Modul AjarPertemuan 1Bab 11Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Matahari, Bulan, dan Bintang sebagai Ciptaan Allah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Matahari, Bulan, dan Bintang sebagai Ciptaan Allah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1: Matahari, Bulan, dan Bintang sebagai Ciptaan Allah

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 11 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Matahari, Bulan, dan Bintang sebagai Ciptaan Allah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMatahari, Bulan, dan Bintang sebagai Ciptaan Allah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menggambar dan mengamati gambar, murid dapat menyebutkan matahari, bulan, dan bintang sebagai ciptaan Allah dengan benar.
  2. Melalui kegiatan tanya jawab dan cerita penciptaan (Kejadian 1:14-18), murid dapat menyebutkan minimal tiga kegunaan matahari, bulan, dan bintang bagi manusia dan alam.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Ketika kamu bangun pagi dan melihat ke langit, apa yang kamu lihat? Siapa yang menciptakannya?
  2. Apa yang terjadi kalau tidak ada matahari di siang hari? Apa yang terjadi kalau tidak ada bulan dan bintang di malam hari?
  3. Mengapa kita perlu berterima kasih kepada Allah atas matahari, bulan, dan bintang?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdoa pembuka bersama-sama dengan khidmat.
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan memeriksa kehadiran.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menunjukkan gambar langit siang dan langit malam, lalu bertanya singkat: 'Siapa yang tahu benda apa saja yang ada di langit? Siapa yang menciptakannya?' Guru mencatat respons murid sebagai peta pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu untuk membangun rasa ingin tahu murid.
  • Guru menjelaskan secara singkat kegiatan yang akan dilakukan hari ini: mengamati gambar, mendengar cerita dari Alkitab, dan menggambar.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau membagikan gambar matahari, bulan, dan bintang yang menarik dan berwarna.
  • Guru mengajak murid mengamati gambar dengan saksama selama 2–3 menit. Guru membimbing dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian lihat? Kapan benda ini muncul?'
  • Guru membacakan cerita penciptaan dari Kejadian 1:14-18 dengan intonasi yang hidup dan ekspresif, sambil menunjuk gambar langit pada setiap bagian cerita.
  • Guru melakukan tanya jawab tentang isi cerita: 'Allah menciptakan apa saja di langit? Untuk apa Allah menciptakan matahari? Untuk apa bulan dan bintang?'
  • Guru menuliskan jawaban murid di papan tulis dalam bentuk daftar sederhana: kegunaan matahari, bulan, dan bintang.
  • Guru menegaskan konsep utama: matahari, bulan, dan bintang adalah ciptaan Allah, bukan benda biasa, dan Allah menciptakannya karena kasih-Nya kepada manusia.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagikan lembar kerja berisi gambar langit kosong (satu lembar langit siang, satu lembar langit malam).
  • Murid diminta menggambar matahari pada gambar langit siang, dan menggambar bulan serta bintang pada gambar langit malam sesuai kreativitas masing-masing.
  • Setelah menggambar, guru meminta beberapa murid secara bergantian menyebutkan: 'Gambar apa yang kamu buat? Apa gunanya bagi kita?'
  • Guru memandu murid untuk menyebutkan minimal tiga kegunaan dari benda-benda langit tersebut berdasarkan gambar dan cerita yang telah didengar (contoh: matahari menerangi bumi di siang hari, membantu tanaman tumbuh, membuat udara hangat; bulan menerangi malam hari; bintang memperindah langit malam dan membantu manusia menentukan arah).
  • Untuk murid yang lebih cepat selesai, guru memberikan tantangan tambahan: menuliskan atau mendiktekan satu kalimat tentang rasa syukur atas salah satu ciptaan Allah tersebut.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar atau tenang di tempat duduk masing-masing.
  • Guru membacakan ulang dengan pelan kalimat dari Kejadian 1:14a: 'Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam.'
  • Guru mengajak murid merenungkan: 'Apa yang kamu rasakan saat tahu bahwa Allah yang menciptakan matahari, bulan, dan bintang khusus untuk kita?'
  • Guru memandu murid mengungkapkan rasa syukur secara lisan dengan kalimat sederhana, misalnya: 'Terima kasih Tuhan, Engkau menciptakan matahari/bulan/bintang supaya...'
  • Guru memperlihatkan contoh doa ucapan syukur dari buku siswa dan mengajak murid membacanya bersama-sama.
  • Guru memperkuat pesan refleksi: kita bersyukur kepada Allah bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan memanfaatkan ciptaan-Nya dengan baik.

