. Lembar observasi guru untuk mencatat perkembangan setiap murid.
  6. Gambar ilustrasi kegiatan menyiram dan menanam tumbuhan (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor).
  7. Tanaman pot dan air dalam gelas/gayung kecil (untuk murid yang melakukan praktik langsung di kelas).
  8. Alat mewarnai (krayon atau pensil warna) untuk kegiatan mewarnai gambar bunga pada lembar kerja.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.