Modul AjarBab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 Bab 3: Nabi Kongzi Idolaku

Modul Ajar ini memuat seluruh rangkaian Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 untuk Bab 3 "Nabi Kongzi Idolaku", lengkap per pertemuan dalam satu dokumen.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 Bab 3: Nabi Kongzi Idolaku

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 3

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Bab 3 — Nabi Kongzi Idolaku

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikBab 3 — Nabi Kongzi Idolaku
Alokasi Waktu23 JP (23 x 35 menit = 805 menit)
Jumlah Pertemuan8
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. TP 1.3.1 Menjelaskan keluarga Nabi Kongzi
  2. TP 1.3.2 Menjelaskan riwayat kelahiran Nabi Kongzi
  3. TP 1.3.3 Menjelaskan riwayat masa kecil Nabi Kongzi
  4. TP 1.3.4 Menjelaskan ayat-ayat suci yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa✓
Kewargaan✓
Penalaran Kritis✓
Kreativitas
Kolaborasi✓
Kemandirian✓
Kesehatan
Komunikasi✓

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapakah nama orang tua yang merawat kita di rumah?
  2. Tahukah kalian siapa nama ayah dan nama ibu dari Nabi Kongzi?
  3. Berapa jumlah saudara Nabi Kongzi di dalam keluarganya?
  4. Siapakah nama kakak laki-laki Nabi Kongzi?
  5. Bagaimana cara anggota keluarga Nabi Kongzi menjaga keharmonisan dan kerukunan di rumah?
  6. Pernahkah kalian mendengar kisah tentang hewan ajaib bernama Qilin?
  7. Peristiwa luar biasa apa sajakah yang terjadi saat seorang nabi suci hendak dilahirkan ke dunia?
  8. Kapan hari lahir Nabi Kongzi yang selalu kita peringati di litang atau klenteng?
  9. Di negeri manakah kota tempat kelahiran Nabi Kongzi berada?
  10. Bagaimana sikap Nabi Kongzi ketika belajar saat masih kecil?
  11. Apa yang dilakukan Nabi Kongzi kecil kepada ibunya sebagai wujud anak berbakti?
  12. Apa yang suka ditirukan oleh Nabi Kongzi ketika melihat ibunya bersembahyang saat berusia 6 tahun?
  13. Bagaimana kebiasaan masa kecil Nabi Kongzi saat meniru tata cara persembahyangan?
  14. Bagaimana sebutan untuk Nabi Kongzi dalam ayat suci kitab Mengzi?
  15. Apa saja lima sikap rendah hati yang diteladankan oleh Nabi Kongzi dalam ayat suci?
  16. Siapakah nama ayah, ibu, dan saudara Nabi Kongzi yang kita teladani?
  17. Peristiwa ajaib apa sajakah yang mengiringi kelahiran Nabi Kongzi di Gua Kongsang?
  18. Bagaimanakah ketekunan belajar dan pesan ayat suci tentang keteladanan Nabi Kongzi semasa kecil?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1 — Menjelaskan Garis Silsilah dan Nama Orang Tua Nabi Kongzi — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menjelaskan keluarga Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam keagamaan Khonghucu 'Wei De Dong Tian' yang dijawab murid 'Xian You Yi De', dilanjutkan dengan berdoa bersama secara hening (3 menit).
  • Guru bersama murid menyanyikan lagu 'Hormatku' untuk membangkitkan rasa hormat kepada orang tua dan suasana ceria (3 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal lisan: guru menanyakan 2 pertanyaan diagnostik: (1) 'Siapakah nama ayah Nabi Kongzi?' (acuan: Kong Shu Liang He), (2) 'Siapakah nama ibu Nabi Kongzi?' (acuan: Yan Zhengzai) untuk memetakan kesiapan awal murid (4 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Guru menunjukkan bagan visual silsilah keluarga Nabi Kongzi di papan tulis yang menampilkan gambar/label: Kakek Bo Xia, Ayah Kong Shu Liang He, dan Ibu Yan Zhengzai (8 menit).
  • Guru menceritakan secara singkat latar belakang keluarga Nabi Kongzi: kakek bernama Bo Xia, ayah bernama Kong Shu Liang He seorang perwira yang gagah, dan ibu bernama Yan Zhengzai yang penuh kebajikan, lalu mengajak murid melafalkan nama-nama tersebut bersama-sama (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar aktivitas mencocokkan garis silsilah berisi 3 soal memasangkan nama tokoh dengan kedudukannya dalam keluarga Nabi Kongzi: (1) 'Bo Xia' -> dipasangkan ke 'Kakek Nabi Kongzi'; (2) 'Kong Shu Liang He' -> dipasangkan ke 'Ayah Nabi Kongzi'; (3) 'Yan Zhengzai' -> dipasangkan ke 'Ibu Nabi Kongzi' (12 menit).
  • Murid memainkan permainan kartu cepat 'Tebak Nama Orang Tua Nabi Kongzi': guru memperlihatkan 3 kartu sebutan ('Ayah', 'Ibu', 'Kakek') secara bergantian, lalu murid berlomba mengangkat kartu bertuliskan nama yang tepat: kartu 'Ayah' dijodohkan dengan kartu 'Kong Shu Liang He', kartu 'Ibu' dengan kartu 'Yan Zhengzai', dan kartu 'Kakek' dengan kartu 'Bo Xia' (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid bersama guru merefleksikan makna mengenal orang tua Nabi Kongzi sebagai wujud bakti dan rasa syukur atas keberadaan orang tua dalam ajaran Khonghucu (5 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan penguatan lisan dan cek pemahaman singkat: meminta 2 perwakilan murid menyebutkan kembali nama ayah dan ibu Nabi Kongzi (acuan: ayah = Kong Shu Liang He, ibu = Yan Zhengzai) (5 menit).
  • Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya mengenai saudara Nabi Kongzi, lalu menutup sesi dengan doa penutup dan salam keagamaan Khonghucu (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan bagan dengan petunjuk warna dan foto pendukung, sedangkan murid yang lebih cepat diberikan kartu tanpa petunjuk warna.
  • Proses: Murid yang belum lancar membaca dibimbing secara lisan oleh guru dalam memasangkan nama, sedangkan murid yang sudah lancar membaca mengerjakan secara mandiri.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman silsilah melalui penarikan garis pada lembar kerja bergambar atau secara lisan langsung menyebutkan nama anggota keluarga.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: (1) 'Siapakah nama ayah Nabi Kongzi?' (acuan: Kong Shu Liang He), (2) 'Siapakah nama ibu Nabi Kongzi?' (acuan: Yan Zhengzai). Jika murid belum tahu, guru mencatat untuk pemberian bimbingan intensif saat pemaparan bagan.

Proses:

  • Pemeriksaan lembar aktivitas menjodohkan silsilah: Murid menjodohkan 3 butir: (1) 'Bo Xia' -> Kakek Nabi Kongzi, (2) 'Kong Shu Liang He' -> Ayah Nabi Kongzi, (3) 'Yan Zhengzai' -> Ibu Nabi Kongzi (acuan tepat: ketiga pasangan benar).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir kegiatan: Menyebutkan kembali nama orang tua Nabi Kongzi (acuan: ayah bernama Kong Shu Liang He, ibu bernama Yan Zhengzai).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di pendahuluan
  • Observasi unjuk kerja saat permainan kartu tebak nama
  • Pemeriksaan ketepatan pengerjaan lembar kerja mencocokkan garis silsilah

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan garis silsilah dan nama orang tua Nabi KongziBelum mampu menyebutkan atau memasangkan nama kakek (Bo Xia), ayah (Kong Shu Liang He), maupun ibu (Yan Zhengzai) dari Nabi Kongzi meskipun dibimbing.Mampu menyebutkan atau memasangkan 1 dari 3 nama silsilah dan orang tua Nabi Kongzi (Bo Xia, Kong Shu Liang He, atau Yan Zhengzai) dengan bantuan guru.Mampu menyebutkan dan memasangkan minimal 2 dari 3 nama silsilah dan orang tua Nabi Kongzi (Bo Xia, Kong Shu Liang He, Yan Zhengzai) secara tepat dan mandiri.Mampu menjelaskan dan memasangkan seluruh 3 nama silsilah dan orang tua Nabi Kongzi (Bo Xia, Kong Shu Liang He, Yan Zhengzai) dengan tepat, lancar, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan media kartu dan bagan silsilah efektif membantu murid kelas 1 mengenali nama orang tua Nabi Kongzi?
  • Bagaimana keterlibatan murid selama permainan kartu cepat berlangsung?