Penutup:

  • Asesmen akhir: Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat kepada beberapa murid: 'Sebutkan tiga kegunaan matahari, bulan, atau bintang yang sudah kita pelajari hari ini!' Guru mencatat kemampuan murid menyebutkan minimal tiga kegunaan.
  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat: 'Hari ini kita belajar bahwa matahari, bulan, dan bintang adalah ciptaan Allah. Allah menciptakannya untuk kita. Matahari menerangi siang, bulan dan bintang menerangi malam. Kita bersyukur kepada Allah atas semua ini.'
  • Guru memberikan tugas kegiatan bersama orang tua: melakukan satu kegiatan siang hari bersama orang tua (misalnya membantu ayah/ibu), kemudian menceritakannya pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa ucapan syukur. Guru dapat meminta salah satu murid untuk memimpin doa dengan kalimat sederhana.
  • Guru mengucapkan salam penutup dengan hangat.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum bisa membaca disediakan gambar dengan label bergambar (pictogram) untuk matahari, bulan, dan bintang beserta ikonnya. Murid yang sudah lancar membaca dapat membaca langsung teks Kejadian 1:14-18 dari Alkitab anak bergambar.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat duduk berdekatan dengan guru saat tanya jawab dan menerima bantuan berupa pertanyaan lebih terarah ('Matahari muncul di waktu apa? Siang atau malam?'). Murid yang lebih cepat memahami dapat langsung diminta menyebutkan kegunaan benda langit tanpa bantuan daftar di papan tulis.
  • Produk: Murid yang kesulitan menggambar dapat mewarnai gambar matahari, bulan, dan bintang yang sudah tersedia di lembar kerja. Murid yang mampu lebih dapat menambahkan tulisan/label nama benda atau keterangan kegunaannya pada gambar yang mereka buat.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan gambar langit siang dan malam, lalu bertanya: 'Benda apa yang ada di langit? Siapa yang menciptakannya?' Guru mencatat respons murid untuk mengetahui pengetahuan awal mereka tentang ciptaan Allah di langit.
  • Guru bertanya: 'Siapa yang pernah melihat bintang di malam hari? Seperti apa bentuknya?' untuk mengukur pengalaman konkret murid.

Proses:

  • Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami: guru mengajukan pertanyaan tentang isi cerita Kejadian 1:14-18 dan mencatat murid yang sudah dapat menyebutkan nama dan kegunaan benda langit.
  • Observasi saat kegiatan menggambar (Mengaplikasi): guru berkeliling mengamati apakah murid menggambar matahari pada lembar siang dan bulan/bintang pada lembar malam dengan tepat.
  • Saat berbagi hasil gambar, guru mencatat apakah murid dapat menyebutkan minimal tiga kegunaan matahari, bulan, dan bintang secara lisan.

Akhir:

  • Pertanyaan lisan penutup: guru memilih beberapa murid secara acak dan meminta mereka menyebutkan minimal tiga kegunaan matahari, bulan, atau bintang. Guru mencatat hasilnya pada lembar observasi sederhana.
  • Hasil gambar langit siang dan malam dikumpulkan sebagai bukti belajar (portofolio). Guru menilai ketepatan penempatan benda langit dan kelengkapan gambar.

Formatif:

  • Observasi lisan saat tanya jawab tentang isi cerita Kejadian 1:14-18 (apakah murid dapat menjawab pertanyaan tentang ciptaan Allah).
  • Pengamatan proses menggambar dan kemampuan murid menyebutkan kegunaan benda langit saat diminta berbagi hasil gambar.
  • Observasi keaktifan dan respons murid selama sesi refleksi dan pengungkapan rasa syukur.

