Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Masa Kecil Nabi Kongzi: Sikap Hormat kepada Tian dan Orang Tua

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Masa Kecil Nabi Kongzi: Sikap Hormat kepada Tian dan Orang Tua". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Masa Kecil Nabi Kongzi: Sikap Hormat kepada Tian dan Orang Tua

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Masa Kecil Nabi Kongzi: Sikap Hormat kepada Tian dan Orang Tua

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMasa Kecil Nabi Kongzi: Sikap Hormat kepada Tian dan Orang Tua
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menggambarkan sikap hormat Nabi Kongzi kepada Tian dan orang tua semasa kecil berdasarkan kisah yang dipelajari melalui kegiatan mengamati gambar dan bercerita
  2. Murid dapat menunjukkan contoh perilaku hormat kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk meneladani Nabi Kongzi melalui aktivitas bermain peran sederhana

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang menjadi idola kalian? Mengapa kalian mengidolakan mereka?
  2. Bagaimana Nabi Kongzi menunjukkan rasa hormat kepada Tian dan orang tuanya saat masih kecil?
  3. Apa yang bisa kita lakukan setiap hari untuk menghormati orang tua kita seperti Nabi Kongzi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan siapa idola murid dan mengapa mereka mengidolakan tokoh tersebut
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengenal sikap hormat Nabi Kongzi kepada Tian dan orang tua, serta mencoba meneladaninya
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Bagaimana Nabi Kongzi menghormati Tian dan orang tuanya saat masih kecil?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menunjukkan gambar Nabi Kongzi kecil yang sedang berdoa dan menghormati orang tuanya
  • Murid mengamati gambar dengan seksama dan mencermati ekspresi serta sikap tubuh Nabi Kongzi dalam gambar
  • Guru menceritakan kisah masa kecil Nabi Kongzi: bagaimana ia rajin berdoa kepada Tian, selalu mendengarkan nasihat ibunya, membantu pekerjaan rumah, dan berbicara dengan sopan kepada orang tua
  • Murid mendengarkan cerita dengan penuh perhatian dan diajak membayangkan diri mereka berada dalam situasi tersebut
  • Guru mengajukan pertanyaan untuk memperdalam pemahaman: Apa yang dilakukan Nabi Kongzi untuk menghormati Tian? Bagaimana ia bersikap kepada orang tuanya?
  • Murid menjawab pertanyaan secara lisan dengan bimbingan guru, berbagi pendapat tentang sikap hormat yang mereka lihat dan dengar

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3-4 anak) untuk bermain peran sederhana
  • Setiap kelompok mendapat skenario sederhana tentang situasi di rumah: bangun pagi, makan bersama, atau membantu orang tua
  • Murid berdiskusi dalam kelompok untuk merencanakan peran mereka: siapa menjadi anak, siapa menjadi ayah/ibu
  • Setiap kelompok memerankan skenario di depan kelas dengan menunjukkan sikap hormat kepada orang tua (memberi salam, berbicara sopan, membantu pekerjaan rumah, berdoa sebelum makan)
  • Murid lain mengamati dan mencatat contoh perilaku hormat yang ditampilkan teman-temannya
  • Setelah setiap penampilan, guru memberikan apresiasi dan mengajak murid lain memberikan tepuk tangan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk berbagi pengalaman
  • Murid menceritakan pengalaman saat bermain peran: apa yang mereka rasakan, apa yang mudah atau sulit dilakukan
  • Guru membimbing diskusi: Mengapa sikap hormat kepada orang tua itu penting? Bagaimana perasaan orang tua kita saat kita menghormati mereka?
  • Murid diminta menyebutkan satu perbuatan hormat yang akan mereka lakukan di rumah hari ini (misalnya: membantu ibu, berdoa sebelum tidur, berbicara sopan)
  • Guru mengajak murid menuliskan atau menggambar satu komitmen sederhana di buku mereka
  • Murid berbagi komitmen mereka dengan teman sebangku atau dengan seluruh kelas

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan dua sikap hormat Nabi Kongzi yang telah dipelajari hari ini
  • Guru memberikan penguatan: Nabi Kongzi menjadi teladan karena ia hormat kepada Tian dan orang tuanya sejak kecil, dan kita bisa meniru sikap baik ini
  • Guru memberikan tugas sederhana: di rumah, lakukan satu perbuatan yang menunjukkan rasa hormat kepada orang tua, lalu ceritakan besok di kelas
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama dan mengucapkan salam hormat