Murid:

  • Siapa nama ayah dan ibu Nabi Kongzi yang paling kalian ingat hari ini?
  • Bagian mana dari kegiatan tebak kartu yang paling menyenangkan?

Pertemuan 2 — Menjelaskan Saudara dan Keharmonisan Keluarga Nabi Kongzi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menjelaskan keluarga Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam peneguhan kebajikan 'Wei De Dong Tian' dan dijawab murid 'Xian You Yi De', dilanjutkan dengan berdoa bersama (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan saudara Nabi Kongzi dan keharmonisan keluarga Nabi Kongzi (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan menanyakan 2 pertanyaan kesiapan: (1) 'Siapakah nama ayah dan ibu Nabi Kongzi yang telah kita pelajari?' (acuan: Ayah bernama Kong Shuliang He dan Ibu bernama Yan Zhengzai); (2) 'Apakah anak-anak tahu Nabi Kongzi punya berapa saudara?' (acuan: Nabi Kongzi memiliki 10 orang saudara: 9 kakak perempuan dan 1 kakak laki-laki bernama Kong Mengpi) (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid menyimak penjelasan guru melalui bagan silsilah keluarga mengenai saudara Nabi Kongzi, yaitu memiliki 9 kakak perempuan dan 1 kakak laki-laki bernama Kong Mengpi (15 menit).
  • Murid mengamati gambar cerita tentang keharmonisan keluarga Nabi Kongzi, di mana seluruh anggota keluarga saling menyayangi, menghormati, dan hidup rukun sesuai ajaran bakti (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan):

  • Murid secara berpasangan memainkan permainan kartu ceria 'Tebak Saudara dan Keluarga Kongzi' dengan memasangkan 3 kartu peran keluarga berikut: Kartu 1: 'Nama kakak laki-laki Nabi Kongzi' -> Pasangan: 'Kong Mengpi'; Kartu 2: 'Jumlah kakak perempuan Nabi Kongzi' -> Pasangan: '9 anak perempuan'; Kartu 3: 'Sikap hidup bersama dalam keluarga Nabi Kongzi' -> Pasangan: 'Saling menyayangi dan rukun' (acuan pasangan tepat sesuai ketiga pasangan di atas) (15 menit).
  • Murid secara mandiri menyelesaikan Lembar Kerja Siswa (LKS) melengkapi tabel keluarga Nabi Kongzi dengan 3 butir isian: (1) Jumlah kakak perempuan Nabi Kongzi adalah ... (acuan: 9 atau sembilan); (2) Nama kakak laki-laki Nabi Kongzi adalah ... (acuan: Kong Mengpi); (3) Keadaan keluarga Nabi Kongzi hidup dengan ... (acuan: rukun / harmonis / saling menyayangi) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid bersama teman sebangku menceritakan kembali pemahaman mereka tentang keharmonisan keluarga Nabi Kongzi dan menyebutkan kembali nama serta jumlah saudaranya dengan bimbingan guru (15 menit).
  • Murid menyimpulkan bahwa memiliki saudara dalam keluarga menuntut sikap rukun dan saling mengasihi sebagaimana dicontohkan keluarga Nabi Kongzi (5 menit).

Penutup:

  • Murid bersama guru merangkum 3 hal pokok materi hari ini: 9 kakak perempuan, 1 kakak laki-laki bernama Kong Mengpi, serta keluarga yang rukun dan harmonis (5 menit).
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2 pertanyaan cek pemahaman lisan: (1) 'Sebutkan nama kakak laki-laki Nabi Kongzi!' (acuan: Kong Mengpi); (2) 'Bagaimana hubungan persaudaraan dalam keluarga Nabi Kongzi?' (acuan: rukun, harmonis, saling menyayangi) (3 menit).
  • Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan salam penghormatan dan doa penutup bersama (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu gambar bersimbol angka dan nama bagi murid yang masih tahap awal membaca huruf; menyediakan teks deskripsi keluarga sederhana bagi yang sudah lancar membaca.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru saat mencocokkan kartu saudara; murid yang cepat diberikan kesempatan menyebutkan silsilah secara mandiri tanpa bantuan gambar.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahamannya melalui lisan (menyebutkan langsung) atau tertulis (menjodohkan kartu/mengisi lembar kerja).

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik kesiapan: (1) 'Siapakah nama orang tua Nabi Kongzi?' (acuan: Ayah Kong Shuliang He, Ibu Yan Zhengzai); (2) 'Berapakah jumlah saudara Nabi Kongzi yang kamu ketahui?' (acuan: 10 saudara: 9 kakak perempuan dan 1 kakak laki-laki bernama Kong Mengpi).

Proses:

  • Pengamatan langsung saat murid bermain kartu mencocokkan informasi: (1) 'Nama kakak laki-laki Nabi Kongzi' -> 'Kong Mengpi'; (2) 'Jumlah kakak perempuan Nabi Kongzi' -> '9 anak perempuan'; (3) 'Sikap hidup bersama dalam keluarga Nabi Kongzi' -> 'Saling menyayangi dan rukun'.
  • Pemeriksaan lembar kerja 3 butir isian: (1) Jumlah kakak perempuan Nabi Kongzi: 9; (2) Nama kakak laki-laki: Kong Mengpi; (3) Hubungan dalam keluarga: rukun/harmonis/saling menyayangi.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir: (1) 'Siapakah nama kakak laki-laki Nabi Kongzi?' (acuan: Kong Mengpi); (2) 'Bagaimana suasana kehidupan keluarga dan saudara Nabi Kongzi?' (acuan: rukun, saling menghormati, harmonis).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja permainan kartu memasangkan informasi saudara dan keharmonisan keluarga Nabi Kongzi
  • Penilaian lembar kerja tertulis melengkapi 3 butir fakta keluarga Nabi Kongzi

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan Saudara dan Keharmonisan Keluarga Nabi KongziBelum mampu menjelaskan saudara maupun keharmonisan keluarga Nabi Kongzi (0 butir tepat dari 3 butir acuan: 9 kakak perempuan, Kong Mengpi, keluarga rukun).Mampu menjelaskan 1 butir tepat dari 3 butir acuan mengenai saudara atau keharmonisan keluarga Nabi Kongzi dengan bimbingan penuh guru.Mampu menjelaskan 2 butir tepat dari 3 butir acuan mengenai saudara dan keharmonisan keluarga Nabi Kongzi secara mandiri.Mampu menjelaskan seluruh 3 butir acuan secara lengkap dan tepat mengenai saudara (9 kakak perempuan dan Kong Mengpi) serta keharmonisan keluarga Nabi Kongzi secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media bagan silsilah dan kartu permainan membantu murid kelas 1 memahami materi saudara dan keharmonisan keluarga Nabi Kongzi?
  • Bagaimana keterlibatan aktif murid saat berkolaborasi dalam memasangkan kartu fakta keluarga Nabi Kongzi?

Murid:

  • Apakah kalian senang belajar tentang saudara dan keluarga Nabi Kongzi hari ini?
  • Bagian mana dari kisah keluarga Nabi Kongzi yang paling kalian sukai?

