MODUL AJAR Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A) Topik: Asesmen Sumatif — Aku Istimewa sebagai Ciptaan Tuhan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif — Aku Istimewa sebagai Ciptaan Tuhan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menunjukkan pemahamannya bahwa dirinya adalah ciptaan Tuhan yang istimewa dengan menyebutkan anggota tubuh, fungsinya, dan keistimewaan dirinya
- Murid dapat mengungkapkan rasa syukur atas keistimewaan dirinya sebagai ciptaan Tuhan melalui doa, pujian, atau karya sederhana
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | ✓ | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa yang menciptakan tubuhmu?
- Apa saja bagian tubuhmu yang istimewa?
- Bagaimana caramu berterima kasih kepada Tuhan untuk tubuhmu?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama
- Guru menyapa murid dan mengecek kehadiran dengan suasana gembira
- Guru mengingatkan kembali pelajaran sebelumnya tentang anggota tubuh dan fungsinya melalui gerakan sederhana (menggerakkan tangan, kaki, mata)
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menunjukkan pemahaman tentang diri sebagai ciptaan Tuhan yang istimewa
- Asesmen Awal: Guru mengajukan pertanyaan lisan sederhana untuk mengecek pemahaman awal: 'Siapa yang ingat nama-nama anggota tubuh kita?' 'Apa gunanya mata/tangan/kaki?'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menampilkan gambar atau boneka untuk mengulang anggota tubuh dan fungsinya
- Murid diminta menyebutkan anggota tubuh yang mereka ketahui sambil menunjuk bagian tubuh mereka sendiri
- Guru mengajak murid mengingat bahwa semua anggota tubuh adalah pemberian Tuhan dengan membacakan atau menceritakan Kejadian 1:27 dan Mazmur 139:13 secara sederhana
- Guru menanyakan: 'Apa yang membuat kamu istimewa?' dan memberikan kesempatan murid menjawab dengan bebas
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid mengerjakan lembar asesmen sumatif yang berisi: (1) Menghubungkan gambar anggota tubuh dengan fungsinya; (2) Menyebutkan keistimewaan diri (nama, hal yang bisa dilakukan); (3) Membuat karya sederhana: mewarnai atau menghias gambar tubuh dengan ucapan syukur
- Guru berkeliling memantau pengerjaan, memberikan bantuan sesuai kebutuhan, dan mencatat kemampuan murid
- Murid yang selesai lebih cepat dapat menambahkan gambar atau tulisan sederhana tentang hal istimewa lain pada dirinya
- Guru mengamati sikap syukur murid melalui cara mereka mengerjakan dan menghargai hasil karya sendiri
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah selesai mengerjakan, murid diminta mengamati hasil karyanya dan menceritakan satu hal istimewa tentang dirinya kepada teman sebangku atau kepada guru
- Guru memfasilitasi beberapa murid untuk berbagi: 'Apa yang kamu syukuri dari tubuhmu?'
- Murid dipandu untuk merenungkan: 'Bagaimana perasaanmu mengetahui Tuhan menciptakanmu dengan istimewa?'
- Guru menguatkan bahwa setiap anak istimewa di mata Tuhan, termasuk teman-teman yang berbeda (mengingatkan komik tentang teman disabilitas di Buku Siswa)
Penutup:- Guru mengajak murid mengucapkan syukur bersama dengan menyanyikan lagu 'Siapa Buat Mata' (lagu dari Buku Siswa)
- Murid dipandu membuat doa syukur pendek secara mandiri atau bersama: 'Terima kasih Tuhan untuk tubuhku'
- Guru memberikan apresiasi atas usaha semua murid dalam mengerjakan asesmen
- Guru menutup pembelajaran dengan doa penutup dan mengingatkan murid untuk berdoa syukur di rumah sebelum tidur
- Asesmen Akhir: Guru mengumpulkan lembar kerja asesmen sumatif untuk dinilai menggunakan rubrik
Diferensiasi:- Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat diberikan instruksi lisan atau bantuan visual lebih jelas (gambar besar, warna mencolok)
- Proses: Murid yang cepat selesai dapat membuat tambahan karya (gambar keluarga, gambar kegiatan favorit). Murid yang memerlukan waktu lebih lama diberi scaffolding: guru membimbing satu per satu atau menggunakan contoh
- Produk: Murid dapat memilih cara mengungkapkan syukur: mewarnai, menggambar bebas, atau menceritakan secara lisan kepada guru (untuk yang belum bisa menulis/menggambar dengan baik)
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: 'Siapa yang ingat nama-nama anggota tubuh kita?' 'Apa gunanya mata/tangan/kaki?'
