Modul AjarPertemuan 4Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Waktu-Waktu Berdoa kepada Tian sebagai Ungkapan Terima Kasih

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Waktu-Waktu Berdoa kepada Tian sebagai Ungkapan Terima Kasih". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Waktu-Waktu Berdoa kepada Tian sebagai Ungkapan Terima Kasih

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Waktu-Waktu Berdoa kepada Tian sebagai Ungkapan Terima Kasih

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikWaktu-Waktu Berdoa kepada Tian sebagai Ungkapan Terima Kasih
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan waktu-waktu berdoa kepada Tian (sebelum dan sesudah belajar, sebelum makan, menjelang tidur) sebagai ungkapan rasa terima kasih.
  2. Murid dapat membiasakan diri berdoa sebelum dan sesudah beraktivitas sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada Tian.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kapan kalian biasanya berdoa kepada Tian?
  2. Mengapa kita perlu berterima kasih kepada Tian?
  3. Apa yang kalian rasakan setelah berdoa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama menggunakan sikap bao xin bade.
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid berdoa di rumah: 'Kapan kalian berdoa di rumah?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan belajar kapan saja waktu-waktu kita berdoa kepada Tian sebagai ungkapan terima kasih.'
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan kepada murid: 'Siapa yang tadi pagi sudah berdoa setelah bangun tidur? Kapan lagi kalian berdoa?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati gambar-gambar aktivitas anak sehari-hari: bangun tidur, sebelum belajar, sesudah belajar, sebelum makan, dan menjelang tidur.
  • Guru bertanya: 'Dari gambar ini, kapan sajakah kita perlu berdoa kepada Tian?'
  • Guru menjelaskan bahwa ada waktu-waktu khusus untuk berdoa: pagi hari saat bangun tidur, sebelum dan sesudah belajar, sebelum makan, dan menjelang tidur.
  • Guru membacakan teks doa pagi hari dari buku siswa halaman 176 dengan lafal yang jelas.
  • Murid mengikuti guru membaca doa pagi hari secara bersama-sama dengan penuh kesadaran.
  • Guru menjelaskan makna doa tersebut dengan bahasa sederhana: 'Kita berterima kasih kepada Tian yang sudah memberikan hari baru dan meminta bimbingan agar hari ini berjalan baik.'
  • Guru menunjukkan teks doa sebelum belajar dan doa menjelang tidur dari buku siswa halaman 177.
  • Murid bersama guru membaca ketiga doa tersebut secara berulang hingga lancar.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid mempraktikkan sikap bao xin bade dengan benar sesuai panduan di buku siswa halaman 175.
  • Murid secara berpasangan saling membantu mempraktikkan sikap bao xin bade dan memberikan umpan balik.
  • Guru membagi murid menjadi 3 kelompok kecil. Setiap kelompok mendapat satu waktu doa: kelompok 1 (doa pagi), kelompok 2 (doa sebelum belajar), kelompok 3 (doa menjelang tidur).
  • Setiap kelompok berlatih melafalkan doa mereka dengan sikap bao xin bade yang benar.
  • Setiap kelompok maju ke depan kelas untuk mempraktikkan doa mereka dengan sikap yang tepat.
  • Guru memberikan apresiasi dan perbaikan jika ada sikap yang perlu diperbaiki.
  • Murid mencoba menyusun jadwal pribadi kapan mereka akan berdoa di rumah (pagi, sebelum belajar, sebelum makan, menjelang tidur).
  • Guru mengajak murid berkomitmen untuk membiasakan berdoa di waktu-waktu tersebut sebagai ungkapan terima kasih kepada Tian.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk dengan tenang dan merenungkan apa yang telah dipelajari.
  • Guru memandu refleksi dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian rasakan setelah belajar tentang waktu-waktu berdoa hari ini?'
  • Murid diajak menyampaikan perasaan mereka secara lisan atau dengan menunjukkan ekspresi wajah (senyum, senang, tenang).
  • Guru bertanya: 'Mengapa kita perlu berdoa di waktu-waktu tersebut?'
  • Murid menyampaikan pendapat mereka dengan bimbingan guru: untuk berterima kasih, meminta perlindungan, dan bimbingan Tian.
  • Guru membacakan ayat suci Mengzi VIIA:1/2 dari buku siswa halaman 168: 'Menjaga hati merawat watak sejati demikianlah mengabdi kepada Tian Yang Maha Esa.'
  • Guru menjelaskan bahwa berdoa adalah salah satu cara menjaga hati dan mengabdi kepada Tian.
  • Murid menuliskan atau menggambar satu waktu berdoa favorit mereka di buku tugas.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-5 murid menyebutkan waktu-waktu berdoa kepada Tian.
  • Guru memberikan penguatan: 'Kalian sudah hebat hari ini! Jangan lupa biasakan berdoa di waktu-waktu yang sudah kita pelajari.'
  • Guru memberikan tugas rumah: berlatih berdoa dengan keluarga dan mencatat di buku tugas.
  • Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama menggunakan doa sesudah belajar dengan sikap bao xin bade.
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta mempelajari tambahan doa sebelum makan dari buku siswa. Murid yang lambat difokuskan pada 2 doa utama: pagi hari dan menjelang tidur.
  • Proses: Murid yang cepat dapat memimpin kelompok dalam praktik doa. Murid yang lambat mendapat bimbingan intensif dari guru atau tutor sebaya dalam mempraktikkan sikap bao xin bade.
  • Produk: Murid yang cepat dapat membuat kartu doa bergambar untuk setiap waktu doa. Murid yang lambat cukup menuliskan atau menggambar satu waktu doa favorit mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: 'Siapa yang tadi pagi sudah berdoa setelah bangun tidur? Kapan lagi kalian berdoa?'
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang waktu-waktu berdoa