Sumatif:

  • Pertanyaan lisan di akhir pembelajaran: murid menyebutkan minimal tiga kegunaan matahari, bulan, dan bintang.
  • Hasil gambar langit siang dan malam sebagai produk yang menunjukkan pemahaman murid tentang matahari, bulan, dan bintang sebagai ciptaan Allah.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan matahari, bulan, dan bintang sebagai ciptaan AllahMurid belum dapat menyebutkan bahwa matahari, bulan, dan bintang adalah ciptaan Allah meskipun sudah dibimbing.Murid dapat menyebutkan satu dari tiga benda langit (matahari, bulan, atau bintang) sebagai ciptaan Allah dengan bantuan guru.Murid dapat menyebutkan dua dari tiga benda langit sebagai ciptaan Allah secara mandiri.Murid dapat menyebutkan ketiga benda langit (matahari, bulan, dan bintang) sebagai ciptaan Allah secara mandiri dan dengan keyakinan.
Menyebutkan kegunaan matahari, bulan, dan bintangMurid belum dapat menyebutkan kegunaan matahari, bulan, atau bintang meskipun sudah dibimbing.Murid dapat menyebutkan satu kegunaan dari salah satu benda langit dengan bantuan guru.Murid dapat menyebutkan dua kegunaan dari benda-benda langit secara mandiri.Murid dapat menyebutkan minimal tiga kegunaan matahari, bulan, dan bintang secara mandiri dan runtut.
Mengekspresikan rasa syukur kepada Allah atas ciptaan-NyaMurid belum menunjukkan ekspresi rasa syukur kepada Allah selama kegiatan refleksi.Murid mulai menunjukkan rasa syukur dengan meniru kalimat yang dicontohkan guru.Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Allah atas matahari, bulan, dan bintang dengan kalimat sederhana secara mandiri.Murid dapat mengungkapkan rasa syukur secara mandiri dengan kalimat sendiri yang menghubungkan ciptaan Allah dengan manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Menggambar matahari, bulan, dan bintang pada konteks yang tepatMurid belum dapat menggambar atau menempatkan benda langit pada lembar siang/malam dengan benar.Murid dapat menggambar salah satu benda langit tetapi penempatannya masih terbalik (misalnya matahari di lembar malam).Murid dapat menggambar matahari di lembar siang dan bulan atau bintang di lembar malam dengan tepat.Murid dapat menggambar matahari di lembar siang, serta bulan dan bintang di lembar malam dengan tepat dan menambahkan detail gambar yang relevan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mencapai tujuan pembelajaran hari ini? Jika belum, murid mana yang perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan cukup efektif membangun rasa ingin tahu murid?
  • Apakah kegiatan menggambar dan tanya jawab sudah berjalan seimbang dan tidak ada murid yang tertinggal?
  • Apakah penggunaan cerita Kejadian 1:14-18 sudah disampaikan dengan cara yang mudah dipahami anak kelas 1?
  • Apa yang perlu saya perbaiki atau kembangkan untuk pertemuan berikutnya dalam bab yang sama?

Refleksi Murid:

  • Apa saja yang sudah kamu pelajari hari ini? Coba sebutkan satu hal yang paling kamu ingat!
  • Apa yang kamu rasakan setelah tahu bahwa Allah menciptakan matahari, bulan, dan bintang untuk kita?
  • Apa yang akan kamu lakukan sebagai bentuk syukur kepada Allah atas matahari, bulan, dan bintang?

SUMBER BELAJAR

  1. Alkitab — Kejadian 1:14-18
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Veronika Hematang, Kemdikbudristek 2021, ISBN 978-602-244-463-3)
  3. Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemdikbudristek 2021)
  4. Gambar matahari, bulan, dan bintang (dicetak atau ditampilkan melalui proyektor/papan tulis)
  5. Lembar kerja menggambar: gambar langit siang kosong dan gambar langit malam kosong (diperbanyak oleh guru)
  6. Krayon atau pensil warna untuk kegiatan menggambar
  7. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat daftar kegunaan benda langit bersama murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.