Modul AjarPertemuan 4Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Kelahiran Nabi Kongzi: Nabi Kongzi sebagai Genta Rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Kelahiran Nabi Kongzi: Nabi Kongzi sebagai Genta Rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Kelahiran Nabi Kongzi: Nabi Kongzi sebagai Genta Rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó)

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Kelahiran Nabi Kongzi: Nabi Kongzi sebagai Genta Rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikKelahiran Nabi Kongzi: Nabi Kongzi sebagai Genta Rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan secara sederhana bahwa Nabi Kongzi adalah genta rohani Tian (Tiān Zhī Mùduó 天之木铎) yang diutus untuk membimbing umat manusia melalui penjelasan guru dan tanya jawab
  2. Murid dapat mengungkapkan rasa syukur kepada Tian atas kehadiran Nabi Kongzi melalui kegiatan doa dan nyanyian rohani bersama

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapakah Nabi Kongzi dan mengapa beliau sangat istimewa?
  2. Apa artinya Nabi Kongzi sebagai genta rohani Tian?
  3. Bagaimana kita bisa berterima kasih kepada Tian atas kehadiran Nabi Kongzi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama kepada Tian
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang pernah mendengar tentang Nabi Kongzi? Apa yang kalian ketahui tentang beliau?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar tentang kelahiran Nabi Kongzi dan mengapa beliau disebut sebagai genta rohani Tian
  • Guru menampilkan gambar atau ilustrasi Nabi Kongzi dan bertanya: Apa yang kalian lihat dari gambar ini?

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menceritakan kisah kelahiran Nabi Kongzi dengan bahasa sederhana dan menarik, diselingi dengan gambar atau boneka tangan
  • Guru menjelaskan nama kecil Nabi Kongzi yaitu Zhong Ni (Tiong Ni) dan bahwa beliau dipilih Tian sebagai genta rohani (Tiān Zhī Mùduó 天之木铎)
  • Guru menjelaskan arti genta rohani: seperti lonceng yang berbunyi untuk memberi tahu orang, Nabi Kongzi dipilih Tian untuk mengajarkan kebaikan kepada semua orang
  • Guru melakukan tanya jawab interaktif: Siapa nama kecil Nabi Kongzi? Apa artinya genta rohani? Siapa yang mengutus Nabi Kongzi?
  • Murid menyimak penjelasan tentang tanda-tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi sebagai bukti bahwa beliau utusan Tian

Mengaplikasi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan memberikan lembar kerja bergambar tentang kelahiran Nabi Kongzi
  • Setiap kelompok diminta mengurutkan gambar-gambar kejadian kelahiran Nabi Kongzi dan menceritakan kembali dengan kata-kata mereka sendiri
  • Murid secara berkelompok mempraktikkan cara mengucapkan Tiān Zhī Mùduó (天之木铎) dengan benar dan berlatih menjelaskan artinya kepada teman
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka di depan kelas dengan bimbingan guru
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu rohani tentang Nabi Kongzi bersama-sama sebagai wujud syukur

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk dalam lingkaran dan melakukan refleksi bersama: Apa yang paling kalian ingat dari cerita hari ini?
  • Murid diminta menceritakan perasaan mereka saat mendengar bahwa Nabi Kongzi diutus Tian untuk membantu kita
  • Guru memfasilitasi diskusi sederhana: Bagaimana kita bisa berterima kasih kepada Tian atas kehadiran Nabi Kongzi dalam hidup kita?
  • Murid menuliskan atau menggambar satu hal yang mereka pelajari hari ini di buku catatan mereka
  • Guru memberikan umpan balik positif terhadap partisipasi dan pemahaman murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid secara sukarela menceritakan kembali siapa Nabi Kongzi dan apa artinya genta rohani Tian
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: Nabi Kongzi adalah genta rohani Tian yang diutus untuk membimbing kita menjadi orang baik
  • Guru mengajak murid berdoa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tian atas kehadiran Nabi Kongzi
  • Guru menyampaikan tugas rumah: menceritakan kepada keluarga tentang kelahiran Nabi Kongzi dan mengisi tabel bersama orang tua
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan mengingatkan murid untuk selalu meneladani ajaran Nabi Kongzi

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat: diberi bacaan tambahan tentang keluarga Nabi Kongzi dan tanda-tanda ajaib kelahiran beliau. Murid yang lambat: difokuskan pada pemahaman konsep dasar bahwa Nabi Kongzi adalah utusan Tian dengan menggunakan ilustrasi gambar sederhana
  • Proses: Murid yang cepat: diminta memimpin kelompok dan membantu teman menjelaskan konsep genta rohani. Murid yang lambat: diberi pendampingan intensif saat kerja kelompok dan dibantu dengan pertanyaan terbimbing
  • Produk: Murid yang cepat: membuat gambar berseri tentang kelahiran Nabi Kongzi dengan narasi sederhana. Murid yang lambat: cukup menggambar Nabi Kongzi dan mewarnainya dengan rapi, atau menceritakan kembali secara lisan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan: Siapa yang pernah mendengar tentang Nabi Kongzi? Apa yang kalian ketahui tentang beliau?
  • Observasi respons awal murid terhadap gambar Nabi Kongzi