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat memahami, berikan bacaan tambahan tentang kisah keteladanan Nabi Kongzi lainnya. Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih, sediakan gambar berseri yang membantu mereka memahami urutan cerita.
  • Proses: Murid yang cepat bisa menjadi pemimpin kelompok dalam bermain peran dan membantu teman yang memerlukan bimbingan. Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan peran sederhana dalam bermain peran dan didampingi guru atau teman sebaya.
  • Produk: Murid yang cepat dapat menggambar komik sederhana tentang sikap hormat Nabi Kongzi dan menambahkan caption. Murid yang memerlukan dukungan lebih cukup menggambar satu adegan sederhana atau mewarnai gambar yang sudah disediakan guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang siapa idola mereka dan apa yang mereka ketahui tentang sikap hormat kepada orang tua
  • Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang Nabi Kongzi melalui pertanyaan sederhana

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati gambar, mendengarkan cerita, dan menjawab pertanyaan
  • Observasi interaksi dan kerja sama murid dalam kelompok saat merencanakan dan melakukan bermain peran
  • Catatan anekdot tentang respons murid selama diskusi dan refleksi

Akhir:

  • Murid menyebutkan secara lisan dua sikap hormat Nabi Kongzi yang telah dipelajari
  • Murid menunjukkan gambar atau tulisan sederhana tentang komitmen mereka untuk menghormati orang tua
  • Guru melakukan penilaian diri dengan bertanya: Apakah kalian sudah paham cara menghormati orang tua seperti Nabi Kongzi? Apa yang akan kalian lakukan besok di rumah?

Formatif:

  • Observasi saat murid mengamati gambar dan mendengarkan cerita
  • Penilaian kinerja saat bermain peran: sikap, ekspresi, dialog yang digunakan
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami dan Merefleksi

Sumatif:

  • Penilaian produk: gambar atau tulisan komitmen murid untuk menghormati orang tua
  • Penilaian lisan: murid menyebutkan minimal dua sikap hormat Nabi Kongzi kepada Tian dan orang tua

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman sikap hormat Nabi KongziMurid belum dapat menyebutkan sikap hormat Nabi Kongzi kepada Tian dan orang tuaMurid dapat menyebutkan satu sikap hormat Nabi Kongzi dengan bantuan guruMurid dapat menyebutkan dua sikap hormat Nabi Kongzi dengan jelasMurid dapat menyebutkan lebih dari dua sikap hormat Nabi Kongzi dan menjelaskan mengapa sikap itu penting
Penerapan sikap hormat dalam bermain peranMurid belum menunjukkan sikap hormat dalam bermain peranMurid menunjukkan satu contoh sikap hormat dalam bermain peran dengan bimbingan guruMurid menunjukkan beberapa contoh sikap hormat dalam bermain peran dengan baikMurid menunjukkan beragam sikap hormat dalam bermain peran dengan ekspresif dan natural
Komitmen meneladani Nabi KongziMurid belum dapat menyebutkan perbuatan hormat yang akan dilakukanMurid menyebutkan satu perbuatan hormat dengan bantuan guruMurid menyebutkan satu perbuatan hormat spesifik yang akan dilakukan di rumahMurid menyebutkan beberapa perbuatan hormat dan menjelaskan kapan akan melakukannya
Kerja sama dalam kelompokMurid belum dapat bekerja sama dengan teman dalam kelompokMurid mulai terlibat dalam diskusi kelompok dengan bimbinganMurid aktif berdiskusi dan berbagi ide dengan teman sekelompokMurid aktif memimpin diskusi, mendengarkan teman, dan membantu teman yang memerlukan bantuan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami sikap hormat Nabi Kongzi dengan jelas?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid?
  • Apakah strategi bermain peran efektif untuk mengaplikasikan nilai hormat kepada orang tua?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya agar murid lebih aktif dan termotivasi?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang kamu pelajari tentang Nabi Kongzi hari ini?
  • Perbuatan hormat apa yang akan kamu lakukan di rumah nanti?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami dan ingin kamu tanyakan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I halaman 64-114
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I
  3. Gambar atau ilustrasi Nabi Kongzi semasa kecil
  4. Kartu skenario sederhana untuk bermain peran
  5. Kertas gambar dan alat tulis warna untuk kegiatan menggambar komitmen
  6. Kitab Mengzi VB:1/7 (sebagai referensi ayat suci tentang keteladanan Nabi Kongzi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.