MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Bersyukur atas Keragaman Suku dan Agama (Asesmen Sumatif) INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Bersyukur atas Keragaman Suku dan Agama (Asesmen Sumatif) |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas keragaman suku dan agama di sekitarnya melalui kegiatan doa dan refleksi pribadi.
- Murid dapat mendemonstrasikan sikap mengasihi teman yang berbeda suku dan agama sesuai pesan Kisah Para Rasul 10:34b-35 melalui asesmen sumatif berupa unjuk sikap dan penugasan tertulis sederhana.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apakah teman-temanmu di sekolah semuanya berasal dari suku yang sama denganmu? Bagaimana perasaanmu punya teman yang berbeda suku dan agama?
- Mengapa Tuhan menciptakan manusia dengan suku dan agama yang berbeda-beda? Apakah itu sebuah masalah atau anugerah?
- Apa yang bisa kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu menyayangi teman yang berbeda agama dan sukumu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama mengawali pelajaran.
- Guru menyapa murid dengan hangat dan menanyakan kabar hari ini.
- Asesmen awal (diagnostik): Guru menunjukkan dua gambar — satu gambar anak-anak dari suku yang sama, satu gambar anak-anak dari berbagai suku dan agama — lalu bertanya, 'Mana yang lebih menyenangkan menurutmu? Mengapa?' Murid menjawab secara lisan secara bergantian (2–3 murid).
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik pertama untuk memancing rasa ingin tahu murid.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan belajar tentang betapa indahnya teman-teman kita yang berbeda suku dan agama, dan kita akan menunjukkan rasa syukur kita kepada Tuhan karenanya.'
- Guru menginformasikan bahwa hari ini juga akan ada asesmen sumatif untuk melihat sejauh mana murid sudah memahami pelajaran tentang keragaman.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan Kisah Para Rasul 10:34b-35 dengan suara jelas dan ekspresif: 'Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan mengerjakan kebenaran berkenan kepada-Nya.'
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik kedua dan ketiga untuk mendorong murid berpikir tentang makna ayat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
- Guru menampilkan atau menggambar di papan tulis: ikon-ikon sederhana yang mewakili keragaman (baju adat, rumah ibadah berbeda, makanan khas). Murid diajak mengamati dan menyebutkan apa yang mereka lihat.
- Guru menjelaskan bahwa keragaman suku dan agama adalah anugerah Tuhan, bukan penghalang untuk berteman. Penjelasan disampaikan dengan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari murid di sekolah.
- Guru mengajak murid menyebutkan nama teman sekelas yang mungkin berbeda suku atau agama, lalu bersama-sama mengucapkan, 'Tuhan mengasihi kamu, dan aku pun menyayangimu.'
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan lembar kerja asesmen sumatif sederhana. Lembar kerja berisi dua bagian: (A) Pilihan gambar sikap — murid melingkari gambar sikap yang menunjukkan mengasihi teman yang berbeda suku/agama (misal: menyapa dengan ramah, bermain bersama, mengucapkan selamat hari raya) dan memberi tanda silang pada sikap yang tidak menghargai; (B) Melengkapi kalimat syukur — murid melengkapi kalimat: 'Tuhan, aku bersyukur karena Kau memberiku teman yang berbeda suku dan agama, yaitu ______. Aku akan ______ kepadanya.'
- Sebelum mengerjakan lembar kerja, guru memperagakan satu contoh sikap mengasihi (misalnya berjabat tangan dan tersenyum kepada teman), lalu meminta satu murid untuk memperagakan sikap yang sama kepada teman di sebelahnya.
- Murid mengerjakan lembar kerja secara mandiri. Guru berkeliling untuk memantau, memberi dorongan, dan mencatat observasi sikap murid (unjuk sikap: apakah murid aktif, percaya diri, dan menunjukkan ekspresi positif saat mengerjakan tugas bertema kasih kepada sesama).
- Setelah lembar kerja selesai, guru mengajak 2–3 murid secara sukarela untuk menyampaikan jawaban kalimat syukurnya di depan kelas sebagai bentuk unjuk sikap dan komunikasi.
Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):- Guru memandu murid dalam sesi refleksi pribadi singkat. Guru berkata dengan suara lembut: 'Sekarang kita diam sejenak. Pejamkan mata. Bayangkan wajah satu teman yang berbeda suku atau agama darimu. Ucapkan dalam hatimu: Tuhan, terima kasih untuk temanku ini.'
- Guru membacakan komik dialog singkat antara Ruben dan Hana (dari Buku Siswa): Ruben bertanya 'Hana, apa pesan hari ini?' — Hana menjawab 'Tuhan mengasihi semua orang, jadi kita juga harus mengasihi orang yang berbeda agama dan suku.' Guru meminta murid menirukan dialog ini bersama teman sebangku.
