Modul AjarPertemuan 4Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Junzi di Sekolah: Hormat kepada Guru dan Teman

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Junzi di Sekolah: Hormat kepada Guru dan Teman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Junzi di Sekolah: Hormat kepada Guru dan Teman

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Junzi di Sekolah: Hormat kepada Guru dan Teman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikJunzi di Sekolah: Hormat kepada Guru dan Teman
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan sikap hormat kepada guru dan sikap toleransi kepada teman di sekolah sebagai wujud perilaku bakti seorang Junzi sesuai tuntunan Lunyu I:6
  2. Murid dapat membedakan contoh perilaku Junzi dan bukan Junzi dalam berinteraksi dengan guru dan teman di lingkungan sekolah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang tadi pagi mengucapkan salam kepada guru saat masuk sekolah?
  2. Bagaimana perasaan kalian ketika bermain bersama teman yang berbeda dengan kalian?
  3. Apa yang kalian lakukan jika melihat teman yang sedih atau kesusahan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sesuai kepercayaan masing-masing
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid dengan sapaan hangat dan senyuman
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: belajar menjadi Junzi (anak baik) di sekolah dengan menghormati guru dan menyayangi teman
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: Siapa yang tadi pagi mengucapkan salam kepada guru? Siapa yang membantu teman yang kesulitan?
  • Guru mengaitkan dengan pembelajaran sebelumnya tentang perilaku Junzi di rumah, lalu menyampaikan bahwa hari ini akan belajar perilaku Junzi di sekolah

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan atau menggambar di papan tulis gambar-gambar situasi di sekolah: anak memberi salam pada guru, anak membantu teman, anak berbagi mainan, anak berebut mainan, anak mengabaikan guru
  • Murid mengamati gambar-gambar tersebut dengan seksama (kegiatan mengamati dari buku siswa hal. 54)
  • Guru membimbing murid berdiskusi sederhana tentang gambar yang diamati: Apa yang terjadi di gambar ini? Mana yang baik? Mana yang kurang baik?
  • Guru memperkenalkan ayat suci Lunyu I:6 dengan bahasa sederhana: Seorang muda, di rumah hendaklah berlaku bakti, di luar hendaklah bersikap rendah hati
  • Guru menjelaskan bahwa di luar rumah (termasuk di sekolah), kita harus bersikap rendah hati artinya hormat kepada guru dan sayang kepada teman
  • Murid menyimak penjelasan guru tentang contoh perilaku Junzi di sekolah: menghormati guru, tekun belajar, menyayangi teman, rukun bersama teman, mematuhi peraturan, menjaga kebersihan (sesuai buku siswa hal. 59)
  • Murid diberi kesempatan bertanya tentang hal yang belum dipahami

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja bergambar (atau menggunakan buku siswa hal. 57) yang berisi 6-8 gambar situasi di sekolah
  • Murid secara mandiri memberi tanda centang (√) pada gambar yang menunjukkan perilaku Junzi dan tanda silang (x) pada gambar yang bukan perilaku Junzi
  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3-4 anak) untuk bermain peran sederhana
  • Setiap kelompok mendapat kartu situasi: bertemu guru di koridor, teman jatuh di kelas, teman meminjam pensil, teman berbeda tidak bisa bahasa Indonesia dengan baik
  • Murid berlatih memerankan cara Junzi menghadapi situasi tersebut: memberi salam dan membungkuk kepada guru, menolong teman yang jatuh, meminjamkan pensil dengan senang hati, membantu teman yang berbeda bahasa
  • Setiap kelompok maju ke depan kelas menampilkan peran mereka (2-3 menit per kelompok)
  • Murid lain mengamati dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan mengajukan pertanyaan refleksi: Bagaimana perasaan kalian saat memerankan anak yang hormat kepada guru? Bagaimana perasaan kalian saat membantu teman?
  • Murid berbagi pengalaman nyata mereka di sekolah: kapan terakhir kali mereka menghormati guru atau membantu teman
  • Guru membimbing murid menyimpulkan perbedaan perilaku Junzi dan bukan Junzi: Junzi membuat hati senang, bukan Junzi membuat hati sedih
  • Murid diajak merefleksi diri: Apakah hari ini saya sudah menjadi Junzi di sekolah? Apa yang masih perlu saya perbaiki besok?
  • Guru memberikan penguatan positif bahwa setiap anak bisa menjadi Junzi dengan berlatih setiap hari
  • Murid menuliskan atau menggambar satu komitmen sederhana untuk besok (misalnya: besok saya akan tersenyum kepada semua teman)

Penutup:

  • Guru memandu murid menyimpulkan pembelajaran: Junzi di sekolah adalah anak yang hormat kepada guru dan sayang kepada semua teman
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid menyebutkan satu contoh perilaku Junzi di sekolah
  • Guru memberikan tugas keluarga Junzi (buku siswa hal. 58): ceritakan kepada keluarga di rumah tentang laku bakti di sekolah hari ini
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid mengucapkan terima kasih dalam bahasa Mandarin: Xièxiè (谢谢)
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam perpisahan dengan penuh kasih sayang

