Modul AjarPertemuan 3Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Sikap Berdoa: Bao Xin Bade

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Mengenal Sikap Berdoa: Bao Xin Bade". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Mengenal Sikap Berdoa: Bao Xin Bade

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 6 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Mengenal Sikap Berdoa: Bao Xin Bade

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMengenal Sikap Berdoa: Bao Xin Bade
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyebutkan nama sikap tangan saat berdoa kepada Tian, yaitu bao xin bade, beserta maknanya sebagai sikap hormat dan terima kasih
  2. Murid dapat mempraktikkan sikap bao xin bade dengan benar saat berdoa kepada Tian

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana sikap kalian ketika berdoa?
  2. Disebut sikap apakah sikap tangan saat kita berdoa?
  3. Apakah kalian membiasakan diri untuk rajin berdoa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid bernyanyi lagu rohani 'Sinar Pancaran' untuk menciptakan suasana spiritual yang menggembirakan
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kebiasaan berdoa murid di rumah
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengenal dan mempraktikkan sikap bao xin bade
  • Asesmen awal: Guru meminta beberapa murid menunjukkan sikap tangan mereka saat berdoa (observasi pengetahuan awal)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan gambar atau mendemonstrasikan sikap bao xin bade di depan kelas
  • Guru menjelaskan nama sikap tangan: bao xin bade yang berarti 'mendekap hati'
  • Guru menjelaskan makna bao xin bade sebagai sikap hormat dan terima kasih kepada Tian
  • Murid mengamati gambar langkah-langkah melakukan sikap bao xin bade di buku siswa halaman 176
  • Guru menjelaskan detail setiap langkah: tangan kanan di dalam (melambangkan ketulusan hati), tangan kiri menutup dari luar, kedua ibu jari disatukan membentuk huruf T
  • Murid bertanya jawab tentang makna setiap gerakan sikap bao xin bade

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mendemonstrasikan sikap bao xin bade secara perlahan, langkah demi langkah
  • Murid mengikuti gerakan guru untuk mempraktikkan sikap bao xin bade bersama-sama
  • Guru berkeliling membantu murid yang kesulitan melakukan gerakan dengan benar
  • Murid mempraktikkan sikap bao xin bade secara mandiri sambil menghafalkan doa pagi hari: 'Terima kasih Tian selalu besertaku, bimbinglah aku pada hari ini, agar hari ini dapat berjalan baik. Shanzai'
  • Murid secara bergantian membaca dan melafalkan teks doa di buku siswa halaman 177-178 dengan sikap bao xin bade
  • Asesmen proses: Guru mengamati ketepatan sikap bao xin bade setiap murid dan memberikan umpan balik langsung

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk dengan tenang dan merenungkan pengalaman belajar hari ini
  • Guru membacakan ayat suci Lunyu VII:6 tentang bercita menempuh jalan suci dan bersandar pada cinta kasih
  • Murid merefleksikan: 'Mengapa kita perlu berdoa dengan sikap yang benar?'
  • Murid berbagi perasaan mereka setelah belajar dan mempraktikkan sikap bao xin bade
  • Guru menegaskan pentingnya berdoa dengan sikap hormat sebagai bentuk syukur kepada Tian dan pembiasaan akhlak mulia
  • Murid menuliskan atau menjawab lisan pertanyaan di buku siswa halaman 180: nama sikap tangan, kapan berdoa, kepada siapa berdoa

Penutup:

  • Asesmen akhir: Murid secara individu atau berkelompok mempraktikkan sikap bao xin bade dan melafalkan satu doa dengan sikap yang benar
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi kepada murid yang sudah mempraktikkan dengan baik
  • Murid mengisi lembar refleksi di buku siswa halaman 181 dengan memberi tanda centang pada kegiatan berdoa yang sudah dan belum dilakukan
  • Guru memberikan tugas Keluarga Junzi: mengajak keluarga berdoa bersama di rumah dan menuliskan teks doa yang dipanjatkan (halaman 182)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama menggunakan sikap bao xin bade

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan teks doa dengan huruf lebih besar atau menggunakan audio untuk mendengarkan lafal doa
  • Proses: Murid yang cepat memahami dapat membantu teman yang kesulitan mempraktikkan sikap bao xin bade. Murid yang lambat mendapat pendampingan lebih intensif dari guru dengan repetisi gerakan lebih banyak
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat melafalkan 2-3 jenis doa (pagi, belajar, tidur) dengan sikap bao xin bade, sementara murid yang masih belajar cukup menguasai 1 doa dengan sikap yang benar