Pertemuan 3 — Menjelaskan Tanda-Tanda Ajaib Menjelang Kelahiran Nabi Kongzi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.2 Menjelaskan riwayat kelahiran Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam kebajikan, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal lisan dengan memperlihatkan gambar hewan suci Qilin dan bertanya: 'Siapa yang tahu hewan apa ini dan tanda menjelang kelahiran siapa?' (acuan jawaban: hewan suci Qilin yang memuntahkan batu kumala bertuliskan firman menjelang kelahiran Nabi Kongzi) (10 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan 5 tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi berdasarkan riwayat suci (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menceritakan kisah riwayat suci menjelang kelahiran Nabi Kongzi menggunakan media 5 gambar visual berurutan: (1) Ibu Yan Zhengzai bersembahyang di Bukit Ni dan datang Malaikat Bintang Utara (He Bo); (2) Munculnya hewan suci Qilin yang memuntahkan kitab/batu kumala bertuliskan 'Putra sari air suci akan melanjutkan Dinasti Zhou dan menjadi raja tanpa mahkota'; (3) Dua ekor naga langit turun berjaga-jaga di atas atap rumah; (4) Lima malaikat turun di pendapa rumah keluarga Kong; (5) Terdengar suara alunan musik dan nyanyian surgawi di angkasa (3 menit).
  • Murid menyimak dan menirukan pelafalan nama 5 tanda ajaib tersebut bersama-sama dengan bimbingan guru secara khidmat (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid berpasangan untuk memainkan permainan edukatif 'Tebak Kartu Ajaib': setiap pasangan menerima 5 kartu gambar tanda ajaib kelahiran Nabi Kongzi (Kartu 1: Ibu bersembahyang di Bukit Ni & Malaikat Bintang Utara; Kartu 2: Hewan suci Qilin membawa batu kumala; Kartu 3: Dua ekor naga berjaga di atap; Kartu 4: Lima malaikat di pendapa; Kartu 5: Nada musik suci di angkasa) (12 menit).
  • Secara bergiliran, murid mengambil satu kartu secara acak lalu menjelaskan tanda ajaib yang tertera pada kartu kepada teman pasangannya secara lisan (acuan: murid menyebutkan peristiwa tanda ajaib sesuai gambar kartu yang diambil) (15 menit).
  • Murid secara individu mengerjakan Lembar Kerja 'Mencentang dan Menjelaskan': murid memberi tanda centang pada 5 peristiwa yang merupakan tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi dari daftar 6 pilihan (Pilihan 1: Bersembahyang di Bukit Ni didatangi Malaikat Bintang Utara [Benar]; Pilihan 2: Munculnya hewan suci Qilin membawa batu kumala [Benar]; Pilihan 3: Dua ekor naga langit berjaga [Benar]; Pilihan 4: Turun hujan salju lebat [Salah]; Pilihan 5: Lima malaikat turun di pendapa [Benar]; Pilihan 6: Terdengar suara musik surgawi di angkasa [Benar]), kemudian menjelaskan secara lisan kepada guru salah satu tanda yang dicentang (acuan kunci: pilihan 1, 2, 3, 5, dan 6) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru memfasilitasi murid merefleksikan rasa kagum dan syukur kepada Tian atas tanda-tanda kebesaran yang menyertai riwayat kelahiran Nabi Kongzi sebagai genta rohani (10 menit).

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama merangkum kembali kelima tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi (10 menit).
  • Guru memberikan penguatan, menyampaikan apresiasi atas ketertiban belajar murid, dan menutup pembelajaran dengan doa syukur serta salam penutup (10 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu gambar berwarna dengan teks penjelas sederhana bagi murid yang memerlukan dukungan visual konkret.
  • Proses: Murid yang masih belajar mengeja/membimbing lisan dapat menjelaskan tanda ajaib secara lisan langsung melalui gambar, sedangkan murid yang sudah lancar diarahkan menyebutkan makna tulisan pada batu kumala Qilin.
  • Produk: Murid dapat menjelaskan tanda ajaib dengan memilih gambar dan bercerita lisan atau mencentang lembar aktivitas bergambar.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan dengan menunjukkan gambar Qilin: 'Sebutkan hewan suci apakah ini dan tanda menjelang kelahiran nabi siapa?' (acuan jawaban: hewan suci Qilin bertanduk tunggal berbadan rusa/bersisik pembawa firman Tuhan menjelang kelahiran Nabi Kongzi).

Proses:

  • Penilaian performa lisan saat murid berpasangan dan individu menjelaskan tanda ajaib kelahiran Nabi Kongzi (acuan 5 tanda: 1. Doa di Bukit Ni & Malaikat Bintang Utara; 2. Qilin membawa batu kumala; 3. Dua naga berjaga di atap; 4. Lima malaikat turun di pendapa; 5. Musik surgawi terdengar di angkasa).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup: Guru menyebutkan satu situasi lalu meminta murid menjawab apakah itu tanda kelahiran Nabi Kongzi, serta meminta murid menyebutkan kembali minimal 3 tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi (acuan jawaban: memilih minimal 3 dari: doa di Bukit Ni didatangi Malaikat Bintang Utara, kedatangan Qilin pembawa kumala, dua naga langit berjaga, lima malaikat di pendapa, alunan musik merdu di angkasa).

Formatif:

  • Observasi unjuk kerja saat permainan 'Tebak Kartu Ajaib' dan pemeriksaan hasil lembar kerja mencentang serta penjelasan lisan tanda-tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan tanda-tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi KongziBelum mampu menjelaskan tanda-tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi meskipun dibimbing guru (0-1 tanda ajaib dengan bantuan penuh dari acuan 5 tanda).Mampu menjelaskan 2 dari 5 tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi (acuan: doa di Bukit Ni/Malaikat Bintang Utara, Qilin pembawa kumala, 2 naga langit, 5 malaikat di pendapa, musik angkasa) dengan bantuan guru.Mampu menjelaskan 3 sampai 4 dari 5 tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi sesuai acuan secara mandiri.Mampu menjelaskan seluruh 5 tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi (doa di Bukit Ni didatangi Malaikat Bintang Utara, kedatangan Qilin dengan batu kumala bertuliskan nubuat, dua naga langit berjaga, lima malaikat turun di pendapa, dan alunan musik merdu di angkasa) secara lengkap, tepat, dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah media visual kartu gambar tanda ajaib efektif membantu murid kelas 1 memahami riwayat kelahiran Nabi Kongzi?
  • Bagaimana keterlibatan aktif murid saat bermain tebak kartu berpasangan?

Murid:

  • Tanda ajaib apakah yang paling kamu ingat dan kamu sukai dari kisah kelahiran Nabi Kongzi?
  • Bagaimana perasaanmu setelah mendengarkan riwayat tanda-tanda kelahiran Nabi Kongzi?

Pertemuan 4 — Menjelaskan Waktu dan Tempat Riwayat Kelahiran Nabi Kongzi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.2 Menjelaskan riwayat kelahiran Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan salam pembuka 'Wei De Dong Tian' dan berdoa bersama sebelum memulai pelajaran (5 menit).
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan dengan mengajukan 2 pertanyaan kesiapan: (1) 'Siapakah nama nabi agung junjungan kita?' (acuan: Nabi Kongzi / Tiong Ni); (2) 'Kapan umat Khonghucu merayakan hari lahir Nabi Kongzi, apakah murid pernah mendengar tanggalnya?' (acuan: tanggal 27 bulan 8 Kongzili / tahun 551 SM) (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menjelaskan waktu (tanggal, bulan, dan tahun lahir) serta tempat (gua, bukit, negeri, dan negara) kelahiran Nabi Kongzi (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru dan mencermati tayangan gambar mengenai fakta riwayat kelahiran Nabi Kongzi: waktu lahir yaitu tanggal 27 bulan 8 penanggalan Imlek/Kongzili tahun 551 SM; serta tempat lahir yaitu di Gua Kongsang, Bukit Ni (Ni Qiu), dekat kota Qufu, Negeri Lu (sekarang Tiongkok) (15 menit).
  • Murid bersama guru melafalkan fakta waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi secara berulang dengan bimbingan visual kartu fakta sejarah suci (10 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Secara bergembira, murid mengikuti permainan berpasangan 'Pasang Kartu Sejarah': setiap pasangan mencocokkan 4 kartu petunjuk riwayat kelahiran dengan kartu jawabannya: (1) Kartu 'Waktu Tanggal & Bulan Lahir' -> pasangannya 'Tanggal 27 Bulan 8 Kongzili'; (2) Kartu 'Tahun Kelahiran' -> pasangannya '551 Sebelum Masehi (SM)'; (3) Kartu 'Gua dan Bukit Kelahiran' -> pasangannya 'Gua Kongsang di Bukit Ni'; (4) Kartu 'Negeri & Kota Kelahiran' -> pasangannya 'Negeri Lu, Kota Qufu' (20 menit).
  • Murid secara mandiri mengerjakan lembar kerja mewarnai dan melengkapi teks lisan/pilihan terpandu berisikan 4 fakta riwayat kelahiran Nabi Kongzi: Butir 1: Tanggal lahir Nabi Kongzi adalah ... (acuan: 27 bulan 8); Butir 2: Tahun lahir Nabi Kongzi adalah ... (acuan: 551 SM); Butir 3: Tempat gua kelahiran Nabi Kongzi adalah ... (acuan: Gua Kongsang); Butir 4: Negeri asal kelahiran Nabi Kongzi adalah ... (acuan: Negeri Lu) (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama teman sebangku saling bertukar lembar kerja dan secara bergiliran menjelaskan kembali di depan meja masing-masing kapan dan di mana Nabi Kongzi dilahirkan dengan bahasa sederhana (10 menit).
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi atas penjelasan riwayat waktu dan tempat kelahiran yang telah dipahami murid (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan lisan tentang 4 butir fakta kelahiran: tanggal 27 bulan 8, tahun 551 SM, Gua Kongsang, Negeri Lu (5 menit).
  • Guru melakukan cek pemahaman akhir secara lisan dan menutup pembelajaran dengan doa syukur bersama 'Huang Tian Shang Di' serta salam penutup 'Xian You Yi De' (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu fakta bergambar berukuran besar dengan warna penanda; murid yang cepat diberikan teks fakta mandiri untuk langsung disebutkan tanpa bantuan warna.
  • Proses: Pada kegiatan memasangkan dan melengkapi, murid yang masih belajar membaca dibimbing secara lisan oleh guru, sedangkan murid yang sudah lancar membaca dapat langsung mencocokkan kartu secara mandiri.
  • Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman menjelaskan riwayat kelahiran baik melalui penjelasan lisan langsung maupun dengan menunjuk pasangan kartu fakta yang tepat.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab diagnostik lisan kesiapan belajar mengenai riwayat kelahiran: Butir 1: 'Siapakah nama nabi kita yang lahir pada zaman dahulu?' (acuan jawaban: Nabi Kongzi / Kong Fuzi / Zhong Ni); Butir 2: 'Kapan kita bersembahyang memperingati hari lahir Nabi Kongzi?' (acuan jawaban: tanggal 27 bulan 8 Kongzili / tahun 551 SM).