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati gambar aktivitas sehari-hari dan mengidentifikasi waktu berdoa
  • Observasi praktik sikap bao xin bade secara berpasangan
  • Observasi kerja kelompok saat berlatih melafalkan doa
  • Penilaian kinerja saat setiap kelompok mempraktikkan doa di depan kelas
  • Observasi partisipasi murid dalam refleksi

Akhir:

  • Tes lisan: murid diminta menyebutkan 3 waktu berdoa kepada Tian
  • Penilaian kinerja: murid mempraktikkan satu doa dengan sikap bao xin bade yang benar
  • Penilaian produk: hasil tulisan/gambar jadwal doa pribadi murid
  • Lembar evaluasi diri sederhana: murid memberi tanda centang pada waktu-waktu doa yang sudah mereka pahami

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat membaca doa bersama
  • Observasi praktik sikap bao xin bade
  • Tanya jawab lisan tentang waktu-waktu berdoa

Sumatif:

  • Praktik berdoa dengan sikap bao xin bade yang benar
  • Tes lisan menyebutkan minimal 3 waktu berdoa kepada Tian
  • Tugas menuliskan/menggambar jadwal doa pribadi

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan: Menyebutkan waktu-waktu berdoaBelum dapat menyebutkan waktu-waktu berdoa kepada TianDapat menyebutkan 1-2 waktu berdoa dengan bantuan guruDapat menyebutkan 3 waktu berdoa secara mandiriDapat menyebutkan 4 atau lebih waktu berdoa dan menjelaskan alasannya
Keterampilan: Praktik sikap bao xin badeBelum dapat mempraktikkan sikap bao xin bade dengan benarDapat mempraktikkan sikap bao xin bade dengan banyak bantuanDapat mempraktikkan sikap bao xin bade dengan sedikit bantuanDapat mempraktikkan sikap bao xin bade dengan benar dan percaya diri secara mandiri
Sikap: Pembiasaan berdoaBelum menunjukkan kesungguhan dalam berdoaMulai menunjukkan kesungguhan dalam berdoa dengan bimbinganMenunjukkan kesungguhan dan kesadaran saat berdoaMenunjukkan kesungguhan, kesadaran, dan komitmen untuk membiasakan berdoa di rumah
Kolaborasi: Kerja kelompokBelum dapat bekerja sama dengan teman dalam kelompokMulai dapat bekerja sama dengan bimbingan guruDapat bekerja sama dan membantu teman dalam kelompokAktif bekerja sama, membantu teman, dan berkontribusi dalam kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami waktu-waktu berdoa dengan jelas?
  • Apakah murid menunjukkan sikap kesadaran dan ketulusan saat berdoa?
  • Strategi apa yang efektif untuk membantu murid yang kesulitan mempraktikkan sikap bao xin bade?
  • Bagaimana saya dapat memfasilitasi pembiasaan berdoa di luar jam pelajaran?
  • Apakah diferensiasi yang saya lakukan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang berdoa?
  • Kapan saja kamu akan berdoa kepada Tian?
  • Apa yang kamu rasakan saat berdoa dengan sikap bao xin bade?
  • Apa yang masih sulit bagimu dari pelajaran hari ini?
  • Bagaimana kamu akan membiasakan diri berdoa di rumah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 halaman 175-178
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Gambar aktivitas sehari-hari anak (bangun tidur, belajar, makan, tidur)
  4. Poster sikap bao xin bade
  5. Kitab Mengzi VIIA:1/2
  6. Kartu bergambar waktu-waktu berdoa
  7. Lembar kerja jadwal doa pribadi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.