Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Junzi di Rumah: Hormat dan Bakti kepada Orang Tua

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti kelas 1 dengan topik "Junzi di Rumah: Hormat dan Bakti kepada Orang Tua". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1: Junzi di Rumah: Hormat dan Bakti kepada Orang Tua

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti - Kelas 1

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Junzi di Rumah: Hormat dan Bakti kepada Orang Tua

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikJunzi di Rumah: Hormat dan Bakti kepada Orang Tua
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan sikap hormat dan santun kepada orang tua sebagai wujud perilaku bakti seorang Junzi di rumah sesuai tuntunan Lunyu XII:1
  2. Murid dapat membedakan contoh tindakan anak yang berbakti dan tidak berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang paling kalian sayangi di rumah?
  2. Apa yang kalian lakukan untuk membuat ayah dan ibu senang?
  3. Menurutmu, anak yang baik itu seperti apa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan doa bersama dan mengucap salam 'Wéi Dé Dòng Tiān'
  • Guru memeriksa kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: belajar tentang sikap hormat dan bakti kepada orang tua sebagai seorang Junzi di rumah
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tadi pagi membantu ibu atau ayah di rumah? Apa yang kalian lakukan?'
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Menurutmu, apa yang membuat ayah dan ibu senang dengan kita?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menjelaskan konsep Junzi sebagai anak yang baik dan menghormati orang tua, dengan bahasa sederhana sesuai usia kelas 1
  • Guru membacakan dan menjelaskan ayat Lunyu XII:1 tentang empat pantangan (jangan melihat, mendengar, berkata, dan melakukan yang tidak susila) sebagai pedoman perilaku Junzi
  • Guru menunjukkan gambar atau poster anak yang sedang membantu orang tua (merapikan mainan, mandi sendiri, memakai sepatu sendiri) dan anak yang tidak membantu orang tua
  • Murid mengamati gambar-gambar tersebut dengan penuh perhatian dan kesadaran (berkesadaran)
  • Guru mengajak murid menyebutkan contoh perbuatan berbakti: hormat pada orang tua, membantu pekerjaan rumah, berlaku mandiri, menaati nasihat orang tua
  • Murid mendengarkan cerita sederhana tentang anak yang berbakti kepada orang tua di rumah dan mengaitkan dengan pengalaman mereka sendiri (bermakna)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja bergambar yang menampilkan berbagai tindakan anak di rumah (berbakti dan tidak berbakti)
  • Murid diminta memberi tanda centang (√) pada gambar anak yang berbakti dan tanda silang (X) pada gambar anak yang tidak berbakti
  • Murid melakukan permainan peran berpasangan: satu menjadi anak dan satu menjadi orang tua, memeragakan sikap hormat dan membantu orang tua di rumah (menggembirakan)
  • Guru membimbing murid mempraktikkan gerakan empat pantangan dari Lunyu XII:4 sambil mengucapkan 'yang tidak susila jangan dilihat, jangan didengar, jangan diucapkan, jangan dilakukan'
  • Murid menuliskan atau menggambar satu kegiatan mandiri yang bisa mereka lakukan di rumah sebagai wujud bakti (mandi sendiri, merapikan mainan, memakai sepatu sendiri)
  • Murid belajar melafalkan kata Mandarin: 爸爸 (bàba/ayah) dan 妈妈 (māma/ibu) dengan menggembirakan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar untuk sesi refleksi bersama
  • Murid diminta menceritakan satu hal yang sudah mereka lakukan untuk membantu orang tua di rumah dan bagaimana perasaan mereka saat melakukannya
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menghargai setiap cerita murid (menggembirakan)
  • Murid mengisi tabel sederhana 'Perilaku Bakti Junzi di Rumah' dengan mencentang kegiatan mandiri yang sudah dan belum mereka lakukan
  • Guru membimbing murid menetapkan satu target tindakan berbakti yang akan mereka lakukan minggu ini di rumah (berkesadaran)
  • Murid diminta merefleksi: 'Apa yang aku pelajari hari ini? Apa yang akan aku lakukan untuk membuat ayah dan ibu senang?'

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan menanyakan kembali contoh sikap berbakti dan tidak berbakti kepada orang tua
  • Guru memberikan penguatan tentang pentingnya hormat dan bakti kepada orang tua sebagai wujud hormat kepada Tian (天)
  • Murid bersama guru menyimpulkan pembelajaran: Junzi adalah anak yang hormat, santun, dan berbakti kepada orang tua dengan membantu dan bersikap mandiri di rumah
  • Guru memberikan tugas rumah: membuat daftar perbuatan bakti yang akan dilakukan selama satu minggu di rumah (Lembar 'Perilaku Bakti Junzi di Rumah')
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan ucapan 'Xiè xiè lǎoshī' (terima kasih guru)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat membaca sendiri cerita tentang anak berbakti dari buku siswa, sedangkan murid yang lambat dibimbing guru membaca dengan menunjuk gambar
  • Proses: Murid yang lambat mendapat bimbingan individual saat mengisi lembar kerja dan diberi contoh konkret lebih banyak. Murid yang cepat diminta menyebutkan lebih banyak contoh perilaku bakti dari pengalaman mereka sendiri
  • Produk: Murid yang cepat diminta menggambar dan menulis 3-5 kegiatan bakti, sedangkan murid yang lambat cukup menggambar 1-2 kegiatan atau menempel stiker gambar yang sudah disediakan