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang cepat menangkap: tambahkan pengenalan karakter Hanzi 我 (wǒ/saya) sesuai buku siswa hal. 60. Untuk murid yang memerlukan dukungan lebih: fokus pada 2-3 contoh konkret perilaku Junzi (salam kepada guru, berbagi dengan teman)
  • Proses: Murid visual: gunakan banyak gambar dan demonstrasi. Murid kinestetik: lebih banyak bermain peran. Murid yang pemalu: boleh berpasangan dengan teman dekat saat bermain peran. Murid yang aktif: diberi peran sebagai pemimpin kelompok
  • Produk: Murid yang sudah lancar: menggambar komik 4 panel tentang Junzi di sekolah. Murid yang sedang berkembang: memberi tanda centang dan silang pada lembar kerja. Murid yang memerlukan bantuan: menceritakan lisan satu pengalaman menjadi Junzi

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: Siapa yang tadi pagi memberi salam kepada guru? Siapa yang membantu teman hari ini?
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur pemahaman awal tentang sikap hormat dan toleransi

Proses:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati dan mendiskusikan gambar
  • Penilaian kinerja saat mengerjakan lembar kerja membedakan perilaku Junzi dan bukan Junzi
  • Observasi kolaborasi dan ekspresi saat bermain peran dalam kelompok
  • Catatan anekdot: sikap hormat, toleransi, dan antusiasme selama pembelajaran

Akhir:

  • Tes lisan: meminta 3-4 murid menyebutkan contoh konkret perilaku Junzi di sekolah
  • Penilaian produk: komitmen tertulis atau gambar yang dibuat murid
  • Refleksi diri murid tentang pengalaman menjadi Junzi hari ini
  • Tugas keluarga: laporan orang tua tentang cerita anak di rumah mengenai pembelajaran hari ini (melalui buku penghubung)

Formatif:

  • Observasi sikap selama kegiatan mengamati gambar dan diskusi
  • Penilaian kinerja saat bermain peran menunjukkan perilaku Junzi
  • Tanya jawab lisan tentang perbedaan perilaku Junzi dan bukan Junzi

Sumatif:

  • Tes tertulis sederhana: memberi tanda centang dan silang pada gambar perilaku
  • Penilaian produk: gambar atau tulisan komitmen menjadi Junzi
  • Penilaian lisan: menyebutkan minimal 2 contoh perilaku Junzi di sekolah

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menunjukkan sikap hormat kepada guruMurid belum menunjukkan sikap hormat kepada guru, tidak memberi salam atau membungkukMurid mulai menunjukkan sikap hormat kepada guru dengan sesekali memberi salam, tetapi masih perlu diingatkanMurid menunjukkan sikap hormat kepada guru dengan konsisten memberi salam dan membungkuk tanpa diingatkanMurid menunjukkan sikap hormat kepada guru secara konsisten, memberi salam dengan tulus, dan menjadi teladan bagi teman-teman
Menunjukkan sikap toleransi kepada temanMurid belum menunjukkan sikap toleransi, sering pilih-pilih teman atau mengabaikan teman yang berbedaMurid mulai bersikap toleran, mau bermain dengan beberapa teman tetapi masih ragu dengan yang berbedaMurid menunjukkan sikap toleransi dengan mau bermain dan membantu semua teman tanpa membeda-bedakanMurid sangat toleran, aktif mengajak dan membantu semua teman termasuk yang berbeda, menjadi penengah saat teman bertengkar
Membedakan perilaku Junzi dan bukan JunziMurid belum bisa membedakan perilaku Junzi dan bukan Junzi, masih bingung saat diminta memberi contohMurid mulai bisa membedakan dengan bantuan guru, mampu menyebutkan 1 contoh perilaku JunziMurid mampu membedakan dengan baik, dapat menyebutkan 2-3 contoh perilaku Junzi dan bukan Junzi secara mandiriMurid sangat memahami perbedaannya, mampu menyebutkan banyak contoh dan menjelaskan alasannya dengan kalimat sendiri
Partisipasi dalam bermain peranMurid tidak mau berpartisipasi dalam bermain peran, hanya diam atau menolakMurid mau berpartisipasi tetapi masih sangat malu dan perlu banyak doronganMurid aktif berpartisipasi dalam bermain peran, menjalankan peran dengan baik sesuai arahanMurid sangat antusias bermain peran, berinisiatif menambah dialog atau gerakan, dan membantu teman yang kesulitan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami perbedaan perilaku Junzi dan bukan Junzi?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk kelas ini: pengamatan gambar, bermain peran, atau diskusi?
  • Apakah ada murid yang memerlukan pendampingan khusus dalam menunjukkan sikap hormat dan toleransi?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan diferensiasi agar semua murid terlayani dengan optimal?
  • Apakah alokasi waktu sudah tepat untuk setiap tahap pembelajaran?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling saya sukai dari pelajaran hari ini?
  • Perilaku Junzi apa yang sudah saya lakukan hari ini di sekolah?
  • Perilaku apa yang masih sulit saya lakukan dan ingin saya perbaiki besok?
  • Bagaimana perasaan saya ketika menghormati guru dan membantu teman?
  • Siapa teman yang ingin saya bantu besok?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (halaman 53-60)
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (halaman 80)
  3. Kitab Lunyu (Analects) I:6 - teks ayat suci tentang perilaku bakti di rumah dan di luar
  4. Gambar-gambar ilustrasi perilaku anak di sekolah (hormat kepada guru, bermain dengan teman, dll)
  5. Kartu situasi untuk bermain peran
  6. Lembar kerja: membedakan perilaku Junzi dan bukan Junzi
  7. Papan tulis, spidol warna, kertas gambar, krayon/pensil warna
  8. Media visual: poster perilaku Junzi di sekolah (menghormati guru, tekun belajar, menyayangi teman, rukun, patuh peraturan, jaga kebersihan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.