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta beberapa murid menunjukkan sikap tangan mereka saat berdoa untuk mengidentifikasi pengetahuan awal tentang sikap berdoa
  • Guru bertanya kepada murid apakah mereka sudah pernah mendengar atau melihat sikap bao xin bade

Proses:

  • Observasi langsung ketepatan gerakan sikap bao xin bade setiap murid saat mempraktikkan bersama-sama
  • Mendengarkan pelafalan doa murid untuk memastikan kejelasan dan kebenaran bacaan
  • Memberikan umpan balik korektif segera saat murid melakukan kesalahan posisi tangan
  • Mengajukan pertanyaan pemahaman: 'Mengapa tangan kanan di dalam?', 'Apa arti sikap ini?'

Akhir:

  • Penilaian kinerja: setiap murid mempraktikkan sikap bao xin bade dan melafalkan satu doa di depan guru (individu atau kelompok kecil)
  • Penilaian tertulis sederhana: murid menjawab 3 pertanyaan di buku siswa tentang nama sikap, waktu berdoa, dan kepada siapa berdoa
  • Penilaian diri: murid memberi tanda centang pada kegiatan berdoa yang sudah dan belum dilakukan sebagai refleksi pembiasaan

Formatif:

  • Observasi ketepatan sikap bao xin bade saat murid mempraktikkan di kelas
  • Tanya jawab lisan tentang nama dan makna sikap bao xin bade
  • Pengamatan partisipasi murid saat membaca dan melafalkan doa bersama

Sumatif:

  • Praktik individu: murid mempraktikkan sikap bao xin bade dan melafalkan satu doa dengan benar
  • Lembar kerja: murid menjawab pertanyaan tentang nama sikap, kapan berdoa, dan kepada siapa berdoa (buku siswa hal. 180)
  • Checklist kegiatan berdoa yang sudah dan belum dilakukan (buku siswa hal. 181)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pengetahuan tentang sikap bao xin badeMurid belum dapat menyebutkan nama sikap tangan saat berdoaMurid dapat menyebutkan nama bao xin bade tetapi belum memahami maknanyaMurid dapat menyebutkan nama bao xin bade dan menjelaskan maknanya sebagai sikap hormatMurid dapat menyebutkan nama bao xin bade, menjelaskan maknanya secara lengkap, dan mengaitkan dengan nilai terima kasih kepada Tian
Keterampilan mempraktikkan sikap bao xin badeMurid belum dapat melakukan sikap bao xin bade dengan benar meskipun sudah dibimbingMurid dapat melakukan sikap bao xin bade dengan benar tetapi masih memerlukan bimbingan dan belum lancarMurid dapat melakukan sikap bao xin bade dengan benar secara mandiri dan lancarMurid dapat melakukan sikap bao xin bade dengan benar, lancar, khusyuk, dan dapat melafalkan doa dengan jelas
Sikap menghayati kegiatan berdoaMurid belum menunjukkan kesungguhan saat berdoa dan mudah tergangguMurid menunjukkan kesungguhan saat berdoa tetapi sesekali masih tergangguMurid menunjukkan kesungguhan dan kekhusyukan saat berdoa dengan fokusMurid menunjukkan kesungguhan, kekhusyukan, dan sikap hormat penuh saat berdoa serta memotivasi teman lain untuk berdoa dengan baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami makna sikap bao xin bade?
  • Apakah metode demonstrasi dan praktik langsung efektif untuk mengajarkan sikap berdoa?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang perlu diperbaiki untuk pertemuan selanjutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan setelah belajar sikap bao xin bade?
  • Apakah kamu sudah bisa melakukan sikap bao xin bade dengan benar?
  • Kapan kamu akan mempraktikkan sikap bao xin bade di rumah?
  • Apa yang masih sulit untukmu dalam mempraktikkan sikap berdoa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 halaman 175-184
  2. Buku Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Kitab Suci: Lunyu (Sabda Suci) VII:6
  4. Lagu rohani 'Sinar Pancaran'
  5. Gambar tahapan sikap bao xin bade
  6. Peralatan audio untuk memutar lagu dan contoh pelafalan doa
  7. Poster atau chart sikap bao xin bade untuk dipajang di kelas

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.