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang tadi pagi membantu ibu atau ayah di rumah? Apa yang kalian lakukan?' untuk mengetahui pemahaman awal dan pengalaman murid tentang membantu orang tua
  • Guru menanyakan: 'Apa yang membuat ayah dan ibu senang dengan kita?' untuk mengidentifikasi persepsi awal murid tentang sikap bakti

Proses:

  • Observasi saat murid mengamati dan membedakan gambar anak berbakti dan tidak berbakti
  • Penilaian kinerja saat murid melakukan permainan peran menunjukkan sikap hormat kepada orang tua
  • Penilaian hasil kerja murid saat mengisi lembar kerja dengan memberi tanda centang dan silang pada gambar
  • Umpan balik langsung dari guru selama murid mempraktikkan gerakan empat pantangan

Akhir:

  • Guru menanyakan kembali: 'Coba sebutkan contoh anak yang berbakti dan tidak berbakti kepada orang tua!' untuk mengukur pemahaman akhir
  • Penilaian produk gambar atau tulisan kegiatan mandiri yang akan dilakukan murid sebagai wujud bakti
  • Penilaian refleksi diri murid saat menceritakan hal yang sudah dilakukan untuk membantu orang tua dan target tindakan ke depan
  • Penilaian sikap melalui pengisian tabel 'Perilaku Bakti Junzi di Rumah' dengan jujur

Formatif:

  • Observasi sikap dan partisipasi murid saat mengamati gambar dan mendengarkan penjelasan
  • Penilaian kinerja saat murid melakukan permainan peran dan mempraktikkan gerakan empat pantangan
  • Penilaian hasil lembar kerja membedakan gambar anak berbakti dan tidak berbakti

Sumatif:

  • Penilaian produk: gambar atau tulisan kegiatan mandiri sebagai wujud bakti
  • Penilaian lisan: murid menceritakan contoh sikap berbakti dan tidak berbakti kepada orang tua
  • Penilaian sikap melalui pengisian tabel 'Perilaku Bakti Junzi di Rumah' dan komitmen target tindakan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman konsep bakti dan hormat kepada orang tuaBelum dapat menyebutkan contoh sikap hormat atau bakti kepada orang tuaDapat menyebutkan 1 contoh sikap hormat atau bakti kepada orang tua dengan bantuan guruDapat menyebutkan 2-3 contoh sikap hormat dan bakti kepada orang tua secara mandiriDapat menyebutkan lebih dari 3 contoh sikap hormat dan bakti kepada orang tua serta menjelaskan alasannya
Kemampuan membedakan tindakan berbakti dan tidak berbaktiBelum dapat membedakan tindakan anak yang berbakti dan tidak berbaktiDapat membedakan 1-2 tindakan berbakti dan tidak berbakti dengan bantuan guruDapat membedakan 3-4 tindakan berbakti dan tidak berbakti secara mandiri dengan tepatDapat membedakan semua tindakan berbakti dan tidak berbakti dengan tepat serta memberikan alasan
Sikap dan keterampilan menunjukkan hormat dan baktiBelum dapat menunjukkan sikap hormat dan santun dalam permainan peran atau praktikDapat menunjukkan 1 sikap hormat atau santun dalam permainan peran dengan bimbinganDapat menunjukkan 2-3 sikap hormat dan santun dalam permainan peran secara mandiriDapat menunjukkan sikap hormat dan santun secara konsisten dan ekspresif dalam permainan peran serta memberikan contoh nyata dari kehidupan sehari-hari
Kemandirian dalam melakukan kegiatan di rumahBelum dapat menyebutkan atau menggambarkan kegiatan mandiri yang bisa dilakukanDapat menyebutkan atau menggambar 1 kegiatan mandiri sebagai wujud bakti dengan bantuanDapat menggambar atau menuliskan 2-3 kegiatan mandiri yang sudah atau akan dilakukan sebagai wujud baktiDapat menggambar atau menuliskan lebih dari 3 kegiatan mandiri dan berkomitmen melaksanakannya dengan penuh kesadaran

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami konsep bakti dan hormat kepada orang tua sesuai tuntunan Lunyu XII:1?
  • Apakah metode pembelajaran (cerita, gambar, permainan peran) efektif membantu murid membedakan tindakan berbakti dan tidak berbakti?
  • Apakah prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sudah diterapkan dalam setiap tahap pembelajaran?
  • Bagaimana cara meningkatkan diferensiasi agar semua murid dapat mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apakah asesmen yang dilakukan sudah cukup mengukur pemahaman dan sikap murid?

Refleksi Murid:

  • Apa yang aku pelajari hari ini tentang menjadi anak Junzi di rumah?
  • Apa contoh perbuatan bakti yang sudah aku lakukan di rumah?
  • Apa yang akan aku lakukan minggu ini untuk membuat ayah dan ibu senang?
  • Bagaimana perasaanku saat belajar hari ini? Apa yang paling menyenangkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021), Pelajaran 2 halaman 40-47
  2. Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti Kelas 1 (Kemendikbudristek, 2021), Pelajaran 2 halaman 71-72
  3. Kitab Lunyu XII:1 dan XII:4 (empat pantangan)
  4. Gambar atau poster anak melakukan kegiatan di rumah (merapikan mainan, mandi sendiri, membantu orang tua, memakai sepatu sendiri)
  5. Lembar kerja bergambar untuk membedakan tindakan berbakti dan tidak berbakti
  6. Kartu lafal Mandarin: 爸爸 (bàba) dan 妈妈 (māma)
  7. Lembar 'Perilaku Bakti Junzi di Rumah' untuk refleksi dan target tindakan mingguan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.