Proses:

  • Formatif proses pada saat murid mengerjakan lembar kerja 4 butir fakta riwayat kelahiran Nabi Kongzi: (1) Tanggal lahir (acuan: 27 bulan 8); (2) Tahun lahir (acuan: 551 SM); (3) Tempat gua lahir (acuan: Gua Kongsang / Bukit Ni); (4) Negeri tempat lahir (acuan: Negeri Lu / Kota Qufu).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan penutup berupa 2 pertanyaan riwayat kelahiran: Butir 1: 'Sebutkan tanggal dan bulan lahir Nabi Kongzi!' (acuan: tanggal 27 bulan 8 Kongzili); Butir 2: 'Di gua dan negeri mana Nabi Kongzi dilahirkan?' (acuan: Gua Kongsang, Negeri Lu).

Formatif:

  • Pengamatan unjuk kerja mencocokkan kartu fakta riwayat kelahiran
  • Pemeriksaan lembar kerja melengkapi 4 butir fakta waktu dan tempat riwayat kelahiran Nabi Kongzi

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan riwayat waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi (Acuan 4 fakta: (1) Tanggal 27 bulan 8; (2) Tahun 551 SM; (3) Gua Kongsang / Bukit Ni; (4) Negeri Lu / Kota Qufu)Menjelaskan dengan tepat paling banyak 1 dari 4 fakta riwayat waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi.Menjelaskan dengan tepat 2 dari 4 fakta riwayat waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi.Menjelaskan dengan tepat 3 dari 4 fakta riwayat waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi.Menjelaskan dengan tepat seluruh 4 fakta riwayat waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan permainan mencocokkan kartu fakta sejarah membantu murid kelas 1 memahami waktu dan tempat kelahiran Nabi Kongzi secara efektif?
  • Bagian mana dari fakta waktu dan tempat kelahiran yang paling sering keliru dijelaskan oleh murid?

Murid:

  • Apakah kamu senang belajar waktu dan tempat lahir Nabi Kongzi hari ini?
  • Fakta apa yang paling kamu ingat tentang kelahiran Nabi Kongzi?

Pertemuan 5 — Menjelaskan Ketekunan Belajar dan Budi Pekerti Masa Kecil Nabi Kongzi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menjelaskan riwayat masa kecil Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru memberi salam keagamaan Khonghucu (Wei De Dong Tian - Xian You Yi De), mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran (5 menit).
  • Guru memberikan apersepsi dan asesmen awal diagnostik lisan mengenai riwayat masa kecil Nabi Kongzi dengan menanyakan 2 pertanyaan diagnostik: (1) 'Siapa yang mengasuh dan mendidik Nabi Kongzi setelah ayahnya wafat ketika beliau berusia 3 tahun?' (acuan jawaban: ibunya / Ibu Yan Zhengzai); (2) 'Kapan Nabi Kongzi mulai menunjukkan semangat luar biasa untuk tekun belajar dan membaca buku?' (acuan jawaban: sejak umur 7 tahun) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membimbing murid mengamati gambar ilustrasi buku teks (halaman 94-97) dan menyimak penjelasan cerita riwayat masa kecil Nabi Kongzi: sejak usia 3 tahun ayah wafat dan dididik penuh kasih oleh Ibu Yan Zhengzai; memiliki budi pekerti luhur selalu berbakti dan membantu ibu; tekun membaca buku sejak usia 7 tahun; serta diantar ibu ke rumah kakek Yan Xiang untuk menuntut ilmu lebih tinggi karena kecerdasannya (15 menit).
  • Guru mengadakan tanya jawab terarah untuk mengonfirmasi pemahaman murid tentang fakta ketekunan belajar dan budi pekerti masa kecil Nabi Kongzi berdasarkan 3 butir fakta cerita: (1) sifat Nabi Kongzi kepada ibunya adalah anak berbakti dan suka membantu; (2) kegemaran belajar Nabi Kongzi sejak usia 7 tahun adalah tekun membaca buku; (3) tempat Nabi Kongzi menuntut ilmu lebih lanjut saat kecil adalah di rumah kakek Yan Xiang (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):

  • Guru menyelenggarakan permainan menggembirakan 'Tebak Kartu Kisah Kongzi Kecil': murid dibagi berpasangan dan secara bergantian mengambil satu dari 4 kartu pernyataan untuk dijelaskan apakah pernyataan tersebut 'Benar' atau 'Salah' beserta alasannya (15 menit).
  • Setiap pasangan menyelesaikan telaah 4 kartu pernyataan berikut: Kartu 1: 'Nabi Kongzi kecil malas belajar dan tidak suka membaca buku' (acuan jawaban: Salah, karena sejak umur 7 tahun Nabi Kongzi rajin belajar dan suka membaca buku); Kartu 2: 'Nabi Kongzi adalah anak berbakti yang selalu membantu ibunya' (acuan jawaban: Benar, karena Nabi Kongzi memiliki budi pekerti luhur dan selalu membantu Ibu Yan Zhengzai); Kartu 3: 'Ayah Nabi Kongzi wafat saat Nabi berusia 3 tahun' (acuan jawaban: Benar, sejak umur 3 tahun Nabi Kongzi dididik oleh ibunya); Kartu 4: 'Nabi Kongzi kecil menuntut ilmu lebih tinggi ke rumah kakek Yan Xiang' (acuan jawaban: Benar, karena Nabi Kongzi murid yang cerdas dan diantar ibunya belajar ke kakek Yan Xiang) (15 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar kerja penjelasan riwayat masa kecil Nabi Kongzi dengan memilih jawaban yang tepat pada 3 kalimat rumpang: Butir 1: 'Nabi Kongzi adalah anak yang ... kepada ibunya' [Pilihan: berbakti / nakal] (acuan: berbakti); Butir 2: 'Sejak umur 7 tahun Nabi Kongzi rajin ...' [Pilihan: bermain / belajar] (acuan: belajar); Butir 3: 'Ibu mengantar Nabi menuntut ilmu ke rumah kakek ...' [Pilihan: Kong He / Yan Xiang] (acuan: Yan Xiang) (10 menit).