- Guru mengajak murid mengisi 'Kartu Syukurku' — sebuah kartu kecil berbentuk bintang atau hati yang sudah disiapkan guru. Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka syukuri dari keragaman yang ada di sekitar mereka.
- Murid menempelkan Kartu Syukur mereka di 'Pohon Syukur Kelas' yang digambar di papan tulis atau di kertas karton, sebagai simbol kolektif rasa syukur bersama.
Penutup:- Guru mengumpulkan lembar kerja asesmen sumatif dari seluruh murid.
- Guru mengajak murid menyimpulkan pelajaran bersama: 'Apa yang kita pelajari hari ini?' Guru menampung 2–3 jawaban murid.
- Guru menegaskan pesan kunci: 'Tuhan menciptakan kita berbeda-beda karena Ia mengasihi kita semua. Kita bersyukur dan kita juga mengasihi semua teman, apapun suku dan agamanya.'
- Guru memberi tugas rumah sederhana: murid menceritakan kepada orang tua di rumah satu contoh sikap mengasihi teman yang berbeda suku/agama yang akan mereka lakukan minggu ini.
- Guru meminta satu murid untuk memimpin doa penutup. Guru mengarahkan agar doa berisi ucapan syukur atas keragaman suku dan agama, serta permohonan agar Tuhan menolong kita untuk selalu mengasihi semua orang.
- Guru menutup pelajaran dengan salam dan nyanyian pendek bersama (misalnya 'Kasih Tuhan Sungguh Besar').
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan lembar kerja bergambar dengan pilihan terbatas (cukup melingkari gambar, tanpa perlu menulis kalimat panjang). Guru menyediakan kartu kata bantu (kata: 'bersyukur', 'mengasihi', 'teman', 'berbeda') yang bisa ditempelkan pada lembar kerja.
- Proses: Murid yang cepat memahami materi dapat diberi tantangan tambahan: menceritakan kembali kisah Petrus dan Kornelius dari Kisah Para Rasul 10 dengan kata-kata sendiri kepada teman sebangku, atau membantu teman yang kesulitan mengisi kalimat syukur.
- Produk: Murid yang belum lancar menulis dapat menggambar ekspresi syukur mereka pada Kartu Syukur sebagai pengganti tulisan. Murid yang sudah lancar dapat menulis kalimat syukur lengkap lebih dari satu.
ASESMENAwal:- Guru menunjukkan dua gambar kontras (sekelompok anak dari suku sama vs. sekelompok anak dari berbagai suku dan agama) dan meminta murid memilih serta menjelaskan secara lisan mengapa mereka memilih gambar tersebut.
- Guru bertanya: 'Siapa di antara kalian yang punya teman berbeda agama atau suku? Bagaimana perasaanmu berteman dengannya?' — untuk memetakan pengalaman dan sikap awal murid terhadap keragaman.
Proses:- Observasi sikap berkelanjutan: guru menggunakan daftar cek sikap (checklist) untuk mencatat apakah murid menunjukkan sikap terbuka, empati, dan antusias selama kegiatan Memahami dan Mengaplikasi.
- Tanya-jawab lisan saat diskusi makna Kisah Para Rasul 10:34b-35: guru mencatat kemampuan murid menghubungkan ayat dengan kehidupan nyata.
- Pantauan mandiri saat pengerjaan lembar kerja: guru berkeliling, mencatat murid yang kesulitan, dan memberikan umpan balik langsung (scaffolding).
Akhir:- Lembar kerja sumatif (bagian A dan B) dinilai menggunakan rubrik 4 level: menggambarkan kemampuan murid mengenali sikap yang benar dan mengungkapkan rasa syukur secara tertulis.
- Unjuk sikap: penilaian berdasarkan observasi guru selama murid memperagakan sikap mengasihi dan saat murid menyampaikan kalimat syukurnya di depan kelas.
- Kartu Syukur: dinilai berdasarkan kesesuaian isi dengan tema syukur atas keragaman suku dan agama.
Formatif:- Observasi lisan saat asesmen awal: guru mencatat respons murid terhadap gambar keragaman untuk memetakan pemahaman awal.
- Pengamatan sikap selama kegiatan inti: guru mengisi lembar observasi sikap (apakah murid menunjukkan antusias, empati, dan keterbukaan terhadap topik keragaman).
- Tanya-jawab lisan saat tahap Memahami untuk mengecek pemahaman murid terhadap makna Kisah Para Rasul 10:34b-35.
Sumatif:- Lembar kerja asesmen sumatif tertulis sederhana: (A) melingkari gambar sikap yang benar dan memberi tanda silang pada sikap yang tidak menghargai keragaman; (B) melengkapi kalimat syukur.
