Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Sikap dan Tata Cara Menghormat dalam Sembahyang Leluhur

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Sikap dan Tata Cara Menghormat dalam Sembahyang Leluhur". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Sikap dan Tata Cara Menghormat dalam Sembahyang Leluhur

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Sikap dan Tata Cara Menghormat dalam Sembahyang Leluhur

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikSikap dan Tata Cara Menghormat dalam Sembahyang Leluhur
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memperagakan sikap menghormat (Yi) yang benar saat bersembahyang kepada leluhur sebagai bentuk laku bakti
  2. Murid dapat mengamati cara mengatur meja sembahyang kepada leluhur sesuai tata cara agama Khonghucu
  3. Murid dapat menunjukkan sikap hormat dan bakti kepada leluhur melalui praktik bersembahyang sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat keluarga bersembahyang di depan altar leluhur?
  2. Siapakah kakek dan nenek kalian yang sudah meninggal dunia?
  3. Bagaimana cara kita menunjukkan rasa hormat kepada leluhur?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang kakek-nenek atau leluhur mereka
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian melihat keluarga bersembahyang di depan altar leluhur?'
  • Guru menghubungkan pelajaran sebelumnya tentang berbakti kepada orang tua dengan materi hari ini tentang menghormati leluhur
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan bahasa sederhana yang dipahami murid kelas 1

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan pengertian leluhur sebagai kakek-nenek atau orang tua dari ayah dan ibu yang telah meninggal dunia
  • Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang altar sembahyang leluhur di rumah
  • Murid mengamati gambar altar sembahyang dan perlengkapannya (meja sembahyang, dupa, lilin, foto leluhur)
  • Guru menjelaskan bahwa menghormati leluhur adalah bentuk bakti dan terima kasih atas jasa-jasa mereka
  • Murid menyimak penjelasan tentang sikap menghormat (Yi) saat bersembahyang: berdiri tegak, tangan menyembah, hati khusyuk
  • Guru membacakan ayat suci dari Kitab Mengzi IVA:19/1 tentang mengabdi kepada orang tua sebagai yang terbesar
  • Murid mengidentifikasi perlengkapan sembahyang leluhur: 2 batang dupa, lilin, bunga, buah, dan meja sembahyang (xiangzhuo)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru mendemonstrasikan sikap menghormat yang benar saat bersembahyang: berdiri tegap, kedua tangan menyembah di depan dada, kepala sedikit menunduk
  • Murid berlatih sikap menghormat secara bersama-sama dipandu guru dengan penuh kesadaran dan kehormatan
  • Guru mengatur meja demonstrasi sebagai altar sederhana dengan perlengkapan sembahyang
  • Murid secara bergantian mengamati dan mencoba mengatur perlengkapan di meja sembahyang (dengan bimbingan guru)
  • Murid menggambar 2 batang dupa di buku siswa sebagai penguatan pemahaman tentang jumlah dupa untuk sembahyang leluhur
  • Guru membimbing murid melakukan simulasi bersembahyang kepada leluhur dengan sikap penuh hormat dan bakti
  • Murid melengkapi lembar kerja tentang nama-nama perlengkapan sembahyang di buku siswa

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: 'Bagaimana perasaan kalian saat belajar sikap menghormat tadi?'
  • Murid menceritakan wujud kasih sayang mereka kepada kakek-nenek (yang masih hidup atau sudah meninggal)
  • Guru memfasilitasi diskusi sederhana: mengapa kita perlu menghormati leluhur walaupun mereka sudah meninggal?
  • Murid merefleksikan nilai bakti yang dipelajari dan bagaimana menerapkannya di rumah
  • Murid mengungkapkan komitmen untuk menghormati leluhur dengan cara berdoa dan mengingat jasa-jasa mereka
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan sikap hormat murid selama pembelajaran

Penutup:

  • Guru melakukan tanya jawab singkat untuk mengecek pemahaman murid tentang sikap menghormat dan perlengkapan sembahyang
  • Murid menyimpulkan pembelajaran dengan dipandu guru: sikap menghormat yang benar dan perlengkapan sembahyang leluhur
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya berbakti kepada leluhur sebagai bagian dari ajaran Khonghucu
  • Guru memberikan tugas rumah: murid diminta mengamati altar leluhur di rumah (jika ada) dan menceritakan kepada orang tua tentang pembelajaran hari ini
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah familiar dengan praktik sembahyang di rumah diberi kesempatan berbagi pengalaman lebih detail, sementara murid yang belum pernah melihat altar leluhur diberikan penjelasan visual tambahan melalui gambar dan video
  • Proses: Murid yang cepat menguasai sikap menghormat dapat membantu teman yang masih berlatih. Murid yang membutuhkan bimbingan ekstra didampingi guru secara langsung saat praktik memperagakan sikap menghormat
  • Produk: Murid yang berkembang cepat dapat menggambar altar lengkap dengan semua perlengkapannya dan menuliskan nama-namanya. Murid yang masih berkembang cukup menggambar 2 batang dupa dan menyebutkan 3 perlengkapan sembahyang

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa kakek dan nenek kalian? Apakah kalian pernah melihat keluarga bersembahyang di depan altar leluhur?
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang cara menghormati leluhur

Proses:

  • Observasi sikap murid saat berlatih sikap menghormat: postur tubuh, posisi tangan, ekspresi wajah
  • Pengamatan kemampuan murid mengidentifikasi perlengkapan sembahyang saat demonstrasi
  • Tanya jawab spontan untuk mengecek pemahaman: Berapa batang dupa untuk sembahyang leluhur? Apa nama meja sembahyang?
  • Penilaian diri murid: apakah mereka merasa sudah bisa melakukan sikap menghormat dengan baik?