Merefleksi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Murid bersama bimbingan guru merefleksikan makna kisah masa kecil Nabi Kongzi dengan menghubungkannya pada tekad diri untuk meneladani sifat rajin belajar dan berbakti kepada orang tua di rumah (5 menit).
  • Murid menyampaikan satu hal baru yang paling diingat tentang masa kecil Nabi Kongzi secara lisan (5 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan atas materi riwayat masa kecil Nabi Kongzi (ketekunan belajar sejak usia 7 tahun dan budi pekerti berbakti kepada orang tua) (5 menit).
  • Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap ketepatan penjelasan murid, menyampaikan informasi topik pertemuan berikutnya (kebiasaan meniru tata cara persembahyangan masa kecil Nabi Kongzi), dan menutup sesi dengan doa penutup serta salam penutup Khonghucu (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu kisah bergambar dengan teks sederhana bagi murid yang membutuhkan penguatan membaca, serta teks cerita lengkap bagi murid yang sudah lancar membaca.
  • Proses: Memberikan bimbingan terarah bagi murid yang belum lancar membaca instruksi soal, serta memberikan tantangan menjelaskan alasan secara mandiri pada kartu kisah bagi murid yang cepat.
  • Produk: Murid dapat menjelaskan ketepatan riwayat masa kecil Nabi Kongzi melalui centang pilihan kata pada lembar kerja atau menjelaskan secara lisan langsung kepada guru.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran tentang riwayat masa kecil Nabi Kongzi: (1) 'Siapa yang mengasuh dan mendidik Nabi Kongzi setelah ayahnya wafat ketika beliau berusia 3 tahun?' (acuan jawaban: ibunya / Ibu Yan Zhengzai); (2) 'Kapan Nabi Kongzi mulai menunjukkan semangat luar biasa untuk tekun belajar dan membaca buku?' (acuan jawaban: sejak umur 7 tahun).

Proses:

  • Observasi formatif saat pengerjaan 4 kartu pernyataan kisah masa kecil Nabi Kongzi: Kartu 1: 'Nabi Kongzi kecil malas belajar dan tidak suka membaca buku' (acuan: Salah, Nabi rajin belajar); Kartu 2: 'Nabi Kongzi adalah anak berbakti yang selalu membantu ibunya' (acuan: Benar); Kartu 3: 'Ayah Nabi Kongzi wafat saat Nabi berusia 3 tahun' (acuan: Benar); Kartu 4: 'Nabi Kongzi kecil menuntut ilmu lebih tinggi ke rumah kakek Yan Xiang' (acuan: Benar).
  • Pemeriksaan lembar kerja mandiri melengkapi 3 butir kalimat rumpang: (1) anak yang berbakti; (2) rajin belajar; (3) rumah kakek Yan Xiang.

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan di akhir sesi: Guru meminta murid menjelaskan 2 fakta masa kecil Nabi Kongzi: (1) Sebutkan sifat terpuji Nabi Kongzi kepada ibunya! (acuan: berbakti / suka membantu ibu); (2) Sebutkan bukti ketekunan belajar Nabi Kongzi masa kecil! (acuan: tekun belajar / suka membaca buku sejak umur 7 tahun / menuntut ilmu ke rumah kakek Yan Xiang).

Formatif:

  • Penilaian kinerja dalam aktivitas permainan 'Tebak Kartu Kisah Kongzi Kecil' (menjelaskan kebenaran 4 kartu pernyataan riwayat masa kecil Nabi Kongzi)
  • Tes tertulis objektif rumpang pada lembar kerja siswa (3 butir kalimat rumpang riwayat masa kecil Nabi Kongzi)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan ketekunan belajar dan budi pekerti masa kecil Nabi KongziBelum mampu menjelaskan riwayat masa kecil Nabi Kongzi (tepat 0-1 butir dari 4 acuan kartu kisah dan lembar kerja)Mulai mampu menjelaskan sebagian kecil riwayat masa kecil Nabi Kongzi (tepat 2 butir dari 4 acuan kartu kisah dan lembar kerja: berbakti membantu ibu, tekun belajar/membaca sejak umur 7 tahun, ayah wafat usia 3 tahun, belajar ke rumah kakek Yan Xiang) dengan bantuan penuh guruMampu menjelaskan sebagian besar riwayat masa kecil Nabi Kongzi (tepat 3 butir dari 4 acuan kartu kisah dan lembar kerja: berbakti membantu ibu, tekun belajar/membaca sejak umur 7 tahun, ayah wafat usia 3 tahun, belajar ke rumah kakek Yan Xiang) secara mandiriMampu menjelaskan seluruh riwayat masa kecil Nabi Kongzi (tepat 4 butir dari 4 acuan kartu kisah dan lembar kerja: berbakti membantu ibu, tekun belajar/membaca sejak umur 7 tahun, ayah wafat usia 3 tahun, belajar ke rumah kakek Yan Xiang) secara lengkap, tepat, dan mandiri

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah langkah bercerita bergambar dan permainan kartu kisah efektif memfasilitasi murid kelas 1 memahami riwayat ketekunan masa kecil Nabi Kongzi?
  • Bagian mana dari kegiatan yang paling menarik minat murid dan bagaimana efektivitas alokasi waktu pada tiap tahap pembelajaran?

Murid:

  • Sifat terpuji apa dari masa kecil Nabi Kongzi yang paling ingin kamu tiru di rumah dan di sekolah?
  • Apakah kamu merasa senang mengikuti permainan kartu kisah masa kecil Nabi Kongzi hari ini?

Pertemuan 6 — Menjelaskan Kebiasaan Meniru Tata Cara Persembahyangan Masa Kecil Nabi Kongzi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.3 Menjelaskan riwayat masa kecil Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru memberi salam keagamaan Khonghucu 'Wei De Dong Tian' dan murid menjawab 'Xian You Yi De', lalu berdoa bersama (5 menit).
  • Guru melakukan diagnostik awal lisan dengan menanyakan 2 pertanyaan kesiapan materi riwayat masa kecil Nabi Kongzi: (1) 'Pada usia berapa Nabi Kongzi mulai suka menirukan tata cara persembahyangan?' (acuan jawaban: usia 6 tahun); (2) 'Siapa yang sering diajak atau ditiru oleh Nabi Kongzi saat bersembahyang?' (acuan jawaban: ibunya / Ibu Yan Zhengzai) (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru melalui buku teks gambar tentang masa kecil Nabi Kongzi pada usia 6 tahun yang senang dan pandai menirukan tata cara persembahyangan yang dilakukan ibunya (15 menit).
  • Murid mendengarkan penegasan guru mengenai 3 fakta utama riwayat persembahyangan masa kecil Nabi Kongzi: (1) dimulai saat berumur 6 tahun, (2) meniru kebiasaan ibunya bersembahyang, (3) menunjukkan sikap hormat dan sifat kenabian sejak kecil (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid secara berpasangan memainkan kuis permainan tebak kartu riwayat 'Tepat Cerita Nabi Kongzi': murid mengambil 3 kartu soal dan bergantian menjelaskan jawabannya kepada pasangannya: Kartu 1: 'Berapa usia Nabi Kongzi saat mulai gemar meniru tata cara sembahyang?' (acuan jawaban: 6 tahun); Kartu 2: 'Siapa yang ditiru kebiasaan sembahyangnya oleh Nabi Kongzi?' (acuan jawaban: Ibunya / Yan Zhengzai); Kartu 3: 'Apa yang ditunjukkan Nabi Kongzi lewat kebiasaannya menirukan sembahyang itu?' (acuan jawaban: sifat kenabian / rasa hormat beribadah) (25 menit).
  • Secara mandiri, murid mengerjakan lembar aktivitas menjelaskan fakta riwayat dengan melengkapi 3 kalimat rumpang: (1) 'Nabi Kongzi mulai gemar menirukan tata cara persembahyangan sejak berumur ... tahun' (acuan jawaban: 6); (2) 'Nabi Kongzi sering diajak bersembahyang oleh ...' (acuan jawaban: ibu / ibunya / Yan Zhengzai); (3) 'Kebiasaan meniru sembahyang menunjukkan bahwa Nabi Kongzi memiliki sifat ... sejak kecil' (acuan jawaban: kenabian / hormat) (15 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru mengulas kembali kebenaran jawaban dari lembar aktivitas dan mengonfirmasi pemahaman tentang riwayat masa kecil Nabi Kongzi dalam hal persembahyangan (10 menit).