- Unjuk sikap: guru mengamati dan mencatat apakah murid mampu memperagakan/mendemonstrasikan sikap mengasihi teman yang berbeda suku dan agama selama kegiatan pembelajaran.
- Kartu Syukur: produk tertulis/gambar yang menunjukkan ekspresi rasa syukur murid kepada Allah atas keragaman.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas keragaman suku dan agama (TP 1.10.4.1) | Murid belum dapat mengungkapkan rasa syukur secara lisan maupun tulisan/gambar; kartu syukur kosong atau tidak sesuai tema. | Murid dapat mengungkapkan rasa syukur dengan bantuan pertanyaan panduan guru; kalimat/gambar pada kartu syukur sangat singkat dan perlu dibantu. | Murid dapat mengungkapkan rasa syukur secara mandiri melalui doa lisan atau kalimat tertulis pada kartu syukur; isi sudah sesuai tema keragaman. | Murid mengungkapkan rasa syukur secara mandiri dan antusias, menyebutkan contoh konkret teman atau situasi keragaman yang disyukuri, dan mengajak teman lain untuk bersyukur bersama. | | Mendemonstrasikan sikap mengasihi teman yang berbeda suku dan agama (TP 1.10.4.2) | Murid tidak dapat melingkari sikap yang benar pada lembar kerja dan tidak menunjukkan sikap mengasihi selama kegiatan; memilih sikap yang tidak menghargai tanpa koreksi. | Murid dapat melingkari 1–2 sikap yang benar dengan bantuan guru; menunjukkan sikap mengasihi hanya saat diingatkan. | Murid dapat melingkari sikap yang benar secara mandiri (3–4 dari 5 pilihan benar) dan menunjukkan sikap mengasihi secara aktif selama kegiatan tanpa perlu diingatkan. | Murid menjawab semua pilihan sikap dengan benar, memperagakan sikap mengasihi dengan percaya diri di depan kelas, dan mampu menjelaskan alasannya dengan mengacu pada pesan Kisah Para Rasul 10:34b-35. | | Kemampuan melengkapi kalimat syukur tertulis (Penugasan Tertulis Sederhana) | Murid tidak dapat mengisi kalimat syukur meskipun dengan bantuan; lembar kerja bagian B kosong. | Murid mengisi kalimat syukur dengan bantuan guru atau kartu kata; isi kalimat kurang spesifik atau tidak sepenuhnya berkaitan dengan tema keragaman. | Murid mengisi kalimat syukur secara mandiri dengan menyebutkan nama teman dan satu sikap mengasihi yang akan dilakukan; isi relevan dengan tema. | Murid mengisi kalimat syukur secara mandiri dan lengkap, menyebutkan nama teman, satu sikap konkret, dan menambahkan alasan singkat mengapa tindakan itu penting; tulisan dapat dibaca dengan jelas. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mampu terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran hari ini? Murid mana yang perlu pendampingan lebih lanjut pada pertemuan berikutnya?
- Apakah pertanyaan pemantik yang saya ajukan berhasil memicu rasa ingin tahu dan diskusi bermakna dari murid?
- Apakah instrumen asesmen sumatif (lembar kerja dan unjuk sikap) sudah cukup mengukur kedua tujuan pembelajaran dengan baik? Perlu penyesuaian apa?
- Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?
Refleksi Murid:- Hari ini aku belajar bahwa teman yang berbeda suku dan agama adalah... (murid melengkapi secara lisan atau bergambar).
- Satu sikap mengasihi yang ingin aku tunjukkan kepada temanku yang berbeda suku atau agama adalah...
- Aku merasa (senang / biasa saja / masih bingung) tentang pelajaran hari ini karena...
SUMBER BELAJAR- Alkitab — Kisah Para Rasul 10:1-35, khususnya ayat 34b-35
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti SD Kelas I — Veronika Hematang (Kemendikbudristek, 2021, ISBN: 978-602-244-463-3)
- Buku Teks Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021)
- Komik dialog Ruben dan Hana (dari Buku Siswa hal. 148–149) — dibacakan atau diperankan guru
- Lembar kerja asesmen sumatif sederhana (disiapkan guru, berisi pilihan gambar sikap dan kalimat rumpang syukur)
- Kartu Syukur berbentuk bintang atau hati (disiapkan guru dari kertas warna)
- Karton/papan tulis untuk 'Pohon Syukur Kelas'
- Gambar/ikon keragaman suku dan agama (baju adat, rumah ibadah, makanan khas) — dicetak atau digambar di papan tulis
- Kartu kata bantu: 'bersyukur', 'mengasihi', 'teman', 'berbeda' (untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan)
|