Proses:

  • Observasi saat murid menyimak cerita kelahiran Nabi Kongzi (fokus, antusias, bertanya)
  • Penilaian kerja kelompok: kemampuan mengurutkan gambar dan bekerjasama
  • Observasi saat murid berlatih mengucapkan Tiān Zhī Mùduó dan menjelaskan artinya
  • Penilaian partisipasi saat menyanyikan lagu rohani

Akhir:

  • Penilaian lisan: murid menceritakan kembali siapa Nabi Kongzi dan apa artinya genta rohani Tian
  • Observasi sikap saat berdoa bersama sebagai ungkapan syukur kepada Tian
  • Penilaian produk: gambar atau catatan murid tentang pembelajaran hari ini

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat tanya jawab interaktif
  • Penilaian kerja kelompok saat mengurutkan gambar dan menceritakan kembali
  • Penilaian keterampilan berbicara saat presentasi kelompok

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan murid menceritakan kembali siapa Nabi Kongzi dan arti genta rohani Tian
  • Penilaian sikap syukur kepada Tian melalui kegiatan doa dan nyanyian rohani

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep Nabi Kongzi sebagai Genta Rohani TianMurid belum dapat menjelaskan siapa Nabi Kongzi dan tidak memahami konsep genta rohani TianMurid dapat menyebutkan nama Nabi Kongzi tetapi belum dapat menjelaskan konsep genta rohani Tian dengan tepatMurid dapat menjelaskan bahwa Nabi Kongzi adalah utusan Tian tetapi penjelasan tentang genta rohani masih perlu bimbinganMurid dapat menjelaskan dengan jelas bahwa Nabi Kongzi adalah genta rohani Tian yang diutus untuk membimbing umat manusia
Kemampuan mengungkapkan rasa syukur kepada TianMurid belum menunjukkan sikap syukur kepada Tian dan tidak berpartisipasi dalam doa atau nyanyian rohaniMurid mulai menunjukkan sikap syukur tetapi masih pasif saat kegiatan doa dan nyanyian rohaniMurid menunjukkan sikap syukur dan berpartisipasi aktif dalam doa atau nyanyian rohani dengan panduan guruMurid menunjukkan sikap syukur yang tulus kepada Tian dan berpartisipasi aktif serta antusias dalam doa dan nyanyian rohani
Kemampuan berkomunikasi dan menceritakan kembaliMurid belum dapat menceritakan kembali kisah kelahiran Nabi KongziMurid dapat menceritakan sebagian kecil kisah dengan bantuan guruMurid dapat menceritakan kembali kisah kelahiran Nabi Kongzi dengan urutan yang cukup baikMurid dapat menceritakan kembali kisah kelahiran Nabi Kongzi dengan urutan yang jelas dan bahasa sendiri
Kolaborasi dalam kerja kelompokMurid tidak terlibat dalam kerja kelompok dan tidak mau bekerjasamaMurid mulai terlibat dalam kerja kelompok tetapi masih memerlukan banyak bimbinganMurid terlibat aktif dalam kerja kelompok dan dapat bekerjasama dengan temanMurid terlibat aktif, bekerjasama dengan baik, dan membantu teman dalam kerja kelompok

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode bercerita yang saya gunakan efektif untuk murid kelas 1 memahami konsep genta rohani Tian?
  • Bagaimana partisipasi murid dalam kegiatan kelompok? Apakah ada murid yang memerlukan pendekatan berbeda?
  • Apakah kegiatan doa dan nyanyian rohani berhasil membantu murid mengungkapkan rasa syukur kepada Tian?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar pemahaman murid lebih mendalam?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu suka dari pelajaran hari ini?
  • Apa yang kamu pelajari tentang Nabi Kongzi?
  • Bagaimana perasaanmu setelah belajar bahwa Nabi Kongzi diutus Tian untuk membantu kita?
  • Apa yang masih ingin kamu ketahui lebih banyak tentang Nabi Kongzi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (halaman 64-66)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1
  3. Gambar atau ilustrasi Nabi Kongzi
  4. Boneka tangan atau alat peraga untuk bercerita
  5. Lembar kerja bergambar tentang kelahiran Nabi Kongzi
  6. Lagu rohani tentang Nabi Kongzi
  7. Altar atau tempat sembahyang (jika tersedia di sekolah)
  8. Spidol, kertas gambar, dan alat mewarnai

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.