Penutup:

  • Guru membimbing murid menyimpulkan riwayat masa kecil Nabi Kongzi usia 6 tahun yang tekun meniru persembahyangan ibunya (5 menit).
  • Guru dan murid menutup pembelajaran dengan doa syukur dan salam penutup (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Menyediakan kartu bergambar alur cerita bagi murid yang membutuhkan bantuan visual riwayat usia 6 tahun.
  • Proses: Memberikan bimbingan terarah bagi murid yang belum lancar membaca kalimat rumpang, serta memberi kesempatan murid cepat untuk menjelaskan kembali rincian ketiga fakta riwayat secara lisan kepada teman sebangku.
  • Produk: Jawaban pada lembar kerja rumpang dapat berupa tulisan kata kunci atau penyampaian lisan langsung kepada guru.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: Butir 1: 'Pada usia berapa Nabi Kongzi mulai suka menirukan tata cara persembahyangan?' (acuan jawaban: 6 tahun); Butir 2: 'Siapa yang sering diajak atau ditiru oleh Nabi Kongzi saat bersembahyang?' (acuan jawaban: ibunya / Yan Zhengzai).

Proses:

  • Observasi formatif saat kuis pasangan dan penilaian lembar kerja 3 butir rumpang: Butir 1: usia (acuan: 6 tahun); Butir 2: sosok yang ditiru (acuan: ibu/ibunya/Yan Zhengzai); Butir 3: sifat yang ditunjukkan (acuan: kenabian/hormat).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman lisan akhir: Murid menyebutkan kembali 2 hal utama mengenai kebiasaan masa kecil Nabi Kongzi meniru persembahyangan (acuan: usia 6 tahun dan meniru ibunya bersembahyang).

Formatif:

  • Tanya jawab diagnostik awal di pendahuluan
  • Kuis berpasangan tebak kartu cerita riwayat masa kecil Nabi Kongzi
  • Lembar aktivitas melengkapi 3 kalimat rumpang riwayat masa kecil Nabi Kongzi

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan fakta riwayat kebiasaan masa kecil Nabi Kongzi meniru persembahyanganBelum mampu menjelaskan 3 fakta riwayat (usia 6 tahun, meniru ibu, dan sifat kenabian) meski dengan bimbingan penuh guru.Mampu menjelaskan 1 dari 3 fakta riwayat (usia 6 tahun, meniru ibu, atau sifat kenabian) secara tepat.Mampu menjelaskan 2 dari 3 fakta riwayat (usia 6 tahun, meniru ibu, dan sifat kenabian) secara tepat.Mampu menjelaskan seluruh 3 fakta riwayat (usia 6 tahun, meniru ibunya, dan menunjukkan sifat kenabian) secara tepat dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah seluruh murid telah mampu memahami riwayat masa kecil Nabi Kongzi pada usia 6 tahun dalam meniru persembahyangan?
  • Apakah aktivitas bermain tebak kartu berpasangan efektif memotivasi murid kelas 1 dalam memahami riwayat suci?

Murid:

  • Apa yang paling kamu ingat tentang cerita Nabi Kongzi saat berumur 6 tahun?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menyenangkan?

Pertemuan 7 — Menjelaskan Ayat-Ayat Suci tentang Sikap Rendah Hati dan Keteladanan Nabi Kongzi — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.4 Menjelaskan ayat-ayat suci yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam religius Khonghucu ('Wei De Dong Tian - Xian You Yi De'), mengajak murid berdoa bersama, dan mengecek kehadiran (5 menit).
  • Guru melakukan diagnostik awal lisan dengan membacakan sebutan Nabi Kongzi dari kitab Mengzi VB:1/7 ('Bo Yi ialah Nabi Kesucian, Yi Yin ialah Nabi Kewajiban, Liu Xiahui ialah Nabi Keharmonisan, dan Kongzi ialah...') lalu meminta murid melengkapi sebutan Nabi Kongzi (acuan jawaban benar: 'Nabi segala masa') (10 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid menyimak penjelasan guru yang membacakan ayat suci kitab Mengzi VB:1/7 tentang sebutan Nabi Kongzi sebagai 'Nabi segala masa' serta penjelasan isi pokok ayat suci Lunyu mengenai Lima Laku Rendah Hati keteladanan Nabi Kongzi: (1) ramah tamah, (2) penuh hormat, (3) baik hati, (4) sederhana, dan (5) mengalah (15 menit).
  • Murid bersama guru melafalkan bunyi teks ayat suci Mengzi VB:1/7 dan menyebutkan arti masing-masing dari 5 sikap rendah hati keteladanan Nabi Kongzi tersebut secara berulang dan sadar makna (15 menit).

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid mengikuti kuis gembira 'Tebak Sikap Teladan Nabi': guru membagikan lembar kerja berisi 5 pernyataan perilaku untuk dipasangkan dengan 5 sikap teladan rendah hati Nabi Kongzi sesuai ayat suci: (1) Murid menyapa guru sambil tersenyum -> ramah tamah; (2) Murid membungkukkan badan saat lewat di depan orang tua -> penuh hormat; (3) Murid menolong teman yang terjatuh -> baik hati; (4) Murid membawa bekal makanan secukupnya tanpa pamer -> sederhana; (5) Murid meminjamkan mainan kepada adik secara bergantian -> mengalah (acuan kunci: pasangan 1-5 di atas) (20 menit).
  • Murid secara lisan menjelaskan arti dari keteladanan Nabi Kongzi berdasarkan ayat suci Mengzi VB:1/7 (bahwa Nabi Kongzi adalah 'Nabi segala masa' yang teladannya abadi dan patut dicontoh kapan saja) dan menyebutkan kembali 5 sikap rendah hati Nabi Kongzi di depan kelas secara bergantian (20 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Murid bersama guru merefleksikan makna belajar ayat suci keteladanan Nabi Kongzi bagi perilaku diri di rumah dan sekolah (10 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan umpan balik dan penguatan lisan terhadap penjelasan murid mengenai ayat suci dan 5 sikap rendah hati Nabi Kongzi (acuan: ramah tamah, penuh hormat, baik hati, sederhana, mengalah) (5 menit).
  • Guru menutup pertemuan dengan doa bersama dan salam peneguhan kebajikan (5 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid yang masih memerlukan bimbingan, disediakan kartu visual bergambar simbol 5 laku rendah hati dengan teks ringkas; bagi murid yang cepat paham, disediakan teks kutipan terjemahan ayat suci Mengzi VB:1/7 lengkap.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibantu dengan panduan membaca kata kunci satu per satu secara bertahap; murid cepat diarahkan langsung menjelaskan keterkaitan makna ayat suci secara mandiri.
  • Produk: Murid dapat menjelaskan isi ayat suci secara lisan dengan bantuan gambar panduan atau secara mandiri tanpa bantuan gambar.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Tanya jawab lisan diagnostik: Guru membacakan kutipan awal kitab Mengzi VB:1/7 lalu meminta murid melengkapi sebutan untuk Nabi Kongzi (acuan jawaban benar: Nabi Kongzi adalah 'Nabi segala masa').

Proses:

  • Penilaian unjuk kerja lisan saat murid menjelaskan isi ayat suci Mengzi VB:1/7 dan menyebutkan 5 laku rendah hati Nabi Kongzi (ramah tamah, penuh hormat, baik hati, sederhana, mengalah).
  • Pemeriksaan ketepatan lembar kerja menjodohkan 5 pernyataan perilaku dengan 5 sikap rendah hati: (1) menyapa tersenyum -> ramah tamah; (2) membungkuk depan orang tua -> penuh hormat; (3) menolong teman jatuh -> baik hati; (4) tidak pamer bekal -> sederhana; (5) meminjamkan mainan ke adik -> mengalah (acuan kunci: pasangan butir 1 s.d. 5 tepat).

Akhir Pertemuan:

  • Cek pemahaman akhir lisan: Murid menjawab dua pertanyaan singkat: (1) Menurut kitab Mengzi, Nabi Kongzi disebut sebagai Nabi apa? (acuan: Nabi segala masa); (2) Sebutkan 2 dari 5 sikap rendah hati keteladanan Nabi Kongzi! (acuan dipilih dari: ramah tamah, penuh hormat, baik hati, sederhana, mengalah).