- Observasi respons murid saat diminta menggerakkan anggota tubuh
Proses:- Observasi saat murid menyebutkan dan menunjuk anggota tubuhnya
- Penilaian partisipasi murid dalam menjawab pertanyaan: 'Apa yang membuat kamu istimewa?'
- Pengamatan cara murid mengerjakan lembar asesmen: kemandirian, kehati-hatian, sikap syukur
- Mendengarkan murid menceritakan hal istimewa tentang dirinya kepada teman atau guru
Akhir:- Penilaian lembar kerja asesmen sumatif menggunakan rubrik: ketepatan menghubungkan anggota tubuh dengan fungsi, kelengkapan menyebutkan keistimewaan diri
- Penilaian karya sederhana: usaha dan kreativitas dalam mengungkapkan syukur
- Observasi kemampuan murid mengungkapkan rasa syukur melalui doa atau pujian di akhir pembelajaran
Formatif:- Observasi saat murid menyebutkan anggota tubuh dan fungsinya
- Tanya jawab lisan selama kegiatan memahami dan merefleksi
- Pengamatan sikap syukur dan antusiasme murid saat mengerjakan
Sumatif:- Lembar kerja asesmen: menghubungkan anggota tubuh dengan fungsinya
- Karya sederhana: mewarnai/menghias gambar tubuh dengan ungkapan syukur
- Kemampuan menyebutkan keistimewaan diri secara lisan atau tertulis
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Pengetahuan: Menyebutkan anggota tubuh dan fungsinya | Belum dapat menyebutkan anggota tubuh dan fungsinya dengan tepat (0-1 benar) | Dapat menyebutkan 2-3 anggota tubuh dan fungsinya dengan tepat | Dapat menyebutkan 4-5 anggota tubuh dan fungsinya dengan tepat | Dapat menyebutkan 6 atau lebih anggota tubuh dan fungsinya dengan tepat dan percaya diri | | Pemahaman: Menjelaskan keistimewaan diri sebagai ciptaan Tuhan | Belum dapat menjelaskan keistimewaan dirinya | Dapat menyebutkan 1 keistimewaan dirinya dengan bantuan guru | Dapat menyebutkan 2 keistimewaan dirinya secara mandiri | Dapat menyebutkan 3 atau lebih keistimewaan dirinya dan mengaitkannya dengan Tuhan sebagai Pencipta | | Sikap: Mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan | Belum menunjukkan sikap syukur dalam doa atau karya | Mulai mengungkapkan syukur dengan bimbingan guru (ikut berdoa/menyanyi) | Mengungkapkan syukur melalui doa, pujian, atau karya dengan mandiri | Mengungkapkan syukur dengan antusias dan kreatif melalui doa, pujian, dan karya yang bermakna | | Keterampilan: Membuat karya sederhana sebagai ungkapan syukur | Belum dapat menyelesaikan karya atau memerlukan banyak bantuan | Dapat menyelesaikan karya dengan bimbingan penuh dari guru | Dapat menyelesaikan karya sederhana dengan sedikit bantuan | Dapat menyelesaikan karya dengan mandiri, rapi, dan menambahkan sentuhan kreatif |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah murid mampu menunjukkan pemahaman bahwa dirinya ciptaan Tuhan yang istimewa?
- Apakah asesmen sumatif dapat mengukur pencapaian tujuan pembelajaran dengan tepat?
- Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut?
- Apakah suasana pembelajaran mendalam (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) tercapai?
- Apa yang perlu diperbaiki untuk asesmen sumatif berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang kamu pelajari hari ini tentang dirimu?
- Bagaimana perasaanmu mengetahui Tuhan menciptakanmu dengan istimewa?
- Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
- Bagaimana kamu akan menggunakan tubuhmu dengan baik untuk berterima kasih kepada Tuhan?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
- Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021)
- Alkitab (Kejadian 1:27; Mazmur 139:13)
- Lembar kerja asesmen sumatif (diperbanyak guru): gambar anggota tubuh, kolom fungsi, gambar tubuh untuk diwarnai
- Pensil warna, krayon, atau spidol
- Gambar atau boneka untuk media visual anggota tubuh
- Lagu 'Siapa Buat Mata' (dari Buku Siswa)
|