Akhir:

  • Unjuk kerja: murid memperagakan sikap menghormat di depan kelas secara individu atau berpasangan
  • Penilaian produk: memeriksa hasil gambar 2 batang dupa dan kelengkapan lembar kerja di buku siswa
  • Tanya jawab penutup: murid menyebutkan sikap menghormat yang benar dan minimal 3 perlengkapan sembahyang leluhur
  • Refleksi lisan: murid menceritakan bagaimana mereka akan menghormati leluhur di rumah

Formatif:

  • Observasi sikap murid saat memperagakan sikap menghormat (Yi)
  • Pengamatan partisipasi murid dalam mengatur perlengkapan meja sembahyang
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian kinerja: murid memperagakan sikap menghormat dengan benar
  • Penilaian produk: hasil gambar 2 batang dupa dan lembar kerja perlengkapan sembahyang
  • Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal 3 perlengkapan sembahyang leluhur

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Sikap Menghormat (Yi)Murid belum mampu memperagakan sikap menghormat dengan benar (posisi tubuh dan tangan tidak tepat)Murid mulai memperagakan sikap menghormat namun masih perlu bimbingan guru (1-2 aspek benar dari 3 aspek: postur, tangan, sikap khusyuk)Murid mampu memperagakan sikap menghormat dengan benar (postur tegak, tangan menyembah, sikap khusyuk) dengan sedikit bimbinganMurid mampu memperagakan sikap menghormat dengan benar dan penuh kesadaran tanpa bimbingan, serta menunjukkan sikap hormat yang tulus
Pengetahuan Perlengkapan SembahyangMurid belum mampu menyebutkan perlengkapan sembahyang leluhurMurid mampu menyebutkan 1-2 perlengkapan sembahyang leluhur (misal: dupa, meja)Murid mampu menyebutkan 3-4 perlengkapan sembahyang leluhur dan mengetahui jumlah dupa yang tepat (2 batang)Murid mampu menyebutkan minimal 5 perlengkapan sembahyang leluhur, mengetahui jumlah dupa, dan menjelaskan fungsinya dengan bahasa sederhana
Sikap Hormat dan BaktiMurid belum menunjukkan sikap hormat selama pembelajaran dan simulasiMurid menunjukkan sikap hormat namun masih perlu diingatkan berkali-kaliMurid menunjukkan sikap hormat dan bakti dengan baik selama pembelajaran dan simulasiMurid menunjukkan sikap hormat dan bakti secara konsisten, serta mampu menjelaskan mengapa kita perlu menghormati leluhur
Partisipasi dan AntusiasmeMurid tidak aktif berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaranMurid berpartisipasi dengan motivasi dari guruMurid aktif berpartisipasi dalam kegiatan memahami, mengaplikasi, dan merefleksiMurid sangat antusias, aktif bertanya, berbagi pengalaman, dan membantu teman lain

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mampu memperagakan sikap menghormat dengan benar? Murid mana yang memerlukan bimbingan tambahan?
  • Apakah metode demonstrasi dan simulasi efektif untuk mengajarkan tata cara sembahyang kepada murid kelas 1?
  • Bagaimana saya dapat membuat pembelajaran tentang leluhur lebih bermakna bagi murid yang belum memiliki pengalaman langsung?
  • Apakah alokasi waktu cukup untuk tahap memahami, mengaplikasi, dan merefleksi? Bagian mana yang perlu penyesuaian?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah memenuhi kebutuhan murid yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menghormati leluhur?
  • Bagaimana perasaanmu saat belajar sikap menghormat dan mengatur perlengkapan sembahyang?
  • Apakah kamu sudah bisa memperagakan sikap menghormat dengan benar?
  • Siapa leluhur yang ingin kamu hormati? Bagaimana caramu menunjukkan rasa hormat kepada mereka?
  • Apa yang akan kamu lakukan di rumah untuk menghormati leluhur?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (halaman 142-148)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (halaman 137-138)
  3. Kitab Mengzi IVA:19/1
  4. Gambar atau foto altar sembahyang leluhur
  5. Video demonstrasi sembahyang leluhur (opsional)
  6. Perlengkapan sembahyang: meja kecil, 2 batang dupa, tempat dupa, lilin, bunga, buah (untuk demonstrasi)
  7. Lembar kerja dari buku siswa tentang perlengkapan sembahyang
  8. Alat tulis dan alat gambar (pensil warna, krayon)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.