Formatif:

  • Tanya jawab lisan kelengkapan sebutan Nabi Kongzi pada kitab Mengzi VB:1/7
  • Pengerjaan lembar kerja menjodohkan 5 perilaku dengan 5 sikap rendah hati sesuai ayat suci
  • Penjelasan lisan murid tentang sebutan Nabi Kongzi dalam ayat suci dan 5 laku rendah hati

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan ayat suci tentang sebutan Nabi Kongzi (Mengzi VB:1/7)Belum mampu menjelaskan sebutan Nabi Kongzi dalam kitab Mengzi VB:1/7 meski dibimbing guru.Mampu menyebutkan sebutan Nabi Kongzi ('Nabi segala masa') dengan bimbingan penuh guru.Mampu menjelaskan secara mandiri bahwa Nabi Kongzi adalah 'Nabi segala masa' sesuai ayat suci kitab Mengzi VB:1/7.Mampu menjelaskan secara mandiri dan runtut makna sebutan Nabi Kongzi sebagai 'Nabi segala masa' yang teladannya abadi di setiap zaman.
Menjelaskan ayat suci tentang lima sikap rendah hati Nabi KongziBelum mampu menyebutkan 5 sikap rendah hati teladan Nabi Kongzi (acuan: ramah tamah, penuh hormat, baik hati, sederhana, mengalah).Mampu menyebutkan 1-2 dari 5 sikap rendah hati teladan Nabi Kongzi dengan bimbingan guru.Mampu menyebutkan dan menjelaskan arti 3-4 dari 5 sikap rendah hati teladan Nabi Kongzi secara tepat.Mampu menyebutkan dan menjelaskan arti seluruh 5 sikap rendah hati teladan Nabi Kongzi (ramah tamah, penuh hormat, baik hati, sederhana, mengalah) secara lengkap dan mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah penggunaan teks ayat suci Mengzi VB:1/7 dan kartu 5 sikap rendah hati membantu murid kelas 1 memahami materi dengan jelas?
  • Bagaimana keterlibatan murid saat permainan kuis tebak sikap teladan berlangsung?

Murid:

  • Apa sebutan untuk Nabi Kongzi di dalam ayat suci yang paling kalian ingat?
  • Sikap rendah hati apa yang paling ingin kalian tiru dari Nabi Kongzi?

Pertemuan 8 — Asesmen Sumatif Bab — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)

Tujuan Pertemuan:

  • TP 1.3.1 Menjelaskan keluarga Nabi Kongzi
  • TP 1.3.2 Menjelaskan riwayat kelahiran Nabi Kongzi
  • TP 1.3.3 Menjelaskan riwayat masa kecil Nabi Kongzi
  • TP 1.3.4 Menjelaskan ayat-ayat suci yang berkaitan dengan keteladanan Nabi Kongzi

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam keagamaan Khonghucu (Wei De Dong Tian - Xian You Yi De), membimbing doa bersama pembuka belajar, dan mengecek kehadiran murid secara tertib (5 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif Bab 3 untuk mengukur pemahaman tentang riwayat hidup, keluarga, kelahiran, masa kecil, dan keteladanan Nabi Kongzi secara tenang dan percaya diri (5 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Guru membagikan Lembar Kerja Bergambar (Tugas 1 - TP 1.3.3) dan menjelaskan tata cara menarik garis menjodohkan 4 pasang gambar/perilaku masa kecil Nabi Kongzi: (1) Gambar Nabi Kongzi membaca dan memegang buku bambu dipasangkan dengan teks/simbol 'Rajin dan Tekun Belajar'; (2) Gambar Nabi Kongzi menata perlengkapan sembahyang dipasangkan dengan teks/simbol 'Meniru Upacara Ibadah/Sembahyang'; (3) Gambar Nabi Kongzi membantu ibunda Yan Zhengzai dipasangkan dengan teks/simbol 'Anak Berbakti'; (4) Gambar Nabi Kongzi bersama kakek Yan Xiang menuntut ilmu dipasangkan dengan teks/simbol 'Belajar dengan Sungguh-Sungguh' (acuan kunci: 1-Rajin dan Tekun Belajar, 2-Meniru Upacara Ibadah/Sembahyang, 3-Anak Berbakti, 4-Belajar dengan Sungguh-Sungguh) (5 menit).
  • Guru menjelaskan prosedur tes lisan bergiliran (Tugas 2 - TP 1.3.1, TP 1.3.2, TP 1.3.4), di mana saat kelas mengerjakan tugas tertulis, murid secara bergantian dipanggil ke meja guru selama 2 menit untuk menjawab 3 pertanyaan lisan dengan kartu gambar pemantik (5 menit).

Mengaplikasi (Bermakna):

  • Seluruh murid secara mandiri mengerjakan Lembar Kerja Bergambar Tugas 1 (menjodohkan 4 butir riwayat masa kecil Nabi Kongzi sesuai petunjuk) di meja masing-masing dengan tenang dan jujur (35 menit).
  • Secara simultan, guru memanggil murid satu per satu ke meja guru untuk melaksanakan tes lisan bergiliran Tugas 2 selama 2 menit per anak (total 25-28 murid = 50 menit) menggunakan kartu gambar pemantik dengan 3 pertanyaan terstruktur: Pertanyaan 1 (TP 1.3.1): 'Sebutkan nama ayah, ibu, dan saudara Nabi Kongzi!' (acuan: Ayah = Kong He / Shuliang He; Ibu = Yan Zhengzai; Saudara = Meng Pi); Pertanyaan 2 (TP 1.3.2): 'Sebutkan tanda ajaib dan tempat kelahiran Nabi Kongzi!' (acuan: Muncul hewan suci Qilin / dua ekor naga / lima malaikat / suara nyanyian merdu; lahir di Gua Kongsang / Bukit Changping, jazirah Shandong, tanggal 27 bulan 8 Imlek / Kongzili); Pertanyaan 3 (TP 1.3.4): 'Sebutkan pesan ayat suci keteladanan Nabi Kongzi tentang kerendahan hati atau sifatnya!' (acuan: Mengzi VB:1/7 bahwa Nabi Kongzi adalah Nabi segala masa / Ji Da Cheng / lima laku rendah hati: ramah tamah, penuh hormat, sederhana, baik hati, dan mengalah) (40 menit).

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja bergambar Tugas 1 yang telah selesai dikerjakan murid dan memastikan seluruh murid telah menyelesaikan tes lisan Tugas 2 (3 menit).
  • Guru memfasilitasi murid melakukan refleksi singkat berkesadaran atas pengalaman menyelesaikan asesmen secara mandiri dan jujur, serta mengingat kembali keagungan budi pekerti Nabi Kongzi sebagai idola hidup (2 menit).

Penutup:

  • Guru memberikan apresiasi atas ketertiban, kemandirian, dan kejujuran seluruh murid selama pelaksanaan asesmen sumatif berlangsung (3 menit).
  • Guru menutup pertemuan asesmen Bab 3 dengan doa syukur kepada Tian dan Nabi Kongzi serta salam penutup keagamaan (Huang Yi Shang Di, Wei Tian You De) (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Bagi murid dengan hambatan visual/motorik disediakan kartu pemantik berukuran lebih besar dengan simbol kontras tinggi tanpa mengubah kompetensi yang diuji.
  • Proses: Pemberian waktu ekstra pembacaan petunjuk lisan secara perlahan bagi murid yang membutuhkan akomodasi akses tanpa membocorkan kunci jawaban.
  • Produk: Format penandaan pada lembar kerja dapat berupa tarikan garis langsung maupun pelingkaran simbol warna yang identik sesuai kunci jawaban.

Asesmen Pertemuan:

Awal:

  • Cek kesiapan emosi dan konsentrasi murid melalui pemusatan perhatian hening sejenak (Jing Zuo) selama 1 menit sebelum instruksi asesmen dibacakan.

Proses:

  • Observasi kepatuhan terhadap instruksi pengerjaan mandiri, ketertiban ruang kelas saat sesi tes lisan bergiliran berlangsung.

Sumatif Bab:

  • kombinasi tes tertulis bergambar serentak dan tes lisan bergiliran: lembar kerja bergambar berisi pilihan menjodohkan tentang riwayat masa kecil Nabi Kongzi serta rekaman jawaban lisan tentang keluarga, kelahiran, dan ayat suci keteladanan Nabi Kongzi
  • tes tertulis serentak: lembar kerja murid berisi kegiatan menarik garis/memasangkan gambar dan simbol terkait keteladanan masa kecil Nabi Kongzi yang gemar belajar dan bermain tata cara ibadah yang dikerjakan seluruh kelas bersamaan (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban lembar kerja bergambar dan pedoman penskoran)
  • tes lisan bergiliran: jawaban lisan terstruktur saat murid dipanggil ke meja guru selama 2 menit per anak untuk menyebutkan anggota keluarga Nabi Kongzi, peristiwa kelahiran Nabi Kongzi, dan pesan ayat suci keteladanan Nabi Kongzi dengan bantuan kartu gambar pemantik (total 60 menit / 2 menit = 30 slot, muat untuk 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: lembar ceklis observasi lisan dan rubrik penilaian 3 kriteria)

Sumatif:

  • kombinasi tes tertulis bergambar serentak dan tes lisan bergiliran: lembar kerja bergambar berisi pilihan menjodohkan tentang riwayat masa kecil Nabi Kongzi serta rekaman jawaban lisan tentang keluarga, kelahiran, dan ayat suci keteladanan Nabi Kongzi
  • tes tertulis serentak: lembar kerja murid berisi kegiatan menarik garis/memasangkan gambar dan simbol terkait keteladanan masa kecil Nabi Kongzi yang gemar belajar dan bermain tata cara ibadah yang dikerjakan seluruh kelas bersamaan (45 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban lembar kerja bergambar dan pedoman penskoran)
  • tes lisan bergiliran: jawaban lisan terstruktur saat murid dipanggil ke meja guru selama 2 menit per anak untuk menyebutkan anggota keluarga Nabi Kongzi, peristiwa kelahiran Nabi Kongzi, dan pesan ayat suci keteladanan Nabi Kongzi dengan bantuan kartu gambar pemantik (total 60 menit / 2 menit = 30 slot, muat untuk 28 murid) (60 menit; individual; instrumen: lembar ceklis observasi lisan dan rubrik penilaian 3 kriteria)

Rubrik Pertemuan:

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penjelasan Keluarga Nabi Kongzi (TP 1.3.1 - Tes Lisan)Belum mampu menyebutkan satupun nama anggota keluarga Nabi Kongzi secara tepat.Menyebutkan tepat 1 dari 3 nama anggota keluarga (Daftar acuan: Ayah Kong He / Shuliang He; Ibu Yan Zhengzai; Saudara Meng Pi).Menyebutkan tepat 2 dari 3 nama anggota keluarga (Daftar acuan: Ayah Kong He / Shuliang He; Ibu Yan Zhengzai; Saudara Meng Pi).Menyebutkan lengkap dan tepat seluruh (3) nama anggota keluarga Nabi Kongzi (Ayah Kong He / Shuliang He; Ibu Yan Zhengzai; Saudara Meng Pi) secara mandiri.
Penjelasan Riwayat Kelahiran Nabi Kongzi (TP 1.3.2 - Tes Lisan)Belum mampu menjelaskan tanda ajaib maupun tempat riwayat kelahiran Nabi Kongzi.Menyebutkan tepat 1 unsur riwayat kelahiran (Daftar acuan: Tanda ajaib kemunculan Qilin / 2 naga / 5 malaikat / suara merdu; Tempat Gua Kongsang / Bukit Changping di jazirah Shandong).Menyebutkan tepat 2 unsur riwayat kelahiran (tanda ajaib dan tempat kelahiran) sesuai daftar acuan.Menyebutkan lengkap dan tepat tanda ajaib, tempat lahir (Gua Kongsang), serta waktu kelahiran (tanggal 27 bulan 8 Kongzili) sesuai daftar acuan secara runtut dan mandiri.
Penjelasan Riwayat Masa Kecil Nabi Kongzi (TP 1.3.3 - Tes Tertulis Bergambar)Tepat memasangkan 0 - 1 dari 4 pasang gambar perilaku masa kecil Nabi Kongzi pada lembar kerja.Tepat memasangkan 2 dari 4 pasang gambar perilaku masa kecil Nabi Kongzi (Acuan kunci: 1-Membaca buku bambu = Rajin dan Tekun Belajar; 2-Menata perlengkapan sembahyang = Meniru Upacara Ibadah/Sembahyang; 3-Membantu ibunda = Anak Berbakti; 4-Belajar ke kakek Yan Xiang = Belajar dengan Sungguh-Sungguh).Tepat memasangkan 3 dari 4 pasang gambar perilaku masa kecil Nabi Kongzi sesuai acuan kunci jawaban.Tepat memasangkan seluruh (4) pasang gambar perilaku masa kecil Nabi Kongzi sesuai acuan kunci jawaban secara mandiri dan cermat.
Penjelasan Ayat Suci Keteladanan Nabi Kongzi (TP 1.3.4 - Tes Lisan)Belum mampu menjelaskan sebutan suci maupun perilaku keteladanan Nabi Kongzi sesuai ayat suci.Menyebutkan 1 perilaku keteladanan Nabi Kongzi berdasarkan ayat suci (Daftar acuan: Nabi Kongzi adalah Nabi Segala Masa / Ji Da Cheng kitab Mengzi VB:1/7; atau menyebutkan salah satu dari lima laku rendah hati: ramah tamah, penuh hormat, sederhana, baik hati, mengalah).Menyebutkan 2 sampai 3 butir perilaku keteladanan / sebutan suci Nabi Kongzi sesuai daftar acuan kitab suci.Menjelaskan sebutan suci Nabi Segala Masa (Mengzi VB:1/7) serta menyebutkan minimal 4 dari lima laku rendah hati (ramah tamah, penuh hormat, baik hati, sederhana, mengalah) secara mandiri.

Refleksi Pertemuan:

Guru:

  • Apakah pengelolaan waktu gabungan antara tes tertulis serentak dan tes lisan bergiliran berjalan efektif dan tertib?
  • Bagaimanakah tingkat pencapaian murid kelas 1 terhadap pemahaman sejarah suci keluarga dan kelahiran serta keteladanan Nabi Kongzi?
  • Langkah tindak lanjut remedial atau pengayaan apa yang diperlukan berdasarkan hasil rekapitulasi sumatif Bab 3 ini?

Murid:

  • Apakah aku merasa senang dan berani saat menceritakan keteladanan Nabi Kongzi kepada guru?
  • Sikap teladan apa dari Nabi Kongzi semasa kecil yang paling ingin aku tiru setiap hari di rumah dan sekolah?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021)
  2. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021)
  3. Bagan silsilah keluarga Nabi Kongzi dan kartu nama tokoh (Bo Xia, Kong Shu Liang He, Yan Zhengzai)
  4. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek 2021)
  5. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek 2021)
  6. Bagan silsilah visual keluarga Nabi Kongzi dan set kartu permainan ceria keluarga Kongzi
  7. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek, 2021).
  8. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek, 2021).
  9. Set kartu gambar 5 peristiwa tanda ajaib menjelang kelahiran Nabi Kongzi.
  10. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kemendikbudristek 2021
  11. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kemendikbudristek 2021 (hlm. 86-91)
  12. Kartu Pasang Sejarah Suci (Waktu dan Tempat Lahir Nabi Kongzi)
  13. Lembar Kerja Siswa Fakta Riwayat Kelahiran
  14. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
  15. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I, Pelajaran 3: Nabi Kongzi Idolaku, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
  16. Kartu Pernyataan Kisah Kongzi Kecil dan Lembar Kerja Siswa
  17. Gambar ilustrasi riwayat masa kecil Nabi Kongzi
  18. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbudristek 2021, Pelajaran 3: Nabi Kongzi Idolaku, Halaman 93)
  19. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I
  20. Kartu bergambar cerita tebak riwayat masa kecil Nabi Kongzi
  21. Kitab Suci Mengzi dan Kitab Lunyu (Sishu)
  22. Kartu bergambar 'Lima Laku Rendah Hati'
  23. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Kemendikbudristek, 2021).
  24. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti untuk SD Kelas I (Pelajaran 3: Nabi Kongzi Idolaku).
  25. Lembar Kerja Bergambar Asesmen Sumatif Bab 3 (4 butir menjodohkan riwayat masa kecil Nabi Kongzi).
  26. Kartu Gambar Pemantik Tes Lisan (Gambar silsilah keluarga, Gua Kongsang/Qilin, dan simbol kebajikan Lunyu/Mengzi).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar bab ini secara penuh.

Apa isi bab ini?

Dokumen memuat seluruh pertemuan bab ini dalam satu berkas: tujuan pembelajaran per pertemuan, urutan kegiatan inti sesuai alokasi JP, pertanyaan pemantik, asesmen formatif, asesmen sumatif bab, rubrik, dan refleksi. Cocok dipakai sebagai persiapan tatap muka sekaligus lampiran supervisi.

Cara pakai bab ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.